Pakai Micellar Water Sebelum atau Sesudah Cuci Muka?

Pakai Micellar Water Sebelum atau Sesudah Cuci Muka?

Setiap harinya, kulit kita terpapar berbagai polusi, mulai dari debu, asap kendaraan, hingga paparan sinar matahari. Ini bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan berbagai masalah kulit. 

Salah satu cara untuk membersihkannya adalah dengan menggunakan micellar water. Tapi, muncul banyak pertanyaan: kapan waktu terbaik untuk menggunakan micellar water? Cuci muka dulu apa micellar water dulu? Pakai micellar water sebelum atau sesudah cuci muka?

Artikel ini bakal bantu Bruver menemukan jawabannya, sehingga Bruver bisa pakai micellar water dengan benar.

Disebut micellar water karena mengandung konsentrasi molekul sabun atau deterjen yang ringan di dalam air. Molekul-molekul ini membentuk gelembung mikroskopis kecil yang mengambang di dalam air. 

Inilah alasan kenapa meskipun punya sifat membersihkan, tapi micellar water punya tekstur seperti air biasa.

Dilansir dari Medical News Today, micellar water terdiri dari air, humektan seperti gliserin, dan surfaktan ringan. Humektan menarik dan mengikat kelembapan kulit, sedangkan surfaktan merupakan pembersih yang menghilangkan kotoran.

Tujuan Pakai Micellar Water, Udah Bisa Disebut Skincare Wajib Sih!

Selain mengangkat makeup, kotoran dan minyak berlebih, micellar water juga punya manfaat lain, seperti:

  • Menjaga Minyak Alami Kulit

Micellar water punya kandungan pembersih yang lebih lembut, sehingga bisa menjaga minyak alami kulit, yang bikin kulit terasa kering dan ketarik.

  • Menjaga Hidrasi Kulit

Dr. Vij dari Cleveland Clinic mengatakan bahwa micellar water bisa membersihkan dengan lembut, tanpa menggunakan terlalu banyak bahan kimia tambahan. Ini bisa mencegah kulit kering dan produksi minyak berlebih.

  • Mencegah Pori-pori Tersumbat

Disamping itu, molekul-molekul yang ada dalam micellar water bisa masuk lebih dalam ke pori-pori sehingga bisa membersihkan kotoran, minyak, dan sel kulit mati, serta mengurangi kemungkinan pori-pori tersumbat.

  • Menyegarkan Kulit

Biasanya micellar water punya kandungan yang menyegarkan sehingga dapat memberikan efek mendinginkan dan menyegarkan setelah diaplikasikan ke kulit terutama  pada saat cuaca panas atau setelah beraktivitas.

  • Praktis 

Keunggulan lain dari micellar water adalah kepraktisannya. Produk yang satu ini bisa membersihkan kulit tanpa dibilas dengan air. Ini sangat cocok untuk Bruver yang sering travelling dan susah akses ke air bersih.

  • Membersihkan Alat Makeup

Buat Bruver yang suka makeup, pasti sering kan, punya alat makeup kayak kuas yang kotor karena penumpukan makeup? Micellar water nggak cuma bisa menghilangkan kotoran di kulit, tapi juga membantu menghilangkan sisa-sisa produk makeup yang menempel pada brush atau spons.

  • Aman untuk Kulit Sensitif

Dikutip dari Journal of the American Academy of Dermatology, micellar water cocok untuk kulit sensitif karena potensinya yang rendah iritasi dan kemampuannya meningkatkan hidrasi kulit.

Karena kandungannya yang lembut dan baik untuk kulit, micellar water aman digunakan setiap hari.

Cara Pakai Micellar Water

pakai micellar water sesudah atau sebelum cuci muka

Memakai micellar water untuk membersihkan wajah itu gampang dan praktis banget lho, Bruver. Berikut langkah-langkah menggunakannya:

  1. Tuangkan Micellar Water

Tuangkan micellar water secukupnya ke kapas pembersih makeup, tisu pembersih makeup, atau waslap lembut. 

  1. Usap ke Wajah

Gunakan kapas untuk mengangkat makeup, kotoran, debu, atau minyak dengan gerakan memutar di seluruh wajah. 

Untuk area mata dan maskara dengan produk makeup waterproof, tekan kapas dengan lembut ke kulit selama beberapa detik agar produk bekerja efektif. 

Bruver bisa menggunakan dua atau lebih kapas, sampai kulit terasa bersih dan tidak meninggalkan sisa-sisa kotoran.

  1. Keringkan Wajah 

Bruver dapat mengakhiri tahap pembersihan dalam rutinitas perawatan kulit dan menunggu wajah kering, sebelum melanjutkan ke step skincare selanjutnya.

  1. Lanjutkan Double Cleansing

Bruver juga bisa melanjutkan tahap pembersihan dengan cara membilas micellar water menggunakan face wash. Tahapan ini bisa disebut double cleansing, yang merupakan metode pembersihan wajah yang efektif untuk mengangkat kotoran, makeup, dan minyak secara lebih menyeluruh.

  1. Gunakan Pelembap

Setelah membersihkan wajah, akhiri rutinitas dengan menggunakan pelembap untuk menghidrasi dan melindungi kulit. Pelembap yang tepat akan membantu mengembalikan kelembapan alami kulit yang mungkin hilang selama proses pembersihan. Pilihlah pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Bruver.

Pakai Micellar Water Sebelum atau Sesudah Cuci Muka

Sampailah kita pada pembahasan yang utama dan yang bikin Bruver bertanya-tanya, sebaiknya pakai micellar water sebelum atau sesudah cuci muka sih?

Waktu penggunaan micellar water yang tepat biasanya pada malam hari, dimana Bruver sudah menyelesaikan aktivitas. Tapi, Bruver juga bisa menggunakannya kapanpun Bruver ingin membersihkan wajah.

Menggunakan micellar water umumnya sebelum cuci muka. Kenapa begitu?

Meskipun micellar water sebenarnya nggak perlu dibilas, tapi Bruver bisa mencuci muka untuk memastikan kulit benar-benar bersih dari kotoran.

Micellar water membantu face wash yang digunakan untuk mencuci muka setelahnya dapat bekerja lebih efektif dengan menembus lebih dalam ke dalam pori-pori, membersihkan minyak dan keringat yang tersisa, serta memberikan pembersihan yang lebih menyeluruh.

Selain itu, penggunaan micellar water sebelum cuci muka dapat mengurangi risiko iritasi yang mungkin disebabkan oleh gesekan berlebihan saat mencuci wajah. Hal ini sangat penting bagi Bruver yang memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap iritasi. 

Rutinitas ini disebut dengan metode double cleansing. Metode ini bermanfaat untuk Bruver yang punya kulit sensitif, atau sering menggunakan makeup yang tebal.

