Melindungi Kulit dari Sinar Matahari, Gak Perlu Takut Aktivitas Di Luar

melindungi kulit dari sinar matahari

Bruver pasti suka main sepak bola, berenang, mendaki gunung, atau naik motor di siang bolong, kan? Sebenernya, menghabiskan waktu di luar ruangan itu cara yang bagus  dan punya banyak manfaat. Misalnya, untuk menggerakkan fisik, mengurangi stres, sekaligus mendapatkan vitamin D. 

Sayangnya, paparan sinar matahari yang langsung mengenai kulit itu kadang bisa bikin berbagai masalah kulit. Apakah ada cara melindungi kulit dari sinar matahari? Tentu ada dong, simak dalam artikel ini ya.

Pentingnya Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

Sinar matahari emang punya banyak manfaat bagi kesehatan, misalnya membantu tubuh memproduksi vitamin D dan meningkatkan mood. Tapi, paparan sinar matahari yang berlebihan, terutama sinar ultraviolet (UV), dapat membahayakan kesehatan kulit.

Udah tau belum kalau matahari itu memancarkan sinar ultraviolet (UV)? Sinar UV ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu UVA, UVB, dan UVC. Nah, sinar UVC ini sebenarnya nggak sampai ke bumi karena tertahan oleh lapisan ozon.

  • UVA: sinar ini memuat 95% sinar UV yang terpancar ke bumi, dengan panjang gelombang 315-400 nm, sehingga bisa menembus kaca serta awan, dan memberikan dampak langsung terhadap lapisan epidermis kulit. 
  • UVB: dengan panjang gelombang 280 – 325 nm, sinar UVB nggak bisa menembus kaca serta awan, dan memberikan dampak terhadap lapisan luar kulit.

Sinar UVA dan UVB ini yang perlu Bruver waspadai. Waktu masuk ke dalam kulit, sinar UV ini bisa merusak sel-sel kulit dan memicu respons imun yang bisa membuat tubuh secara alami menghancurkan sel rusak tersebut. Inilah yang bisa menyebabkan kulit berubah warna jadi kemerahan dan mengelupas.

Apa yang Terjadi Saat Kulit Terkena Sinar Matahari?

cara melindungi kulit dari sinar matahari

Ketika kulit terpapar sinar matahari, beberapa hal bisa terjadi, nih. Simak beberapa contoh perubahan kondisi kulit yang mungkin Bruver alami:

  1. Sunburn 

Kalau Bruver terlalu lama terpapar sinar matahari, kulit bisa mengalami sunburn atau kulit terbakar. Reaksi ini merupakan peradangan yang disebabkan kerusakan karena radiasi sinar UV.

Kulit yang sunburn biasanya terasa hangat saat disentuh, nyeri, bengkak, kering, gatal, mengelupas, berwarna kemerahan hingga melepuh. Biasanya, gejala sunburn bisa terasa setelah 4 jam Bruver terpapar sinar matahari, dan akan memburuk setelah 24-36 jam.

  1. Perubahan Warna Kulit

Pernah kan, ngerasain kulit belang atau warna kulit nggak merata abis panas-panasan di luar dalam waktu yang lama? Perubahan warna kulit ini sebenarnya adalah bentuk respons alami dari tubuh.

Tubuh ingin melindungi diri dari efek negatif dari sinar UV dengan cara meningkatkan produksi melanin. Makanya, kulit jadi lebih berpigmen atau lebih gelap dari sebelumnya.

  1. Ruam 

Ruam matahari biasanya muncul dalam bentuk ruam merah, gatal, dan bengkak. Bisa juga disertai lepuh, bintik-bintik, atau kulit kering.

Meskipun hampir sama kayak sunburn, tapi ruam karena paparan sinar matahari umumnya disebabkan alergi, atau sensitivitas terhadap sinar matahari. 

  1. Penuaan Dini

American Academy of Dermatology (AAD) menyatakan bahwa paparan sinar matahari menjadi penyebab utama munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit manusia. Kenapa bisa begitu? 

Radiasi UV dari matahari merusak serat kolagen dan elastin di kulit. Nah, kerusakan ini bisa menyebabkan kulit menjadi kendur dan berkerut.

  1. Jerawat

Jangan salah, kelamaan terpapar sinar matahari bisa menyebabkan jerawat. Soalnya, ini bisa  menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak. Produksi minyak berlebih ini yang bisa menyumbat pori-pori dan mencegah sebum keluar, sehingga menyebabkan jerawat tumbuh di wajah.

  1. Rosacea

Rosacea itu masalah kulit kronis yang jadi alasan kenapa wajah memerah saat terkena sinar matahari, terutama di area hidung, pipi, dagu, dan dahi. Selain kemerahan, rosacea juga bikin pembuluh darah kecil keliatan jelas, kulit berasa perih, panas, sampai muncul benjolan.

  1. Kanker Kulit

Hati-hati Bruver! Soalnya, paparan sinar matahari yang berlebihan bisa beresiko menyebabkan kanker kulit. Soalnya, sinar matahari mengandung radiasi ultraviolet (UV) yang dapat merusak DNA sel-sel kulit, dan meningkatkan kemungkinan mutasi sel yang mengarah pada kanker.

