BRUV Skincare – Bruver yang skincare enthusiast pasti pernah mendengar soal Sodium Lauryl Sulfate atau sering disebut SLS. Sekarang ini, banyak banget orang yang sedang menghindari bahan ini karena dianggap nggak baik buat kulit.
Meskipun SLS memang bisa bikin kulit jadi lebih kering, tapi enggak semua anggapan soal bahan ini terbukti benar, lho. Nah, biar Bruver lebih paham soal kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi sabun yang tidak mengandung SLS, yuk simak artikel ini!
Mengenal SLS Pada Sabun

SLS adalah bahan kimia golongan surfaktan yang biasa digunakan dalam produk pembersih, seperti sabun dan sampo. SLS dibutuhkan dalam pembuatan produk pembersih karena kandungan ini dapat menyatukan air dan minyak.
Secara kimiawi, air dan minyak adalah dua bahan yang tidak bisa bercampur dengan alami. Nah, kedua bahan ini dapat disatukan dalam suatu produk dengan memakai surfaktan seperti SLS.
Ketika air, minyak, dan SLS disatukan dalam sabun, ketiga bahan ini akan menghasilkan busa untuk membersihkan tubuh. Reaksi kimia berasal dari molekul minyak dan air yang terikat dan bergesekan dengan kotoran dan lemak di kulit.
Selain mampu mengikat air, keunggulan SLS lainnya adalah mudah ditemui, harganya murah, dan efektif untuk membersihkan noda dan sisa kotoran. Tak hanya ada di sabun dan sampo, SLS sering dipakai dalam pasta gigi, lotion, hingga make up.
Risiko Menggunakan Sabun dengan SLS

Meskipun punya berbagai kelebihan, ada beberapa kekurangan kalau Bruver terus menerus pakai sabun dengan SLS. Salah satu risiko menggunakan sabun dengan SLS adalah terkena iritasi kulit.
Bagi orang yang memiliki kulit sensitif, SLS yang ada di dalam produk bisa “terlalu keras” dan membuat kulit kering hingga iritasi. Kondisi ini umumnya cenderung hilang ketika kamu berhenti menggunakan produk dengan SLS.
Selain itu, produk yang mengandung bahan ini juga tidak boleh dibiarkan terlalu lama ada di kulit. Jadi, kalau Bruver masih menggunakan sabun dengan SLS, pastikan kamu menggunakannya dalam waktu singkat saja untuk meminimalkan risikonya.
Nah, karena SLS termasuk bahan yang dapat mengiritasi kulit, beberapa negara mewajibkan produsen untuk mencantumkan persentase SLS. Di Amerika Serikat, produsen tidak boleh menggunakan SLS dengan kandungan lebih dari 1%.
Sebaiknya, orang yang memiliki kulit sangat sensitif dan rentan terhadap ruam menghindari produk dengan SLS. Tak hanya itu, orang dengan kondisi tertentu seperti menderita rosacea atau psoriasis sebaiknya tidak memakai sabun dengan SLS.
Mitos Penggunaan SLS
Karena SLS dapat mengiritasi kulit, akhirnya ada beberapa mitos yang sering disalahpahami terkait produk dengan SLS. Berikut beberapa mitos penggunaan SLS yang banyak diyakini masyarakat.
1. SLS Dapat Menyebabkan Kanker
Meskipun dapat bersifat iritan, SLS bukan bahan yang bersifat karsinogenik, atau dapat menyebabkan kanker. Berbagai studi yang sudah dilakukan saat ini menunjukkan, tidak ada hubungan antara penggunaan SLS dan peningkatan risiko kanker.
2. SLS Menyebabkan Rambut Rontok
Banyak orang beranggapan kalau SLS pada produk sampo dapat menyebabkan rambut rontok. Padahal, para peneliti menyimpulkan, SLS bukan termasuk bahan yang dapat memicu kerontokan pada rambut.
3. SLS Dapat Menimbulkan Katarak
Mitos tentang SLS lain yang sering diyakini adalah SLS yang masuk ke mata dapat menyebabkan katarak. Anggapan ini tidak benar karena SLS tidak dapat menyentuh lensa mata dan tidak menyebabkan katarak.
Manfaat Sabun yang Tidak Mengandung SLS

Bruver sudah tahu belum kalau ada sabun yang tidak mengandung SLS? Nah, produk ini memiliki beberapa manfaat, seperti:
1. Minim Risiko Iritasi
Sebelumnya, MinBruv sudah menjelaskan kalau SLS termasuk bahan yang mengiritasi kulit. Sabun yang nggak pakai SLS biasanya lebih lembut dan membuat kulit tidak mudah kering, gatal, dan iritasi setelah dipakai.
2. Mampu Menjaga Kelembapan Kulit
Umumnya, sabun tanpa SLS punya kadar asam basa (pH) yang lebih rendah dan seimbang dengan kulit. Hasilnya, kelembapan kulit akan tetap terjaga, tidak mudah kering, dan tidak menghilangkan minyak alami kulit
3. Cocok untuk Kulit Sensitif
Bruver yang punya kulit kering sampai sensitif sebaiknya menggunakan sabun tanpa SLS untuk sehari-hari. Produk seperti ini akan meminimalkan risiko kulit iritasi karena tidak menggunakan bahan kimia yang keras di kulit.
Nah, buat Bruver yang sedang cari sabun tanpa SLS untuk kulit, BRUV Moisturizing Bar Soap solusinya! Sabun batang ini terbuat dari tiga bahan alami yang efektif membersihkan kulit tanpa membuatnya kering.
BRUV Moisturizing Bar Soap mengandung activated bamboo charcoal yang dapat menghilangkan kotoran dan mengontrol minyak berlebih. Produk ini juga tidak akan membuat kering karena mengandung argan oil sebagai pelembap alami kulit.
Ditambah, ada peppermint oil yang akan memberikan kesegaran di kulit dan mampu membersihkan pori-pori. Jadi tunggu apalagi, pakai BRUV Moisturizing Bar Soap biar kulit bersih dan lembap tanpa SLS!
Produk
-
Paket BRUV Moisturizing Bar Soap 3 pcs
Rp123.000Harga aslinya adalah: Rp123.000.Rp73.000Harga saat ini adalah: Rp73.000. -
Paket BRUV Moisturizing Bar Soap 6 pcs
Rp230.000Harga aslinya adalah: Rp230.000.Rp138.000Harga saat ini adalah: Rp138.000. -
BRUV Moisturizing Bar Soap 9 pcs
Rp324.000Harga aslinya adalah: Rp324.000.Rp194.000Harga saat ini adalah: Rp194.000. -
[PROMO BUNDLING] 1 PCS BRUV Power Balance + 3 Pcs BRUV Bar Soap
Rp222.000Harga aslinya adalah: Rp222.000.Rp125.000Harga saat ini adalah: Rp125.000. -
[PROMO BUNDLING] 1 Pcs BRUV Power Balance + 2 Pcs BRUV Bar Soap
Dinilai 4.80 dari 5Rp165.000Harga aslinya adalah: Rp165.000.Rp115.000Harga saat ini adalah: Rp115.000.

Dukungan Pelanggan
Gratis konsultasi dengan BRUV Skin Expert

Pengiriman Cepat
Dengan 5 gudang yang tersebar di Indonesia

Pengembalian
Garansi uang kembali jika produk rusak (S&K berlaku)

Transaksi Aman
Proses transaksi aman di official store BRUV