Dengan begitu, rutinitas pembersihan wajah menjadi lebih lembut namun tetap efektif, memastikan kulit tetap bersih dan segar tanpa mengganggu keseimbangan alami kulit.

Tapi, beberapa sumber menyebutkan kalau micellar water juga aman kalau digunakan setelah cuci muka. Salah satu manfaatnya adalah untuk membantu menyegarkan dan melembutkan kulit setelah cuci muka.

Selain itu, umumnya micellar water bisa menyeimbangkan pH kulit setelah cuci muka dengan face wash, yang mungkin punya pH yang lebih tinggi.

Baca Juga: Perbedaan Moisturizer dan Pelembab.

Pakai Micellar Water Berapa Kali Sehari?

Biasanya, orang menggunakan micellar water dua kali sehari, terlepas dari kebiasaannya pakai micellar water sebelum atau sesudah cuci muka.

Di pagi hari, micellar water membantu menghilangkan keringat, minyak, kotoran, dan sisa produk perawatan kulit yang Bruver gunakan di malam hari, sekaligus membantu mempersiapkan kulit Bruver untuk menerima produk skincare selanjutnya.

Kemudian, di malam hari, micellar water berperan penting untuk menghilangkan makeup, kotoran, dan minyak yang menumpuk sepanjang hari.

Tapi, Bruver juga bisa menggunakan micellar water lebih sering, ketika Bruver menggunakan makeup yang tebal, ingin reapply makeup, atau punya kulit yang berminyak.

Bacaan Lainnya: Perbedaan Cleanser dan Facial Wash.

Risiko Jika Salah Penggunaan Micellar Water

Meskipun micellar water umumnya adalah pembersih yang lembut dan aman digunakan, tapi ada beberapa risiko yang mungkin Bruver alami jika salah dalam menggunakannya, antara lain:

  • Kulit Kering

Micellar water punya sifat astringen yang mengeringkan apalagi kalau Bruver menggunakannya secara berlebihan. Perhatikan juga kandungan yang ada di dalamnya, jangan sampai ada yang nggak cocok. Ini nggak cuma bikin kulit kering, tapi juga bisa sampai mengelupas.

  • Iritasi

Beberapa micellar water punya kandungan alkohol atau surfaktan yang keras. Kalau digunakan secara berlebihan, ini akan menghilangkan minyak alami dan menyebabkan munculnya gejala iritasi kayak kemerahan, perih, panas sampai mengelupas.

  • Jerawat

Micellar water emang bisa mencegah munculnya jerawat. Tapi, ketika Bruver salah menggunakannya, bisa-bisa residunya bikin pori-pori jadi tersumbat dan memicu jerawat.

  • Iritasi Mata

Bruver harus ingat kalau nggak semua micellar water diformulasikan aman untuk area yang lebih sensitif kayak mata. Hindari juga menggosok terlalu keras di area mata untuk menghindari iritasi.

  • Merusak Skin Barrier

Kayak yang udah disebutin sebelumnya, penggunaan micellar water yang salah bisa mengganggu skin barrier dan kelembapan alami kulit. Ini bikin kulit semakin sensitif.

Micellar Water Sudah, Gunakan Juga Sabun Cuci Muka dari Bruv

Sekarang Bruver udah paham kan, soal pakai micellar water sebelum atau sesudah cuci muka? Micellar water emang bagus buat bersihin makeup dan kotoran di wajah. Tapi, untuk memastikan kulitmu bersih secara mendalam, Bruver butuh sabun cuci muka yang tepat. 

Bruv For Men hadir sebagai solusi untukmu!

Sabun ini mengandung activated bamboo charcoal yang ampuh menyerap minyak dan kotoran, argan oil untuk menjaga kelembapan kulit, dan peppermint oil yang bisa menyegarkan wajah.

Bruver nggak perlu khawatir! Bruv For Men udah terdaftar BPOM sehingga terjamin keamanannya untuk digunakan sehari-hari.  

Yuk, Bruver, lengkapi rutinitas perawatan wajahmu dengan Produk Sabun Muka dari Bruv For Men! Wajah bersih, segar, dan bebas kusam!

Kulit Kuning Langsat Cocok Pakai Baju Warna Apa? Coba Warna Ini Deh!

Kulit Kuning Langsat Cocok Pakai Baju Warna Apa? Coba Warna Ini Deh!

Tau nggak sih, tone atau warna kulit tuh bisa menentukan warna baju yang cocok buat dipakai? Kalau salah pilih warna, kulit bakal terlihat lebih kusam. 

Buat Bruver yang punya warna kulit kuning langsat, dalam artikel ini kita akan bahas kulit kuning langsat cocok pakai baju warna apa dan warna yang harus dihindari.

Nama warna kulit ini diambil dari buah yang bernama sama, yaitu buah langsat. Buah ini adalah buah kecil berkulit tipis yang berasa manis. Sekilas, buah ini sangat mirip dengan buah duku.

Warna kulit kuning langsat itu kekuningan, tapi ada juga yang sedikit kecoklatan. Warnanya akan semakin kecoklatan setelah terpapar sinar matahari karena produksi melanin berlebih, untuk melindungi kulit.

Selain itu, pemilik kulit kuning langsat menghasilkan sebum yang mengandung trigliserida yang lebih banyak, makanya kulit terasa lebih berminyak dan beresiko jerawat.

Dan faktanya, banyak orang Indonesia yang ingin punya warna kulit ini karena lebih terlihat menarik, cerah, dan glowing. Kira-kira baju warna apa yang cocok untuk kulit kuning langsat?

Tips Memilih Baju untuk Kulit Kuning Langsat

Buat Bruver yang punya kulit kuning langsat, ada beberapa tips nih biar makin maksimal dalam memilih baju, antara lain:

  1. Percaya diri adalah yang paling penting! Ketika Bruver merasa nyaman dan percaya diri dengan apa yang dipakai, pasti akan keliatan cocok dan enak diliat.
  2. Pilih bahan yang adem dan nyaman dipakai. Bruver bisa pilih katun dan linen untuk cuaca panas dan cocok untuk iklim di Indonesia. Bahan ini bisa menyerap keringat dengan baik dan nggak bikin gerah.
  3. Pilihlah baju yang sesuai dengan bentuk tubuhmu agar terlihat lebih proporsional.
  4. Perhatikan warna baju, Bruver. Warna baju yang tepat dapat membuat kulitmu terlihat lebih cerah dan bercahaya. Emang kulit kuning langsat cocok pakai baju warna apa aja? Yuk kita bahas!

Baju Warna Apa yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat?

Bruver, warna kulit kuning langsat itu terbilang netral. Artinya, banyak pilihan warna baju yang bisa Bruver coba. Berikut ini pembahasan lebih detail tentang kulit kuning langsat cocok pakai baju warna apa:

  1. Merah

Kulit kuning langsat cocok pakai baju warna apa yang bisa bikin keliatan berani dan semangat? Jawabannya warna merah. Warna ini bakal nge-highlight kulit jadi lebih cerah dan stylish.

