Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Kulit Berjerawat, Hati-Hati!

kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat

Punya kulit berjerawat atau acne-prone skin tandanya Bruver harus berhati-hati dan nggak boleh sembarangan pilih produk skincare untuk merawatnya. Soalnya, ada beberapa kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat, lho. 

Jangan sampai salah pilih, risikonya adalah jerawat yang bakal semakin parah. Nggak mau kan? Makanya, simak artikel ini sampai abis supaya Bruver nggak salah pilih! 

Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Kulit Berjerawat

Jerawat emang bukan sesuatu yang asing di kulit kita. Soalnya, ini bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya hormon, genetik, faktor lingkungan, pola makan, produk tertentu, dan lainnya.

Jerawat nggak cuma mengganggu penampilan, tapi kadang juga menyebabkan peradangan yang bikin nggak nyaman. Makanya, nggak heran kalau banyak orang yang pakai skincare, dengan tujuan untuk mengatasinya. Kandungan apa saja yang tidak boleh dipakai saat kulit berjerawat?

Alkohol

Jenis alkohol yang gampang menguap kayak  SD alcohol, denatured alcohol, atau isopropyl alcohol, bisa menghilangkan minyak alami kulit dan bikin cepet kering. Penelitian juga menunjukkan bahwa alkohol bisa menyebabkan iritasi, penipisan lipid, peradangan, dan kerusakan akibat radikal bebas.

Peradangan ini bisa merangsang produksi minyak di kelenjar sebaceous. Kalau produksi minyak berlebihan, bisa memicu penyumbatan pori-pori, terutama ketika bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati. Penyumbatan inilah yang bikin munculnya komedo dan jerawat. Makanya, alkohol jadi kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat.

Parfum Sintetis

Pakai skincare yang wangi emang bisa naikin mood kita dan bikin pakai skincare jadi bersemangat. Tapi, sebenarnya parfum sintetis itu jadi salah satu kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat.

Beberapa produk parfum sintetis mungkin mengandung bahan comedogenic yang bisa menyumbat pori-pori, menyebabkan munculnya jerawat, dan memperparah jerawat pada pemilik kulit acne-prone skin.

Parfum atau pewangi sintetis juga bisa memicu reaksi alergi kayak kemerahan, gatal, dan ruam. Kandungannya juga bisa mengganggu fungsi skin barrier yang bikin kulit kering, mengelupas, dan iritasi. 

Oxybenzone

Kalau Bruver suka pakai chemical sunscreen, salah satu kandungan utamanya adalah oxybenzone. Fungsi utamanya emang memblokir sinar UV, sebelum mencapai kulit.

Oxybenzone jadi kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat karena dapat mengiritasi kulit dan dapat menyebabkan jerawat bagi orang yang memiliki kulit berjerawat.

Mineral Oil

Kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat selanjutnya adalah mineral oil. Banyak pelembap wajah dan tubuh murah menggunakan minyak mineral sebagai bahan dasar karena murah dan tidak berbau. Selain pelembap, beberapa makeup remover juga pakai mineral oil sebagai salah satu bahannya.

Buat Bruver yang punya kulit sensitif, berminyak, atau gampang jerawatan, mending jauh-jauh deh dari minyak mineral. Ukurannya yang besar bikin mineral oil gampang nempel di permukaan kulit dan menyumbat pori-pori. Ini bisa memicu dan memperparah jerawat yang udah ada.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa emang punya efek antimikroba yang kuat, sehingga bisa membunuh bakteri, jamur, dan virus dalam tubuh, termasuk bakteri penyebab jerawat. Selain itu, minyak kelapa juga bisa melembapkan kulit.

Tapi, sayangnya minyak kelapa bersifat comedogenic, yang artinya bisa menyumbat pori-pori. Ini bisa memperburuk jerawat, terutama kalau Bruver punya kulit berminyak.

Baca Juga: Kandungan Skincare untuk Memperbaiki Skin Barrier.

Cocoa Butter

Hampir sama kayak minyak kelapa, cocoa butter juga salah satu bahan yang bisa menjaga kelembapan kulit, tapi di sisi lain juga termasuk kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat. Tekstur cocoa butter memang tergolong agak comedogenic, artinya ada kemungkinan cocoa butter bisa menyumbat pori-pori pada sebagian orang. Ini karena cocoa butter mengandung asam lemak yang berat seperti asam stearat dan asam oleat.

Essential Oil

Essential oil terbuat dari bahan-bahan alami yang punya kandungan-kandungan baik untuk tubuh. Tapi, Bruver harus berhati-hati, soalnya essential oil bisa menyumbat pori-pori dan juga menyebabkan iritasi. Ini bikin essential oil jadi kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat.

SLS

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) adalah salah satu kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat. Kadang, SLS terlalu keras untuk beberapa jenis kulit, sehingga bikin kulit kering dan iritasi.

SLS bisa menghilangkan minyak alami kulit, sehingga kulit memproduksi minyak secara berlebihan. Apalagi, SLS bersifat comedogenic yang bisa menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.

Isopropyl Myristate dan Isopropyl Palmitate

Isopropyl Myristate dan Isopropyl Palmitate mungkin cukup asing buat Bruver yang bukan skincare-addict. 

Isopropyl Myristate berfungsi untuk membantu mengantarkan  bahan-bahan aktif dari skincare untuk menembus kulit lebih dalam. Tapi sayangnya, dia juga bisa membawa bakteri penyebab jerawat ikut masuk ke dalam pori-pori.

Sedangkan, Isopropyl Palmitate adalah pelembap yang bisa menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat. 

Bagi sebagian orang, keduanya juga bisa memicu iritasi pada kulit. Iritasi ini, bisa memperparah jerawat. Makanya, Isopropyl Myristate dan Isopropyl Palmitate jadi kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat.

Lanolin

Lanolin, zat lilin alami yang berasal dari bulu domba, sering digunakan dalam produk perawatan kulit sebagai pelembab.  Memang sih, lanolin jago banget dalam  melembapkan kulit kering.  Tapi hati-hati,  lanolin juga bisa jadi kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat. 

Lanolin punya sifat comedogenic yang bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan alergi bagi sebagian orang. Akibatnya, jerawat bisa muncul atau bahkan semakin parah.

Nggak cuma menghindari kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat diatas, Bruver juga harus menghindari memegang atau memencet jerawat, supaya nggak semakin parah.

Terakhir, Bruver juga perlu memahami apa saja kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan untuk menghindari kerusakan pada kulit wajah.

Pilih Bruv For Men dengan Kandungan Skincare yang Cocok untuk Muka Berjerawat

Bruver punya muka yang berjerawat? Kalau iya, wajib banget pilih Bruv For Men dengan kandungan skincare yang cocok untuk muka berjerawat untuk menjaga kebersihan wajahmu. Kenapa Bruv For Men? 

Pertama, ada activated bamboo charcoal yang bantu bersihin kotoran dan minyak di pori-pori, biar nggak tersumbat dan bikin jerawat. 

Kedua, ada argan oil yang bantu jaga kelembapan muka, byang bantu jaga hidrasi kulit, sehingga kulitmu tetap terasa halus dan kenyal, bukan kering dan kusam akibat jerawat. 

Terakhir, peppermint oil menenangkan kulit yang teriritasi akibat jerawat, meredakan rasa gatal dan kemerahan, dan memberikan sensasi dingin yang menyegarkan.

Sabun Bruv bukan cuma sekadar sabun cuci muka! Dibuat khusus untuk para Bruver yang ingin tampil ganteng dan bebas jerawat. Yuk, buktikan sendiri keampuhannya.

Share This Post

Discover More