Skin Cycling Adalah? Sebuah Istilah Kekinian Skincare Enthusiast

skin cycling adalah

Semakin hari semakin banyak tren seputar skincare dan kecantikan yang beredar. Bruver pernah nggak denger istilah ‘Skin Cycling’ di media sosial? Skin cycling adalah istilah yang sempat populer waktu pandemi dan masih sering dibicarakan sampai sekarang. Sebenarnya, apa itu skin cycling?

Awalnya, skin cycling dipopulerkan oleh dermatologist asal New York yang bernama Dr. Whitney Bowe pada saat pandemi di tahun 2021. 

Skin Cycling Adalah

Skin cycling adalah metode perawatan kulit yang hanya berfokus pada satu jenis produk dalam sehari, untuk meningkatkan manfaat produk skincare tersebut.

Bowe melihat pasien-pasiennya yang mencampurkan berbagai macam produk skincare, tanpa memberikan waktu kulit untuk pulih. Akibatnya, muncul berbagai masalah kulit yang disebabkan rusaknya skin barrier.

Bowe terinspirasi dari rutinitas training fisik, dimana berfokus pada kelompok yang berbeda, untuk memberikan waktu pemulihan pada bagian lainnya.

Manfaat Skin Cycling

Manfaat skin cycling itu banyak banget, lho. Nggak heran, banyak beauty influencer yang mengikuti tren ini. Berikut ini manfaat skin cycling untuk kulit:

  1. Memperbaiki Skin Barrier

Skin barrier punya fungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai faktor berbahaya, seperti paparan polusi, radikal bebas, sampai infeksi. Selain itu, skin barrier juga berperan dalam menjaga kelembapan kulit.

Sayangnya, skin barrier memiliki potensi untuk rusak. Penyebab rusaknya skin barrier bermacam-macam. Skin barrier yang rusak biasanya terasa kering, sensitif, dan mudah mengalami masalah kulit seperti jerawat dan komedo.

Bowe mengatakan kalau hari atau malam pemulihan dalam skin cycling adalah waktu yang tepat untuk memberi nutrisi pada skin barrier yang rusak.

  1. Mencegah Iritasi dan Peradangan

Terkadang, beberapa produk skincare ataupun faktor lainnya menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit. Akibatnya, kulit jadi bersisik, kasar, gatal, kemerahan, memiliki warna yang tidak rata, perih, dan kusam. 

Wattenberg menyebut Skin cycling memberikan waktu untuk kulitmu beristirahat dan beradaptasi dengan produk tersebut. 

  1. Melindungi dari Masalah Kulit

Skin barrier yang sehat bisa melindungi kulit dan mencegah berbagai macam kulit, seperti kulit kering, kulit kusam, sampai jerawat. Skin cycling juga memungkinkan kulit untuk pulih dari masalah kulit yang sudah ada.

  1. Mencegah Kulit Kering

Eksfoliasi berlebihan bisa menghilangkan minyak alami dan membuat kulit kering. Pada saat pemulihan, skin cycling bisa membuatmu fokus untuk menghidrasi kulit dengan bahan-bahan pelembap.

  1. Meningkatkan Toleransi Terhadap Produk

Dr Ugonabo mengatakan kepada Health bahwa tujuan utama dari skin cycling adalah untuk membantu kulit dengan tolerabilitas bahan aktif, seperti AHA, BHA dan retinoid yang rendah.

Menurut Dr. Mina, skin cycling dapat membantu memaksimalkan manfaat dari produk tertentu sekaligus meminimalkan potensi efek samping negatif jika digunakan lebih sering. Ini juga dapat membantu kulit terbiasa dengan produk baru secara bertahap.

Selain skin cycling, penting juga melakukan patch test skincare untuk memaksimalkan penggunaan skincare agar hasilnya dapat terasa.

Jadwal Skin Cycling

Untuk melakukan skin cycling membutuhkan waktu sekitar 4-7 hari. Tapi, untuk basic skin cycling, hanya membutuhkan dua hari treatment dan dua hari pemulihan. Berikut ini urutan skin cycling yang bisa Bruver coba:

  1. Hari Pertama-Eksfoliasi

Step di hari pertama Bruver melakukan skin cycling adalah melakukan eksfoliasi. Tujuannya untuk mengelupas sel-sel kulit mati dari permukaan kulit. Selain itu, melakukan eksfoliasi juga akan membantu produk skincare yang lain untuk bekerja secara lebih efektif, karena bisa menembus ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Eksfoliasi terdiri dari eksfoliasi fisik/mekanik (physical exfoliation) dan eksfoliasi kimiawi (chemical exfoliation).

Eksfoliasi secara fisik menggunakan benda-benda bertekstur kasar, misalnya spons, untuk mengangkat sel kulit mati. Kelebihannya, metode ini bisa bekerja dengan lebih cepat. Tapi, kekurangannya berisiko menyebabkan kulit kering dan merusak skin barrier.

Sedangkan, eksfoliasi kimiawi adalah metode pengelupasan kulit yang menggunakan bahan kimia untuk melarutkan sel-sel kulit mati secara perlahan. Bahan-bahan yang umum digunakan dalam eksfoliasi kimiawi adalah AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid).

Pakai produk eksfoliasi yang sesuai sama kondisi dan jenis kulit Bruver supaya hasilnya maksimal. Tapi, eksfoliasi kimiawi mampu menembus lapisan kulit yang lebih dalam.

