Kenapa Wajah Memerah Saat Terkena Sinar Matahari? Gak Cuma Karena Kepanasan

kenapa wajah memerah saat terkena sinar matahari

Bruver yang sering berkegiatan di luar ruangan, pernah nggak sih, ngalamin muka yang tiba-tiba merah kayak kepiting rebus? Bukan cuma berubah warna dan bikin nggak percaya diri, paparan sinar matahari ini bisa bikin kulit perih, panas, dan bengkak lho!

Tapi tenang dulu, muka memerah setelah kena sinar matahari itu wajar kok. Tapi, kenapa wajah memerah saat terkena sinar matahari? Alasan ini perlu Bruver tau nih.

Kenapa Wajah Memerah Saat Terkena Sinar Matahari?

Ternyata, jawaban dari pertanyaan “Kenapa wajah memerah saat terkena sinar matahari?” cukup beragam. Meskipun punya efek yang sama, penyebabnya bisa beda-beda tiap orang.

1. Sunburn

wajah memerah saat kepanasan terkena sinar matahari

Sunburn bisa dialami oleh siapapun, terlepas dari warna kulit. Bedanya, orang yang kulitnya terang atau lebih cerah biasanya berubah jadi merah muda atau merah, sedangkan kulit dengan warna yang lebih gelap mungkin menjadi lebih gelap. 

Dalam istilah medis, sunburn melibatkan peradangan yang menyebabkan gejala seperti nyeri, panas, bengkak, melepuh, dan merubah warna kulit. Biasanya, sunburn terjadi kalau Bruver lagi ada di tempat terbuka kaya gunung atau pantai, apalagi pas cuaca lagi cerah-cerahnya.

Oh iya, ngomongin soal jenis warna kulit, mungkin bruver pingin tahu perbedaan kulit sawo matang dan kuning langsat.

2. Polymorphic Light Eruption (PLE)

PLE, atau Polymorphic Light Eruption, adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya ruam gatal setelah terpapar sinar matahari, terutama sinar UVA. Ruam ini biasanya muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah paparan sinar matahari dan dapat hilang dalam hitungan hari atau minggu. 

Nah salah satu gejala yang paling umum adalah munculnya kemerahan pada kulit setelah beberapa hari atau minggu. Jadi, efeknya emang nggak langsung muncul, tapi tetep ganggu, kan?

3. Rosacea

Rosacea adalah masalah kulit kronis yang jadi alasan kenapa muka memerah saat terkena sinar matahari, terutama di area hidung, pipi, dagu, dan dahi. Selain kemerahan, rosacea juga bikin pembuluh darah kecil keliatan jelas, kulit berasa perih, panas, sampai muncul benjolan.

4. Heat Rash

Heat rash atau biang keringat bisa muncul di wajah setelah terpapar sinar matahari. Hal ini karena sinar matahari dapat meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan keringat berlebih, yang menyumbat pori-pori dan memicu biang keringat.

Heat rash dapat menjadi penyebab kenapa wajah memerah pada saat terkena sinar matahari.

5. Fotosensitif

Fotosensitif adalah kondisi dimana kulit jadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Ada beberapa penyebabnya, mulai dari alergi matahari, obat-obatan, skincare, penyakit tertentu, hamil, hingga faktor keturunan. Gejalanya bisa muncul kemerahan, ruam, gatal, panas, dan perih.

Faktor Penyebab

Kondisi-kondisi di atas dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab. Pipi merah saat terkena sinar matahari sendiri terjadi karena pembuluh darah di wajah melebar, sementara aliran darah meningkat. Nah, berikut beberapa penyebab yang mungkin terjadi:

  • Genetik

Genetik bisa berpengaruh ke gampang atau nggaknya pipi merah saat kepanasan. Orang yang punya riwayat keluarga rosacea atau kondisi kulit sensitif lainnya lebih berisiko mengalami pipi merah saat terkena sinar matahari.

  • Trauma

Kalau Bruver pernah ngalamin trauma di wajah kayak luka bakar atau terbentur, biasanya pipi lebih cepat merah saat terkena sinar matahari. Ini karena trauma itu bisa bikin pembuluh darah rusak dan sensitif.