  1. Kuning 

Warna kuning bisa bikin kulitmu terlihat lebih bercahaya dan hidup, Bruver. Warna ini sangat cocok untuk Bruver yang punya kulit kuning langsat, karena memberikan kesan segar dan bersemangat.

  1. Oranye

Oranye itu warna yang cerah dan warm, Bruver. Warna ini bisa bikin kulit kuning langsat terlihat lebih bercahaya dan segar. Oranye ngasih kontras yang bagus tanpa terlalu mencolok, sehingga kulit kuning langsat bisa lebih glowing dan hidup.

  1. Baby Blue

Baby blue, atau biru muda, punya vibes menenangkan dan lembut. Cocok untuk Bruver yang punya kulit kuning langsat, warna ini bikin kontras yang pas dan nggak berlebihan, bikin wajahmu tampak lebih segar dan cerah.

  1. Hijau Sage

Hijau sage adalah warna hijau yang lembut dan kalem. Warna ini cocok buat kulit kuning langsat karena nggak terlalu mencolok tapi tetap elegan. Hijau sage juga memberikan kesan tenang dan nyaman.

  1. Lavender

Lavender memberikan kontras dengan warna kulit kuning langsat, membuatnya terlihat lebih cerah dan bercahaya. Warna ini juga memberikan kesan elegan.

  1. Pink Muda

Pink muda cocok buat kulit kuning langsat karena merupakan warna yang lembut dan fresh. Ini juga identik dengan warna-warna romantis.

  1. Hitam

Siapa yang lemarinya didominasi warna hitam? Sebenarnya ini nggak salah, soalnya warna netral yang satu ini emang cocok dipakai segala warna kulit, termasuk kuning langsat dan bisa digunakan dalam situasi apapun. 

  1. Putih 

Sama kayak warna hitam, warna putih juga warna netral yang bisa bikin warna kulit kuning langsat keliatan lebih cerah dan segar. Cocok buat Bruver yang suka tampil minimalis tapi tetap stylish.

  1. Hijau Zamrud

Mungkin warna ini emang jarang dipakai sebagai warna baju. Tapi, warna hijau satu ini ternyata cocok buat kulit kuning langsat karena memberikan kontras yang kuat.

  1. Fuschia

Fuschia adalah warna pink yang terang dan mencolok. Warna ini cocok untuk kulit kuning langsat karena memberikan kontras yang kuat, sehingga kulitmu bisa terlihat lebih cerah dan menonjol. Fuschia juga memberikan kesan fun dan energik, cocok buat Bruver yang suka tampil bold dan percaya diri.

  1. Navy

Warna navy atau biru gelap cocok buat kulit kuning langsat karena memberikan kontras yang elegan tanpa terlalu mencolok. Navy juga bikin penampilanmu terlihat lebih formal dan sophisticated, cocok buat berbagai kesempatan.

Bacaan Lebih Lanjut: Inspirasi Outfit Jalan Sama Pacar.

Kulit Kuning Langsat Harus Menghindari Warna Apa?

Bruver, walaupun banyak warna yang cocok untuk kulit kuning langsat, ada juga beberapa warna yang sebaiknya dihindari. Warna-warna ini bisa bikin kulit terlihat kusam atau nggak bercahaya. Berikut beberapa warna yang sebaiknya Bruver hindari:

  1. Emas

Warna emas sedikit mirip dengan warna kulit kuning langsat. Jadi, kalau Bruver pakai baju warna emas, kulitmu bisa keliatan menyatu dengan baju, sehingga nggak ada kontras yang cukup untuk menonjolkan kulit. Akibatnya, penampilan bisa terlihat kurang hidup dan kurang menarik.

  1. Karamel

Warna karamel juga punya warna yang hampir sama dengan kulit kuning langsat. Hal ini bisa membuat kulitmu terlihat kusam karena nggak ada perbedaan warna yang signifikan antara baju dan kulit. Warna karamel ngasih efek cerah atau kontras yang bikin kulitmu tampak lebih menarik.

  1. Coklat Muda

Coklat muda adalah warna yang tone-nya yang hampir sama dengan kulit kuning langsat. Sama kayak emas dan karamel, coklat muda nggak memberikan kontras yang cukup. Ini bisa bikin kulit Bruver terlihat pucat atau bahkan kusam, sehingga terlihat kurang menarik.

  1. Kuning Pucat

Kuning pucat adalah warna yang kurang cocok untuk kulit kuning langsat karena bisa membuat kulit Bruver terlihat kurang cerah, bahkan bisa membuat wajah keliatan lelah atau kurang segar. 

Dengan menghindari warna-warna tersebut, Bruver bisa pilih kulit kuning langsat cocok pakai baju warna apa saja.

Mungkin Bruver Penasaran Juga: Apa Sih Bedanya Warna Kuning Langsat dan Sawo Matang?

Apapun Warna Bajunya, Muka Harus Tetap Cerah untuk Tampil Mempesona

Terlepas dari pembahasan kulit kuning langsat cocok pakai baju warna apa, Bruver harus memastikan kalau muka tetap cerah supaya tetap tampil mempesona.

Salah satu caranya adalah dengan merawat kulit pakai sabun Bruv For Men! 

Dengan kandungan aktif seperti activated bamboo charcoal, argan oil, dan peppermint oil, Bruv For Men bisa membersihkan wajah secara menyeluruh, mengangkat kotoran, minyak, dan keringat tanpa bikin kulit kering.

Kandungan argan oil membantu melembabkan dan menutrisi kulit, sedangkan peppermint oil membantu menyegarkan dan menenangkan kulit. Wajahmu bakal terlihat lebih cerah dan bebas kusam.

Mau pakai baju warna apa aja, Bruv For Men bakal bikin wajahmu tetap segar dan bebas kusam. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, coba Bruv For Men dan rasakan sendiri manfaatnya!

Inspirasi Outfit Jalan sama Pacar, Pasti Keren dan Bikin Percaya Diri

Inspirasi Outfit Jalan sama Pacar, Pasti Keren dan Bikin Percaya Diri

Pepatah mengatakan kalau hanya butuh waktu tujuh detik untuk membuat kesan pertama. Apa yang bisa kita lakukan dalam waktu tujuh detik? Mungkin nggak banyak ya, jadi Bruver harus memaksimalkan penampilan atau outfit jalan sama pacar, untuk menciptakan kesan pertama yang baik. MinBruv akan spill beberapa inspirasi ootd jalan sama pacar dan kesalahan-kesalahan yang sering dilakuin saat pilih outfit.

