Skin Cycling Adalah? Sebuah Istilah Kekinian Skincare Enthusiast

Skin Cycling Adalah? Sebuah Istilah Kekinian Skincare Enthusiast

Semakin hari semakin banyak tren seputar skincare dan kecantikan yang beredar. Bruver pernah nggak denger istilah ‘Skin Cycling’ di media sosial? Skin cycling adalah istilah yang sempat populer waktu pandemi dan masih sering dibicarakan sampai sekarang. Sebenarnya, apa itu skin cycling?

Awalnya, skin cycling dipopulerkan oleh dermatologist asal New York yang bernama Dr. Whitney Bowe pada saat pandemi di tahun 2021. 

Skin Cycling Adalah

Skin cycling adalah metode perawatan kulit yang hanya berfokus pada satu jenis produk dalam sehari, untuk meningkatkan manfaat produk skincare tersebut.

Bowe melihat pasien-pasiennya yang mencampurkan berbagai macam produk skincare, tanpa memberikan waktu kulit untuk pulih. Akibatnya, muncul berbagai masalah kulit yang disebabkan rusaknya skin barrier.

Bowe terinspirasi dari rutinitas training fisik, dimana berfokus pada kelompok yang berbeda, untuk memberikan waktu pemulihan pada bagian lainnya.

Manfaat Skin Cycling

Manfaat skin cycling itu banyak banget, lho. Nggak heran, banyak beauty influencer yang mengikuti tren ini. Berikut ini manfaat skin cycling untuk kulit:

  1. Memperbaiki Skin Barrier

Skin barrier punya fungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai faktor berbahaya, seperti paparan polusi, radikal bebas, sampai infeksi. Selain itu, skin barrier juga berperan dalam menjaga kelembapan kulit.

Sayangnya, skin barrier memiliki potensi untuk rusak. Penyebab rusaknya skin barrier bermacam-macam. Skin barrier yang rusak biasanya terasa kering, sensitif, dan mudah mengalami masalah kulit seperti jerawat dan komedo.

Bowe mengatakan kalau hari atau malam pemulihan dalam skin cycling adalah waktu yang tepat untuk memberi nutrisi pada skin barrier yang rusak.

  1. Mencegah Iritasi dan Peradangan

Terkadang, beberapa produk skincare ataupun faktor lainnya menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit. Akibatnya, kulit jadi bersisik, kasar, gatal, kemerahan, memiliki warna yang tidak rata, perih, dan kusam. 

Wattenberg menyebut Skin cycling memberikan waktu untuk kulitmu beristirahat dan beradaptasi dengan produk tersebut. 

  1. Melindungi dari Masalah Kulit

Skin barrier yang sehat bisa melindungi kulit dan mencegah berbagai macam kulit, seperti kulit kering, kulit kusam, sampai jerawat. Skin cycling juga memungkinkan kulit untuk pulih dari masalah kulit yang sudah ada.

  1. Mencegah Kulit Kering

Eksfoliasi berlebihan bisa menghilangkan minyak alami dan membuat kulit kering. Pada saat pemulihan, skin cycling bisa membuatmu fokus untuk menghidrasi kulit dengan bahan-bahan pelembap.

  1. Meningkatkan Toleransi Terhadap Produk

Dr Ugonabo mengatakan kepada Health bahwa tujuan utama dari skin cycling adalah untuk membantu kulit dengan tolerabilitas bahan aktif, seperti AHA, BHA dan retinoid yang rendah.

Menurut Dr. Mina, skin cycling dapat membantu memaksimalkan manfaat dari produk tertentu sekaligus meminimalkan potensi efek samping negatif jika digunakan lebih sering. Ini juga dapat membantu kulit terbiasa dengan produk baru secara bertahap.

Selain skin cycling, penting juga melakukan patch test skincare untuk memaksimalkan penggunaan skincare agar hasilnya dapat terasa.

Jadwal Skin Cycling

Untuk melakukan skin cycling membutuhkan waktu sekitar 4-7 hari. Tapi, untuk basic skin cycling, hanya membutuhkan dua hari treatment dan dua hari pemulihan. Berikut ini urutan skin cycling yang bisa Bruver coba:

  1. Hari Pertama-Eksfoliasi

Step di hari pertama Bruver melakukan skin cycling adalah melakukan eksfoliasi. Tujuannya untuk mengelupas sel-sel kulit mati dari permukaan kulit. Selain itu, melakukan eksfoliasi juga akan membantu produk skincare yang lain untuk bekerja secara lebih efektif, karena bisa menembus ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Eksfoliasi terdiri dari eksfoliasi fisik/mekanik (physical exfoliation) dan eksfoliasi kimiawi (chemical exfoliation).

Eksfoliasi secara fisik menggunakan benda-benda bertekstur kasar, misalnya spons, untuk mengangkat sel kulit mati. Kelebihannya, metode ini bisa bekerja dengan lebih cepat. Tapi, kekurangannya berisiko menyebabkan kulit kering dan merusak skin barrier.

Sedangkan, eksfoliasi kimiawi adalah metode pengelupasan kulit yang menggunakan bahan kimia untuk melarutkan sel-sel kulit mati secara perlahan. Bahan-bahan yang umum digunakan dalam eksfoliasi kimiawi adalah AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid).

Pakai produk eksfoliasi yang sesuai sama kondisi dan jenis kulit Bruver supaya hasilnya maksimal. Tapi, eksfoliasi kimiawi mampu menembus lapisan kulit yang lebih dalam.

  1. Hari Kedua-Retinoid

Fokus rutinitas hari kedua skin cycling yaitu menggunakan retinoid. Retinoid merupakan bahan kimia yang berasal dari vitamin A. Cara kerjanya adalah dengan memperbarui sel kulit.

Manfaatnya antara lain untuk membuka pori-pori yang tersumbat, mencegah munculnya tanda-tanda penuaan, dan juga mengurangi peradangan. Bahkan, Medical News Today juga menyebut kalau retinoid bisa mengatasi jerawat, hiperpigmentasi, psoriasis, sampai mencegah kanker.

Karena sifatnya yang photosensitive, sebaiknya Bruver menggunakannya di malam hari dan memakai sunscreen pagi harinya. Bruver bisa menggunakan retinoid setelah membersihkan wajah. Oleskan sedikit retinoid ke area wajah. Jangan lupa gunakan pelembap untuk mencegah iritasi.

  1. Hari Ketiga dan Keempat-Pemulihan

Langkah terakhir dalam skin cycling yakni masa pemulihan. Pada malam ini, Bruver menghentikan penggunaan bahan-bahan aktif dan eksfoliasi. Berikan waktu kulitmu untuk pulih.

Sebaiknya Bruver fokus untuk memberikan nutrisi dan memperbaiki skin barrier, dengan cara melembapkan dan menghidrasi kulit.

Gunakan hydrating toner, hydrating serum, atau moisturizer yang sesuai dengan kulit Bruver.

Skin cycling routine memang dilakukan pada malam hari, tapi bukan berarti di pagi hari Bruver nggak perlu pakai skincare. Bruver bisa tetap membersihkan wajah, menggunakan serum vitamin C, moisturizer, dan juga sunscreen.

Rekomendasi Untuk Bruver: Daftar Skincare Routine untuk Kulit Muka Bruntusan dan Kusam.

Metode Skin Cycling

Untuk melakukan metode skin cycling yang efektif, sesuaikan lagi dengan jenis kulit Bruver. Karena, hasil dan efek sampingnya bisa berbeda. Berikut ini metode skin cycling untuk berbagai jenis kulit yang berbeda:

Metode Skin Cycling untuk Kulit Berminyak

  • Pilih chemical exfoliation supaya bisa menembus ke pori-pori yang lebih dalam, sehingga bisa menghilangkan minyak berlebih.
  • Jangan lupa untuk menjaga kelembapan kulit. Pilih pelembab ringan, bebas minyak dan non comedogenic.
  • Jaga kebersihan kulit dengan pembersih yang oil-free.
  • Tetap gunakan sunscreen untuk mencegah masalah kulit lainnya.

Metode Skin Cycling untuk Kulit Berjerawat

  • Hindari produk yang terlalu berat dan comedogenic untuk mencegah munculnya jerawat.
  • Bersihkan kulit secara menyeluruh, supaya pori-pori tidak tersumbat.
  • Usahakan lakukan patch test untuk memastikan kulit Bruver cocok dan tidak alergi terhadap salah satu kandungannya. 

Metode Skin Cycling untuk Kulit Kering

  • Pilih chemical exfoliation untuk mencegah hilangnya kelembapan terlalu banyak.
  • Gunakan pelembap yang bebas bahan kimia keras dan pewangi.
  • Pertimbangkan untuk menambahkan hydrating toner atau hydrating serum untuk meningkatkan kelembapan.

Skin Cycling untuk Umur Berapa?

Skin cycling menggunakan bahan-bahan aktif yang lebih efektif digunakan kalau Bruver ada di usia 20-30 tahun, atau lebih. Apalagi, saat usia diatas 30, pergantian sel kulit secara alami akan semakin melambat, sehingga skin cycling akan membantu proses regenerasi sel.

Bagi Bruver yang punya kulit sensitif maupun eksim, skin cycling mungkin bukan hal yang baik. Memiliki dua kandungan aktif dalam rentan waktu yang berdekatan biasanya akan menyebabkan iritasi, kata Dr. Kobets.

Berapa Lama Hasil Skin Cycling Terlihat Hasilnya?

Untuk hasil sementara, biasanya akan langsung terlihat setelah dua kali Bruver melakukan skin cycling. Hasil yang terlihat adalah kulit yang lebih lembap, halus, glowing, dan noda-noda hitam mulai pudar.

Sedangkan, hasil jangka panjangnya akan terlihat setelah beberapa bulan penggunaan yang konsisten. Garis-garis halus, kerutan, jerawat, dan hiperpigmentasi akan jadi lebih baik.

Itulah penjelasan mengenai pengertian skin cycling adalah apa, manfaat, jadwal, dan informasi terkait lainnya seputar skin cycling.

Untuk memaksimalkan skin cycling, Bruver perlu menjaga kebersihan kulit. Kulit yang bersih akan membantu proses penyerapan skincare agar lebih efektif.

Bersihkan kulit dengan Bruv For Men Face Wash dengan kandungan Triple Active Skin Repair yang 3x lebih efektif untuk membersihkan kulitmu hingga ke pori-pori terdalam.

Kandungan activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil-nya punya manfaat baik untuk kulit, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit.

Tunggu apa lagi? Pastikan kulitmu tetap bersih dan sehat dengan menggunakan Bruv For Men Face Wash!

Patch Test Adalah? Pengguna Skincare Hukumnya Wajib Tahu Ini!

Patch Test Adalah? Pengguna Skincare Hukumnya Wajib Tahu Ini!

Mencoba skincare yang baru merupakan tantangan tersendiri, apalagi kalau Bruver punya kulit sensitif. Soalnya kalau salah pilih, bisa-bisa kulit malah jadi iritasi atau muncul masalah kulit lainnya. Oleh karena itu, patch test adalah solusi yang bisa Bruver coba.

Pentingnya Patch Test Produk Skincare

Saat ini, banyak sekali skincare yang beredar di pasaran. Mulai dari yang murah sampai yang high end brand. Ini bisa jadi sesuatu yang menguntungkan sekaligus merugikan kita, lho. 

Pasalnya banyaknya variasi skincare dengan berbagai kandungan dan kemasan ini membuat kita bertanya-tanya, apakah skincare ini cocok untuk kulit kita?

Kalau salah pilih skincare, bisa-bisa kulit jadi iritasi dan menyebabkan masalah-masalah kulit lainnya. Soalnya, ada beberapa bahan yang mungkin mengiritasi atau menimbulkan reaksi alergi.

Makanya, melakukan patch test adalah hal yang penting untuk dilakukan sebelum Bruver menggunakan produk baru atau ingin bergonta-ganti produk.

Patch Test Adalah

apa itu patch test skincare

Patch test adalah sebuah metode yang biasanya digunakan untuk menguji reaksi kulit terhadap produk perawatan kulit baru sebelum digunakan secara rutin.

Bahkan, menurut American Academy of Dermatology, cara mengetahui skincare cocok atau tidak yang paling akurat adalah dengan melakukan patch test.

Selain itu, patch test juga punya manfaat lain, yaitu:

  • Menghindari Reaksi Negatif

Patch test bisa membantu menentukan apakah produk tersebut terlalu keras untuk kulit Bruver. Patch test membantu mengidentifikasi bahan dalam produk yang dapat menyebabkan reaksi negatif.

  • Memastikan Efektivitas Produk

Patch test memberikan kepastian bahwa produk aman digunakan pada kulit, sebelum Bruver berkomitmen untuk menggunakannya secara rutin.

  • Mengidentifikasi Alergi

Patch test alergi adalah metode untuk mengidentifikasi apakah kulit Bruver bereaksi negatif terhadap bahan kimia tertentu, kayak pewangi, pewarna, pengawet, atau bahan aktif dalam produk skincare dan makeup.

  • Menjaga Kesehatan Kulit

Dengan mencegah reaksi alergi dan iritasi, patch test membantu menjaga kesehatan kulit. Patch test adalah solusi untuk kulit yang lebih cerah, halus, dan bebas masalah-masalah kulit.

Reaksi yang patut Bruver waspadai setelah melakukan patch test adalah gatal, kemerahan, ruam, bengkak, perih, kering sampai mengelupas. Kalau Bruver mengalami reaksi berikut sebaiknya segera hentikan penggunaan.

Baca Juga: Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal?

Skincare Apa yang Perlu Patch Test?

