Tumbuh Bulu Halus di Wajah Setelah Memakai Skincare, Fix Karena Itu?

Tumbuh Bulu Halus di Wajah Setelah Memakai Skincare

Ada nggak sih, yang masih mikir kalau bakal tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare? Itu yang bikin Bruver takut skincare-an? Sebenernya mitos atau fakta sih? Cari tau jawabannya di artikel ini ya Bruver!

Benarkah Skincare Bisa Menimbulkan Bulu Halus di Wajah?

Banyak orang, mungkin termasuk Bruver, masih terjebak dalam mitos tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare. Biasanya, bulu halus di wajah muncul di area dagu, pipi, maupun di atas bibir, kayak kumis.

Mitos ini cukup meresahkan dan bikin beberapa orang ragu buat mulai rutinitas skincare. Tapi mitos ini bener nggak sih?

Jawabannya tergantung. Tumbuh bulu halus di wajah setelah menggunakan skincare bisa saja terjadi, tapi nggak selalu. 

Faktanya, secara umum skincare nggak bikin pertumbuhan bulu halus. Produk skincare diformulasikan untuk berbagai tujuan, seperti membersihkan, melembabkan, dan mencerahkan kulit, bukan untuk merangsang pertumbuhan bulu.

Tapi, nggak bisa dipungkiri kalau emang ada beberapa faktor yang jadi penyebab tumbuh bulu halus di muka setelah memakai skincare.

Kenapa Tumbuh Bulu Halus di Wajah Setelah Memakai Skincare?

Kenapa Tumbuh Bulu Halus di Wajah Setelah Memakai Skincare

Kalau Bruver ngerasa tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare, mungkin ada salah satu faktor pendorong di bawah ini:

  1. Efek Eksfoliasi

Skincare dengan kandungan eksfoliasi berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati, termasuk vellus hair (bulu halus) yang tipis. Ini bisa bikin kesan kalau bulu halus semakin banyak.

Padahal, menurut The Dermatology Specialist, eksfoliasi itu cuma bisa bikin lapisan terluar sel kulit mati terkelupas, nggak bisa mencapai lapisan dimana laju pertumbuhan rambut bisa terpengaruh.

  1. Kandungan Tertentu

Ternyata, emang ada beberapa kandungan yang bikin tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare. Misalnya, minoxidil, finasteride, dan testosteron yang bisa menstimulasi pertumbuhan rambut.

Beberapa kandungan lain juga bisa memicu hipertrikosis, atau pertumbuhan rambut yang berlebihan, seperti dehydroepiandrosterone (DHEA), pregnenolone, dan cyclosporine.

Ada juga hyaluronic acid, perlu dipahami kalau ada beberapa kandungan yang tidak boleh dicampur dengan hyaluronic acid dalam 1 produk skincare.

  1. Iritasi Kulit

Iritasi dari skincare nggak cuma bikin kulit merah, perih, dan gatal, tapi juga bisa bikin inflamasi. Inflamasi itu peradangan yang bikin kulit jadi lebih sensitif dan mudah terangsang. Nah, salah satu efeknya adalah tumbuh bulu halus setelah memakai skincare yang nggak cocok.

  1. Kesalahan Penggunaan Skincare

Tumbuh bulu halus di area wajah setelah memakai skincare juga bisa jadi gara-gara penggunaan skincare yang nggak tepat. Ketika Bruver nggak membersihkan wajah dengan benar atau pakai produk yang menyumbat pori-pori, bisa aja menyebabkan pertumbuhan bulu halus.

Menggunakan dengan benar produk skincare memang menjadi keharusan ya, Bruve! Jangankan menggunakannya, memilihnya saja harus sesuai.

Misalnya Bruver adalah seorang pria yang lagi butuh face wash dan Bruver sendiri memiliki kulit yang kering dan kusam, maka pilihlah sabun muka pria untuk kulit kering dan kusam!

Selain Skincare, Ini Penyebab Lain Tumbuh Bulu Halus di Wajah

Terus, kalau bukan gara-gara skincare apa dong penyebab tumbuh bulu halus di wajah?

  1. Faktor Genetik

Jangan salah, ternyata tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare juga dipengaruhi gen lho. Seseorang dengan gen yang sensitif terhadap hormon androgen lebih rentan mengalami pertumbuhan bulu halus di wajah.

  1. Hormon

Terlepas dari pemakaian skincare, pertumbuhan bulu halus di wajah pria dipengaruhi sama hormon testosteron, yang mana kadarnya bisa naik turun, apalagi pas pubertas, nanti stabil, terus turun lagi pas usia tua.

  1. Faktor Lingkungan

Bruver! Faktor lingkungan juga bisa bikin bulu halus muncul di wajah lho. Contohnya: 

  • Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa meningkatkan produksi melanin, ini bisa bikin bulu halus di wajah keliatan lebih jelas.
  • Polusi udara yang kotor bisa menyumbat pori-pori dan bikin peradangan, yang bisa merangsang pertumbuhan bulu halus.
  1. Ketidakseimbangan pH Kulit

Kulit yang terlalu kering atau terlalu berminyak dapat menyebabkan ketidakseimbangan pH, yang dapat memicu pertumbuhan bulu halus. Kenapa bisa gitu?

Baik kulit kering maupun berminyak, bisa memproduksi minyak alami. Nah, kalau diproduksi secara berlebihan, minyak ini bisa menyumbat pori-pori dan menjebak bakteri. 

Bakteri di pori-pori yang tersumbat inilah yang menyebabkan peradangan dan iritasi, serta merangsang pertumbuhan bulu halus.

