Bruver pernah nggak muncul jerawat tapi di leher? Meskipun bukan di wajah, tipe jerawat ini memang membuat kita jadi kurang percaya diri. Belum lagi, jerawat akan terasa perih ketika bergesekan dengan baju atau saat dibersihkan.
Karena cukup mengganggu, kamu pasti ingin segera menghilangkan jerawat di leher. Nah, Bruver yang ingin tahu cara menghilangkan jerawat di leher, yuk simak artikel berikut!
Penyebab Jerawat di Leher

Ada berbagai penyebab jerawat di leher yang perlu Bruver ketahui, yaitu:
1. Minyak Berlebih
Sama kayak jerawat lain yang muncul di tubuh, jerawat di leher bisa terjadi karena produksi minyak berlebih. Dokter kulit dari Amerika Serikat, Heidi Waldorf dalam Byrdie mengatakan, orang dengan wajah berminyak cenderung punya jerawat di leher.
Buat pria, jerawat di leher biasanya muncul di daerah leher hingga sekitar janggut. Sementara bagi wanita, jerawat di leher biasanya dialami orang yang menderita pertumbuhan rambut seperti pria atau hirsutisme.
Di sisi lain, orang yang sering mencabut bulu di daerah leher juga cenderung punya leher berjerawat. Masalah ini terjadi karena mencabut bulu bulu dapat mengiritasi folikel yang memicu jerawat.
2. Menggunakan Produk yang Menyumbat Pori-pori
Apakah Bruver sadar kalau kulit leher sama sensitifnya seperti kulit wajah kita? Walaupun begitu, banyak orang yang tidak menyadarinya dan cenderung sembarangan menggunakan produk untuk leher.
Mereka tetap menggunakan sunscreen, pelembap, make up, dan bercampur dengan keringat. Nggak jarang juga orang menggunakan produk perawatan badan yang menyumbat pori untuk leher.
Hasilnya, skincare dan makeup comedogenic ini akan menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat di leher. Makanya, sebaiknya kamu pakai produk untuk kulit sensitif, bebas essential oil, maupun parfum.
3. Eksfoliasi yang Berlebihan
Kamu sadar nggak kalau eksfoliasi berlebihan justru bisa memicu jerawat? Banyak orang yang menganggap kulit leher lebih tebal daripada muka. Akhirnya, mereka menggunakan eksfoliator fisik seperti scrub sekaligus kimia agar kulit mati cepat terkelipas.
Padahal, cara seperti ini bikin kulit leher lebih sensitif, rentan iritasi, bahkan memicu jerawat. Kebiasaan menggunakan bahan keras untuk kulit juga dapat memperparah kondisi leher yang sedang iritasi.
4. Stres
Bruver pasti sering mendengar kalau stres adalah salah satu pemicu jerawat, nggak terkecuali jerawat di leher. Orang yang sedang stres cenderung meningkatkan produksi minyak alami (sebum).
Di sisi lain, stres juga memperlambat penyembuhan luka, termasuk jerawat yang ada di leher. Kalau penyembuhan lebih lambat, jerawat akan lebih lama, rentan, bahkan memperparah kondisi kulit.
Jenis Jerawat di Leher

Secara umum, ada 4 jenis jerawat di leher yang Bruver perlu tahu, yaitu:
1. Jerawat Nodul
Jerawat nodul merupakan jerawat yang menyebabkan benjolan keras (nodul) di bawah kulit. Salah satu ciri utama dari jerawat nodul adalah tidak ada komedo putih maupun komedo hitam di tengahnya.
Tipe jerawat ini cenderung lebih sakit, lebih merah, dan dapat bertahan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, lho! Kondisi ini muncul karena bakteri Cutibacterium acnes terperangkap di bawah kulit dan menyebabkan peradangan.
2. Jerawat Kistik
Jerawat kistik adalah jerawat inflamasi yang menyebabkan terbentuknya jerawat berisi nanah yang berada di bawah permukaan kulit. Meskipun mirip dengan jerawat nodul, bedanya jenis jerawat ini berisi nanah berupa cairan.
Selain itu, jerawat kistik adalah tipe jerawat yang paling parah, terasa sakit, hingga dapat menyebabkan bekas luka. Umumnya, kista jerawat ini dapat lebih sering muncul pada usia remaja karena perubahan hormon.
3. Jerawat Papula
Jerawat papula merupakan benjolan padat, meradang, dan berbentuk kerucut yang muncul di kulit. Ujungnya berwarna seperti kulit, merah, cokelat, atau ungu dan di dalamnya berisi nanah. Umumnya, ukuran jerawat papula cenderung kecil yaitu kurang dari 1 cm.
Bentuk jerawat ini terjadi akibat pori-pori tersumbat, peradangan, dan bakteri. Biasanya, jerawat papula cenderung lebih mudah disembuhkan. Bruver bisa menggunakan skincare atau obat jerawat anti-inflamasi, seperti benzoyl peroxide atau sulfur untuk mengatasinya.
4. Jerawat Pustula
Sekilas, jerawat pustula memang mirip dengan papula karena ukurannya lebih kecil. Namun, kondisi kulit ini berbentuk dengan inti berwarna putih maupun kuning, berisi nanah, dan dikelilingi dengan kulit memerah atau meradang.
Uniknya, jerawat ini bukan hanya disebabkan oleh penyumbatan pori-pori saja, tetapi juga dapat muncul akibat alergi dan ketidakseimbangan hormon di tubuh. Jerawat pustula yang disebabkan karena jerawat dapat berubah menjadi jerawat kistik yang keras dan nyeri.
Cara Menghilangkan Jerawat di Leher