Kesalahan yang Paling Sering Dilakuin Saat Pilih Outfit

Memilih pakaian bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengekspresikan diri, tetapi juga bisa bikin bingung dan takut salah kostum. Berikut adalah beberapa kesalahan yang paling sering dilakuin saat pilih outfit:

  1. Ukuran Outfit yang Kurang Pas

Outfit yang kurang pas bisa bikin Bruver keliatan nggak rapi dan kurang nyaman. 

Misalnya, outfit yang terlalu ketat bisa menonjolkan area yang ingin Bruver sembunyikan, sedangkan pakaian yang terlalu longgar bisa terlihat kusut dan berantakan. 

Kunci utamanya adalah menemukan pakaian yang pas di tubuh Bruver dan melengkapi bentuk tubuh Bruver. 

  1. Salah Pilih Warna Outfit
outfit jalan sama pacar simpel

Pakai warna outfit yang salah bisa bikin Bruver kelihatan pucat atau kelihatan nggak cocok. Penting untuk memilih outfit yang sesuai dengan warna kulit Bruver dan cocok dengan acara dan tempatnya. Berikut beberapa tips memilih warna outfit:

  • Pertimbangkan warna kulit: Orang dengan warna kulit cool (merah muda, kemerahan, atau biru) biasanya terlihat paling baik dengan warna-warna seperti biru, hijau, dan ungu. Sedangkan, orang dengan warna kulit warm (emas, persik, atau kuning) biasanya terlihat cocok dengan warna-warna seperti kuning, oranye, dan merah. Warna netral seperti hitam, putih, dan abu-abu terlihat bagus untuk semua orang.
  • Pertimbangkan tempat: Warna cerah dan mencolok lebih cocok untuk suasana kasual, sementara warna yang lebih gelap dan kalem lebih cocok untuk suasana formal.
  • Lihat color palette: Color palette adalah sekumpulan warna yang terlihat bagus bersama-sama. Bruver bisa membuat palet warna dengan menggunakan roda warna atau mencari inspirasi foto online. Setelah Bruver memiliki palet warna, Bruver bisa menggunakannya untuk menyusun outfit yang serasi dan stylish.
  1. Tidak Mempertimbangkan Acara

Outfit jalan sama pacar tentu beda sama outfit untuk wawancara kerja. Artinya, Bruver harus menyesuaikan pakaian dengan acara yang akan dihadiri. Ini berarti, nggak mempertimbangkan tingkat formalitas, lokasi, dan suasana keseluruhan adalah sebuah kesalahan.

  • Acara formal: Pilih pakaian elegan dan anggun, seperti dress,  gaun malam, atau tuxedo.
  • Acara semi-formal: Pilih pakaian yang nyaman, tapi tetap rapi. Misalnya seperti setelan celana yang elegan, rok dan blouse, atau kemeja berkerah dan celana panjang.
  • Acara kasual: Pilih pakaian yang nyaman dan santai, seperti jeans, kaos, dress santai, atau celana pendek.
  1. Terlalu Mengikuti Tren

Tren datang dan pergi dengan cepat, dan apa yang populer hari ini mungkin nggak tren besok. Selain itu, kadang ada beberapa tren fashion yang nggak sesuai sama gaya pribadi dan bentuk tubuh Bruver.

Gunakan pakaian timeless yang bisa Bruver mix and match sesuka hati. Pakaian seperti blazer berwarna netral, kemeja putih atau polos, jeans, dan rok hitam yang timeless nggak akan pernah ketinggalan zaman.

  1. Mengabaikan Aksesoris

Aksesoris yang tepat bisa mengubah outfit dari biasa aja jadi luar biasa. Jangan takut untuk bereksperimen dengan perhiasan, syal, ikat pinggang, dan topi untuk menambahkan sentuhan pribadi dan keanggunan pada tampilan Bruver. Perhiasan bisa menjadi cara yang bagus untuk menunjukkan gaya pribadimu. 

Outfit Jalan sama Pacar (Untuk Cowok)

Weekend atau libur panjang emang jadi waktu terbaik buat jalan-jalan, apalagi sama pacar. Tapi bosen nggak sih kalau outfit yang dipakai itu-itu doang? MinBruv kasih tips mix and match outfit jalan sama pacar untuk cowok:

  1. Kemeja Berkerah

Situs The Essential Man mengadakan survei pada beberapa wanita di New York. Hasilnya, 60,2% wanita senang kalau cowok menggunakan kemeja berkerah untuk kencan. Kemeja bisa memberikan kesan kalau cowok itu effort, rapi, dan manly dalam berpenampilan.

Kalau kemeja polos dirasa terlalu formal, Bruver bisa coba kemeja yang bermotif artsy, kotak-kotak, garis-garis, atau yang lainnya. Pakai celana dan sepatu yang warnanya matching

Outfit seperti ini cocok banget kalau Bruver mau ngedate di museum, kafe, atau makan di restaurant.

  1. Jaket Kulit

Mau motoran sambil boncengin pacar? Jaket kulit bisa jadi outfit yang cocok! Jaket ini bakal bikin Bruver keliatan lebih maskulin dan menarik di mata cewek, lho. Apalagi, jaket kulit termasuk outfit yang klasik dan timeless, sehingga nggak akan pernah ketinggalan tren.

  1. Kaos Polos

Buat outfit jalan sama pacar yang lebih santai, misalnya olahraga bareng atau main ke alam, Bruver bisa pakai kaos polos. Mix and match pakai celana jeans atau baggy jeans. Supaya lebih kece, pakai sneakers andalan Bruver.

  1. Celana Jeans

Jeans bisa jadi salah satu bahan celana yang versatile dan nyaman dipakai. Bahan denim yang tebal juga umumnya awet dan nggak cepat rusak. 

Jeans berwarna gelap cocok sebagai outfit jalan bareng pacar ke acara yang formal, apalagi kalau di mix and match dengan kemeja dan blazer. Sementara itu, jeans berwarna terang atau sedikit pudar, cocok untuk ootd jalan bareng doi yang kasual atau lebih santai.

  1. Jaket Varsity

Jaket varsity punya kesan santai dan sporty, sekaligus bisa bikin penampilanmu lebih keren dan nggak monoton, Bruver. Jaket ini juga gampang dipadukan dengan outfit lain, misalnya celana jeans, kaos polos, dan lainnya.

  1. Hoodie

Hoodie emang jadi salah satu outfit jalan dengan pacar yang simpel dan nyaman, tapi tetap keren. Hoodie cocok dipakai kencan ke kafe, menonton film, atau sekadar berjalan-jalan ke taman. Tapi, hati-hati Bruver. Sebaiknya, hindari gunakan hoodie di situasi yang formal ya.

  1. Sweater 

Ada beberapa jenis sweater yang cocok digunakan cowok-cowok buat jalan sama pacar nih, Bruver. Misalnya, crew neck, V-neck, turtleneck, sampai cardigan. Bruver bisa mix and match dengan celana jeans untuk tampilan kasual, atau dengan celana chino atau celana panjang untuk tampilan lebih formal.

