
Mengetahui apa saja perbedaan kulit sawo matang dan kuning langsat itu penting. Utamanya saat Bruver mau pilih warna baju, warna rambut, dan beberapa hal lain yang mengharuskan kita tahu apa sih warna kulit diri kita? Maka dari itu, MinBruv mau share beberapa list poin untuk membedakan kedua tipe kulit tersebut.
Warna kulit manusia dasarnya ditentukan oleh pigmen melanin yang terdapat di kulit. Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut, dan mata. Dimana melanin ini diproduksi oleh sel-sel bernama melanosit di lapisan kulit paling atas (epidermis).
Perbedaan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat

Di Indonesia, warna kulit sawo matang dan kuning langsat merupakan dua warna kulit yang paling umum ditemukan. Kedua warna kulit ini sering kali dianggap mirip, sehingga sulit untuk membedakannya. Namun, sebenarnya terdapat beberapa perbedaan kulit sawo matang dan kuning langsat.
1. Warna Kulit
Perbedaan warna kulit sawo matang dan kuning langsat yang paling mencolok adalah dari segi warna. Kulit sawo matang cenderung berwarna kecoklatan dan lebih gelap, sedangkan kulit kuning langsat memiliki warna kuning keemasan yang cerah dan terlihat cerah cenderung putih.
2. Pigmen Kulit
Pigmen kulit sawo matang dan kuning langsat memiliki perbedaan yang signifikan. Kulit sawo matang cenderung memiliki pigmen melanin yang lebih tinggi, yang memberikan warna kulit yang lebih gelap. Di sisi lain, kulit kuning langsat memiliki pigmen pheomelanin yang lebih dominan, yang membuat kulit terlihat cerah cenderung putih.
3. Pengaruh Paparan Sinar Matahari
Kulit sawo matang cenderung lebih tahan terhadap paparan sinar matahari daripada kulit kuning langsat. Hal ini karena kulit sawo matang memiliki lebih banyak melanin dibanding kulit kuning langsat.
4. Resiko Hiperpigmentasi
Perbedaan kulit sawo matang dan kuning langsat selanjutnya, terletak pada resikonya mengalami hiperpigmentasi. Kulit sawo matang cenderung lebih rentan terhadap hiperpigmentasi daripada kulit kuning langsat.
Hal ini karena kulit sawo matang membutuhkan lebih banyak melanin untuk melindungi diri dari sinar matahari. Namun, kelebihan melanin ini juga dapat membuat kulit sawo matang lebih rentan terhadap hiperpigmentasi.
Warna Kulit Apakah Hanya Dipengaruhi Melanin Saja?
Bukan hanya faktor melanin saja. Penggunaan produk perawatan kulit juga dapat mempengaruhi warna kulit. Seperti yang kita tahu, beberapa produk perawatan kulit mengandung bahan-bahan yang dapat mencerahkan kulit, seperti vitamin C, dan retinol. Bahan-bahan ini dapat membantu mengurangi produksi melanin, sehingga warna kulit menjadi lebih terang.
Kenapa Mayoritas Orang Indonesia Berkulit Sawo Matang?
karena Indonesia terletak di daerah tropis, yang mana sinar mataharinya cukup kuat sepanjang tahun. Sinar matahari yang kuat ini menyebabkan produksi melanin dalam kulit meningkat.
Selain Indonesia, negara-negara tropis atau subtropis lainnya seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara di Amerika Latin juga cenderung memiliki mayoritas penduduk dengan kulit sawo matang. Hal ini juga disebabkan oleh paparan sinar matahari yang tinggi di wilayah-wilayah tersebut.


Dukungan Pelanggan
Gratis konsultasi dengan BRUV Skin Expert

Pengiriman Cepat
Dengan 5 gudang yang tersebar di Indonesia

Pengembalian
Garansi uang kembali jika produk rusak (S&K berlaku)

Transaksi Aman
Proses transaksi aman di official store BRUV


