Pernah nggak sih, kamu ngaca terus mikir “ini garis halus atau udah kerutan, ya?” Kalau iya, tenang, kamu nggak sendiri, kok! Banyak orang yang masih bingung bedain dua tanda penuaan ini.
Padahal, Bruver bakal lebih gampang membedakannya kalau paham soal perbedaan garis halus dan kerutan. Nah, di artikel ini, MinBruv bakal bahas soal serba-serbi garis halus dan kerutan plus treatment buat menghilangkannya.
Simak baik-baik artikel ini, ya!
Perbedaan Garis Halus dan Kerutan

Sekilas, garis halus dan kerutan adalah dua hal yang mirip dan hampir sama. Tapi, garis halus dan kerutan ternyata dua hal yang berbeda dan penangannya juga tidak sama, lho.
Dokter kulit bersertifikat dari Amerika Serikat, Tess Mauricio mengatakan, perbedaan keduanya ada di penyebab, kedalaman, tampilan, dan lokasi yang biasanya muncul di kulit kita.
Garis halus terbentuk karena faktor-faktor eksternal, seperti akibat paparan sinar matahari dan dehidrasi. Sementara itu, kerutan terjadi karena faktor dari dalam tubuh, yaitu akibat kerusakan kolagen dan gerakan otot.
Lalu kalau dilihat dari bentuk kerusakannya, garis halus terlihat lebih dangkal dan samar pada kulit. Untuk kerutan, biasanya kondisi ini lebih dalam, jelas, dan lebih terlihat seiring berjalannya waktu.
Soal lokasinya, umumnya garis halus muncul di area sekitar mata, mulut dan dahi, sedangkan kerutan bisa muncul di dahi, sekitar mata, dan leher. Meskipun berbeda, garis halus dapat menjadi kerutan seiring bertambahnya usia atau tanpa penanganan yang tepat.

Kebiasaan yang Menyebabkan Garis Halus dan Kerutan
Selain terjadi karena faktor eksternal dan internal, ada beberapa kebiasaan yang bisa memicu garis halus dan kerutan di wajah. Berikut daftarnya:
1. Merokok
Bukan cuma berbahaya buat kesehatan jantung dan paru-paru, merokok juga bisa bikin kulit kita rusak, lho! Kebiasaan ini bisa bikin penuaan dini di wajah, terutama muncul garis halus di sekitar mulut.
Bahkan, garis halus ini punya nama sendiri dan sering disebut sebagai smoking lines. Kondisi ini bisa terjadi karena gerakan yang berulang saat merokok. Mengerucutkan bibir ke arah rokok akan memberikan tekanan mekanis berulang di sekitar bibir.
Gerakan ini secara bertahap dapat menyebabkan elastisitas dan munculnya kerutan seiring waktu. Ditambah, bahan kimia dalam rokok dapat merusak kolagen, menghambat aliran darah, hingga merusak DNA kulit.
2. Gerakan Berulang
Apakah Bruver sadar kalau gerakan berulang, seperti tersenyum, mengerutkan dahi, maupun mengangkat alis bisa menyebabkan penuaan dini? Berbagai ekspresi ini ternyata dapat membuat wajah berkerut lebih cepat.
Orang yang lebih sering tersenyum akan membentuk kerutan di sekitar mata dan mulut, sedangkan garis halus di sekitar dahi dan alis biasanya terjadi karena punya kebiasaan mengangkat alis.
Selain itu, sering menggunakan sedotan untuk minum juga dapat memunculkan kerutan lebih cepat di sekitar mulut. Sayangnya, kebiasaan seperti ini tidak dapat dicegah secara bisa dikembalikan dengan menggunakan botox.
3. Posisi Tidur yang Salah
Ketika kita tertidur dengan posisi yang salah, tubuh akan merasakan pegal-pegal di beberapa bagian tertentu. Dampak posisi tidur ini bukan cuma terjadi dalam jangka waktu pendek, tetapi juga menimbulkan efek jangka panjang.
Terlalu sering tidur miring atau tengkurap ternyata bisa membuat wajah menjadi lebih mudah berkerut, lho. Apalagi kalau Bruver termasuk orang yang selalu berada dalam posisi yang sama setiap malam.
Solusinya, kamu bisa mengubah posisi tidur agar tidak menekan kulit, yaitu dengan cara tidur telentang. Kalau masih tidak nyaman, cobalah untuk membiasakan diri atau membeli barang penunjang tidur, seperti sarung bantal sutera, bantal yang empuk, dan wewangian.
4. Pola Hidup Tidak Sehat
Penuaan dini dan kerusakan kulit bisa jadi lebih cepat karena kebiasaan tidak sehat, seperti asupan gizi yang buruk. Pola makan tinggi lemak dan suka makan makanan olahan ternyata memengaruhi tekstur kulit, warna kulit, dan memicu jerawat.
Bukan cuma karena gizi, orang yang mager bergerak dan olahraga ternyata lebih rentan muncul garis halus dan keriput. Padahal, rutin berolahraga dapat menyalurkan oksigen ke kulit, meningkatkan produksi kolagen, dan mendorong pertumbuhan sel-sel kulit baru.
Karena itu, Bruver bisa mulai mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup, dan olahraga secara teratur. Tal hanya itu, biasakan untuk mengelola stres untuk mendukung kesehatan mental.
Baca Juga: Perbedaan Whitening dan Brightening
Cara Menghilangkan Garis Halus dan Kerutan di Wajah