Sebenarnya, segala jenis skincare dan makeup bisa dilakukan patch test, apalagi kalau Bruver punya kulit yang sensitif. Tapi, skincare yang penting untuk dilakukan patch test adalah skincare yang punya bahan aktif ataupun kandungan keras. Kandungan tersebut antara lain:

  1. Retinoid

Retinoid adalah bentuk dari vitamin A yang digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, penuaan dini, dan hiperpigmentasi.

Retinoid bisa sangat iritatif terutama bagi mereka yang belum pernah menggunakannya. Patch test membantu memastikan kulit dapat mentoleransi produk tanpa mengalami reaksi negatif yang parah.

  1. AHA/BHA

AHA dan BHA adalah kelompok asam yang digunakan untuk eksfoliasi kulit. AHA bekerja di permukaan kulit, sementara BHA menembus lebih dalam ke pori-pori.

Sama seperti retinoid, AHA dan BHA dapat menyebabkan iritasi terutama pada kulit sensitif atau jika digunakan dalam konsentrasi tinggi.

  1. Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang digunakan dalam perawatan kulit untuk mencerahkan kulit dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C dalam bentuk tertentu, seperti ascorbic acid, dapat menjadi iritatif untuk kulit sensitif.

  1. Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah bahan aktif yang umum digunakan dalam pengobatan jerawat. Sayangnya, bahan ini bisa mengakibatkan efek samping seperti sensasi kering, gatal, kemerahan, pengelupasan, dan iritasi.

  1. Hydroquinone

Hydroquinone digunakan untuk mencerahkan area kulit yang hiperpigmentasi seperti bintik-bintik hitam, melasma, dan bekas jerawat.

Kalau Bruver nggak cocok dengan bahan ini, nggak cuma iritasi dan kemerahan, tapi juga berpotensi menyebabkan ochronosis atau penggelapan kulit yang jarang terjadi tetapi bisa permanen.

  1. Niacinamide

Niacinamide adalah bentuk vitamin B3 yang digunakan untuk berbagai manfaat kulit. Meskipun biasanya ringan, tetapi dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sangat sensitif.

Cara Patch Test Skincare

Melakukan patch test nggak sulit kok, Bruver. Berikut ini cara patch test skincare yang bisa Bruver lakukan di rumah:

1. Pilih Area Patch Test

Siapkan area kecil pada kulit yang lebih sensitif dan jarang terkena gesekan dan terhapus air. Area yang biasa digunakan untuk patch test adalah pada area dalam lengan, lekukan siku, belakang telinga, atau belakang leher. 

Hadley King, seorang dermatologist menyebut kalau area tersebut adalah tempat tersembunyi dan cukup halus, sehingga jika muncul reaksi tidak akan terlalu terlihat.

2. Oleskan ke Area

Setelah memastikan kalau area bersih dan siap menerima produk, oleskan produk skincare secukupnya pada area tersebut. Ikuti cara penggunaan yang tertera pada kemasan.

3. Biarkan dan Amati Reaksi

Setelah diaplikasikan, tunggu dan amati terus reaksinya. Karena reaksi tidak langsung muncul, gunakan secara konsisten selama 7-10 hari.

4. Evaluasi Hasilnya

Setelah beberapa hari, amati reaksi yang muncul. Jika muncul reaksi iritasi seperti kemerahan, gatal, hingga perih, segera hentikan penggunaan. Tandanya Bruver nggak cocok sama produk tersebut.

Tips: Untuk Bruver yang punya masalah bruntusan dan kulit kusam, bisa gunakan rangkaian skincare routine untuk kulit wajah bruntusan dan kusam.

Berapa Lama Tahu Skincare Cocok atau Tidak dengan Patch Test?

Untuk mengetahui berapa lama reaksi yang menunjukkan skincare cocok atau tidak setelah patch test, mungkin bisa berbeda, tergantung jenis kulitmu dan juga bahan skincare

Tapi, ada juga reaksi yang muncul secara langsung, jangka pendek, dan juga jangka panjang.

  • Reaksi Langsung

Beberapa reaksi seperti kemerahan atau gatal dapat terlihat dalam beberapa jam setelah aplikasi patch test.

  • Reaksi Jangka Pendek

Beberapa reaksi mungkin baru muncul setelah 24-48 jam setelah menggunakan patch test, sehingga penting untuk memantau kulit selama periode ini.

  • Penggunaan Jangka Panjang:

Meskipun patch test menunjukkan tidak ada reaksi negatif dalam 48 jam, penting untuk tetap waspada selama penggunaan pertama kali di seluruh wajah atau tubuh. Terkadang reaksi dapat muncul setelah penggunaan berulang selama beberapa hari atau minggu.

Kalau timbul iritasi atau reaksi negatif yang parah, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan ahli dermatologis atau dokter kulit untuk saran lebih lanjut.

Jadi, kesimpulannya, skin patch test adalah metode yang bisa Bruver coba sebelum menggunakan skincare baru. 

Untuk hasil yang maksimal, gunakan produk perawatan kulit yang ringan, tidak mengandung bahan-bahan berbahaya, dan aman untuk segala jenis kulit. 

Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan kulit dengan menggunakan Bruv For Men, sabun wajah multifungsi yang diformulasikan khusus untukmu!

Kandungan aktif dalam Bruv For Men bekerja secara sinergis untuk memberikan berbagai manfaat bagi kulit pria, seperti:

  • Activated bamboo charcoal: Punya fungsi untuk menyerap kotoran dan minyak berlebih yang ada di permukaan kulit, membantu membersihkan pori-pori tersumbat, dan mencegah munculnya jerawat.
  • Argan oil: Bisa digunakan untuk menjaga kelembapan kulit, membantu menjaga elastisitas kulit, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini, kayak kerutan dan garis halus.
  • Peppermint oil: Memberikan sensasi dingin dan menyegarkan pada kulit, membantu meredakan peradangan, dan mengontrol produksi minyak berlebih.

Gunakan Sabun Muka Pria dari BRUV secara rutin untuk mendapatkan kulit wajah yang bersih, segar, dan sehat!

Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal dan Terlihat Hasilnya?

Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal dan Terlihat Hasilnya?

Di artikel sebelumnya, MinBruv udah sharing tentang berapa lama skincare menyerap saat digunakan. Kali ini, MinBruv mau menjawab salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang berapa lama skincare bekerja maksimal atau seberapa lama hasil pemakaian skincare bisa terlihat.

Ketika kita baru melakukan skincare routine, mungkin muncul pertanyaan-pertanyaan seperti ‘Kapan ya, kulitku glowing?’, ‘Kenapa jerawat nggak ilang-ilang?’, ‘Kapan efek skincare mulai terlihat?’ ‘Berapa lama hasil skincare terlihat?’ sampai ‘Sebenarnya berapa lama skincare bekerja maksimal?’.

Nah, dalam artikel ini, kita akan sama-sama cari tahu terkait berapa lama skincare bekerja maksimal. Namun, sebelum masuk ke pertanyaan berapa lama skincare bekerja maksimal, penting buat Bruver untuk memahami kalau hasil penggunaan skincare itu nggak bisa instan dan ada juga faktor yang memengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal.

Apa yang Menyebabkan Skincare Tidak Bekerja Maksimal?

Berikut ini faktor yang menyebabkan skincare tidak bekerja maksimal:

  1. Jenis Kulit

Jenis kulit setiap orang berbeda, dan ini sangat memengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal. Kulit berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif semuanya memiliki kebutuhan dan respon yang berbeda terhadap produk skincare.

Misalnya, kulit berminyak butuh skincare yang punya kandungan oil control, kulit kering butuh kandungan yang melembapkan, kulit berjerawat butuh skincare non comedogenic, dan kulit sensitif yang butuh kandungan skincare yang lembut.

  1. Bahan Aktif

Komposisi produk skincare juga sangat berperan dalam menentukan berapa lama skincare bekerja maksimal. Bahan aktif seperti retinol, vitamin C, salicylic acid, dan hyaluronic acid punya cara kerja dan waktu yang berbeda untuk menunjukkan hasil. Kandungan skincare tersebut bisa jadi nggak cocok dan menyebabkan hasil yang nggak maksimal

  1. Konsistensi 

Ingat, konsisten dalam menggunakan skincare adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil yang Bruver inginkan. Gunakan sesuai aturan pakai yang tertera secara rutin. Penggunaan yang nggak konsisten bisa mengurangi efektivitas produk dan memengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal.

  1. Usia

Usia memainkan peran besar dalam bagaimana kulit kita bereaksi terhadap produk skincare, lho. Hal ini karena semakin bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin bisa menurun, dan proses regenerasi sel juga melambat. Sehingga, semakin tua usia kita, skincare akan memakan waktu yang lebih lama untuk bekerja secara maksimal. 

  1. Faktor Lingkungan

Lingkungan tempat kita tinggal dan bekerja memiliki dampak besar pada kesehatan kulit dan efektivitas produk skincare. Faktor-faktor seperti polusi, kelembapan, suhu, dan paparan sinar UV bisa mempengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal.

Selain itu, produk yang punya kualitas rendah juga mungkin membuat hasil skincare tidak bisa maksimal. Mungkin karena formulasi yang tidak stabil dan kandungan bahan aktif yang kurang baik.

Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal?

berapa lama hasil skincare terlihat

Sekarang, kita akan bahas secara lebih spesifik mengenai berapa lama skincare bekerja maksimal untuk berbagai jenis produk skincare yang umum digunakan oleh Bruver.

  1. Face Wash

Face wash atau produk pembersih lainnya bisa langsung bekerja secara maksimal untuk membersihkan kulit wajah sekaligus memberikan efek segar. Tapi, untuk face wash dengan manfaat khusus kayak mencegah jerawat, memperbaiki tekstur kulit, sampai mencerahkan, mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 2-6 minggu pemakaian rutin.

  1. Toner 

Toner umumnya digunakan setelah Bruver mencuci muka. Meskipun toner bersifat cair dan mudah menyerap, atau butuh sekitar 1-2 menit saja, tapi berapa lama skincare bekerja maksimal?

Untuk toner yang punya kandungan bahan aktif kayak salicylic acid atau glycolic acid, efek maksimal dalam mengurangi jerawat atau mencerahkan kulit bisa terlihat dalam 4 hingga 8 minggu.

  1. Serum 

Serum mengandung konsentrasi tinggi bahan aktif dan dirancang untuk menargetkan masalah kulit yang lebih spesifik. Berapa lama skincare bekerja maksimal, tergantung dari kandungan yang ada di dalam serum.

  • Retinoid dan Retinol

Bahan aktif ini dikenal ampuh untuk mengatasi tanda-tanda penuaan kulit seperti kerutan dan garis halus. Perlu waktu beberapa minggu hingga bulan untuk mendapatkan manfaat secara maksimal.

  • Niacinamide

Niacinamide adalah salah satu jenis vitamin B-3 yang bisa menjaga kelembapan kulit, melindungi dari paparan luar, sampai merawat jerawat. Healthline melaporkan kalau mungkin Bruver nggak bisa merasakan perubahan yang signifikan setelah menggunakannya. Berapa lama skincare bekerja maksimal biasanya membutuhkan waktu sekitar delapan minggu.

  • Vitamin C

Dikutip dari beautyaffairs.com, vitamin C bisa bekerja maksimal bisa terlihat secara bertahap dalam beberapa minggu.

Setelah pemakaian vitamin C selama empat minggu, kulit akan lebih cerah, halus, dan bintik hitam yang mulai pudar. Kemudian, setelah delapan minggu, kulit terasa lebih kencang dan elastis. 

  • Alpha Arbutin

Alpha arbutin digunakan untuk mencerahkan kulit dan memudarkan flek hitam, dengan cara mengurangi pembentukan melanin. Alpha arbutin bisa bekerja secara maksimal tidak lama setelah penggunaan. Sayangnya, manfaat alpha arbutin hanya bersifat sementara dan hanya bertahan selama beberapa minggu. Lama kelamaan, kulit Bruver akan kembali seperti sebelum menggunakan alpha arbutin.

  1. Pelembap 

Ahli dermatologis, Dr. Joshua Zeichner, menyampaikan bahwa pelembap atau moisturizer akan langsung bekerja setelah diaplikasikan. Kulit akan langsung terasa lebih terhidrasi, lembut dan kenyal. 

Tetapi, untuk melihat perubahan yang signifikan pada tekstur dan elastisitas kulit, pelembap biasanya memerlukan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu.

  1. Eksfoliasi 

Eksfoliasi bertujuan untuk membantu proses regenerasi sel kulit mati. Tujuannya adalah mendapatkan kulit yang lebih cerah dan halus. Dr. Davin Lim menyebutkan bahwa beberapa orang mungkin merasakan perubahan pada kulit beberapa hari sampai beberapa minggu setelah eksfoliasi. Bahkan, untuk tipe kulit berjerawat, mungkin butuh waktu lebih dari delapan minggu untuk kulit yang glowing dan halus.

  1. Sunscreen 

Ada dua jenis sunscreen yang beredar di pasaran, yaitu chemical sunscreen dan physical sunscreen. Physical sunscreen bisa langsung bekerja secara maksimal untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV setelah diaplikasikan. Sedangkan, chemical sunscreen bisa bekerja secara maksimal 15-30 menit setelah diaplikasikan.

Cek Juga: Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam.

Tips Agar Skincare Bekerja Maksimal

Supaya skincare bisa bekerja secara maksimal, Bruver bisa mengikuti tips-tips di bawah ini:

  1. Gunakan Secara Konsisten

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, konsistensi adalah kunci. Gunakan produk skincare sesuai dengan instruksi dan jangan melewatkan langkah-langkah penting dalam rutinitasmu.