  1. Gaya Hidup

Jangan salah, ngelakuin gaya hidup kayak yang ada di bawah ini bisa memunculkan bulu halus di wajah setelah memakai skincare:

  • Stres bisa bikin kadar hormon kortisol meningkat, yang mengganggu keseimbangan hormon dan memicu pertumbuhan bulu halus.
  • Kurang tidur juga bisa bikin hormon gak seimbang dan metabolisme melambat. Alhasil, bulu halus makin keliatan.
  • Pola makan yang nggak sehat, misalnya makan makanan manis dan karbohidrat olahan, kadar insulin di tubuhmu bakal naik. Ini yang dapat merangsang pertumbuhan bulu halus.
  • Merokok bisa bikin produksi radikal bebas meningkat, yang dapat merusak kolagen dan elastin di kulit. Jadinya, bikin bulu halus tumbuh, deh.
  • Konsumsi alkohol berlebihan juga meningkatkan kadar testosteron, yang memicu pertumbuhan bulu halus.

Banyak kan,  penyebab tumbuh bulu halus di wajah? Jadi, mulai sekarang Bruver harus perhatiin faktor-faktor di atas ya.

Cara Mengatasi Bulu Halus di Wajah

cara mengatasi tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare

Meskipun sebenernya bulu halus ini wajar dan nggak bahaya, tapi mungkin ganggu penampilan dan bisa bikin Bruver jadi nggak pede.

Nggak usah ambil pusing Bruver! Tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare itu bisa diatasi. Berikut ini cara mengatasi bulu halus di wajah:

  1. Dicukur

Waktu muncul bulu halus di wajah, pasti Bruver kepikiran buat dicukur. Ini emang cara yang paling cepet dan gampang. Tapi, minusnya nggak bisa menghilangkan rambut sampai ke akar. Mencukur juga berisiko iritasi.

  1. Hair Removal

Metode ini pakai krim yang emang dikhususkan buat menghilangkan rambut. Bahan kimia yang ada di dalamnya bisa melarutkan keratin rambut. Meskipun cepat, tapi hasilnya cuma sementara dan bisa menyebabkan iritasi.

  1. Waxing 

Hampir sama kayak cara sebelumnya, waxing juga cara yang cepet dan gampang, tapi berisiko menimbulkan rasa sakit dan iritasi, soalnya kulit wajah itu cukup sensitif. Pakai wax yang emang khusus buat wajah ya. 

Oles lapisan tipis wax searah pertumbuhan rambut pakai spatula. Tekan strip waxing kuat-kuat pada permukaan wax dan biarkan selama 20-30 detik. Tarik strip ke arah berlawanan dengan pertumbuhan rambut secara cepat.

  1. Sugaring 

Sugaring itu metode waxing alami yang terbuat dari campuran gula dan madu. Metode ini dinilai aman karena pakai bahan-bahan yang alami. 

Caranya campurin secangkir gula pasir, seperempat cangkir madu, dan seperempat air lemon. Panaskan dengan api kecil sambil diaduk sampai larut. Kalau udah mengental, matikan kompor. Tunggu campuran mencapai suhu yang nggak terlalu panas. Oleskan di wajah searah pertumbuhan bulu. Tempelin kain tipis diatas kulit yang dioles. Tarik kain secara cepat berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut.

  1. Konsumsi Teh Spearmint

Dikutip dari PharmEasy, teh spearmint terbukti menurunkan kadar testosteron dalam darah. Makanya, teh spearmint bisa dijadikan solusi yang alami dan aman buat mengatasi bulu halus di wajah. Konsumsi 2-3 cangkir teh spearmint setiap hari.

  1. Masker Kunyit

Kunyit bukan cuma untuk bumbu dapur, tapi juga punya banyak manfaat buat kulit, salah satunya membantu mengatasi bulu halus di wajah. Sifat antioksidannya bisa bantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat memperlambat pertumbuhan bulu. Oleskan bubuk kunyit yang udah dilarutkan menjadi pasta ke area yang tumbuh bulu halus.

  1. Masker Jus Lemon dan Madu

Kombinasi ini nggak cuma seger pas diminum, tapi bisa jadi solusi efektif buat mengatasi bulu halus di wajah. Kombinasi bahan ini membantu mencerahkan kulit, memperlambat pertumbuhan bulu, dan menjaga kesehatan kulit. Gunakan dua bahan ini buat jadi masker di wajah Bruver.

Selain pakai cara mengatasi bulu halus di wajah kayak di atas, Bruver juga bisa pakai teknologi laser hair removal yang pakai sinar laser, untuk menghancurkan folikel rambut. Metode ini nggak instan, tapi hasilnya permanen.

Bruv For Men untuk Perawatan Wajah yang Aman

Bingung cari skincare yang aman dan nggak bikin tumbuh bulu halus setelah memakai skincare? Tenang, Skincare Face Wash Bruv For Men hadir buat ngatasin masalahmu!

Sabun ini dirancang khusus buat para Bruver yang aktif dan sering beraktivitas di luar ruangan. Kandungan activated bamboo charcoal-nya ampuh membersihkan kotoran dan minyak di wajah, bahkan sampai ke pori-pori terdalam. Nggak cuma itu, argan oil dan peppermint oil-nya juga bantu melembapkan dan menyegarkan kulit wajah.

Soal tumbuh bulu halus di wajah setelah memakai skincare, tenang aja! Bruv For Men diformulasikan dengan bahan-bahan alami yang aman dan nggak bikin bulu halus muncul. Justru, sabun ini bantu menjaga kesehatan kulit wajah dan mencegah iritasi.

Yuk, Bruver, jaga kesehatan kulit wajahmu dengan Bruv For Men! Bebas dari kotoran, minyak, dan bulu halus, biar makin pede dan ganteng maksimal!

Share This Post

Discover More