Bacaan Lainnya: Sigma Male Adalah?

Outfit Jalan sama Pacar (Untuk Cewek)

Nggak cuma cowok, tapi cewek-cewek juga harus memperhatikan outfit yang akan dipakai untuk jalan sama pacar. Jangan sampai salah pilih outfit dan bikin doi ilfeel ya.

  1. Kemeja 

Kemeja bisa dipadukan dengan berbagai jenis bawahan seperti celana panjang, rok, atau jeans, dan tetap memberikan tampilan yang stylish. Kemeja juga lebih mudah untuk dilayer dengan blazer atau cardigan untuk tampilan yang lebih polished dan versatile.

  1. Blouse

Beda sama kemeja, blouse biasanya punya model yang agak longgar, tapi nggak berkancing. Blouse juga biasanya lebih terlihat girly. Blouse sendiri punya beberapa macam model, antara lain ruffle, brokat, sabrina, hidden button down, draped blouse, dan masih banyak lagi.

Karena modelnya banyak, pastinya Bruver nggak akan bosen untuk mix and match blouse dengan celana ataupun rok yang matching.

  1. Kaos 

Beberapa cowok merasa terintimidasi sama cewek yang ‘well-dressed’, makanya menggunakan kaos bukanlah pilihan yang buruk. Bruver bisa menggunakan jeans untuk kesan kasual, atau rok untuk terlihat lebih feminim. Menggunakan outer seperti jaket atau kemeja memberikan kesan yang keren.

  1. Rok Midi

Rok midi punya panjang antara lutut sampai betis, ini cocok untuk Bruver yang punya tubuh mungil, maupun tinggi. Pakai rok midi yang nyaman, terus mix and match dengan atasan yang sesuai. Bisa pakai blouse, kemeja, atau kaos.

  1. Kulot 

Kulot adalah celana yang sangat longgar sehingga nyaman dan memudahkan Bruver untuk bergerak bebas waktu jalan sama doi. Kulot cocok digunakan baik dalam date yang formal maupun kasual. Ada berbagai model dan motif kulot yang bisa Bruver mix and match dengan atasan yang sesuai dengan style Bruver.

  1. Dress

Dress emang nggak pernah salah jadi outfit jalan sama pacar! Ini bisa bikin gaya Bruver jadi lebih keliatan feminim dan anggun, tanpa keliatan lebay. Dress hadir dalam berbagai model dan panjang, mulai dari mini dress hingga maxi dress. Dress cocok untuk berbagai jenis date, dari jalan santai di taman, menonton film, minum kopi di kafe, sampai makan malam romantis.

  1. Cardigan

Cardigan biasanya terbuat dari bahan rajut atau katun, umumnya memiliki kancing di bagian depan dan bisa digunakan sebagai outer. Cardigan dapat memberikan sentuhan kasual namun tetap stylish pada penampilan. Padukan dengan dress atau atasan dan rok midi.

  1. Jumpsuit

Jumpsuit adalah outfit yang menggabungkan atasan dan bawahan sekaligus. Ini akan memberikan kesan chic, tanpa harus bingung untuk mix and match lagi.

Jumpsuit tersedia dalam berbagai warna, pola, dan bahan, memungkinkan Bruver mengekspresikan gaya pribadi. Ada jumpsuit bermotif atau polos dan monokromatik, yang bisa Bruver pilih.

Cek Juga: Ide Topik Pembicaraan Sama Gebetan supaya gak boring dan garing!

Outfit Udah Wah, Muka Juga Harus Cerah!

Udah pakai outfit yang keren, tapi muka masih kusam dan nggak terawat? Jangan sampai deh!

Jaga kesehatan kulit nggak kalah penting, lho. Bruver bisa pakai Bruv For Men face wash untuk muka yang lebih cerah dan anti kusam!

Gunakan Bruv For Men face wash dua kali sehari, dan rasakan sensasi muka bersih, segar, dan bebas kusam.

Diperkaya dengan activated bamboo charcoal, argan oil, dan peppermint oil, Bruv For Men siap bantu bersihin muka dari kotoran, minyak, dan jerawat sampai lapisan terdalam, tanpa terasa kering. 

Sabun ini juga aman digunakan semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Makanya, buruan pakai Bruv For Men! Outfit udah wah, muka juga harus cerah.

Itulah inspirasi outfit jalan sama pacar yang bisa MinBruv share ke Bruver. Jangan lupa praktekin tipsnya, ya!

Sigma Male Adalah? Cari Tahu Ciri, Contoh, dan Cara Jadi Sigma Male!

Sigma Male Adalah? Cari Tahu Ciri, Contoh, dan Cara Jadi Sigma Male!

Mungkin Bruver udah sering dengar istilah alpha male, omega male, beta male, maupun sigma male. Istilah-istilah ini berkaitan dengan kepribadian yang menonjol dari seorang pria. Sigma male adalah pria yang independen, sehingga terlihat ‘cool’ atau keren. Untuk lebih jelasnya, MinBruv bakal jelasin ke Bruver secara lengkap dalam artikel ini. 

Sigma Male Adalah

Istilah Sigma male sebuah ‘slang word’ yang digunakan dalam subkultur maskulinitas, yang berkaitan dengan kepribadian yang menonjol dari seorang pria. 

Kata sigma male diambil dari bahasa Yunani, untuk menyebut suatu tatanan sosial. Sigma adalah nama huruf ke-18 alfabet Yunani, Sigma kapital ditulis Σ; sigma huruf kecil ditulis sebagai σ dan ς di akhir kata.

Berbeda dengan alpha male, omega male, dan beta male, sigma male berada di luar hierarki sosial dan tidak terikat status sosial. dictionary.com juga menyebut kalau istilah lain yang menggambarkan sigma male adalah lone wolf.

Pengertian Sigma Male

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan cowok sigma?

Sigma male adalah seorang pria yang selalu menjalani hidupnya berdasarkan apa yang dirinya yakini, dan nggak terpaku pada aturan dan standar yang ada di masyarakat. Gampangnya, sigma male = ‘bos’ untuk dirinya sendiri. 

Sigma male biasanya memprioritaskan dirinya sendiri. Berbeda dengan alpha male yang menjadi pemimpin dan mempedulikan anggota timnya, sigma male lebih suka bekerja secara independen dan sering kali memilih untuk menjalani kehidupan yang lebih introspektif dan mandiri.

Edmond Hakimi, seorang dokter penyakit dalam di Wellbridge, mencatat bahwa kualitas sigma male mencakup rasa kemandirian yang kuat, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir kritis dan strategis.