Selain itu, hindari gonta-ganti skincare karena bisa memperlambat efektivitas. Berikan waktu bagi produk untuk bekerja, sebelum Bruver memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru.

  1. Lakukan Patch Test

Patch test adalah sebuah metode yang biasanya digunakan untuk menguji reaksi kulit terhadap produk perawatan kulit baru sebelum digunakan secara rutin.

Caranya, pilih area yang sensitif dan jarang terkena gesekan dan terhapus air, misalnya lengan, lekukan siku, belakang telinga, atau belakang leher. Oleskan produk skincare ke area tersebut, dan tunggu reaksinya. Kalau muncul reaksi iritasi seperti kemerahan, gatal, hingga perih, segera hentikan penggunaan. Tandanya Bruver nggak cocok sama produk tersebut.

  1. Jaga Kebersihan Kulit

Kalau kulit wajah Bruver bersih, maka skincare akan bekerja secara lebih maksimal. Makanya, Bruver wajib membersihkan wajah minimal dua kali sehari.

Gunakan face wash yang sesuai jenis kulit, lembut dan nggak mengandung bahan-bahan yang comedogenic. MinBruv merekomendasikan Bruv For Men face wash!

Sabun ini cocok digunakan segala jenis kulit dan nggak mengandung bahan-bahan berbahaya. Kandungan aktifnya, yang terdiri dari activated bamboo charcoal, argan oil, dan peppermint oil punya banyak manfaat penting buat kulit. 

  1. Jaga Kelembapan

Kulit yang kering akan lebih sulit menerima kandungan skincare. Menjaga kelembapan kulit juga bisa memperkuat skin barrier, dan mencegah berbagai masalah kulit, sehingga bisa memaksimalkan kerja skincare. Pakai pelembap yang tepat dan sesuai dengan jenis kulit Bruver.

  1. Hindari paparan Sinar Matahari

Beberapa skincare nggak bisa bekerja secara maksimal kalau terpapar sinar matahari langsung. Oleh karena itu, penting untuk selalu menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 sebelum menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan aktif seperti retinol, vitamin C, AHA, BHA dan lainnya. 

  1. Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat berperan penting dalam menjaga dan menyehatkan kulit. Lakukan aktivitas fisik seperti olahraga yang teratur untuk meningkatkan sirkulasi darah, membantu menghilangkan racun, dan memberikan oksigen ke sel-sel kulit.

Selain itu, istirahat yang cukup dan menghindari stres juga penting. Karena, ini bisa memberikan waktu kepada kulit untuk beregenerasi, supaya bisa menerima skincare secara maksimal.

Tanda Skincare Bekerja Maksimal

Setelah tau gimana cara memaksimalkan kerja skincare, terus gimana cara tau kalau skincare yang kita gunakan sudah bekerja secara maksimal? Berikut tanda-tandanya:

  1. Kulit Terasa Lebih Halus dan Lembut

Salah satu tanda paling jelas bahwa skincare bekerja maksimal adalah kulit yang terasa lebih halus dan lembut. Selain itu, kulit juga terasa lebih terhidrasi dan kenyal. Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya tidak kering atau mengelupas dan memiliki elastisitas yang baik.

  1. Warna Kulit Lebih Merata

Tanda lainnya adalah warna kulit yang merata. Hiperpigmentasi, bekas jerawat, dan bintik-bintik penuaan yang memudar menunjukkan bahwa produk yang Bruver gunakan efektif dalam mencerahkan kulit. Kulit jadi terlihat lebih cerah dan glowing.

  1. Berkurangnya Masalah Kulit

Bruver merasa masalah-masalah kulit kayak jerawat dan komedo jadi berkurang? Itu adalah tanda bahwa produk skincare bekerja maksimal dalam menjaga kebersihan pori-pori dan mengontrol produksi minyak.

Kalau Bruver mengalami tanda-tanda di atas, tandanya Bruver cocok dengan skincare tersebut dan bisa lanjut menggunakannya. Tapi, jika Bruver justru mengalami efek samping negatif, segera hentikan penggunaan. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan saran profesional.

Tetap konsisten dan gunakan Produk Bruv For Men face wash sebagai salah satu rangkaian perawatan kulitmu, agar mendapatkan wajah yang sehat dan glowing!

Berapa Lama Skincare Menyerap? Lakukan Ini Agar Penyerapan Maksimal

Berapa Lama Skincare Menyerap? Lakukan Ini Agar Penyerapan Maksimal

Siapa yang udah rajin pakai skincare, tapi pakainya secara sembarangan? Bruver perlu tau kalau skincare harus dipakai sesuai aturan dan jangan lupa perhatikan jarak antara skincare satu dengan yang lainnya. Kalau terlalu cepat, bisa-bisa nggak menyerap dan hasilnya kurang efektif. Sebenarnya berapa lama skincare menyerap ke kulit? 

Sebelum bahas terkait berapa lama skincare menyerap, Bruver perlu tau dulu kalau ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi berapa lama skincare menyerap, antara lain:

Faktor yang Memengaruhi Skincare Menyerap

  1. Kandungan

Beberapa kandungan skincare ada yang cepat menyerap dan susah menyerap. Skincare yang punya molekul besar biasanya susah menyerap, soalnya sulit untuk menembus skin barrier dan menyerap ke dalam kulit. Sebaliknya, skincare yang punya tekstur dan molekul yang ringan, akan lebih cepat menyerap ke kulit.

  1. Jenis Kulit

Kulit yang kering akan lebih lama dalam menyerap skincare, soalnya kurangnya hidrasi bisa mempersulit masuknya kandungan skincare. Skincare dengan kandungan minyak akan sulit diserap oleh kulit berminyak.

  1. Usia

Orang yang punya usia muda cenderung punya jenis kulit yang lebih lembab daripada orang di usia tua. Jadi, biasanya skincare akan lebih cepat menyerap pada kulit yang masih muda.

  1. Suhu dan Tingkat Kelembapan Ruangan

Suhu yang terlalu panas dan kelembapan tinggi bisa memengaruhi penyerapan produk skincare. Ketika suhu meningkat, pori-pori kulit cenderung terbuka lebih lebar, yang bisa membuat produk lebih cepat menguap sebelum benar-benar meresap. Selain itu, kelembapan tinggi dapat membuat kulit berkeringat lebih banyak, sehingga produk skincare bisa bercampur dengan keringat dan tidak terserap dengan optimal.

  1. Kelembapan Kulit

Kulit yang lembab umumnya bisa membuat skincare lebih cepat menyerap. Hal ini karena hidrasi berfungsi untuk melonggarkan hubungan antar sel di stratum korneum, sehingga meningkatkan penetrasi zat dan penyerapan kulit.

  1. Urutan Skincare

Kalau Bruver suka melayer skincare, sangat penting untuk memperhatikan urutannya dan memastikan produk bekerja dengan baik. Mulailah dari bahan yang paling encer ke yang paling kental, sehingga nggak ada produk yang menghalangi penyerapan.

Berapa Lama Skincare Menyerap?

berapa lama waktu skincare menyerap ke kulit

Setiap produk skincare punya waktu penyerapan yang berbeda-beda. Tapi secara umum, begini gambaran berapa lama skincare menyerap:

  1. Toner

Ini adalah langkah pertama setelah mencuci muka. Toner biasanya cepat banget menyerap, sekitar 1-2 menit aja. Toner berbahan dasar air seperti air yang hilang begitu saja ke dalam kulit.

  1. Serum

Produk ini biasanya lebih kental daripada toner dan punya kandungan aktif yang lebih terkonsentrasi. Serum butuh waktu sekitar 3-5 menit untuk benar-benar meresap ke dalam kulit.

  1. Pelembap

Pelembap sedikit lebih lama menyerap karena teksturnya yang lebih tebal. Rata-rata sekitar 5-10 menit sampai Bruver merasa nggak ada lapisan lengket di kulit.

  1. Sunscreen

Sunscreen biasanya butuh sekitar 15-30 menit untuk benar-benar meresap dan efektif bekerja. Jadi, usahakan pakai sunscreen 30 menit sebelum keluar rumah, ya.

Supaya hasilnya maksimal, beri jeda antar langkah skincare, biar produk yang Bruver pakai benar-benar meresap sebelum lanjut ke langkah berikutnya. Jadi, nggak cuma asal dilayer aja, tapi tiap lapisannya bisa bekerja secara optimal di kulit.

Bruver punya masalah kulit wajah yang bruntusan dan kusam? Yuk, coba gunakan beberapa rekomendasi skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam.

Berapa Jam Skincare Malam Bekerja?

Sebenarnya, skincare malam tidak jauh beda dengan berapa lama skincare menyerap pada pagi hari. Tapi, dr. Dennis Gross mengungkapkan kalau malam hari adalah waktunya kulit beregenerasi. 

Selama periode ini, skincare yang Bruver pakai membantu memperbaiki dan meremajakan kulit. Jadi, kalau Bruver tidur selama 6-8 jam, skincare punya waktu yang cukup untuk memberikan manfaat maksimal.

Cara Memakai Skincare yang Benar Agar Hasil Maksimal

Setelah tau berapa lama skincare menyerap, sekarang kita bahas cara pakai skincare yang benar, supaya dapetin hasil yang maksimal:

1. Membersihkan Wajah

Salah satu step penting dalam menggunakan skincare adalah membersihkan wajah dari kotoran dan minyak. Tapi, jangan asal ya, Bruver. Apalagi kalau cuma bersihin pakai air, udah nggak jaman! 

  • Lakukan Double Cleansing

Metode ini adalah pembersihan kulit menggunakan dua tahap. Tahap pertama, gunakan pembersih berbahan dasar minyak seperti cleansing oil, cleansing balm, makeup remover, micellar water, dan sejenisnya. Kemudian, pada tahap kedua gunakan pembersih berbasis air seperti facial wash, dan bilas hingga bersih.

  • Hindari Pembersih Berbahan Keras

Pembersih yang punya kandungan kimia keras bisa membuat kulit jadi lebih kering dan memicu iritasi. MinBruv merekomendasikan sabun cuci muka dengan Triple Active Skin Repair, yaitu Bruv For Men yang punya kandungan activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil. Kandungan ini punya banyak manfaat untuk kulit, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit.

  • Jangan Gunakan Air Panas

Air yang terlalu panas dapat menghilangkan zat lemak yang berfungsi menahan air, sehingga kulit jadi kering. Sebaiknya, Bruver mencuci muka dengan air hangat soalnya bisa membuka pori-pori, sehingga kotoran terangkat lebih bersih.

2. Gunakan Toner

Toner punya fungsi untuk menyegarkan dan melembapkan kulit, sekaligus mengangkat sisa kotoran yang masih tertinggal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, toner harus digunakan dengan benar. Berikut ini cara memakai toner yang benar:

  • Pilih Toner Sesuai dengan Kebutuhan Kulit 

Terdapat dua jenis toner yang umum digunakan, yaitu hydrating toner dan exfoliating toner. Hydrating toner memiliki kandungan bahan-bahan humektan, yang dapat menarik air ke dalam kulit. Biasanya toner jenis ini berfungsi untuk melembapkan dan menghidrasi kulit. Exfoliating toner mengandung bahan-bahan eksfoliator, yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat kulit tampak lebih cerah.

  • Aplikasikan dengan Kapas

Sebenarnya, toner bisa diaplikasikan menggunakan jari maupun kain. Namun, untuk hasil yang maksimal dan efektif sebaiknya gunakan kapas yang bersih dan tipis.

Baca Juga: Cara Merawat Wajah Agar Tidak Kusam.

3. Gunakan Serum

Serum adalah produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif yang terkonsentrasi, dan dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, hiperpigmentasi, kulit kering, kulit berminyak, dan lainnya.

Mengaplikasikan banyak serum bukan berarti akan memberikan hasil yang lebih baik, kebiasaan ini justru akan membuat produk sulit menyerap. Bruver cukup menggunakan sebanyak 1-2 tetes atau sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan.

4. Gunakan Pelembap

Penggunaan pelembap bertujuan untuk menjaga kelembaban, mencegah kulit kering, serta mendukung elastisitas kulit untuk menghindari penuaan dini. 

Setelah menggunakan rangkaian skincare sebelumnya, Bruver bisa mengaplikasikan pelembap dengan cara mengoleskan dari sisi terluar wajah ke tengah, mulai dari dagu ke atas, hingga ke leher. 

Hindari mengoleskan dari arah dalam ke luar atau area pelipis/dekat telinga. Hal ini akan menyebabkan residu pelembap tertinggal di area tersebut dan memicu penyumbatan pori-pori.

5. Pakai Sunscreen

Sunscreen berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan menjaga kulit tetap cerah dan tidak kusam. Sebaiknya gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30.

  • Gunakan Sebanyak Dua Ruas Jari

Untuk mendapatkan proteksi yang optimal, gunakan sebanyak dua ruas jari untuk seluruh area wajah hingga leher. 

  • Lakukan Reapply

Oleskan sunscreen ke seluruh wajah dan leher 30 menit sebelum Bruver beraktivitas di luar ruangan. Aplikasikan kembali sunscreen setiap 2 jam sekali, atau lebih sering kalau Bruver berkeringat atau berenang. 

Gimana, Bruver? Semoga pembahasan terkait berapa lama skincare menyerap dan cara memakai skincare yang benar ini bisa membantu Bruver dapetin hasil yang maksimal setelah pakai skincare. Jangan lupa pakai Bruv For Men dengan Triple Active Skin Repair yang bantu merawat kulitmu!

Cara Merawat Wajah Agar Tidak Kusam, dari A-Z Harus Kamu Lakuin!

