Cara Mengurangi Melanin, Banyak Alasan Kenapa Ini Penting Untuk Wajah

cara mengurangi melanin

Pernah dengar tentang melanin? Zat pemberi warna ini punya peranan penting untuk kulit, salah satunya bisa melindungi dari sinar UV yang merusak kulit. Tapi, ketika melanin diproduksi secara berlebihan, kulit Bruver akan lebih gelap, atau mengalami hiperpigmentasi. Terus gimana cara mengurangi melanin? Mari kita bahas!

Melanin dengan Kulit Wajah, Bagaimana Hubungannya?

Melanin punya hubungan yang erat dengan kulit wajah. Soalnya, melanin itu adalah zat yang ada di dalam tubuh dan berfungsi untuk menghasilkan pigmentasi pada beberapa bagian tubuh.

Dikutip dari Cleveland Clinic, melanin diproduksi di melanosit dan terletak di berbagai area tubuh, kayak rambut, lapisan terdalam kulit, pupil dan iris mata, area otak, area kelenjar adrenal, dan pada saluran koklea.

Kulit yang terpapar sinar matahari memicu melanosit untuk memproduksi melanin. Setelah itu, enzim tirosinase mengubah asam amino tirosin menjadi DOPA. DOPA dioksidasi menjadi DOPAquinone. DOPAquinone diubah menjadi melanin. Kemudian, melanin ditransfer ke sel-sel keratin, lalu memberi warna pada kulit.

Selain memberi warna dan keunikan pada tubuh, melanin juga punya fungsi lain. Berikut ini fungsinya:

  • Melindungi Kulit dan Paparan Sinar Matahari

Melanin punya fungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Ini karena zat tersebut bisa menyerap UVA, UVB, UVC, sampai bluelight, dan mendistribusikannya kembali ke lapisan atas kulit.

  • Mengurangi Peradangan

Melanin berperan untuk mengatasi kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat radikal bebas pada sel kulit. Makanya, peradangan akan lebih cepat sembuh. 

  • Mencegah Penuaan

Melanin bisa melindungi tubuh dari spesies oksigen reaktif, yang bisa menyebabkan penuaan dini. Selain itu, dikutip dari study.com, melanin bisa meningkatkan antioksidan dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

Jenis melanin yang bertanggung jawab atas warna gelap pada kulit disebut eumelanin. Semakin banyak jumlah eumelanin yang diproduksi di dalam tubuh, maka akan semakin gelap. 

Sedangkan, melanin yang memberi warna merah atau merah muda disebut pheomelanin, ini yang memberi pigmen warna pada bibir, puting, dan bagian tubuh lainnya.

Kombinasi eumelanin dan pheomelanin inilah yang bertanggungjawab atas keunikan warna kulit, mata, dan rambut manusia. Umumnya, semua manusia punya jumlah melanosit yang sama. Namun jumlah melanin yang dihasilkan oleh melanosit ini bervariasi.

Produksi Melanin yang Berlebihan Disebabkan Karena Ini

Ketika melanin yang dihasilkan terlalu berlebihan, kulit akan menjadi lebih gelap. Nah, sebenarnya, apa yang menyebabkan melanin berlebihan?

  1. Paparan Sinar Matahari

Ketika Bruver melakukan aktivitas outdoor dan terpapar sinar matahari langsung, tubuh akan memproduksi melanin lebih banyak untuk memberikan perlindungan.

  1. Genetik

Produksi melanin dan jumlah melanosit sebagian besar dipengaruhi oleh genetik. Makanya, kalau orang tua kita punya kulit gelap, kemungkinan besar kita juga akan mengalaminya.

  1. Hormonal 

Beberapa hormon kayak estrogen dan testosteron punya pengaruh yang cukup besar dalam aktivitas melanosit, yang bertugas untuk memproduksi melanin. Jadi, ketika hormon lagi naik, otomatis melanin yang diproduksi juga bisa jadi berlebihan.