Ciri-ciri dan Contoh Pria Sigma Male

ciri ciri sigma male

Bruver masih belum paham, apa itu karakter sigma? Untuk lebih jelasnya, berikut ini ciri-ciri pria yang termasuk sigma male:

  1. Suka Menyendiri

Pria sigma male cenderung menikmati waktu sendiri, atau kalau sekarang populer disebut introvert. Mereka merasa nyaman dan produktif ketika nggak terganggu oleh kehadiran orang lain, dan sering menggunakan waktu ini untuk introspeksi atau mengembangkan diri.

  1. Mandiri 

Pria sigma male biasanya mandiri, mengerjakan tugas dan pekerjaannya sendiri, serta nggak membutuhkan bantuan orang lain. Mereka memiliki rasa kepercayaan diri dengan kemampuan yang mereka miliki dan lebih suka mengandalkan diri sendiri daripada orang lain.

  1. Mudah Beradaptasi

Selanjutnya, ciri-ciri sigma male yakni pribadinya yang mudah beradaptasi dalam situasi dan kondisi apapun. Mereka adalah penyintas yang baik secara alami, dan tidak bergantung pada siapapun, termasuk lingkungan. 

  1. Mengutamakan Diri Sendiri

Mereka akan mengutamakan kebutuhan diri sendiri. Bahkan, situs Feranoid menyebutkan kalau sigma male tidak segan-segan menyingkirkan siapapun yang berpotensi mengganggu dirinya, termasuk dalam hubungan romantis maupun bisnis. Kalau hubungan itu nggak sesuai ekspektasi, sigma male nggak akan berpikir dua kali untuk memutuskan hubungannya.

  1. Membatasi Hubungan

Kayak yang udah disinggung di atas, sigma male biasanya berpikir kalau hubungan memakan waktu, tenaga, dan pikiran, sehingga bisa menghambat produktifitas. Makanya, sigma male sering kali membatasi orang lain yang ingin berhubungan dengannya. 

Tapi, jangan salah. Meskipun begitu, ketika sigma male menjalin hubungan, biasanya hubungan itu lebih bermakna dan dalam. Sigma male juga akan sangat menghargai rekan dan pasangannya.

Ngomongin soal hubungan, mungkin Bruver butuh inspirasi topik pembicaraan sama crush?!

  1. Menentang Norma Sosial

Seorang sigma male biasanya nggak mau mengikuti norma-norma sosial, terutama yang dianggap membatasi kebebasan pribadinya. Bahkan, sigma male nggak segan-segan menentang dan mengkritik secara langsung. Mereka lebih memilih untuk hidup sesuai prinsip dan pandangan hidup pribadinya.

  1. Berkarisma Kuat

Sigma male nggak suka mencari perhatian, maupun validasi orang lain. Tapi, karena karismanya yang kuat, sering kali orang lain justru memperhatikan dan menghormati sigma male, tanpa perlu berusaha keras.

  1. Peka Terhadap Lingkungan

Sigma male biasanya peka terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka memiliki kemampuan untuk membaca situasi dan memahami dinamika sosial tanpa terlibat terlalu dalam. Ini membuat mereka mampu mengambil keputusan yang bijaksana dan strategis.

  1. Bersikap Apa Adanya

Sigma male dikenal dengan sikap apa adanya. Mereka nggak berusaha untuk menyesuaikan diri dengan ekspektasi orang lain atau berpura-pura menjadi orang yang bukan mereka.

Tapi, sigma male juga punya kekurangan, Bruver. Karena cenderung menyendiri dan menghindari hubungan sosial, sigma male bisa merasa kesepian.

Karena sering kali bertindak tidak sesuai norma yang berlaku di masyarakat, sigma male juga rentan mengalami konflik dengan orang lain.

Sosok Sigma Male dari Para Publik Figur

The Pleasant Personality memberikan beberapa contoh sigma male dari kalangan public figure terkenal dunia, antara lain:

  1. Elon Musk

Siapa yang nggak kenal pemilik Tesla dan aplikasi X ini? Nggak cuma kaya raya, Elon Musk punya kecerdasan dan ide-ide yang sering out of the box, bahkan terkadang menentang norma sosial. 

  1. Leonardo da Vinci

Nama ini dikenal karena lukisan klasiknya, yaitu Mona Lisa (1503-1509) dan Perjamuan Terakhir (1495-1498). Sebagai seorang seniman, ilmuwan, dan insinyur asal Italia, temuan da Vinci bisa dibilang lebih maju dari apa yang ada di masa itu.

  1. Keanu Reeves

Aktor yang bermain dalam film ‘John Wick’ ini nggak cuma karismatik dalam perannya, tapi juga di kehidupan nyata, lho. Dia selalu terlihat percaya diri, penuh pesona, dan rendah hati dalam beberapa wawancaranya.

  1. Harry Styles

Penyanyi yang dulu terkenal dalam boyband One Direction ini mengeluarkan kepribadian sigma male dari cara berpakaiannya, yang dianggap menentang norma sosial. Belakangan ini, Harry Styles terlihat sering menggunakan pakaian yang lebih feminin, atau yang biasanya digunakan wanita.

  1. Joaquin Phoenix

Siapa yang nonton film ‘Joker’ dan terkesan sama akting pemeran utamanya? Joaquin Phoenix memang bisa menyampaikan karakter yang intens dan menantang dengan sangat baik. Media menyebut komitmennya terhadap keyakinannya lebih dari sekadar akting, karena dia juga seorang pembela hak-hak hewan yang vokal.

  1. Iwan Fals

Musisi legendaris asal Indonesia ini terkenal karena lagu-lagunya yang berani mengkritik kondisi sosial sampai pemerintah. Nggak heran, banyak artis dan public figure lain yang mengidolakan dan menghormati sosoknya.

  1. Sujiwo Tejo

Hampir sama kayak Iwan Fals, Sujiwo Tejo juga kerap menyampaikan kritik sosial melalui karya seninya. Seniman multitalenta ini dikenal karena karya-karyanya yang eksentrik dan berpegang teguh pada pendiriannya.

Cara Menjadi Sigma Male

Sigma male sering dipandang sebagai orang yang ’cool’ atau ‘keren’, makanya nggak heran, banyak pria di luar sana yang pengen jadi sigma male. Berikut ini cara menjadi sigma male yang bisa Bruver coba:

  1. Tunjukkan Kemandirian

Urus segala kebutuhan dirimu sendiri mulai dari hal-hal yang kecil kayak memasak, membersihkan rumah, mencuci baju, sampai mengurus keuangan dan lainnya.

  1. Lebih Percaya Diri

Percaya diri adalah salah satu hal penting yang perlu Bruver lakuin kalau mau jadi sigma male. Ketika Bruver punya rasa percaya diri yang kuat, Bruver bisa membuat keputusan yang berani dan mandiri tanpa terpengaruh oleh pendapat orang lain.

