Hyaluronic Acid Tidak Boleh dicampur dengan Ini! Wajib Catat Sih

hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan

Mungkin Bruver sering nemuin kandungan hyaluronic acid dalam skincare? Tau gak sih, sebenernya hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan bahan atau kandungan tertentu! Ada aturannya nih buat mix and match sama produk lain. Jadi jangan sembarangan, Bruver! Biar kulit tetep sehat dan ganteng, yuk, cari tahu lebih lanjut!

Apa itu Hyaluronic Acid?

Bruver! Sebelum tahu lebih lanjut tentang hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan bahan atau kandungan apa saja, kenalan dulu yuk, apa itu hyaluronic acid?

Hyaluronic acid adalah glikosaminoglikan (GAG) atau zat yang diproduksi secara alami oleh tubuh, termasuk di kulit. Hyaluronic acid memiliki kemampuan untuk mengikat air.

Semakin banyak hyaluronic acid dalam tubuh, otomatis akan semakin banyak air yang bisa diikat dan didistribusikan secara merata. Hyaluronic acid bisa menjaga kulit tetap terhidrasi dengan cara memperlambat laju penguapan air. Ini yang menyebabkan kulit Bruver terasa lembap, kenyal, dan sehat.

Nah, sayangnya seiring bertambahnya usia, produksi hyaluronic acid dalam tubuh akan semakin berkurang dan menyebabkan kulit kering serta muncul tanda-tanda penuaan. 

kulit kering

Selain faktor usia, paparan sinar matahari dan polusi juga dapat merusak produksi hyaluronic acid. Kekurangan asupan makanan yang mengandung nutrisi penting, seperti kolagen, vitamin C, dan vitamin E, juga dapat menyebabkan penurunan produksi hyaluronic acid.

Makanya, kulit perlu asupan hyaluronic acid tambahan dari produk skincare. Biasanya produk skincare ini dilabeli dengan label ‘hyaluronic acid’ atau ‘hyaluronan’.

Manfaat Hyaluronic Acid

Kenapa sih hyaluronic acid banyak ditemukan dalam skincare, Bruver? Ternyata banyak sekali loh manfaat hyaluronic acid, antara lain sebagai berikut:

Manfaat Hyaluronic Acid

1. Menghidrasi Kulit

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, manfaat hyaluronic acid yang paling utama adalah kemampuannya dalam mengikat air untuk mempertahankan kelembapan dan menghidrasi kulit.

Tentu saja ini penting agar kulit Bruver tidak terasa kering, kusam, dan bahkan mengelupas. Dermatologist New York, Dr. Shari Marchbein bahkan mengatakan bahwa kulit yang tidak terhidrasi dengan baik, skin barrier-nya akan cepat rusak dan rentan mengalami masalah kulit.

2. Mencegah Tanda-tanda Penuaan

Siapa sih yang nggak mau keliatan awet muda? Meskipun tanda-tanda penuaan kayak kulit kusam, garis halus, keriput, flek hitam dan lainnya pasti muncul seiring bertambahnya usia, tapi Bruver bisa ‘menundanya’ sedikit lebih lama dengan hyaluronic acid.

Dengan memberikan hidrasi yang mendalam, hyaluronic acid bisa menjaga elastisitas kulit dan menghaluskan tampilan garis halus serta kerutan pada kulit. Proses ini memberikan efek plumping pada kulit, sehingga terlihat lebih muda dan sehat.

3. Menjaga Elastisitas Kulit

Kulit yang mengalami dehidrasi akan kehilangan elastisitasnya karena tidak memiliki cukup air untuk menjaganya tetap kencang. Akibatnya, kulit Bruver jadi lebih mudah keriput dan rusak. Nah, hyaluronic acid bisa merangsang produksi kolagen, atau protein yang dapat membuat kulit kenyal dan elastis. 

4. Mempercepat Penyembuhan Luka

Nggak cuma melembapkan, ternyata manfaat hyaluronic acid juga bisa untuk menyembuhkan luka, mulai dari luka ringan, luka bakar, eksim, hingga luka bekas operasi loh! 

Beberapa penelitian udah membuktikan bahwa hyaluronic acid efektif buat menyembuhkan luka, memperbaiki jaringan, dan juga menyembuhkan peradangan.

5. Mencerahkan Kulit

Rutin menggunakan hyaluronic acid bisa membuat kulit Bruver semakin glowing dan cerah. Hal ini karena hyaluronic acid dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang produksi kolagen baru. 

Disamping itu, hyaluronic acid juga dapat mengatasi hiperpigmentasi dengan cara menyamarkannya.

Hyaluronic Acid Tidak Boleh dicampur dengan Apa Saja?