  • Alergi

Alergi matahari bisa bikin kulit jadi merah, gatal, ruam, hingga bengkak. Gejala itu muncul sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sinar matahari.

Cara Mengatasi Wajah Merah Saat Terkena Sinar Matahari

Cara Mengatasi Wajah Merah Saat Terkena Sinar Matahari

Kalau udah tahu penyebab kenapa wajah memerah saat terkena sinar matahari, sekarang Bruver juga harus tahu bagaimana solusinya.

Meskipun mungkin nggak bisa instan, tapi Bruver nggak perlu khawatir! Soalnya, ada cara mengatasi wajah merah saat terkena sinar matahari, kayak yang ada di bawah ini:

  1. Kompres Air Dingin

Air dingin bisa membantu mempersempit pembuluh darah di wajah, sehingga aliran darah ke wajah bisa berkurang. Air dingin juga punya efek anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan pada kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Inget, pakai air dingin ya, jangan pakai air es. Soalnya, air es justru bisa bikin kulit iritasi. Kompres pakai handuk atau kain yang bersih dan lembut selama 10-15 menit.

  1. Gunakan Gel Lidah Buaya

Lidah buaya mengandung aloin, senyawa yang memiliki efek anti-inflamasi dan membantu menenangkan kulit yang teriritasi dan meradang. 

Kupas dan iris lidah buaya yang telah dibersihkan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Oleskan pada wajah yang memerah seperti masker. Setelah kering, bilas dengan bersih.

  1. Kompres Kantong Teh

Kantong teh yang dingin, bisa jadi cara mengatasi wajah merah saat terkena sinar matahari. Soalnya, kantong teh punya kandungan kafein dan tanin yang bisa membantu mengurangi peradangan.

Gunakan dua kantong teh celup yang udah diseduh, dinginkan di dalam kulkas selama 15-20 menit. Kalau udah dingin, tempelin ke wajah yang memerah selama beberapa menit. Kalau sudah mereda, bilas pakai air dingin. 

  1. Gunakan Yogurt

Kandungan lactic acid di dalam yogurt bisa bantu menenangkan kulit yang iritasi dan meradang. Disamping itu, yogurt punya sensasi mendinginkan yang meredakan sensasi panas.

Pakai yogurt yang plain atau nggak mengandung gula atau bahan tambahan. Oleskan pada wajah selama 10-15 menit, kemudian bilas hingga bersih. 

  1. Kompres Timun 

Timun punya efek mendinginkan yang membantu meredakan rasa panas dan perih pada kulit yang terbakar matahari. 

Siapin potongan timun yang tipis dan udah dicuci bersih. Tempelkan irisan timun tersebut pada wajah secukupnya, selama beberapa menit. Bilas wajah pakai air dingin supaya lebih segar.

Untuk pencegahannya, Bruver bisa pakai sunscreen minimal SPF 30 PA ++ sebelum beraktifitas, supaya kulit tetap terlindungi. Selain itu, coba pakai pakaian yang lebih tertutup sama topi.

Bruv For Men untukmu yang Sering Terpapar Sinar Matahari

Bruver harap tenang! Bruv For Men siap buat ngasih perawatan ekstra buat kulit Bruver yang sering terpapar sinar matahari. Formulanya yang alami ampuh buat bersihin kotoran dan minyak di wajah, tanpa bikin rasa ketarik.

Antioksidan dan anti-inflamasi yang ada di dalamnya bisa meredakan rasa panas dan gatal akibat paparan sinar matahari yang bisa bikin wajah merah. Sehingga, Bruver bisa kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa perih dan kemerahan pada wajah. 

Kandungan antioksidan juga membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh sinar matahari, sehingga kulitmu tampak lebih cerah dan sehat.

Bruv For Men hadir dengan bentuk sabun padat yang praktis dibawa ke mana aja. Sabun ini juga shareable, jadi bisa dibagi ke temen atau keluarga. Yuk, Bruvers! Jaga kesehatan dan penampilanmu dengan Sabun Wajah Bruv For Men.

Gimana nih, udah fixed kan persoalan kenapa wajah memerah saat terkena sinar matahari? Kalau memerahnya udah gak normal atau berlebihan, disarankan Bruver untuk konsultasi langsung dengan tenaga medis, ya!

Share This Post

Discover More