Cara Merawat Wajah Agar Tidak Kusam, dari A-Z Harus Kamu Lakuin!

Bruver punya wajah yang kusam? Hati-hati! Ini bisa jadi salah satu pertanda kalau kulitmu nggak sehat, lho. Tapi, jangan khawatir! Ada banyak cara merawat wajah agar tidak kusam. Simak dalam artikel ini ya.

Kulit wajah yang kusam biasanya mengacu ke kondisi kulit yang keliatan lelah, kering, dan nggak glowing. Biasanya, kulit kusam juga punya tekstur yang kasar dan warna kulit yang nggak rata.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kondisi ini, antara lain:

  1. Kulit Kering

Kulit kering jadi penyebab utama wajah keliatan kusam. Kalau Bruver tinggal di daerah yang kering, cuaca ekstrem, sering terpapar AC, atau jarang memakai moisturizer, Bruver mungkin jadi lebih rentan kena kulit kusam.

  1. Kulit Kasar

Kulit yang kasar dan nggak rata biasanya bikin kulit keliatan kusam. Soalnya, tekstur kulit nggak bisa memantulkan cahaya secara merata.

  1. Penumpukan Sel Kulit Mati

Sel-sel kulit mati yang nggak teregenerasi dengan baik bisa menumpuk dan membuat kulit keliatan lebih kusam, bersisik, dan warnanya nggak merata.

  1. Tanda Penuaan

Seiring bertambahnya usia, produksi senyawa-senyawa penting untuk kulit kayak kolagen dan elastin juga menurun. Kulit juga menjadi lebih kering dan kusam.

  1. Paparan Sinar Matahari dan Polusi

Faktor eksternal kayak paparan sinar matahari dan polusi juga bisa jadi salah satu penyebab utama kulit kusam. Faktor-faktor ini bisa mengakibatkan pembentukan radikal bebas yang membuat memicu kulit kusam.

  1. Dehidrasi

Kurangnya konsumsi air bisa memengaruhi kesehatan kulit, lho. Sebuah penelitian menunjukkan kalau minum lebih banyak air dapat meningkatkan hidrasi kulit, terutama bagi orang yang biasanya tidak mengonsumsi cukup air.

  1. Kurang Tidur

Walk in Dermatology melaporkan kalau kurang tidur juga bisa menyebabkan kulit kusam. Di malam hari, saat kita tidur tubuh akan melakukan regenerasi dan memperbaiki dirinya sendiri. Makanya, kalau Bruver kurang tidur, bisa-bisa sel kulit mati menumpuk dan bikin kulit kusam. Disamping itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan sirkulasi darah terhambat dan oksigen dalam darah jadi lebih rendah. Hal ini bikin kulit jadi berjerawat, hiperpigmentasi, dan jadi keabu-abuan.

Merawat wajah agar tetap sehat dan tidak kusam memang memerlukan perhatian khusus, terutama karena berbagai masalah kulit seperti komedo, minyak berlebih, jerawat, dan kekeringan juga bisa muncul bersamaan. Berikut adalah cara merawat wajah agar tidak kusam beserta masing-masing masalah tersebut:

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Berkomedo

  • Rutin Membersihkan Wajah: Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulitmu. Hindari pembersih yang terlalu keras karena bisa menyebabkan kulit iritasi dan memicu produksi minyak berlebih.
  • Eksfoliasi: Lakukan eksfoliasi dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Gunakan produk eksfoliasi yang mengandung asam salisilat atau glycolic acid.
  • Gunakan Produk Noncomedogenic: Pilih produk perawatan kulit yang berlabel noncomedogenic agar tidak menyumbat pori-pori.
  • Masker Wajah: Gunakan masker seminggu sekali untuk membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi komedo.

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Berminyak

  • Rutin Membersihkan Wajah: Gunakan pembersih yang mengandung bahan seperti salicylic acid yang bisa membantu mengontrol produksi minyak.
  • Jangan Lupakan Toner: Toner yang mengandung astringent atau bahan pengering bisa membantu mengecilkan pori-pori dan mengurangi minyak berlebih.
  • Pilih Pelembap yang Ringan: untuk kulit berminyak, sebaiknya Bruver berhati-hati. Gunakan pelembap berbahan dasar air atau gel yang ringan dan noncomedogenic.
  • Blotting Paper: Selalu bawa blotting paper atau kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih di siang hari.

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Berjerawat

  • Bersihkan Wajah Secara Rutin: Cuci muka dengan produk yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide yang membantu mengatasi jerawat.
  • Rutin Eksfoliasi: Eksfoliasi ringan dua kali seminggu untuk mencegah penyumbatan pori-pori.
  • Spot Treatment: Gunakan produk spot treatment untuk merawat jerawat secara langsung.
  • Hindari Memencet Jerawat: Memencet jerawat bisa memperparah kondisi dan meninggalkan bekas.

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Kering

  • Gunakan Pembersih yang Melembapkan: Pilih pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung sabun yang bisa menghilangkan kelembapan alami kulit.
  • Rutin Menggunakan Pelembap: Gunakan pelembap yang kaya akan bahan pelembap seperti hyaluronic acid dan glycerin.
  • Hindari Air Panas: Air panas bisa menghilangkan minyak alami kulit, sebaiknya cuci wajah dengan air hangat suam-suam kuku.
  • Humidifier: Gunakan humidifier di ruangan ber-AC untuk menjaga kelembapan udara dan kulit.

Dengan rutin mengikuti langkah-langkah perawatan di atas, kulit wajahmu bisa tetap sehat, cerah, dan bebas dari masalah-masalah seperti kusam, komedo, minyak berlebih, jerawat, dan kekeringan.

Selain kusam, muka kamu ada bruntusan juga? Yuk simak rekomendasi skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam.

Bahan Alami untuk Merawat Wajah Agar Tidak Kusam

Buat Bruver yang lebih suka pakai bahan-bahan alami, jangan khawatir. Ada banyak bahan alami yang bisa Bruver gunakan sebagai cara merawat wajah agar tidak kusam. Selain lebih aman digunakan, bahan-bahan ini juga gampang ditemukan di sekitar, antara lain:

  1. Oatmeal

Bukan cuma dimakan saat sarapan, oatmeal punya manfaat baik untuk kulit juga lho. Oatmeal emang udah dikenal sebagai eksfoliator yang baik, ini bisa membantu mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kusam.

Larutkan oatmeal dengan konsistensi yang tidak terlalu cair. Bruver juga bisa mencampurnya dengan madu. Oleskan pasta oatmeal ke wajah secara merata. Diamkan 15-20 menit sebelum dibilas.

  1. Yogurt

Sebagai produk olahan susu yang kaya lactic acid, yogurt punya sifat eksfoliasi yang bisa mengangkat sel-sel kulit mati, serta meningkatkan produksi kolagen. Sehingga kulit tampak lebih cerah dan nggak kusam lagi.

Bruver bisa mencampurkan yogurt dan madu, dengan perbandingan 2:1. Oleskan campuran tersebut pada wajah dan leher, diamkan selama 10 menit. Setelah itu, bilas menggunakan air hangat.

  1. Kunyit 

Kunyit punya kandungan kurkumin yang kaya akan antiinflamasi dan antioksidan. Kandungan ini bisa membantu mengurangi peradangan dan mencegah kulit kusam.

Gunakan bubuk kunyit dan larutkan dengan madu atau susu hingga membentuk pasta. Oleskan ke wajah secara merata, tunggu hingga kering. Bilas hingga bersih.

  1. Tomat 

Antioksidan yang terkandung dalam likopen yang ada di tomat bisa membantu mencerahkan kulit dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang jadi penyebab kulit kusam.

Merawat wajah agar tidak kusam dengan tomat bisa dengan membuatnya menjadi masker. Campurkan 1 sendok jus tomat dan 1 sendok makan madu. Oleskan masker ke wajah dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibilas hingga bersih.

  1. Lemon 

Kandungan vitamin C yang kaya pada buah lemon bisa membantu mengurangi produksi melanin yang bikin kulit llebih gelap. Selain itu, lemon juga punya sifat eksfoliasi yang bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Bruver bisa membuat scrub lemon dengan cara mencampurkan perasan lemon dan gula, lalu gosokkan campuran ini dengan gerakan melingkar secara lembut. Setelah beberapa menit, bilas dengan air hangat. 

  1. Bengkuang

Bengkuang adalah buah yang kaya akan vitamin C, vitamin B, serat, dan antioksidan. Vitamin C dan antioksidan dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, sedangkan serat dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Bruver bisa menggunakan bengkuang sebagai bahan alami merawat wajah agar tidak kusam dengan menghaluskan bengkuang, kemudian oleskan ke wajah selama beberapa menit. Bilas dengan air hangat.

Tips Perawatan Wajah agar Tidak Kusam

Selain melakukan cara merawat wajah agar tidak kusam yang telah disebutkan, Bruver juga bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah kulit supaya nggak kusam. Berikut ini tips perawatan wajah agar tidak kusam. Wajib diperhatikan terutama bagi kamu yang udah pakai skincare malah kusam. Bisa jadi karena hal-hal lainnya tak diperhatikan.

  • Minum Air yang Cukup

Pastikan Bruver cukup minum air setiap hari untuk menjaga hidrasi kulit dari dalam. Bruver bisa minum air putih sekitar 8 gelas per hari.

  • Makan Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan bernutrisi penting untuk mencerahkan kulit karena dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit seperti vitamin C, vitamin E, asam folat, zinc, dan lainnya, untuk tetap sehat dan cerah.

  • Tidur yang Cukup

Udah tau kan, kalau saat tidur tubuh kita melakukan perbaikan diri, termasuk memperbaiki proses regenerasi kulit. Tidur yang cukup membantu proses regenerasi kulit. Pastikan Bruver istirahat yang cukup, sekitar 7-8 jam setiap malam.

  • Olahraga Teratur

Olahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang bisa memberikan kulitmu tampilan yang lebih segar dan bercahaya.

  • Hindari Stres

Stres dapat menyebabkan produksi hormon kortisol yang dapat merusak sel-sel kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik agar kulit Bruver tetap sehat dan cerah.

Bruv For Men, Bebas Kusam dalam Semalam!

Kalau Bruver lagi cari sabun cuci muka yang bisa atasi wajah kusam dalam semalam, Bruv For Men solusinya!

Sabun wajah ini 3X lebih efektif lho buat bikin wajah Bruver cerah dan bebas kusam. 

Ada kandungan activated bamboo charcoal ampuh menyerap kotoran dan minyak berlebih di wajah, argan oil yang melembabkan dan mencerahkan kulit, dan peppermint oil yang menyegarkan dan membantu mengontrol produksi minyak.

Kandungan-kandungan alami ini pastinya aman digunakan segala jenis kulit. 

Dapatkan Bruv For Men sekarang juga dan rasakan sendiri bedanya. Wajah pasti jadi lebih cerah dan bebas kusam dalam semalam!

Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam? Cek Agar Tak Gagal Glowing Lagi

Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam? Cek Agar Tak Gagal Glowing Lagi

Bruver udah rajin membersihkan wajah, pakai toner, serum, dan pelembap sesuai urutan, tapi kok wajah malah terlihat kusam? Tunggu dulu, jangan langsung males pakai skincare!

Faktanya, ada beberapa hal yang emang bisa menyebabkan kulit Bruver nggak bisa merespon skincare dengan baik, dan justru malah bikin keliatan kusam. Yuk, kita bahas kenapa pakai skincare malah kusam dalam artikel ini!

Bagi pria maupun wanita, apapun jenis kulitnya, merawat kesehatan kulit adalah sebuah kewajiban. Bahkan, Dr. Steve Xu, seorang dermatologis menyebut bahwa melakukan perawatan kulit adalah wujud cara kita merawat diri secara keseluruhan.

Pentingnya Pakai Skincare

Skin Center of South Miami merangkum alasan kenapa skincare routine yang baik itu penting, antara lain:

  1. Membantu Kondisi Kulit Tetap Terjaga

Meskipun sel-sel kulit beregenerasi setiap hari, tapi penggunaan skincare akan membantu prosesnya dan menjaganya agar tetap dalam kondisi yang baik dan sehat.

  1. Mencegah dan Mengatasi Masalah Kulit

Produk skincare biasanya punya manfaat khusus, misalnya untuk melembapkan kulit, meredakan jerawat, mengatasi tanda-tanda penuaan, sampai menghilangkan hiperpigmentasi. 

  1. Mencegah Penuaan Dini

Menggunakan skincare routine juga biasanya bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati lebih cepat, sehingga kulit akan terlihat lebih awet muda, dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini.

  1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Ketika kita pakai skincare yang cocok dan punya kulit yang sehat dan glowing, otomatis rasa percaya diri kita juga akan meningkat.

Sayang, terkadang kenyataan nggak sesuai dengan ekspektasi kita. Alih-alih bikin muka cerah dan mulus, wajah malah kusam dan berminyak setelah pakai skincare. Kira-kira, kenapa pakai skincare malah kusam, ya?

Ciri-ciri Wajah Kusam

Sebelum bahas kenapa pakai skincare malah kusam, kita bahas terlebih dahulu tentang ciri-ciri wajah kusam. Secara umum, sk:n Clinics mendefinisikan kulit kusam sebagai kulit yang tampak lelah dan kering serta kehilangan kilau alaminya. Berikut ini ciri-ciri wajah kusam lainnya:

  1. Warna Kulit Tidak Merata

Wajah kusam seringkali ditandai dengan warna kulit yang nggak merata. Area wajah tertentu mungkin tampak lebih gelap atau lebih terang daripada area lainnya. Selain itu, adanya bintik hitam, flek, atau area hiperpigmentasi yang bikin warna kulit makin keliatan nggak rata.