Hyaluronic Acid Tidak Boleh dicampur dengan Apa Saja

Manfaat hyaluronic acid memang sangat bagus untuk kulit. Tapi kembali pada pembahasan awal, ternyata untuk menggunakannya tidak bisa sembarangan. Bruver harus berhati-hati karena ternyata hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan bahan-bahan berikut ini:

1. Salicylic Acid

Salicylic acid merupakan bahan yang bisa mengeksfoliasi kulit atau mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang menyumbat pori-pori. Meskipun sama-sama bermanfaat untuk kulit, tapi ternyata hyaluronic acid dapat menghambat kerja salicylic acid. 

Hal ini karena hyaluronic acid dapat mengikat air dan membentuk lapisan tipis di permukaan kulit. Lapisan inilah yang menghalangi salicylic acid untuk bekerja dengan maksimal.

2. Vitamin C

Vitamin C sering digunakan untuk mencerahkan kulit dan mengandung antioksidan. Sama seperti salicylic acid, hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan vitamin C karena dapat menghambat penyerapan vitamin C oleh kulit.

Sifat asam vitamin C juga dapat menetralisir keasaman hyaluronic acid. Selain itu, Bruver juga harus berhati-hati karena kulit akan lebih sensitif dan dan rentan terhadap iritasi.

3. AHA & BHA

Pada umumnya, hyaluronic acid bekerja lebih baik dalam pH yang lebih tinggi, sedangkan AHA dan BHA bekerja lebih baik dalam pH yang lebih rendah. Inilah alasan kenapa hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan AHA & BHA. 

Campuran hyaluronic acid dan AHA atau BHA dapat mengurangi efektivitas kedua bahan tersebut. Kulit juga dapat menjadi lebih sensitif dan iritasi jika digunakan secara bersamaan. 

Tapi, kalau Bruver tetap ingin pake hyaluronic acid dan AHA & BHA, sebaiknya Bruver menggunakannya secara bergantian. Misalnya, pagi menggunakan hyaluronic acid, dan malam harinya menggunakan AHA & BHA.

4. Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide bekerja dapat membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat. Ketika digunakan bersama dengan hyaluronic acid, kulit akan menjadi terlalu kering dan mudah iritasi.

Hyaluronic acid juga dapat menghalangi benzoyl peroxide untuk menembus kulit dan bekerja secara efektif.

5. Face Oil

Banyak sumber yang mengatakan bahwa hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan face oil. Alasannya, karena hyaluronic acid biasanya berbasis air dan ringan, sedangkan face oil, berminyak. Menumpuk mereka dapat menciptakan rasa berminyak dan tidak nyaman pada kulit.

Face oil juga dapat menghalangi penyerapan hyaluronic acid dan mengurangi efektivitasnya. Tapi, kabar baiknya Bruver bisa menggunakannya secara bergantian untuk menghindari efek samping tersebut.

Selain bahan di atas, Bruver mungkin pernah denger mitos yang bilang kalau hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan retinol. Namun, dikutip dari healthline.com, Mraz Robinson justru menyarankan kombinasi hyaluronic acid dan retinol.

Penggunaan keduanya secara bersamaan dapat mengurangi efek samping yang muncul akibat penggunaan retinol, sehingga mengurangi potensi iritasi, terutama pada kulit sensitif. 

Merawat Kulit Wajah dengan Bruv For Men

Bruver, udah pada tau kan kalau hyaluronic acid itu bahan yang bagus banget buat kulit? Tapi hati-hati juga, kalau salah mix and match bisa-bisa kulit Bruver jadi bermasalah dan nggak sesuai ekspektasi.

Nah, kalau Bruver lagi cari alternatif perawatan kulit yang lebih praktis dan nggak ribet, Bruver bisa cobain sabun muka Bruv For Men. Sabun ini mengandung activated bamboo charcoal, argan oil, dan peppermint oil yang bisa membantu melembabkan kulit, bikin kulit lebih kenyal, dan bikin kulit terlihat lebih segar.

Bruver bisa menggunakan sabun shareable ini dua kali sehari, atau saat cuci muka pada pagi dan malam hari. Mudah dan praktis kan? Apalagi Bruv For Men itu aman digunakan segala jenis kulit, sehingga sabun ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk Bruver yang ingin merawat kulit dengan efektif, tanpa ribet!

Produk kami sangat cocok untuk Bruver yang merupakan seorang pria dan kebetulan sedang membutuhkan produk sabun muka untuk pria berjerawat dan berminyak.

Buat info detail dan pembeliannya, Bruver bisa beli melalui kami bruv.co.id yang merupakan official website produk Bruv For Men!

Share This Post

Discover More