  1. Terus Upgrade Diri

Asah keahlianmu dalam berbagai bidang, baik itu hard skills seperti kemampuan teknis, maupun soft skills seperti komunikasi dan kepemimpinan. Luangkan waktu untuk mempelajari hal-hal baru. Bruver bisa browsing lewat internet, membaca buku, atau mengikuti course

  1. Pegang Teguh Prinsip

Jangan labil! Tentukan apa yang penting bagi Bruver dalam hidup dan berpegang teguhlah pada nilai-nilai tersebut. Menjadi sigma male berarti memiliki prinsip yang kuat dan konsisten dalam menjalani kehidupan. 

  1. Jadi Diri Sendiri

Jangan hidup sesuai dengan ekspektasi orang lain. Nggak perlu berpura-pura dan jadi orang lain. Setiap orang punya keunikan dan kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu, jadilah diri sendiri.

  1. To The Point

Umumnya, sigma male adalah seseorang yang nggak banyak omong, dan menganggap basa-basi itu cuma buang-buang waktu. Makanya, kalau Bruver mau jadi sigma male, sebaiknya bicara seperlunya dan langsung to the point aja.

  1. Jaga Kesehatan

Nggak cuma kepribadian yang harus diubah, tapi Bruver juga harus menjaga kesehatan fisik dan mental. Caranya dengan rutin berolahraga, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup. Hindari melakukan hal-hal yang bisa merusak fisik dan mental seperti merokok, minum minuman beralkohol, dan sebagainya.

  1. Jaga Penampilan

Meskipun sigma male biasanya berpenampilan sesuka hati, tapi bukan berarti nggak perlu jaga penampilan ya. Justru, menjaga penampilan adalah bagian dari menghormati diri sendiri dan menunjukkan kalau Bruver memprioritaskan diri sendiri.

Pakai pakaian dan aksesoris yang sesuai dengan kepribadian dan kenyamanan Bruver. Jangan khawatir untuk menunjukkan dirimu melalui pakaian.

Baca Juga: Ciri Ciri Orang Ganteng, Kira-kira dilihat dari apa aja ya?

Kebersihan diri seperti mandi secara teratur, menjaga kesehatan kulit, dan menjaga kebersihan gigi juga sangat penting. Ini bukan hanya soal penampilan, tetapi juga tentang menjaga kesehatan dan merasa segar setiap hari.

Itu dia pembahasan seputar sigma male yang perlu Bruver ketahui. Ada satu cara tambahan kalau Bruver mau jadi sigma male seutuhnya, jaga kebersihan wajah dengan pakai Produk Bruv For Men face wash.

Sabun Bruv diformulasikan khusus untuk pria dengan kandungan aktif kayak activated bamboo charcoal yang ampuh bersihkan kotoran dan minyak di kulit sampai ke pori-pori terdalam.

Kedua, ada argan oil yang menjaga kelembapan kulit biar nggak kering dan kasar. Serta peppermint oil yang bikin kulit lebih segar.

Yuk, buktikan sendiri! Gunakan Bruv For Men secara rutin dan rasakan perubahannya. 

Ciri ciri Muka Iritasi Karena Skincare, Stop Sesegera Mungkin!

Ciri ciri Muka Iritasi Karena Skincare, Stop Sesegera Mungkin!

Pernah nggak sih, abis pakai skincare bukannya makin ganteng, muka malah jadi kemerahan, perih, gatal, atau bahkan mengelupas? Bisa jadi, ini ciri ciri muka iritasi karena skincare. Kok bisa? Yuk kita bahas satu-persatu!

Tujuan Bruver menggunakan skincare pasti untuk merawat kulit supaya sehat, glowing, dan bebas dari masalah-masalah kulit lainnya. Tapi, beberapa faktor dibawah ini justru menyebabkan munculnya tanda tanda muka iritasi karena skincare.

Penyebab Iritasi Kulit Wajah Karena Skincare

  1. Alergi

Alergi jadi penyebab utama munculnya iritasi karena skincare. Tandanya, ada kandungan yang memicu reaksi tubuh, sehingga melepaskan protein untuk membantu melawannya. 

Biasanya paraben, alkohol, pewangi, dan bahan lain jadi pemicu alergi pada skincare. Ciri-ciri alergi skincare antara lain gatal-gatal, ruam, bengkak, dan lainnya.

  1. Skincare Tidak Cocok

Sesuaikan produk skincare yang akan Bruver gunakan dengan jenis dan kebutuhan kulit. Skincare yang tidak cocok akan menyebabkan iritasi. Misalnya, ketika Bruver memiliki kulit kering, tapi malah menggunakan skincare yang bersifat astringent, kulit mungkin akan semakin kering, bahkan mengelupas. Sebaliknya, kalau Bruver punya kulit berminyak tapi malah menggunakan skincare comedogenic, pori-pori akan tersumbat.

  1. Skin Barrier Rusak

Skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang berfungsi untuk melindungi kulit dari berbagai zat berbahaya, seperti polusi udara, bakteri, dan radikal bebas. Skin barrier yang sehat juga membantu menjaga kelembapan kulit.

Ketika skin barrier rusak, fungsinya untuk melindungi dan menjaga kelembapan kulit menjadi terganggu. Hal ini membuat kulit menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi, termasuk saat terkena produk skincare.

  1. Kandungan Skincare Terlalu Keras

Kandungan bahan kimia pada skincare yang terlalu keras bisa menyebabkan wajah iritasi dan berpotensi merusak skin barrier yang berfungsi untuk melindungi kulit. Bahan tersebut misalnya alkohol, parfum, pewarna buatan, retinol, dan lainnya.

  1. pH yang Tidak Seimbang

Produk skincare yang lebih asam atau lebih basa dari kulit wajah akan mengganggu keseimbangan alami kulit, sehingga memicu munculnya iritasi. 

  1. Interaksi Kandungan

Kombinasi kandungan dalam produk skincare dapat saling berinteraksi dan menimbulkan efek samping yang tak terduga. Interaksi ini dapat terjadi antara bahan aktif, bahan tambahan, atau antara bahan aktif dan bahan tambahan. Misalnya, kombinasi retinoid dan salicylic acid dapat menyebabkan iritasi kulit.

  1. Sensitif Terhadap Sinar Matahari

Ternyata, ada beberapa skincare yang bikin kulit jadi lebih sensitif terhadap sinar matahari, lho Bruver. Akibatnya, kulit jadi terasa perih dan iritasi. Menurut Medical News Today, kandungan skincare tersebut misalnya AHA, BHA, atau retinoid.

  1. Pengaruh Lingkungan

Polusi udara mengandung partikel berbahaya yang dapat mengiritasi kulit, membuatnya lebih sensitif dan mudah iritasi saat terkena produk skincare.

Selain polusi udara, udara yang terlalu kering dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya, sehingga menjadi lebih kering dan mudah iritasi. Hal ini terutama terjadi saat Bruver menggunakan produk skincare yang bersifat astringent.