  1. Penuaan 

Seiring bertambahnya usia, sel-sel melanosit di kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Hal ini menyebabkan orang yang lebih tua memproduksi lebih banyak melanin, bahkan dengan paparan sinar matahari yang minimal. 

  1. Polusi

Polusi itu punya banyak dampak buruk ke kulit, karena kandungan zat berbahayanya. Area kulit yang sering terpapar polusi biasanya cenderung lebih gelap dan kusam. Hal ini karena zat-zat ini bisa memicu produksi melanin jadi meningkat.

  1. Pasca Peradangan

Peradangan kayak luka, jerawat, dan lainnya memicu produksi melanin dalam jumlah besar untuk menetralkannya. Makanya, nggak heran kalau setelah itu muncul bekas luka yang berwarna kehitaman. Ini juga biasa disebut post-inflammatory hyperpigmentation (PIH). 

Mungkin Bruver jarang tau, tapi kekurangan vitamin B12 juga bisa meningkatkan melanin pada sel kulit menurut penelitian.

Cara Mengurangi Melanin

Melanin yang berlebihan atau hiperpigmentasi emang nggak terasa sakit, tapi bisa mengganggu penampilan, apalagi kalau warna kulit nggak merata. Bagaimana cara mengurangi pigmen melanin pada kulit?

Pakai Sunscreen

Kayak yang udah dibahas sebelumnya, produksi melanin meningkat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Makanya, supaya melanin tidak diproduksi secara berlebihan, jangan lupa pakai sunscreen, untuk membantu melindungi kulit. 

Pilih sunscreen minimal SPF 30 dan oleskan secara merata ke seluruh wajah 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Ingat selalu untuk re-apply dua jam sekali ya.

Rutin Eksfoliasi

Cara meminimalisir melanin selanjutnya adalah dengan melakukan eksfoliasi secara rutin. Bruver bebas mau pilih chemical exfoliation atau physical exfoliation, asalkan bisa mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit. Eksfoliasi juga merangsang pertumbuhan sel kulit baru, sehingga tampilan kulit bisa lebih cerah.

Baca Juga: Cara Mengatasi Wajah Terasa Panas dan Perih.

Pakai Skincare

Pakai skincare emang bisa jadi cara mengurangi melanin yang cukup ampuh, apalagi kalau skincarenya memiliki kandungan-kandungan di bawah ini:

  • Hydroquinone

Bahan ini cukup terkenal untuk mencerahkan kulit dengan cara mengurangi jumlah melanosit yang membentuk melanin. Tapi, perlu diingat kalau hydroquinone nggak boleh dipakai secara sembarangan. 

  • Kojic Acid

Pemakaian kojic acid secara rutin bisa jadi tips mengurangi melanin dalam tubuh, karena menciptakan penghalang terhadap pembentukan tirosin.

  • Glycolic Acid

Sebagai salah satu jenis asam, glycolic acid bisa jadi agen pengelupas kulit yang berfungsi untuk menghilangkan lapisan kulit paling atas, sekaligus kotoran yang menumpuk.

  • Lactic Acid

Lactic acid juga menghambat aktivitas tirosinase dalam tubuh dan jadi cara mengurangi produksi melanin yang baik. Bahan ini cocok untuk Bruver yang punya kulit kering.

  • Arbutin

Arbutin juga bisa mencerahkan kulit dengan cara menghambat tirosinase. Arbutin juga memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Retinol 

Bahan aktif ini efektif untuk mencerahkan kulit, karena bisa menghambat aktivitas tirosinase, sekaligus mempercepat pergantian sel kulit.

  • Vitamin C

Vitamin C punya manfaat untuk menurunkan melanin pada kulit, dengan cara menurunkan regulasi aktivitas enzim tirosinase. Vitamin C juga punya sifat antioksidan yang kuat dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Niacinamide

Kandungan niacinamide bisa mencerahkan kulit dengan membantu menghambat aktivitas enzim tirosinase. Selain itu, niacinamide juga bisa meningkatkan produksi ceramide yang bisa membuat kulit kelihatan lebih cerah dan sehat.

