Ketika kulit sedang berjerawat, Bruver pasti akan mencari produk terbaik untuk segera mengatasinya. Banyak orang yang mengandalkan serum dan obat jerawat agar masalah kulit ini segera mereda.
Tetapi, kamu bisa memakai kandungan tertentu dalam skincare lain biar jerawat lebih cepat sembuh. Selain itu, Bruver perlu menghindari beberapa bahan tertentu agar jerawat tidak semakin parah.
Di artikel ini, MinBruv akan bahas apa aja kandungan sabun muka untuk pria berjerawat, baik yang boleh dan tidak boleh. Yuk simak terus artikel ini!
Baru! Rekomendasi Sabun Muka untuk Pria Berjerawat dan Berminyak
Kandungan Sabun Muka Pria yang Bagus untuk Berjerawat

Saat wajah berjerawat, kita akan menggunakan skincare dengan bahan tertentu. MinBruv saranin buat pakai sabun cuci muka pria yang mengandung salah satu dari bahan berikut ini:
1. Salicylic Acid
Salicylic acid atau asam salisilat adalah eksfoliator kimia golongan Beta Hydroxy Acid (BHA) untuk mengelupas sel-sel kulit mati. Zat ini terkenal karena dapat membantu untuk mengatasi dan mencegah jerawat.
Kandungan ini bekerja dengan cara menembus kulit lalu mengangkat sel-sel kulit mati dan minyak yang menyumbat pori-pori. Produk dengan salicylic acid bisa dilihat efektivitasnya setelah 6 minggu pemakaian.
Untuk mengatasi jerawat, kamu bisa memakai skincare dengan salicylic acid, termasuk sabun cuci muka. Agar efektif, gunakan sabun muka dengan kandungan asam salisilat sebesar 0,5% hingga 3%.
2. AHA
Selain BHA, kamu bisa pakai produk dengan Alpha Hydroxy Acid (AHA) sebagai eksfoliator kimia untuk jerawat. Beberapa jenis AHA yang cocok untuk mengatasi jerawat adalah mandelic acid dan glycolic acid.
Asam mandelat termasuk eksfoliator kimia paling lembut di antara golongan AHA lainnya. Molekulnya punya ukuran lebih besar dan cocok dipakai ketika jerawat meradang dan kulit sedang sensitif.
Tapi, kalau kamu ada jerawat ringan, sebaiknya eksfoliasi kulit menggunakan glycolic acid. Berkebalikan dengan mandelic acid, tipe asam ini punya molekul paling kecil, dapat menembus lapisan kulit paling dalam, dan lebih efektif untuk jerawat.
Ditambah, ketika jerawat sudah mereda, bahan ini dapat membantu untuk memudarkan bekasnya. AHA termasuk eksfoliator yang dapat membantu mencerahkan kulit dan mengatasi hiperpigmentasi.
Baca Juga: Penyebab Muncul Jerawat Hitam di Pipi
3. Retinol
Buat skincare enthusiast, kamu pasti sudah nggak asing dengan retinol. Kandungan aktif ini biasanya digunakan sebagai perawatan kulit untuk anti-penuaan. Namun, face wash dengan retinol juga cukup bagus untuk mengatasi jerawat.
Pada lapisan epidermis, retinol mengangkat kotoran, sel kulit mati, dan minyak dari pori-pori. Apabila dipakai secara rutin, zat ini dapat membantu mengatasi dan mencegah jerawat di wajah kita.
Bukan cuma itu, retinol juga dapat menembus lapisan tengah kulit (dermis) dan merangsang produksi kolagen serta elastin. Jadi, setelah jerawat dapat diatasi, bahan kimia ini dapat mengurangi bekas jerawat dan tampilan pori-pori.
4. Centella Asiatica
Centella asiatica atau biasa disebut cica adalah tanaman yang ekstraknya sering dipakai untuk produk skincare. Tumbuhan yang ada di daerah tropis ini sarinya membantu mengatasi jerawat.
Meskipun tidak bekerja untuk mengatasi penyebab jerawat, cica akan bekerja dengan cara mengurangi peradangan, menenangkan kulit, dan mempertahankan kelembapan. Selain itu, kandungan ini juga bisa digabungkan dengan bahan aktif lain seperti AHA, BHA, dan retinol.
5. Tea Tree Oil
Sebelum orang-orang menggunakan cica, tea tree oil banyak dipakai untuk meredakan jerawat di kulit. Bahan alami ini banyak digunakan dalam produk skincare untuk wajah berminyak dan cenderung berjerawat.
Minyak dari pohon teh memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang kuat sehingga dapat melawan bakteri C. acnes. Kandungan ini juga mampu meredakan kemerahan, beruntusan, dan mengurangi minyak berlebih.
BRUV Power Balance Face Wash untuk Kulit Pria yang Berjerawat dan Berminyak