  1. Kurangnya Kilau Alami

Wajah yang sehat biasanya punya kilau alami atau biasa disebut glowing. Kalau wajah Bruver keliatan pucat dan kusam, ini bisa menjadi tanda bahwa kulit Bruver nggak mendapatkan cukup hidrasi atau nutrisi.

  1. Tekstur Lebih Kasar

Kulit yang kusam akan terasa kasar atau bersisik saat disentuh. Hal ini disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit.

  1. Kering dan Dehidrasi

Kulit kusam biasanya terasa kering, kurang elastis, bahkan mengelupas. Ini menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.

  1. Pori-pori Tersumbat

Pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan kotoran dapat membuat wajah terlihat lebih kusam dan besar. Disamping itu, adanya komedo dan jerawat kecil yang menunjukkan bahwa pori-pori tersumbat.

Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam?

Nah, setelah paham tentang ciri-ciri kulit kusam, kita lanjut bahas yang bikin penasaran: kenapa pakai skincare malah kusam? Padahal udah dipakai rutin dan sesuai urutan, kok wajah masih terlihat kurang glowing, ya?

Cara Pemakaian yang Kurang Tepat

Jawaban pertama dari pertanyaan kenapa pakai skincare malah kusam adalah karena cara pemakaiannya yang kurang tepat. Misalnya ketika Bruver menggunakan terlalu banyak produk, bisa membebani kulit dan menyebabkan iritasi atau reaksi negatif.

Terlalu Sering Gonta-ganti Skincare

Ketika kita menyadari pentingnya menggunakan skincare, kadang kita jadi ingin mencoba berbagai macam produk. Padahal, kenapa awal pakai skincare muka malah kusam bisa disebabkan karena Bruver terlalu sering bergonta-ganti skincare.

Pemakaian Berlebihan Skincare Berbahan Keras

Skincare yang mengandung bahan keras emang biasanya lebih ampuh dalam mengatasi berbagai masalah kulit. Tapi, kalau Bruver memakainya secara berlebihan, bisa-bisa ini jadi alasan kenapa pakai skincare malah kusam. Berikut adalah beberapa bahan umum yang sebaiknya jangan digunakan secara berlebihan:

  • AHA & BHA

Kedua bahan ini biasanya digunakan sebagai eksfolian yang bisa membantu membuka pori-pori tersumbat dan juga membantu proses regenerasi sel kulit. Tapi, menggunakannya secara berlebihan bisa menyebabkan efek samping seperti iritasi.

  • Retinoid

Retinoid atau turunan vitamin A yang berfungsi untuk memperbaiki kerusakan akibat sinar matahari pada kulit dan mencegah penuaan dini. Penggunaannya yang berlebihan bisa bikin kulit kering, mengelupas, dan kusam.

  • Benzoyl peroxide

Bahan ini udah nggak asing lagi buat mengobati jerawat karena kemampuannya untuk membasmi bakteri. Sama kayak dua kandungan sebelumnya, benzoyl peroxide juga bisa jadi alasan kenapa pakai skincare malah kusam.

  • Hydroquinone

Hydroquinone adalah bahan pencerah kulit yang dapat membantu mengurangi munculnya bintik hitam dan hiperpigmentasi. Tapi, penggunaan secara berlebihan bisa menyebabkan okronosis atau penggelapan kulit secara bertahap menjadi biru kehitaman atau abu-abu kebiruan, meskipun kasusnya langka.

Kandungan yang Tidak Cocok

Beberapa bahan dalam skincare dapat menyebabkan iritasi atau reaksi negatif kalau nggak sesuai dengan jenis kulit Bruver. Misalnya, kalau Bruver alergi dengan bahan tertentu, atau pemilik kulit sensitif mungkin bereaksi buruk terhadap produk dengan bahan aktif yang keras.

Skin Barrier yang Rusak

Skin barrier berfungsi untuk melindungi kulit dari polusi, bakteri, dan kehilangan kelembapan. Makanya, kalau skin barrier rusak, kulit bisa tetap kusam meskipun udah pakai skincare.

Sel-sel Kulit Mati Menumpuk

Cleanser yang nggak efektif dalam membersihkan kotoran, minyak, dan makeup dapat meninggalkan residu pada kulit, yang kemudian bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan penumpukan sel-sel kulit mati. Selain itu, skincare yang comedogenic juga bisa memperlambat proses regenerasi sel kulit. Inilah yang jadi alasan kenapa pakai skincare malah kusam.

Penyebab Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam

Terkadang, bukannya glowing, menggunakan skincare justru membuat kulit tampak lebih kusam. Berikut beberapa alasan yang bisa menjelaskan kenapa pakai skincare muka malah kusam:

  1. Reaksi Awal Terhadap Produk Baru

Kulit seringkali memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan produk baru. Pada awalnya, Bruver mungkin mengalami kulit yang tampak lebih kusam sebelum manfaat sebenarnya terlihat.

  1. Kurang Konsistensi dalam Perawatan

Hasil dari perawatan kulit membutuhkan waktu dan konsistensi. Kalau Bruver nggak melakukan perawatan secara rutin, kulit mungkin nggak menunjukkan perbaikan yang signifikan, bahkan jadi kusam.

  1. Kurangnya Hidrasi

Produk skincare yang kurang melembapkan dapat membuat kulit dehidrasi dan jadi alasan kenapa setelah pakai skincare muka kusam.

  1. Eksfoliasi Berlebihan

Meskipun eksfoliasi bagus dan penting untuk kulit, tapi terlalu sering melakukan eksfoliasi dapat merusak skin barrier, sehingga menyebabkan kulit kehilangan kelembapan dan kilau alaminya.

Tips: Selain kusam, kulit muka Bruver juga bruntusaan? Yuk bisa simak rekomendasi skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam agar bisa glowing to the max!

Apa Penyebab Wajah Tetap Kusam Padahal Sudah Pakai Skincare?

Ternyata, selain alasan diatas, ada juga faktor lain yang jadi penyebab wajah tetap kusam padahal sudah pakai skincare yang cocok dengan benar, lho. Berikut ini faktor eksternal kenapa pakai skincare malah kusam:

  1. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan seperti polusi bisa jadi salah satu penyebab kenapa pakai skincare malah kusam. Hal ini karena polusi udara mengandung partikel mikro seperti debu, asap, dan bahan kimia industri yang dapat menempel di permukaan kulit.

  1. Terpapar Sinar UV

Sinar UV merangsang produksi melanin, yang memberikan warna lebih gelap pada kulit sebagai respons perlindungan. Skincare yang kurang tepat bisa jadi alasan kenapa wajah menghitam setelah memakai skincare.

  1. Pola Makan

Meskipun skincare berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, tapi apa yang Bruver makan juga berpengaruh. Misalnya ketika Bruver kurang konsumsi vitamin dan mineral, terlalu sering mengkonsumsi makanan tinggi gula dan makanan olahan, kulit akan mengalami berbagai masalah kulit, termasuk kulit kusam.

  1. Kurang Istirahat

Udah tau kan, Bruver, kalau waktu tidur, kulit akan beregenerasi untuk memperbaiki kerusakan pada kulit. Meskipun Bruver rajin pakai skincare, tapi waktu tidurnya kurang,  kulit nggak bisa memperbaiki diri dengan optimal dan menjadi kusam.

  1. Stres

Ketika stres, tubuh akan melepaskan hormon stres seperti kortisol. Hormon ini dapat memengaruhi kesehatan kulit, misalnya dengan meningkatkan peradangan, mengganggu produksi sebum, termasuk bikin kulit lebih kusam.

Berapa Lama Wajah Kusam Setelah Pakai Skincare?

Berapa lama wajah akan terlihat kusam setelah menggunakan skincare tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis kulit, jenis produk yang digunakan, dan konsistensi serta teknik penggunaan skincare. Ini bisa memakan waktu beberapa hari sampai berminggu-minggu. 

Bruv Skincare, 3X Lebih Efektif Atasi Kulit Kusam!

bruv.co.id slider

Tenang aja, Bruv For Men hadir buat bantu atasi masalah itu! Sabun wajah ini 3X lebih efektif lho buat bikin wajah Bruver cerah dan bebas kusam. Kenapa gitu? 

Jawabannya ada di kandungan aktifnya, Bruver!

Sabun ini mengandung activated bamboo charcoal yang ampuh menyerap kotoran dan minyak berlebih di wajah, argan oil yang melembabkan dan mencerahkan kulit, dan peppermint oil yang menyegarkan dan membantu mengontrol produksi minyak.

Nggak cuma itu, Bruv For Men juga punya konsep shareable, jadi Bruver bisa bagi-bagi sabun ini ke temen-temen yang juga punya masalah kulit kusam. 

Yuk, Bruver! Gunakan Produk Bruv For Men dan rasakan sendiri bedanya. Wajah pasti jadi lebih cerah, bebas kusam, dan siap tampil percaya diri dimana aja!

Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam, Welcome Glowing!

Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam, Welcome Glowing!

Punya masalah kulit kayak bruntusan dan kulit yang kusam emang bisa bikin penampilan menurun dan rasa percaya diri terganggu. Makanya, nggak heran banyak yang cari skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam. Emang apa saja?

Nah sebelum bahas skincare routine untuk kulit yang bruntusan dan kusam, MinBruv kasih tau dulu pengertian keduanya.

Bruntusan merupakan salah satu masalah kulit yang cukup umum dialami kulit. Dalam istilah medis, bruntusan disebut dengan comedo acne. Saat mengalami bruntusan, kulit akan terasa kasar, tidak rata, dan muncul bintik-bintik kecil yang menonjol saat diraba.

Sedangkan, kulit kusam adalah kondisi kulit  yang keliatan lelah, kering, dan nggak glowing. Biasanya, kulit kusam juga punya tekstur yang kasar dan warna kulit yang nggak rata.

Kenapa Kulit Wajah Kusam dan Bruntusan?

Cegah Kusam dan Masalah Wajah Lainnya dengan Skincare dari Bruv!

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kulit wajah menjadi kusam dan bruntusan, antara lain:

  1. Kulit Kering

Kalau Bruver tinggal di daerah yang kering, sering terpapar AC, atau jarang pakai pelembap, kulit bisa jadi kering. Kulit kering ini penyebab utama wajah keliatan kusam karena kurangnya kelembapan bikin kulit nggak bisa memantulkan cahaya dengan baik. 

  1. Penumpukan Sel Kulit Mati

Sel-sel kulit mati yang nggak mengelupas dengan baik bisa menumpuk di permukaan kulit. Apalagi, kalau Bruver pakai cleanser yang nggak membersihkan kotoran secara menyeluruh. Ini bikin kulit keliatan kusam, bersisik, dan warnanya nggak merata. Sel kulit mati yang menumpuk juga bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan bruntusan.

  1. Tanda Penuaan

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin di kulit menurun. Kurangnya kedua senyawa ini bikin kulit jadi lebih kering, kusam, dan muncul garis-garis halus serta kerutan. 

  1. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari emang punya banyak efek negatif buat kulit. Bahkan, dalam jurnal penelitian disebutkan bahwa sinar matahari bisa memicu dan memperparah bruntusan. Selain itu, sinar UV juga bisa membuat kulit keliatan kusam. 

  1. Dehidrasi

Kurangnya konsumsi air bisa memengaruhi kesehatan kulit. Kulit yang dehidrasi biasanya keliatan kusam dan kurang bercahaya. 

  1. Kurang Tidur

Saat tidur, tubuh melakukan regenerasi dan perbaikan sel-sel kulit. Kalau Bruver kurang tidur, regenerasi sel kulit jadi terganggu dan sel kulit mati menumpuk, bikin kulit keliatan kusam. Kurang tidur juga bisa menyebabkan sirkulasi darah terhambat, bikin kulit jadi bruntusan, hiperpigmentasi, dan warnanya keabu-abuan.

  1. Iritasi atau Alergi

Kulit yang sensitif atau alergi terhadap bahan tertentu bisa menyebabkan bruntusan. Reaksi alergi terjadi sebagai respon kekebalan tubuh terhadap pemicu alergi. Reaksi ini bisa berupa bruntusan, kemerahan, kulit kering, dan kulit kusam.

  1. Hormonal

Perubahan hormon juga bisa menyebabkan bruntusan, terutama selama masa remaja, menstruasi, kehamilan, atau menopause. Hormon estrogen, progesteron, dan testosteron yang fluktuatif bisa bikin produksi minyak di kulit meningkat, bikin pori-pori tersumbat dan bruntusan.

  1. Polusi Udara

Polusi udara dari asap kendaraan, pabrik, dan pembakaran sampah bisa menyebabkan penumpukan kotoran di pori-pori kulit. Kotoran ini bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan bruntusan. Wajah yang terpapar polusi juga bisa bikin keliatan kusam.

  1. Gaya Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup yang tidak sehat ternyata punya pengaruh yang signifikan ke kulit lho. Salah satu yang wajib banget Bruver hindari adalah merokok. 

verywellhealth.com menyebutkan bahwa merokok bisa menyebabkan munculnya jerawat dan bruntusan. Selain itu, merokok juga bisa bikin kulit keliatan lebih kusam dan nggak bercahaya.

  1. Skincare Tidak Cocok

Tujuan pakai skincare adalah untuk membuat wajah lebih sehat dan terlihat glowing. Tapi, sayangnya kadang ada beberapa bahan skincare yang nggak cocok sama jenis kulit Bruver. Skincare yang nggak cocok ini bisa menyebabkan berbagai masalah kulit, termasuk kulit wajah kusam dan bruntusan. Inilah jawaban untuk sebagian orang yang resah kenapa pakai skincare malah kusam.