Rekomendasi Artikel: Contoh Wajah Purging dan Breakout.

Terapi Laser

Salah satu cara untuk mengurangi melanin yang cukup populer adalah dengan menggunakan terapi laser, pernah dengar? Laser bekerja dengan mengurangi dan meratakan pigmen melanin pada kulit, sehingga warna kulit menjadi lebih merata.

Bruver bisa cobain IPL treatment, yaitu prosedur kosmetik non-invasif yang menggunakan cahaya spektrum luas, dan memungkinkan penargetan pigmentasi di lapisan kulit yang lebih dalam tanpa merusak atau mengiritasi kulit. IPL menargetkan melanin berlebih dalam kulit, membantu mengurangi tampilan bintik gelap atau pigmentasi yang tidak merata.

Itu tadi cara mudah mengurangi melanin agar kulit wajah terbebas dari noda gelap yang bisa Bruver coba.

Cara Mengurangi Melanin secara Alami

Bruver mau cara mengurangi melanin yang lebih alami? Bisa! Bahan-bahan alami di bawah ini bisa bantu Bruver mengurangi melanin:

  1. Kunyit

Kurkumin dalam kunyit bisa jadi tips mengurangi melanin yang efektif, karena bisa menghambat tirosinase. Selain itu, kunyit juga punya sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang membantu mencerahkan warna kulit, mengurangi bintik hitam, dan pigmentasi.

  1. Lidah Buaya

Hampir mirip kayak kunyit, cara mengurangi melanin dengan lidah buaya adalah dengan menekan tirosinase karena kandungan aloesinnya. Vitamin dan mineralnya juga bisa menyeimbangkan pH kulit dan menurunkan pigmentasi.

  1. Lemon

Udah bukan rahasia lagi kalau lemon kaya akan kandungan vitamin C. Menurut studi penelitian pada tahun 2017, vitamin C ini bisa menurunkan aktivitas tirosinase, yang bisa mencegah pembentukan melanin. Tapi hati-hati! Kalau Bruver punya kulit yang sensitif, pengaplikasian lemon secara langsung ke kulit, mungkin akan bikin iritasi.

  1. Green Tea

Dilansir dari Healthline, green tea punya senyawa epigallocatechin gallate (EGCG), yang efektif untuk sebagai cara efektif untuk mengurangi melanin dengan cara menghambat tirosinase.

Ingat Bruver! Kunci untuk mengurangi melanin adalah konsisten dan sabar. Lakukan cara mengurangi melanin di atas, serta hindari stres dan jangan lupa minum air putih yang cukup agar kulit tetap terhidrasi.

Triple Active Skin Repair dalam Bruv For Men untuk Bantu Cerahkan Wajah

Supaya perawatan kulitmu makin efektif dan maksimal, cuci muka pakai Bruv For Men!

Sabun Bruv For Men dengan Triple Active Skin Repair merupakan solusi tepat bagi Bruver yang ingin punya wajah lebih cerah. Formula uniknya yang mengandung activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil mampu bekerja secara sinergis untuk membersihkan dan mencerahkan kulit wajah secara efektif.

Activated charcoal terkenal dengan kemampuannya untuk menyerap kotoran, minyak, dan racun dari pori-pori, sehingga membantu membersihkan kulit wajah secara mendalam. 

Argan oil kaya akan vitamin E dan antioksidan yang membantu menutrisi dan melembapkan kulit, membuatnya tampak lebih cerah dan sehat. 

Peppermint oil memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang membantu menenangkan kulit yang iritasi dan meredakan jerawat.

Bruv For Men dengan Triple Active Skin Repair adalah pilihan tepat untukmu yang mau tampil percaya diri dengan kulit wajah yang bersih, cerah, dan sehat.

Share This Post

Discover More