Buat Bruver yang ingin menghilangkan garis halus dan kerutan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Menggunakan Skincare Anti-penuaan
Sekarang udah banyak banget skincare dengan bahan anti-penuaan, seperti retinol, retinoid, peptide, kolagen, vitamin C, dan vitamin E. Selain itu, ada berbagai bahan alami kaya anti-oksidan yang dipakai untuk anti-aging, seperti teh hijau, bakuchiol, maupun ginseng.
Skincare dengan berbagai bahan ini biasanya dijual bebas di pasaran dan aman untuk dipakai sesuai dengan petunjuk. Biasanya, berbagai produk ini akan meningkatkan hidrasi, tekstur, dan menstimulasi produksi kolagen.
2. Melakukan Teknik Pelapisan Ulang Kulit
Salah satu cara buat ngehilangin garis halus dan kerutan di wajah adalah dengan menggunakan teknik pelapisan ulang kulit. Beberapa jenis teknis pelapisan ulang yang sering dipakai adalah mikrodermabrasi, dermabrasi, dan pengelupasan kimia.
Mikrodermabrasi dan dermabrasi merupakan prosedur dengan memakai alat khusus yang bisa mengelupas lapisan kulit paling atas. Bedanya, mikrodermabrasi memakai alat yang lebih ringan, seperti kristal kecil sedangkan dermabrasi memakai alat yang lebih besar, contohnya roda intan.
Dokter juga bisa melakukan peeling menggunakan bahan kimia maupun memakai laser untuk memperbaiki tekstur kulit. Ketiga jenis prosedur ini sama-sama bertujuan untuk memperbaiki kulit yang menua sebelum waktunya (premature skin-aging).
3. Memakai Terapi Suntikan Botox
Menyuntikkan obat berupa botulinum toxin (botox) ke wajah merupakan salah satu cara populer untuk menghilangkan kerutan dan garis halus di wajah. Jenis obat ini diisi dengan bakteri Clostridium botulinum yang menghasilkan neurotoksin.
Ketika disuntikkan ke kulit, botox akan memblokir sinyal saraf ke otot sehingga otot tidak dapat menegang. Hasilnya, garis halus dan kerutan akan menghilang sementara selama 3-4 bulan berikutnya.
4. Operasi Pengencangan Wajah
Kalau Bruver ingin efek mengencangkan yang bertahan lama, biasanya kamu disarankan melakukan operasi pengencangan wajah (facelift). Dalam dunia medis, tindakan ini disebut sebagai rhytidectomy.
Operasi ini akan bekerja dengan cara mengubah posisi atau menghilangkan kulit, lemak, maupun otot yang ada di wajah. Meskipun termasuk pembedahan medis, namun rhytidectomy tidak dapat menghentikan proses penuaan maupun mengubah penampilan secara permanen.
Recent Posts
- Kandungan Skincare untuk Kulit Berjerawat, Catat Biar Perawatan Gak Sia-sia
- Cara Menghilangkan Jerawat Mendem, Dengan atau Tanpa Skincare Bisa!
- 5 Efek Samping Cuci Muka dengan Air Kelapa, Hati-Hati Bruver!
- Manfaat Es Batu untuk Wajah Sebelum Tidur, Gak Cuma Bikin Dingin!
- Ciri ciri Daun Mint, Kenali Setiap Detail dari Daunnya Yuk!
Produk
-
Paket BRUV Moisturizing Bar Soap 3 pcs
Rp123.000Harga aslinya adalah: Rp123.000.Rp73.000Harga saat ini adalah: Rp73.000. -
[PROMO BUNDLING] 1 PCS BRUV Power Balance + 3 Pcs BRUV Bar Soap
Rp222.000Harga aslinya adalah: Rp222.000.Rp125.000Harga saat ini adalah: Rp125.000. -
Paket 1 PCS BRUV Power Balance Face Wash 100ml
Dinilai 4.81 dari 5Rp99.000Harga aslinya adalah: Rp99.000.Rp65.000Harga saat ini adalah: Rp65.000. -
BRUV CONQUEROR Eau de Parfum
Rp200.000Harga aslinya adalah: Rp200.000.Rp160.000Harga saat ini adalah: Rp160.000. -
BRUV PIONEER Eau de Parfum
Rp200.000Harga aslinya adalah: Rp200.000.Rp165.000Harga saat ini adalah: Rp165.000.

Dukungan Pelanggan
Gratis konsultasi dengan BRUV Skin Expert

Pengiriman Cepat
Dengan 5 gudang yang tersebar di Indonesia

Pengembalian
Garansi uang kembali jika produk rusak (S&K berlaku)

Transaksi Aman
Proses transaksi aman di official store BRUV