  1. Terlalu Sering Gonta-ganti Skincare

Biasanya, kita ingin pakai skincare dengan hasil yang cepat dan instan. Makanya, ketika ada skincare yang prosesnya lama, kadang kita jadi ingin mencoba produk lainnya. Padahal, terlalu sering bergonta-ganti skincare bisa bikin kulit jadi kusam dan muncul bruntusan.

Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam

Punya kulit bruntusan dan kusam tanda kalau Bruver butuh perawatan khusus supaya nggak semakin parah! Berikut ini skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam:

Membersihkan Wajah

Skincare routine diawali dengan memastikan kulit wajah kita bersih dan terbebas dari segala kotoran, minyak berlebih, dan sel-sel kulit mati.

Bruver bisa pakai facial wash yang cocok dengan jenis kulit Bruver, usahakan pakai yang punya kandungan ringan dan non comedogenic

Pakai Toner

Toner merupakan produk perawatan kulit berbentuk cair yang digunakan pada kulit yang telah dibersihkan. Makanya, ini bagus untuk digunakan sebagai skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam.

Ada dua jenis toner yang banyak digunakan, yaitu:

  • Hydrating toner

Hydrating toner adalah jenis toner yang berfungsi untuk melembapkan kulit. Toner ini cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering dan sensitif.

  • Exfoliating toner

Exfoliating toner adalah jenis toner yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Toner ini cocok untuk kulit kusam, berminyak dan berjerawat. Tapi, Bruver sebaiknya tidak menggunakannya setiap hari, cukup 2-3 hari sekali, supaya nggak iritasi.

Pakai Serum

Serum adalah produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif yang terkonsentrasi, dan dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk bruntusan dan kusam. Serum biasanya memiliki tekstur yang ringan dan mudah meresap ke dalam kulit.

Jenis-jenis serum juga banyak banget Bruver, untuk skincare routine kulit bruntusan dan kusam, pilih skincare dengan kandungan-kandungan di bawah ini:

  • Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Alpha hydroxy acid (AHA) adalah jenis asam yang umumnya digunakan dalam produk skincare karena kemampuannya untuk eksfoliasi, atau mengangkat sel-sel kulit mati.

  • Beta Hydroxy Acid (BHA)

Beta hydroxy acid (BHA) adalah kandungan skincare yang bisa menembus minyak, sehingga efektif dalam membersihkan pori-pori dan mengangkat sel-sel kulit mati. Ini cocok banget buat mengatasi bruntusan.

  • Niacinamide

Niacinamide adalah vitamin B3 yang memiliki sifat antiinflamasi dan menyeimbangkan produksi minyak sehingga dapat dijadikan skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam. Niacinamide juga dapat membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan bekas jerawat.

  • Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah obat jerawat yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat. Benzoyl peroxide dapat membantu mengurangi jerawat dan bruntusan, serta membuka pori-pori kulit agar kotoran, minyak, dan sel kulit mati yang menyumbat pori lebih mudah dibersihkan.

  • Tea Tree Oil 

Tea tree oil adalah minyak esensial dari daun teh yang punya sifat antibakteri dan antiinflamasi. Kandungan utama dalam tea tree oil, seperti terpinen-4-ol, memiliki kemampuan untuk melawan bakteri, termasuk bakteri penyebab jerawat dan bruntusan.

  • Centella asiatica

Centella asiatica adalah tumbuhan yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Centella asiatica juga dapat membantu mengurangi produksi sebum berlebih yang dapat menyumbat pori-pori, sehingga membantu mengurangi kemungkinan bruntusan muncul.

Pelembap 

Pelembap atau moisturizer jadi skincare routine yang cukup penting. Soalnya, ketika kulit kering, masalah-masalah kulit bisa lebih gampang muncul. 

Pakai pelembap yang sesuai dengan jenis kulit dan non comedogenic. Oleskan secara merata dari sisi terluar wajah ke tengah, mulai dari dagu ke atas, hingga ke leher.

Pakai Sunscreen

Kayak yang udah dibahas, paparan sinar matahari bisa jadi penyebab kulit kusam dan bruntusan, makanya penting untuk kita melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Ada dua jenis utama sunscreen yang bisa Bruver pilih sesuai kebutuhan, antara lain:

  • Chemical sunscreen: bekerja dengan cara menyerap dan menyaring sinar UV. Chemical sunscreen biasanya lebih ringan dan mudah meresap ke dalam kulit.
  • Physical sunscreen bekerja dengan memantulkan sinar UV. Sinar UV yang dipantulkan akan kembali ke atmosfer dan tidak mencapai kulit. Physical sunscreen biasanya lebih terasa lengket dan meninggalkan whitecast.

Pakai sunscreen minimal SPF 30 sebanyak dua ruas jari ke seluruh area wajah dan leher 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Jangan lupa re-apply ya setiap 2 jam sekali, ya.

Tips Mengatasi Kulit Bruntusan dan Kusam

Disamping melakukan skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam seperti di atas, alangkah lebih baiknya kalau Bruver juga melakukan perawatan kulit lain. Berikut ini tips mengatasi kulit bruntusan dan kusam:

  1. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Hindari rokok dan alkohol, karena keduanya mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kulit dan memperburuk bruntusan dan kulit kusam.

  1. Makan Makanan Bergizi

Makan makanan yang bergizi seimbang bisa membantu menjaga kesehatan kulitmu. Konsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan dan vitamin yang kaya.

Hindari makanan yang punya kandungan gula tinggi dan lemak yang nggak sehat. Sebaiknya kurangi juga makanan olahan dan fast food.

  1. Cukupi Kebutuhan Air Putih

Asupan air yang cukup bisa menjaga hidrasi dari dalam, serta mengeluarkan racun yang ada dalam tubuh. Usahakan untuk minum delapan gelas air per hari, tetapi tetap sesuaikan berdasarkan kebutuhan dan tingkat aktivitas Bruver. 

Selain itu, istirahat yang cukup dan menghindari stres juga penting supaya wajah tetap terlihat sehat dan segar.

Cegah Kusam dan Masalah Wajah Lainnya dengan Skincare dari Bruv!

foto produk BRUV

Bruver, udah tau belum sih, ada sabun cuci muka yang bisa bikin wajah bebas kusam dan masalah wajah lainnya? Yap, Bruv! Sabun cuci muka ini bukan sembarang sabun, Bruv punya formula khusus yang bikin wajah jadi lebih cerah dan segar.

Bruv punya kandungan aktif yang efektif untuk merawat kulit, kayak activated bamboo charcoal yang bantu bersihin pori-pori dari kotoran dan minyak secara mendalam, argan oil yang bikin wajah lembab dan terhidrasi, dan peppermint oil yang bikin wajah seger dan dingin setelah cuci muka.

Rawat wajahmu, cegah kusam dan masalah wajah lainnya dengan skincare Face Wash Bruv sekarang juga!

Kenapa Muka Terasa Panas saat Memakai Masker Wajah? Cek Penyebabnya

Kenapa Muka Terasa Panas saat Memakai Masker Wajah? Cek Penyebabnya

Bruver suka me time dengan cara maskeran? Cara ini emang cocok banget untuk merilekskan pikiran, sekaligus merawat kulit wajah. Tapi, kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah? Cari tau jawabannya dalam artikel ini yuk!

Sebelum bahas kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah, Bruver harus tau kelebihan masker wajah dibanding skincare lainnya.

Masker wajah sering memberikan hasil yang cepat terlihat. Setelah pemakaian, kulit biasanya langsung terasa lebih segar, bersih, dan bercahaya.

Masker tertentu juga mengandung bahan-bahan yang bisa menenangkan kulit yang meradang atau mengatasi jerawat dengan cepat. 

Dengan kata lain, masker wajah bisa memberikan solusi sementara sekaligus mendukung perawatan kulit jangka panjang. Makanya, nggak heran kalau masker sering dijadikan skincare rutin favorit orang-orang.

Kenapa Muka Terasa Panas saat Memakai Masker Wajah?

Sayangnya, kadang setelah memakai masker kulit memberikan reaksi iritasi, salah satunya adalah terasa panas. Emangnya kenapa saat memakai masker wajah terasa panas?

  1. Pemakaian Terlalu Lama

Pemakaian yang terlalu lama bisa jadi alasan kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah. Soalnya, ketika memakai masker wajah, pori-pori jadi tertutup dan menahan panas, sehingga kulit nggak bisa ‘bernafas’ dengan benar.

  1. Kandungan Kimia

Banyak masker wajah yang punya kandungan kimia tambahan, misalnya untuk mencerahkan atau eksfoliasi. Nah, kandungan yang keras ini bisa jadi alasan kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah. Ini juga bisa berisiko menyebabkan gejala iritasi lainnya.

  1. Skin Barrier Rusak

Ketika skin barrier Bruver yang seharusnya berfungsi untuk melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal rusak, maka kulit jadi lebih sensitif dan mudah iritasi. Makanya, nggak heran kalau Bruver pakai masker wajah dengan kandungan tertentu dan tiba-tiba muka terasa panas.

  1. Bahan Menimbulkan Panas

Beberapa masker mengandung bahan yang memang dirancang untuk memberikan sensasi hangat, seperti mentol atau eucalyptus, untuk memberikan efek relaksasi atau meningkatkan efektivitas bahan aktif.

  1. Reaksi Alergi 

Alasan kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah lainnya adalah karena adanya reaksi alergi atau iritasi yang ditimbulkan bahan-bahan alergen. Cari tau apakah Bruver alergi pada salah satu kandungan yang ada di masker.

Ciri-ciri Tidak Cocok Memakai Masker Tertentu

Menggunakan masker wajah yang tidak cocok bisa menyebabkan berbagai masalah kulit, sehingga harus segera dihentikan penggunaannya. Berikut ini ciri-ciri tidak cocok memakai masker tertentu:

  1. Kulit Memerah

Kulit merah muncul sebagai reaksi iritasi akibat bahan-bahan tertentu yang ada di dalam masker, misalnya parfum, pengawet, alkohol, atau minyak esensial tertentu.

  1. Gatal

Udah pernah ngerasain kulit yang cekit-cekit atau gatal waktu pakai masker wajah? Kulit Bruver mungkin punya alergi terhadap bahan-bahan tertentu yang ada di dalam masker, hal ini yang menyebabkan munculnya reaksi alergi seperti gatal pada kulit. 

  1. Breakout atau Jerawat

Munculnya jerawat dan kemerahan yang disebut breakout bisa menjadi ciri-ciri kulit tidak cocok dengan masker tertentu. Kemungkinan besar, masker tersebut mengandung bahan comedogenic yang menyebabkan jerawat.

  1. Kulit Berminyak Berlebihan

Kulit berminyak berlebihan setelah pakai masker wajah bisa menjadi pertanda kulitmu nggak cocok, apalagi kalau disertai dengan kilau yang berlebihan, pori-pori membesar, hingga muncul jerawat dan komedo. 

  1. Kulit Kering dan Mengelupas

Kalau setelah pakai masker wajah kulit terasa kencang, tandanya produk tersebut menghilangkan minyak alami di kulit Bruver, dan menyebabkan kulit kering. Kulit yang kering, rentan terkena masalah kulit seperti kulit kusam, mengelupas, dan juga terasa ketarik. 

  1. Terasa Terbakar

Rasa panas dan terbakar di wajah saat pakai masker bisa jadi tanda kalau kulitmu sensitif sama bahan-bahannya. Kemungkinan besar, kulit bereaksi terhadap bahan kimia tertentu dalam masker itu.

Tips: Selain memperhatikan cocok tidaknya dengan masker wajah, pastikan cek juga legalitas produk yang digunakan. Bruver bisa mengecek BPOM Kosmetik terlebih dahulu sebelum membeli dan menggunakannya.

Ciri-ciri Cocok Memakai Masker Wajah

Menggunakan masker wajah yang tepat bisa memberikan banyak manfaat untuk kulitmu, Bruver. Berikut adalah ciri-ciri bahwa kulitmu cocok dengan masker yang kamu pakai:

  1. Kulit Terasa Lembab

Kulit yang terasa lembab setelah memakai masker menunjukkan bahwa kulitmu mendapatkan hidrasi yang cukup. Masker yang cocok akan membantu mengunci kelembapan di dalam kulit, membuatnya terasa lebih kenyal dan lembut.

  1. Pori-pori Terasa Bersih

Jika setelah memakai masker wajah pori-porimu terasa bersih dan lebih kencang, ini adalah tanda yang bagus. Masker yang cocok akan membantu mengangkat kotoran, minyak, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. 

  1. Kulit Lebih Elastis

Kulit yang lebih elastis dan terasa kencang setelah pemakaian masker menunjukkan bahwa kulitmu mendapatkan nutrisi yang baik. Elastisitas yang baik juga berarti kulit lebih tahan terhadap kerutan dan garis halus.

  1. Tidak Muncul Tanda Iritasi

Masker yang cocok seharusnya tidak menyebabkan reaksi negatif seperti kemerahan, gatal, atau ruam pada kulit. Jika setelah pemakaian kulitmu tampak normal dan terasa nyaman, itu pertanda kulitmu cocok menggunakan masker wajah. 

  1. Wajah Lebih Segar

Salah satu ciri paling jelas bahwa masker cocok untuk kulitmu adalah wajah yang terasa lebih segar setelah pemakaian. Masker yang baik akan memberikan efek peremajaan pada kulit, membuatnya tampak lebih bercahaya dan sehat. 