Untuk mengatasi jerawat di leher, Bruver tentunya harus tahu dulu jenis jerawat apa yang sedang muncul di leher. Kalau sudah tahu, kamu bisa melakukan beberapa cara dari MinBruv berikut ini:
1. Menggunakan Skincare atau Obat Bebas
Buat jerawat ringan sampai sedang seperti jerawat pustula dan papula, kamu bisa mencoba menghilangkannya dengan skincare maupun obat jerawat. Produk ini biasanya dijual bebas di pasaran dan berbentuk sabun cuci muka, krim, gel, spot treatment, hingga serum.
Umumnya, skincare atau obat jerawat mengandung bahan aktif tertentu, misalnya benzoyl peroxide, differin (adapalene), glycolic acid, salicylic acid, plester hidrokoloid, sulfur, dan tea tree.
Bruver bisa memilih beberapa produk dengan salah satu maupun gabungan beberapa bahan aktif. Cobalah skincare atau obat jerawat satu per satu dan hindari menggunakannya bersama skincare dengan bahan aktif lain.
Biar jerawat lebih cepat sembuh, Bruver perlu melakukan beberapa kebiasaan lain, contohnya mengompres jerawat dengan air hangat sebelum cuci muka. Cara ini dipakai untuk mengurangi pembengkakan dan mengurangi kotoran.
Selain itu, gunakan sabun pembersih yang lembut, non-comedogenic, memakai pelembap bebas minyak, dan rutin menggunakan sunscreen. Berbagai kebiasaan ini dapat membantu penyembuhan jerawat.
2. Melakukan Perawatan Medis
Kalau skincare atau obat jerawat nggak berhasil, Bruver disarankan beralih ke dokter kulit untuk mendapatkan obat resep. Jenis obat ini biasanya lebih kuat dan efektif dalam membasmi jerawat.
Dokter akan meresepkan obat topikal (oles) dengan resep, seperti clindamycin, azelaic acid, tretinoin, dan klaskoteron. Buat pasien yang punya jerawat sedang hingga parah, dokter menambahkan obat oral (minum) golongan antibiotik, antijamur, dan perawatan hormonal.
3. Memakai Prosedur Perawatan di Klinik Kecantikan
Bukan cuma memakai obat-obatan oles dan minum, terkadang dokter menyarankan melakukan prosedur kecantikan, contohnya chemical peel, terapi laser, micro needling, dan suntikan steroid.
Berbagai prosedur kecantikan ini dapat mengatasi jerawat maupun membantu penyembuhan bekas lukanya. Namun, prosedur ini wajib dilakukan oleh dokter saat di klinik atau rumah sakit berizin, ya.

Recent Posts
- Mengapa BRUV For Men? Jawaban Terbaik untuk Perawatan Pria!
- Cara Typing Ganteng Biar Gebetan Baper, Jangan Bikin Dia Ilfeel!
- Arti Jerawat di Pipi Kanan dalam Percintaan, Pasti Lagi Naksir Doi?
- Cara Agar disukai Wanita, Lebih Dekat Untuk Dapat Perhatiannya!
- Ciri Pria Scorpio Kangen Berat, Cewek Masa Nggak Paham?
Produk
-
Paket BRUV Moisturizing Bar Soap 3 pcs
Rp123.000Harga aslinya adalah: Rp123.000.Rp73.000Harga saat ini adalah: Rp73.000. -
[PROMO BUNDLING] 1 PCS BRUV Power Balance + 3 Pcs BRUV Bar Soap
Rp222.000Harga aslinya adalah: Rp222.000.Rp125.000Harga saat ini adalah: Rp125.000. -
Paket 1 PCS BRUV Power Balance Face Wash 100ml
Dinilai 4.81 dari 5Rp99.000Harga aslinya adalah: Rp99.000.Rp65.000Harga saat ini adalah: Rp65.000. -
BRUV CONQUEROR Eau de Parfum
Rp200.000Harga aslinya adalah: Rp200.000.Rp160.000Harga saat ini adalah: Rp160.000. -
BRUV PIONEER Eau de Parfum
Rp200.000Harga aslinya adalah: Rp200.000.Rp165.000Harga saat ini adalah: Rp165.000.

Dukungan Pelanggan
Gratis konsultasi dengan BRUV Skin Expert

Pengiriman Cepat
Dengan 5 gudang yang tersebar di Indonesia

Pengembalian
Garansi uang kembali jika produk rusak (S&K berlaku)

Transaksi Aman
Proses transaksi aman di official store BRUV