  1. Hari Kedua-Retinoid

Fokus rutinitas hari kedua skin cycling yaitu menggunakan retinoid. Retinoid merupakan bahan kimia yang berasal dari vitamin A. Cara kerjanya adalah dengan memperbarui sel kulit.

Manfaatnya antara lain untuk membuka pori-pori yang tersumbat, mencegah munculnya tanda-tanda penuaan, dan juga mengurangi peradangan. Bahkan, Medical News Today juga menyebut kalau retinoid bisa mengatasi jerawat, hiperpigmentasi, psoriasis, sampai mencegah kanker.

Karena sifatnya yang photosensitive, sebaiknya Bruver menggunakannya di malam hari dan memakai sunscreen pagi harinya. Bruver bisa menggunakan retinoid setelah membersihkan wajah. Oleskan sedikit retinoid ke area wajah. Jangan lupa gunakan pelembap untuk mencegah iritasi.

  1. Hari Ketiga dan Keempat-Pemulihan

Langkah terakhir dalam skin cycling yakni masa pemulihan. Pada malam ini, Bruver menghentikan penggunaan bahan-bahan aktif dan eksfoliasi. Berikan waktu kulitmu untuk pulih.

Sebaiknya Bruver fokus untuk memberikan nutrisi dan memperbaiki skin barrier, dengan cara melembapkan dan menghidrasi kulit.

Gunakan hydrating toner, hydrating serum, atau moisturizer yang sesuai dengan kulit Bruver.

Skin cycling routine memang dilakukan pada malam hari, tapi bukan berarti di pagi hari Bruver nggak perlu pakai skincare. Bruver bisa tetap membersihkan wajah, menggunakan serum vitamin C, moisturizer, dan juga sunscreen.

Rekomendasi Untuk Bruver: Daftar Skincare Routine untuk Kulit Muka Bruntusan dan Kusam.

Metode Skin Cycling

Untuk melakukan metode skin cycling yang efektif, sesuaikan lagi dengan jenis kulit Bruver. Karena, hasil dan efek sampingnya bisa berbeda. Berikut ini metode skin cycling untuk berbagai jenis kulit yang berbeda:

Metode Skin Cycling untuk Kulit Berminyak

  • Pilih chemical exfoliation supaya bisa menembus ke pori-pori yang lebih dalam, sehingga bisa menghilangkan minyak berlebih.
  • Jangan lupa untuk menjaga kelembapan kulit. Pilih pelembab ringan, bebas minyak dan non comedogenic.
  • Jaga kebersihan kulit dengan pembersih yang oil-free.
  • Tetap gunakan sunscreen untuk mencegah masalah kulit lainnya.

Metode Skin Cycling untuk Kulit Berjerawat

  • Hindari produk yang terlalu berat dan comedogenic untuk mencegah munculnya jerawat.
  • Bersihkan kulit secara menyeluruh, supaya pori-pori tidak tersumbat.
  • Usahakan lakukan patch test untuk memastikan kulit Bruver cocok dan tidak alergi terhadap salah satu kandungannya. 

Metode Skin Cycling untuk Kulit Kering

  • Pilih chemical exfoliation untuk mencegah hilangnya kelembapan terlalu banyak.
  • Gunakan pelembap yang bebas bahan kimia keras dan pewangi.
  • Pertimbangkan untuk menambahkan hydrating toner atau hydrating serum untuk meningkatkan kelembapan.

Skin Cycling untuk Umur Berapa?

Skin cycling menggunakan bahan-bahan aktif yang lebih efektif digunakan kalau Bruver ada di usia 20-30 tahun, atau lebih. Apalagi, saat usia diatas 30, pergantian sel kulit secara alami akan semakin melambat, sehingga skin cycling akan membantu proses regenerasi sel.

Bagi Bruver yang punya kulit sensitif maupun eksim, skin cycling mungkin bukan hal yang baik. Memiliki dua kandungan aktif dalam rentan waktu yang berdekatan biasanya akan menyebabkan iritasi, kata Dr. Kobets.

Berapa Lama Hasil Skin Cycling Terlihat Hasilnya?

Untuk hasil sementara, biasanya akan langsung terlihat setelah dua kali Bruver melakukan skin cycling. Hasil yang terlihat adalah kulit yang lebih lembap, halus, glowing, dan noda-noda hitam mulai pudar.

Sedangkan, hasil jangka panjangnya akan terlihat setelah beberapa bulan penggunaan yang konsisten. Garis-garis halus, kerutan, jerawat, dan hiperpigmentasi akan jadi lebih baik.

Itulah penjelasan mengenai pengertian skin cycling adalah apa, manfaat, jadwal, dan informasi terkait lainnya seputar skin cycling.

Untuk memaksimalkan skin cycling, Bruver perlu menjaga kebersihan kulit. Kulit yang bersih akan membantu proses penyerapan skincare agar lebih efektif.

Bersihkan kulit dengan Bruv For Men Face Wash dengan kandungan Triple Active Skin Repair yang 3x lebih efektif untuk membersihkan kulitmu hingga ke pori-pori terdalam.

Kandungan activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil-nya punya manfaat baik untuk kulit, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit.

Tunggu apa lagi? Pastikan kulitmu tetap bersih dan sehat dengan menggunakan Bruv For Men Face Wash!

Share This Post

Discover More