Cara Memilih Masker Wajah

Biar nggak ngalamin dan bertanya-tanya kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah lagi, MinBruv punya beberapa tips untuk memilih masker wajah yang cocok untuk kulitmu, antara lain:

  1. Kenali Jenis Kulitmu

Sebelum memilih masker, penting untuk mengetahui jenis kulitmu. Soalnya, setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda:

  • Kulit Kering: Pilih masker yang menghidrasi, seperti masker yang mengandung hyaluronic acid atau aloe vera.
  • Kulit Berminyak: Pilih masker yang dapat mengontrol minyak, seperti masker clay atau charcoal.
  • Kulit Sensitif: Pilih masker dengan bahan yang lembut dan hypoallergenic, seperti chamomile atau oatmeal.
  1. Perhatikan Bahan Aktif

Perhatikan bahan aktif yang ada di dalam masker. Ada beberapa bahan aktif yang bisa menyebabkan sensasi panas, misalnya AHA, BHA, vitamin C, dan sebagainya. Untuk menghindari sensasi panas, carilah masker dengan bahan yang menenangkan seperti aloe vera, mentimun, green tea, dan sebagainya.

  1. Lakukan Patch Test

Sebelum mengaplikasikan masker ke seluruh wajah, lakukan patch test, atau uji coba kecil di bagian kulit yang tidak terlalu terlihat, seperti di belakang telinga atau pergelangan tangan. Tunggu beberapa saat untuk melihat apakah ada reaksi panas atau iritasi. Jika tidak ada, kemungkinan besar masker tersebut aman untuk digunakan di wajah.

  1. Perhatikan Durasi Pemakaian

Kayak yang udah dibahas di atas, salah satu penyebab kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah adalah pemakaian yang terlalu lama. Ikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan, biasanya 10-20 menit sudah cukup.

  1. Gunakan Masker yang Disimpan di Kulkas

Bruver juga bisa mencoba untuk menyimpan masker di kulkas untuk memberikan efek pendinginan yang menenangkan dan mengurangi risiko sensasi panas saat dipakai. Biasanya ini efektif untuk masker berbentuk sheet mask atau gel.

Baca Juga: Cara Mengetahui Produk Non Comedogenic.

Daun Mint Dalam Sabun Bruv For Men Bikin Muka Terasa Segar

aturan pakai sabun muka bruv

Ngomongin masalah kenapa muka terasa panas saat memakai masker wajah, pasti Bruver juga perlu sesuatu yang bisa menenangkan kulit dari rasa panas itu kan?

Tenang aja, Bruv For Men punya solusinya! Daun mint di dalam sabun Bruv For Men ini punya efek mendinginkan yang bikin muka Bruver terasa segar dan rileks. Cocok banget buat Bruver yang sering beraktivitas di luar ruangan atau yang punya kulit wajah yang berminyak.

Selain itu, daun mint juga punya kandungan antioksidan yang tinggi, yang membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan kulit wajah. Jadi, nggak cuma segar aja, muka Bruver juga bakal terlihat lebih sehat dan cerah.

Sabun Bruv For Men ini juga mengandung activated bamboo charcoal dan argan oil, lho. Activated bamboo charcoal membantu menyerap kotoran dan minyak berlebih di wajah, sedangkan argan oil membantu melembabkan kulit wajah.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, Beli Sabun Muka Bruv For Men untuk muka yang lebih bersih, lembab, dan rasakan sensasi segar dan sehat di wajah Bruver.

Apakah Kulit Sawo Matang Bisa Putih? Jawaban dan Tips Perawatannya

Apakah Kulit Sawo Matang Bisa Putih? Jawaban dan Tips Perawatannya

Meskipun kulit sawo matang disebut sebagai warna kulit yang eksotis, tapi riset membuktikan kalau mayoritas orang Indonesia ingin punya kulit yang lebih putih dari yang mereka punya saat ini. Tapi, apakah kulit sawo matang bisa putih? Kita bahas yuk, Bruver!

Keistimewaan Kulit Sawo Matang

Sebelum ke pembahasan apakah kulit sawo matang bisa putih, kita bahas lebih dulu tentang keistimewaan kulit sawo matang. Ternyata, warna kulit ini punya beberapa karakteristik keren yang bikin kita harus bangga, antara lain:

  1. Warna Kulit

Kulit sawo matang punya warna kecokelatan yang hangat dan eksotis, perpaduan antara warna kuning dan cokelat. Biasanya, kulit sawo matang juga terlihat bercahaya dan berkilau. Banyak pria menginginkan warna kulit ini karena bisa bikin terlihat lebih gagah dan maskulin. 

  1. Terlindungi dari Sinar Matahari

Melanin nggak cuma bikin kulit kita lebih gelap, tapi juga melindungi kulit dari sinar UV yang berbahaya. Artinya, Bruver yang punya kulit sawo matang punya risiko lebih kecil untuk mengalami kulit terbakar atau sunburn.

  1. Mencegah Munculnya Tanda-tanda Penuaan

Melanin juga membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini yang disebabkan oleh sinar UV. Jadi, kulit sawo matang bisa lebih tahan terhadap keriput dan noda hitam. Jadi, kulit kita tetap awet muda!

  1. Elastisitas Kulit

Karena melanin bisa menyerap sinar UV, jadi kerusakan pada kolagen dan elastin bisa berkurang. Hasilnya, kulit sawo matang terasa lebih elastis dan terlihat lebih muda.

  1. Risiko Kanker Kulit Lebih Kecil 

Penelitian menunjukkan kalau melanin mampu mengurangi risiko kanker kulit. Soalnya, melanin berfungsi untuk menyerap radiasi ultraviolet (UVR) dan punya sifat antioksidan yang bisa membasmi radikal bebas.

Selain itu, banyak penelitian epidemiologi yang menunjukkan risiko kanker kulit yang lebih rendah pada individu dengan kulit lebih gelap dibandingkan dengan mereka yang berkulit putih.

  1. Punya Tulang yang Lebih Kuat

Udah tau kan, sinar matahari bisa mengubah provitamin D menjadi vitamin D yang punya manfaat penting untuk pembentukan kalsium dan tulang? Nah, kulit sawo matang yang punya banyak melanin bisa memungkinkan seseorang menyerap sinar matahari secara lebih optimal.

Selain manfaat diatas, sebenarnya masih banyak keistimewaan kulit sawo matang lainnya. Makanya, nggak heran kalau banyak bule yang suka berjemur di pantai demi mendapatkan kulit yang tan.

Kenapa Orang Indonesia Memiliki Kulit Sawo Matang?

apakah warna kulit sawo matang bisa putih

Jadi gini, Indonesia itu kan berada di daerah tropis. Nah, daerah tropis itu punya sinar matahari yang kuat sepanjang tahun. Karena sering terpapar sinar matahari, tubuh kita otomatis memproduksi lebih banyak melanin. 

Melanin ini adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut, dan mata kita. Semakin banyak melanin di kulit, makin gelap warna kulit kita. Itulah kenapa mayoritas orang Indonesia punya kulit sawo matang.

Nggak cuma di Indonesia, negara-negara tropis lain seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan beberapa negara di Amerika Latin juga mayoritas penduduknya punya kulit sawo matang. Jadi, kita nggak sendirian, Bruver!

Apakah Kulit Sawo Matang Bisa Putih?

Sebenarnya obsesi seseorang untuk punya kulit putih sudah ada sejak lama, dan nggak cuma ada di Indonesia, lho! Journal of Pakistan Association of Dermatologists menyebutkan masyarakat India, Mesir, dan lainnya menganggap kulit putih sebagai tolok ukur kesucian dan kepolosan.

Apalagi, iklan dan media yang terus menerus memproyeksikan gagasan bahwa kulit putih adalah faktor penting yang dapat menandakan status sosial dan meningkatkan daya tarik lawan jenis.

Makanya, nggak heran kalau banyak wanita dan pria yang rela menghabiskan uang dan waktunya untuk memutihkan wajah. Tapi, apakah kulit sawo matang bisa putih?

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan individu yang ingin mengubah warna kulit mereka. Banyak yang bertanya, apakah kulit sawo matang bisa putih melalui penggunaan krim pemutih atau perawatan kecantikan tertentu. 

Selain itu, apakah kulit sawo matang bisa putih secara permanen atau hanya sementara? Beragam metode dan produk beredar di pasaran, tetapi penting untuk mengetahui apakah kulit sawo matang bisa putih tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya. 

Sayangnya, warna kulit biasanya dipengaruhi oleh genetik, ras, dan paparan sinar matahari. Jadi, akan sulit untuk diubah secara permanen. 

Supaya Bruver looksnya tetep keren dan percaya diri dengan warna kulit sawo matang, yuk cek apa saja warna yang cocok untuk kulit sawo matang.

Cara Merawat Kulit Sawo Matang Agar Glowing

Udah tau kan, jawaban dari pertanyaan apakah kulit sawo matang bisa putih? Meskipun kulit sawo matang nggak bisa berubah drastis menjadi putih, tapi kita tetap bisa merawatnya supaya tetap sehat dan glowing. Berikut ini cara merawat kulit sawo matang agar glowing:

  1. Jangan Lupa Pakai Sunscreen

Sunscreen punya fungsi yang penting, yaitu untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang bisa bikin produksi melanin berlebihan. 

Jangan lupa pakai sunscreen minimal SPF 15, setiap hari sebelum memulai aktivitas. Aplikasikan sebanyak dua ruas jari untuk seluruh area wajah hingga leher. Re-apply  sunscreen setiap 2 jam sekali, atau lebih sering kalau Bruver melakukan aktivitas outdoor.

  1. Rutin Eksfoliasi

Eksfoliasi atau pengelupasan sel-sel kulit mati bisa bantu regenerasi sel kulit baru, sehingga warna kulit akan lebih cerah dan glowing. Eksfoliasi secara rutin juga bisa mencegah munculnya jerawat serta kerutan dan garis halus.

Ada dua jenis metode eksfoliasi wajah yang bisa dilakukan, yaitu physical exfoliation dan chemical exfoliation. Sesuaikan dengan kebutuhan kulit Bruver. Tapi ingat, tetap lakukan secara lembut, supaya nggak iritasi. Lakukan secara rutin, atau 1-2 kali seminggu.

  1. Jaga Kebersihan Kulit

Untuk punya kulit yang glowing, Bruver nggak boleh males bersihin kulit ya. Membersihkan kulit bisa bantu angkat sel kulit mati dan peradangan.

Bersihkan kulit dengan cara mandi minimal dua kali sehari waktu pagi dan malam pakai sabun yang cocok sama kulit Bruver. Hindari sabun dengan kandungan yang terlalu keras dan bikin kulit kering.

  1. Gunakan Bahan Alami

Bahan-bahan alami seringkali punya kandungan yang bisa bikin kulit jadi lebih cerah dan glowing, misalnya bahan alami berikut ini:

  • Madu

Madu punya sifat yang bisa memutihkan kulit, membantu mengatasi hiperpigmentasi, dan bikin kulit jadi glowing. Madu juga bisa menjaga hidrasi kulit karena kemampuannya untuk melembapkan.

  • Lemon

Vitamin C yang ada di dalam lemon bisa mencerahkan kulit, sekaligus menghilangkan flek hitam dan hiperpigmentasi lainnya. 

  • Susu

PharmEasy menyebutkan kalau susu bisa mengontrol tingkat tirosin, atau hormon yang bisa mengontrol melanin di kulit. Selain itu, susu juga bisa membuat kulit glowing. 

  • Yogurt

Yogurt punya banyak kandungan yang baik untuk kesehatan kulit, sekaligus membuatnya lebih glowing, antara lain asam laktat, alfa hydroxy acid, dan vitamin seperti vitamin B12, B6, D, K, protein dan kalsium.

  • Aloe Vera

Kandungan asam folat, kolin, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, dan vitamin E, serta mineral lainnya yang ada di dalam aloe vera atau lidah buaya bisa menjaga hidrasi kulit sekaligus mencerahkannya.

  • Timun

Timun punya kandungan nutrisi penting, mineral, dan juga antioksidan. Makanya, timun bisa mengatasi pori-pori tersumbat, minyak berlebih, dan juga mencegah jerawat. Timun juga punya kandungan 96% air yang bisa menjaga hidrasi kulit dan membuatnya lebih glowing.

  • Kunyit

Kurkumin yang ada di dalam kunyit punya kandungan antibakteri sekaligus antioksidan yang bisa mengatasi kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan inilah yang bikin kunyit bisa memutihkan wajah sekaligus bikin glowing.

  • Putih Telur

Protein yang ada di dalam putih telur bisa memproduksi anti-tirosinase peptida yang bermanfaat untuk mengatasi hiperpigmentasi. Selain itu, putih telur mengandung banyak air yang dapat memberikan hidrasi pada kulit, sehingga kulit terlihat lebih sehat dan cerah.

  • Pepaya

Pepaya juga mengandung enzim papain, yang mengelupas kulit dengan menghilangkan sel-sel mati, serta beta-karoten dan senyawa tumbuhan, yang memperbaiki warna kulit dan bikin kulit glowing.

  • Alpukat

Alpukat kaya akan vitamin C dan E, yang merupakan antioksidan yang menghambat produksi melanin, sehingga bikin kulit sawo matang jadi glowing.

  • Green Tea

Kandungan antioksidan yang ada di dalam green tea punya fungsi untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin E juga bisa menjaga kelembapan kulit dan bikin kulit glowing.

  • Oatmeal 

Oatmeal punya kandungan protein dan vitamin E yang telah dikenal bisa bikin kulit sehat, keliatan muda, dan glowing. Oatmeal juga bisa menjadi eksfoliator yang baik, sehingga bikin kulit cerah dan halus.