Selain menjaga agar kulit tidak terkena dampak negatif dari sinar matahari, kamu juga harus selalu merawat skin barrier. Jika skin barrier kamu sudah rusak, kamu bisa ikuti berbagai tips cara mengatasi skin barrier yang rusak.

Cara Melindungi Kulit Wajah dari Sinar Matahari Secara Alami

Lumayan banyak kan, dampak negatif paparan sinar matahari berlebihan ke kulit? Makanya, Bruver harus banget melindungi kulit dari sinar matahari.

Sunscreen adalah cara termudah dan paling efektif untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Bruver bisa pakai sunscreen minimal SPF 30 PA ++ sebanyak dua ruas jari sebelum beraktifitas, supaya kulit tetap terlindungi.

Sunscreen itu wajib, tapi Bruver juga bisa melindungi kulit dari matahari sendiri secara alami. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Minyak Biji Raspberry

Minyak biji raspberry ini kaya akan antioksidan dan asam lemak esensial, makanya punya banyak manfaat. Dikutip dari healthline.com, minyak ini punya sedikit perlindungan UV, seperti melindungi kulit dari sinar UV matahari.

  • Minyak Wortel

Siapa sangka minyak biji wortel bisa melindungi kulit dari sinar matahari? Bahkan, menurut berbagai sumber, SPF alami di dalamnya mencapai38 hingga 40. Sehingga, minyak ini bisa membantu melindungi kulit Bruver dari kerusakan akibat sinar matahari dan membuat warna kulit lebih merata. 

  • Minyak Gandum

Minyak gandum bisa melindungi kulit dengan SPF 20. Kandungan lain minyak ini antara lain Vitamin E dan antioksidan, jadi juga bisa memperbaiki kerusakan sel kulit. 

  • Minyak Wijen

Seperti dikutip dari skintypesolutions.com, para ahli menyebutkan bahwa minyak wijen itu bahan yang bagus untuk melindungi kulit karena punya kemampuan untuk menyerap sinar UV.

  • Minyak Alpukat

Bahan alami pelindung kulit dari sinar matahari selanjutnya adalah minyak alpukat. Minyak alpukat punya kandungan SPF 15 yang bisa melindungi kulit dari panasnya sinar matahari.

  • Semangka 

Kalau bahan alami sebelumnya berbentuk minyak yang digunakan dengan cara diaplikasikan langsung ke kulit, semangka bisa digunakan untuk melindungi kulit dari sinar matahari dari dalam.

Semangka, punya kandungan likopen yang bisa menyerap radiasi UVA dan UVB. Tapi, Bruver perlu sabar soalnya butuh waktu beberapa minggu supaya kulit jadi lebih fotoprotektif.

  • Teh Hijau

Teh hijau juga bisa melindungi kulit dari bahaya radiasi ultraviolet (UV). Teh hijau punya epigallocatechin gallate yang berfungsi sebagai sunscreen alami. Teh hijau juga mengandung asam tanat dan theobromine yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit dan menyembuhkan kulit yang rusak akibat terbakar sinar matahari. 

  • Kacang-kacangan

Menurut healthline.com, kacang kenari, biji rami, biji chia, dan lainnya mengandung asam lemak esensial omega-3 yang bisa membantu menjaga integritas kulit dan punya efek anti-inflamasi, jadi bisa mengatasi efek buruk paparan sinar matahari.

Meskipun cara melindungi kulit wajah dari sinar matahari secara alami kayak di atas bisa Bruver coba, tapi inget, bahan-bahan alami ini nggak bisa sepenuhnya ngegantiin peran sunscreen ya.

Tips lainnya, pakai pakaian yang lebih tertutup, topi, serta kacamata yang punya pelindung UV. Hindari beraktivitas di luar ruangan saat matahari sedang terik, yaitu antara jam 10 pagi hingga 4 sore. Jika terpaksa harus keluar, carilah tempat yang teduh.

Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan ini, Bruver bisa melindungi kulitmu dari paparan sinar matahari yang berbahaya dan menjaga kesehatan kulitmu.

Baca Juga: Bedanya Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat.

Bruv For Men untukmu yang Sering Beraktivitas Di Luar

mengapa bruv for men

Tapi, ini bukan berarti Bruver nggak boleh beraktivitas di luar ruangan yang terpapar sinar matahari langsung, ya. Soalnya, ada Bruv For Men yang hadir buat ngelindungin kulitmu!

Sabun Bruv For Men diformulasikan khusus buat para Bruver yang aktif dan sering beraktivitas di luar.

Kandungan activated bamboo charcoalnya bantu bersihin kotoran dan polusi yang nempel di kulit. Argan oilnya bikin kulit lembap dan terjaga elastisitasnya. Plus, peppermint oilnya bikin kulit seger dan terhindar dari bau badan.

Sabun Bruv For Men juga praktis lho, Bruver! Sabun punya konsep shareable, jadi bisa dipake bareng temen atau keluarga.

Yuk, Bruver, jaga kesehatan kulitmu dengan Bruv For Men! Kulit bersih, segar, dan terhindar dari kerusakan akibat sinar matahari. Saatnya Bruver untuk selalu melindungi kulit dari sinar matahari!

Share This Post

Discover More