Sekarang, kalau ditanya soal sabun wajah yang cocok untuk kulit berjerawat dan berminyak, BRUV Power Balance Face Wash jawabannya!
Sabun cuci muka dari BRUV ini mengandung berbagai bahan yang membantu mengatasi jerawat, yaitu mandelic acid, succinic acid, dan tea tree oil. Selain itu, produk ini mengandung centella asiatica dan green tea yang membantu menenangkan iritasi kulit.
Meskipun mengandung berbagai bahan aktif, Bruver gak perlu khawatir kulit jadi kering setelah cuci muka. BRUV Power Balance Face Wash dilengkapi dengan hydrobalance, formulasi terkini yang dapat menghidrasi sekaligus melembapkan kulit.
Ditambah, sabun wajah dari BRUV ini mengandung pH balance yang ramah di kulit dan nggak merusak skin barrier. Makanya, produk ini cocok banget buat kamu yang sedang mencari sabun untuk jerawat tanpa membuat kulit kering ketarik.
Rasakan kulit bersih dan segar tanpa jerawat dengan BRUV Power Balance Face Wash!
Kandungan Sabun Muka Pria yang Tidak Boleh untuk Kulit Berjerawat

Selain menggunakan bahan yang bisa menyembuhkan jerawat, kamu juga harus menghindari beberapa kandungan yang tidak dapat dipakai saat kulit meradang. Berikut daftarnya:
1. Parfum Sintetis
Di dalam beberapa produk perawatan kulit, ada beberapa parfum sintetis yang ditulis sebagai fragrance atau perfume. Sayangnya, parfum jenis ini dibuat dari campuran puluhan bahan kimia yang berpotensi mengiritasi kulit.
Parfum sintetis juga dapat menyebabkan peradangan, alergi, dan membuat jerawat semakin lama sembuh. Jadi, sebaiknya hindari sabun muka dan skincare dengan parfum saat kulit sedang berjerawat.
2. Beberapa Jenis Alkohol
Produk yang mengandung alkohol tertentu berpotensi mengikis lapisan kulit dan menyebabkan peradangan pada jaringan. Sebaiknya, hindari skincare yang mengandung ethyl alcohol atau isopropyl alcohol.
Dua golongan alkohol ini menyebabkan kulit kering dan menimbulkan efek seperti “mengeringkan jerawat.” Namun, bahan-bahan ini justru memperburuk jerawat, semakin meradang, dan akhirnya lebih lama mereda.
3. SLS
Sodium Lauryl Sulfate atau SLS adalah bahan yang sering dipakai untuk menciptakan busa pada sabun cuci muka. Meskipun punya beberapa manfaat, namun zat ini termasuk yang harus dihindari ketika kulit sedang berjerawat.
SLS termasuk surfaktan yang memicu iritasi dan peradangan di kulit. Apabila dipakai secara terus menerus, sabun wajah dengan SLS dapat mengganggu skin barrier dan memperburuk jerawat yang sedang aktif.
4. Coconut Oil
Sebelumnya, MinBruv menyarankan untuk memakai produk dengan bahan tea tree oil ketika sedang berjerawat. Namun, tidak semua tipe minyak bisa dipakai ketika jerawat sedang aktif, ya.
Coconut oil atau minyak kelapa termasuk bahan alami yang wajib dihindari bagi pemilik acne prone skin. Minyak kelapa termasuk dalam kandungan alami yang komedogenik dan berpotensi menyumbat pori-pori.
Minyak kelapa mengandung lemak berupa asam laurat yang memicu munculnya jerawat. Walaupun memiliki sifat anti-mikroba, namun sebaiknya hindari skincare yang menggunakan bahan ini.
Produk
-
Paket BRUV Moisturizing Bar Soap 3 pcs
Rp123.000Harga aslinya adalah: Rp123.000.Rp73.000Harga saat ini adalah: Rp73.000. -
[PROMO BUNDLING] 1 PCS BRUV Power Balance + 3 Pcs BRUV Bar Soap
Rp222.000Harga aslinya adalah: Rp222.000.Rp125.000Harga saat ini adalah: Rp125.000. -
Paket 1 PCS BRUV Power Balance Face Wash 100ml
Dinilai 4.81 dari 5Rp99.000Harga aslinya adalah: Rp99.000.Rp65.000Harga saat ini adalah: Rp65.000. -
BRUV CONQUEROR Eau de Parfum
Rp200.000Harga aslinya adalah: Rp200.000.Rp160.000Harga saat ini adalah: Rp160.000. -
BRUV PIONEER Eau de Parfum
Rp200.000Harga aslinya adalah: Rp200.000.Rp165.000Harga saat ini adalah: Rp165.000.

Dukungan Pelanggan
Gratis konsultasi dengan BRUV Skin Expert

Pengiriman Cepat
Dengan 5 gudang yang tersebar di Indonesia

Pengembalian
Garansi uang kembali jika produk rusak (S&K berlaku)

Transaksi Aman
Proses transaksi aman di official store BRUV