  1. Pakai Skincare

Saat ini ada berbagai macam skincare dengan klaim memutihkan dan mencerahkan kulit. Ini bisa dijadikan solusi praktis untuk Bruver. Cari produk skincare yang punya bahan pencerah kayak:

  • Niacinamide: Bikin kulit lebih cerah dengan mencegah melanin sampai ke permukaan.
  • Vitamin C: Melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dengan antioksidan kuat.
  • Kojic Acid: Bisa mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin.
  • Alpha Arbutin: Bikin kulit glowing dengan menghambat kerja enzim tirosinase yang bikin melanin.
  • AHA dan BHA: Eksfoliator yang mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru.

Selain melakukan cara merawat kulit sawo matang agar glowing diatas, Bruver juga harus menjaga gaya hidup agar tetap sehat. Minum air putih minimal 8 gelas sehari, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup, untuk kulit sawo matang yang sehat dan glowing.

Baca Juga: Apa Bedanya Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat?

Bruv For Men untuk Bantu Percepat Kulit Putih dan Cerah!

Buat Bruver yang punya kulit sawo matang, nggak perlu susah-susah untuk mendapatkan kulit putih dan cerah! Sabun Bruv For Men hadir buat Bruver!

Dengan kandungan aktif seperti activated bamboo charcoal yang terkenal ampuh angkat kotoran dan minyak berlebih, ditambah argan oil yang super melembapkan, kulit Bruver bakal lebih putih dan cerah dalam waktu singkat. Ditambah lagi, peppermint oil-nya kasih sensasi dingin yang bikin mandi makin segar.

Nggak ada lagi tuh, kulit kusam dan berminyak. Bruv For Men bantu percepat kulit putih dan cerah! Yuk, coba sekarang dan rasakan sendiri bedanya!

Jangan lupa disiplin buat nerapin cara-cara meratakan warna kulit wajah, Bruver!

Warna yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Looksnya Beda dan Keren!

Warna yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Looksnya Beda dan Keren!

Punya kulit berwarna sawo matang kadang punya tantangan tersendiri, terutama saat menentukan warna baju, warna rambut, sampai warna hijab yang cocok. Soalnya, kalau salah warna, bisa-bisa penampilan Bruver jadi downgrade! Nggak mau kan? Makanya, simak pembahasan warna yang cocok untuk kulit sawo matang dalam artikel ini.

Warna outfit, hijab, aksesoris, makeup, sampai rambut ternyata sebaiknya disesuaikan sama warna kulit Bruver. Ini supaya keliatan lebih serasi dan mengoptimalkan kekuatan warna.

Apalagi, warna yang cocok bisa bikin kulit jadi lebih menonjol. Berikut ini warna yang cocok untuk kulit sawo matang:

Warna yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

warna yang cocok untuk kulit sawo matang agar terlihat cerah dan putih

Sawo matang sendiri merupakan salah satu macam warna kulit orang Indonesia yang paling dominan. Mungkin Bruver termasuk di antaranya? Nah, berikut beberapa pilihan warna yang cocok untuk kulit sawo matang.

  1. Earth Tone

Sesuai sama namanya, earth tone adalah warna-warna yang sering ditemukan di bumi atau di alam sekitar kita. Misalnya warna tanah, pepohonan, langit, sampai laut. Warna yang cocok untuk kulit sawo matang ini terdiri dari coklat, mocha, bronze, terracotta, khaki, taupe, tan, beige, kuning mustard, kuning kunyit, hijau sage, olive, sky blue, aquamarine, dan warna-warna lainnya.

  1. Warna Cerah

Punya kulit sawo matang bukan berarti kita nggak bisa pakai warna yang cerah lho. Justru, warna cerah akan memberikan kesan ceria dan awet muda. Ada beberapa warna yang cocok untuk kulit sawo matang, misalnya merah, pink, oranye, hijau lemon, sampai kuning.

  1. Jewel Tones

Mungkin Bruver masih asing dengan istilah jewel tones dalam warna yang cocok untuk kulit sawo matang. Warna ini didapatkan dari batu permata seperti safir, ruby, dan zamrud. Biasanya, warna permata memiliki tingkat saturasi warna yang tinggi sehingga menjadikannya dinamis dan menarik perhatian. 

Warna yang termasuk jewel tones adalah emerald green, garnet red, amethyst purple, citrine yellow, sapphire blue, dan ruby red. The Nowhere Nation menyebutkan kalau jewel tones cocok untuk semua warna kulit.

  1. Warna Metalik

Warna metalik atau warna-warna yang berkilau seperti emas dan perak punya efek reflektif yang bisa menonjolkan warna kulit sawo matang yang cantik itu.

  1. Warna Netral

Siapa yang isi lemarinya penuh sama baju-baju warna netral, terutama warna hitam? Sebenarnya ini nggak salah sih, soalnya warna netral emang cocok dipakai di segala warna kulit, dan gampang di-mix and match.

Selain hitam, putih adalah warna yang cocok untuk kulit sawo matang agar terlihat cerah. Ini karena warna putih bisa memantulkan cahaya, sehingga kulit Bruver bisa kelihatan lebih cerah.

Warna netral selanjutnya adalah ivory, atau putih gading yang merupakan gradasi dari warna putih, tapi sedikit kekuningan. Ini adalah warna yang cocok untuk kulit sawo matang agar terlihat putih.

Warna abu-abu juga termasuk warna yang menenangkan dan netral sehingga bisa dipadupadankan dengan segala jenis warna. Abu-abu juga termasuk warna yang cocok untuk kulit sawo matang.

Tips Lainnya: Cara Meratakan Warna Kulit Wajah.

Warna Rambut yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang Pria dan Wanita

Udah pernah denger istilah ‘Rambut adalah mahkota’? Rambut itu berpengaruh banget ke penampilan kita secara keseluruhan lho. Warna rambut yang tepat bisa bikin Bruver lebih percaya diri dan standout di segala situasi. Berikut ini warna rambut yang cocok untuk kulit sawo matang pria dan wanita:

  1. Coklat Tua

Warna coklat tua itu pilihan warna rambut yang cocok untuk kulit sawo matang pria dan wanita yang aman dan anti gagal. Warna ini bikin Bruver terlihat elegan dan mature, tapi tetap santai. Coklat tua juga bikin tampilan lebih keliatan alami dan nggak terlalu mencolok.

  1. Hitam Pekat

Kalau Bruver pengen tampil lebih maskulin dan tegas, warna hitam pekat adalah pilihan yang tepat. Warna ini nggak pernah ketinggalan zaman dan selalu cocok buat semua kesempatan.

  1. Ash Brown

Warna ash brown atau coklat abu-abu lagi ngetren, Bruver! Warna ini bikin tampilan kelihatan lebih edgy dan modern. Cocok banget buat Bruver yang pengen tampil beda tapi nggak terlalu berlebihan.

  1. Burgundy

Buat Bruver yang pengen bereksperimen, warna burgundy bisa jadi pilihan. Warna merah marun yang gelap ini bikin lo tampil lebih bold dan stylish

  1. Coklat Karamel

Coklat karamel adalah warna yang cocok untuk kulit sawo matang dan bakal bikin Bruver kelihatan manis dan hangat. Warna ini bisa kasih kesan rambut yang lebih tebal dan berkilau. Perfect buat Bruver yang pengen tampil fresh tanpa terlalu mencolok.

  1. Auburn

Warna auburn atau merah kecoklatan lagi hits di kalangan cewek-cewek. Warna ini bisa bikin kulit keliatan lebih cerah dan stand out di keramaian. Pas banget buat  yang suka tampil beda.

  1. Blonde Highlight

Buat Bruver yang pengen punya hairstyle beda, tapi nggak pengen ganti warna rambut secara total, Bruver bisa coba blonde highlight. Highlight pirang ini bakal kasih dimensi baru ke rambut tanpa mengubah penampilan terlalu drastis. Cocok banget buat gaya santai tapi tetap stylish.

  1. Chocolate Brown

Warna chocolate brown bisa jadi pilihan safe tapi tetap stylish. Warna ini bikin lo kelihatan elegan dan classy. Chocolate brown juga cocok dipaduin sama gaya rambut apa aja, dari yang simpel sampai yang rumit.

Ngomong-ngomong, Bruver udah tahu bedanya sawo matang dan kuning langsat? Kalau belum tau dan penasaran soal bedanya, Bruver bisa cek artikel MinBruv yang membahas perbedaan warna kulit sawo matang dan kuning langsat.

Warna Baju yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Bruver punya kulit sawo matang dan pengen tau warna baju apa yang paling cocok? Tenang aja, ada beberapa rekomendasi warna yang bisa bikin penampilan makin keren dan percaya diri, antara lain:

  1. Putih

Putih itu warna yang selalu aman dan nggak pernah salah. Warna ini bikin kulit sawo matang terlihat lebih bersih, segar, cerah, dan kontras. Cocok banget buat gaya formal maupun casual. 

  1. Hitam

Warna hitam itu warna yang klasik dan elegan. Hitam bikin badan terlihat lebih ramping dan tegas. Selain itu, hitam juga gampang dipaduin sama warna apa aja, jadi Bruver nggak perlu bingung matching-in outfit.

  1. Biru Tua

Biru tua atau navy adalah warna yang cocok untuk kulit sawo matang. Warna ini memberikan kesan cool dan sophisticated. Biru tua juga cocok buat berbagai acara, dari yang formal sampai casual.

  1. Hijau Zaitun (Olive Green)

Hijau zaitun adalah warna yang bisa bikin kulit sawo matang terlihat lebih glowing. Warna ini memberikan kesan natural dan earthy. Cocok banget buat lo yang suka tampil dengan gaya yang lebih santai dan down to earth.

  1. Merah Maroon

Warna merah maroon atau burgundy bisa bikin Bruver terlihat lebih berani dan stylish. Warna ini memberikan kesan warm dan elegan, cocok buat acara-acara spesial atau ketika Bruver pengen tampil beda.

  1. Coklat Tua

Coklat tua atau dark brown adalah warna yang cocok untuk kulit sawo matang. Warna ini memberikan kesan hangat dan nyaman, cocok buat Bruver yang suka tampil dengan gaya yang lebih mature.

  1. Abu-abu

Abu-abu adalah warna netral yang versatile. Warna ini bisa bikin Bruver terlihat classy dan modern tanpa terlalu mencolok. Pilih abu-abu yang agak gelap biar lebih cocok sama tone kulit.

  1. Mustard Yellow

Kalau Bruver pengen tampil ceria dan fresh, coba deh warna mustard yellow. Warna kuning mustard bisa bikin kulit sawo matang lo terlihat lebih terang dan hidup. Cocok buat gaya yang playful dan trendy.

Warna Hijab yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Warna hijab yang pas bisa bikin penampilan makin fresh dan stylish. Dibawah ini warna-warna hijab yang cocok buat kulit sawo matang:

  1. Hitam 

Hijabers pasti relate, apapun outfitnya, hijabnya tetap warna hitam. Kayak yang udah dibahas sebelumnya, hitam emang warna netral yang gampang di-mix and match pakai outfit apapun. Hijab hitam juga praktis, serta bisa digunakan dalam berbagai situasi dan acara.

  1. Nude

Warna-warna nude adalah warna di antara beige dan pink pucat. Warna kulit ini adalah pilihan yang aman dan elegan untuk hijab. Warna ini bisa bikin tampilan jadi lebih soft dan natural. Cocok banget dipaduin dengan berbagai warna outfit.

  1. Dusty Pink

Warna dusty pink adalah warna yang soft dan memberikan kesan tenang dan lembut. Warna ini juga bisa bikin kulit sawo matang Bruver terlihat lebih cerah dan segar.

  1. Maroon

Warna maroon atau merah marun adalah pilihan yang bold tapi tetap elegant. Warna ini bikin lo tampil lebih berani dan standout. Cocok untuk acara-acara formal maupun casual.

  1. Olive Green

Hijau zaitun atau olive green adalah warna yang harmonis dengan kulit sawo matang. Warna ini memberikan kesan natural dan earthy, cocok buat tampilan yang lebih santai dan casual.

  1. Mustard Yellow

Warna mustard yellow bisa bikin Bruver tampil lebih ceria dan fresh. Warna ini juga bisa memberikan kesan hangat dan hidup pada kulit sawo matang.

  1. Navy Blue

Navy atau biru tua adalah warna yang elegan dan timeless. Warna ini memberikan kesan cool dan sophisticated, cocok untuk hijab di berbagai kesempatan.

  1. Coklat Tua

Warna coklat tua atau dark brown memberikan kesan hangat dan natural. Warna ini sangat cocok untuk sehari-hari dan bisa dipaduin dengan banyak warna outfit lainnya.

  1. Abu-abu 

Warna abu-abu adalah pilihan yang versatile dan modern. Warna ini bisa bikin penampilan terlihat elegan tanpa terlalu mencolok. Buat Bruver yang berkulit sawo matang, hijab abu-abu bisa jadi pilihan yang tepat. 

Punya Kulit Wajah Sawo Matang Bisa Tetap Percaya Diri dengan Bruv For Men

Punya kulit wajah sawo matang nggak jadi penghalang buat tampil percaya diri, Bruver! Apalagi dengan kehadiran Sabun Muka Bruv, sabun dengan konsep shareable yang bisa jadi teman setia buat merawat kulit.

Dengan kandungan aktif seperti activated bamboo charcoal, argan oil, dan peppermint oil, sabun ini nggak cuma membersihkan kulit sampai pori-pori terdalam, tapi juga bikin kulit tetap segar dan percaya diri setiap hari. 

Jadi, siapapun Bruver dan apapun warna kulitnya, Bruver tetap bisa tampil maksimal dengan Bruv For Men!