Ciri ciri Muka Iritasi Karena Skincare

Bahaya iritasi kulit wajah karena skincare

Masuk ke pembahasan inti, gimana sih, ciri ciri muka iritasi karena skincare? Ciri-cirinya antara lain:

Muncul Kemerahan

Ciri yang pertama adalah beberapa bagian kulit yang berubah menjadi kemerahan. Saat terjadi iritasi, pembuluh darah dengan cepat membesar dan pecah, menimbulkan kemerahan. Kemerahan yang muncul bisa berupa ruam merah, benjolan merah, kulit memerah, atau pembuluh darah yang melebar. 

Kulit Kering dan Mengelupas

Kulit yang bertambah kering, bahkan sampai mengelupas juga salah satu tanda muka iritasi karena skincare selanjutnya. Iritasi bisa mengganggu efektivitas skin barrier dalam menjaga kelembapan kulit.

Terasa Gatal

Merasa muka gatal karena skincare? Bisa jadi, ini karena skincare. Kekeringan akan merangsang ujung saraf sehingga menyebabkan rasa gatal.

Sensasi Menyengat dan Terbakar

Ciri lainnya adalah muncul sensasi menyengat dan terbakar. Biasanya, ini dipicu skin barrier yang rusak dan teriritasi produk skincare yang terlalu keras. Kemudian memicu aktifnya ujung saraf dan sensasi menyengat dan terbakar.

Baca Juga: Kenapa Muka Terasa Panas Saat Memakai Masker Wajah?

Tekstur Kulit Tidak Rata

Iritasi dan reaksi negatif dari bahan yang ada di di dalam kandungan skincare bisa menyebabkan adanya perubahan tekstur kulit menjadi lebih kasar dan tidak rata.

Produksi Minyak Meningkat

Dilansir dari halodoc.com, kulit yang iritasi bisa memicu produksi minyak berlebih. Hal ini karena  iritasi bisa menyebabkan kulit kering dan membuat kelenjar minyak dalam kulit memproduksi sebum secara berlebihan.

Bahaya Iritasi Kulit Wajah Karena Skincare

Selain mengakibatkan munculnya ciri ciri muka iritasi karena skincare diatas, Bruver mungkin akan mengalami efek samping dalam jangka panjang, atau dalam jangka beberapa minggu, hingga beberapa bulan. Berikut ini bahaya iritasi kulit wajah karena skincare:

  1. Kulit Lebih Sensitif

Iritasi akibat menggunakan skincare bisa menyebabkan rusaknya skin barrier dan membuat lapisan kulit menjadi lebih tipis, sehingga juga membuat kulit lebih sensitif dan rentan mengalami masalah kulit.

  1. Muncul Hiperpigmentasi

Reaksi alergi atau iritasi terhadap bahan-bahan tertentu dalam skincare, dapat menyebabkan produksi melanin meningkat. Hal ini dapat menyebabkan munculnya hiperpigmentasi pasca peradangan. Biasanya, hiperpigmentasi ini akan sulit dihilangkan.

  1. Kulit Kusam

Kulit yang kering dan iritasi akan menyebabkan kulit menjadi terlihat kusam sepanjang hari. Sk:n Clinics mendefinisikan kulit kusam sebagai kulit yang tampak lelah dan kering serta kehilangan kilau alaminya. Kulit kusam punya warna kulit yang tidak merata, tidak glowing, bertekstur kasar, dan rawan terkena masalah kulit lainnya.

Cara Mengatasi Iritasi Karena Skincare

Cara Mengatasi Iritasi Karena Skincare

Kalau Bruver mengalami iritasi karena menggunakan produk skincare, jangan panik dulu, berikut ini cara mengatasi iritasi karena skincare:

  1. Hentikan Penggunaan

Cara mengatasi iritasi karena skincare yang paling utama adalah hentikan penggunaan skincare yang jadi pemicu. Kalau Bruver tetap pakai produk tersebut, kondisi kulit justru akan semakin parah.

  1. Bersihkan Kulit Wajah

Bersihkan kulit wajah dengan pembersih wajah yang lembut dan tidak mengiritasi kulit. Pembersih yang mengandung alkohol, parfum, dan SLS bisa memperburuk iritasi dan bikin kulit pulih lebih lama. Pastikan juga produk face wash yang digunakan sesuai dengan jenis kulit.

  1. Jaga Hidrasi Kulit

Kulit yang terhidrasi akan membantu memperkuat skin barrier, sekaligus menenangkan iritasi wajah. Pilihlah pelembap yang tidak terlalu berminyak dan non-comedogenic supaya nggak memperparah kondisi kulit.

  1. Kompres Air Dingin

Kompres dingin telah dipercaya dapat membantu meredakan ciri-ciri muka iritasi karena skincare seperti gatal, kemerahan, rasa terbakar hingga ruam. Bruver bisa menggunakan air es atau es batu yang dibalut dengan kain, kemudian tempelkan pada area yang iritasi selama beberapa menit.

  1. Hentikan Eksfoliasi

Hentikan rutinitas eksfoliasi untuk sementara waktu. Bahan-bahan eksfoliasi bisa mengiritasi kulit yang sudah sensitif dan memperparah gejala seperti panas dan perih. Menghentikan eksfoliasi akan memberikan waktu bagi kulit untuk beristirahat dan memperbaiki diri.

  1. Gunakan Bahan Menenangkan 

WebMD menyebut bahwa menggunakan bahan-bahan menenangkan seperti lidah buaya, mentimun, yogurt, madu, green tea, centella asiatica, bakuchiol, hyaluronic acid, glycerin, ceramides, dan sebagainya, bisa mengatasi muka iritasi karena skincare.

  1. Lindungi dari Paparan Sinar Matahari

Kulit yang iritasi akan terasa lebih perih ketika terpapar sinar matahari. Makanya, sebelum beraktivitas, gunakan sunscreen minimal SPF 30, minimal 15 menit sebelum beraktivitas dan gunakan pakaian yang tertutup. 

Kalau Bruver ingin melakukan kegiatan outdoor, sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung antara jam 10 pagi dan 4 sore, saat sinar UV paling kuat.

Selain itu, pastikan Bruver udah mengecek BPOM kosmetik yang ingin digunakan demi memastikan kalau dari legalitas produknya udah jelas dulu.

Itu dia pembahasan terkait ciri ciri muka iritasi karena skincare, beserta cara mengatasinya. Tetap jaga kesehatan kulit dan lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit.

Salah satu produk skincare yang sudah terjamin aman dan terdaftar BPOM adalah Bruv Face Wash. Sabun cuci muka ini punya kandungan Triple Active Skin Repair, yaitu activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil

Kandungan activated charcoal punya fungsi untuk membersihkan wajah secara mendalam dari kotoran dan minyak berlebih yang bisa menyumbat pori-pori dan memperparah iritasi. 

Argan oil-nya kaya akan vitamin E dan antioksidan yang bisa menjaga wajah tetap terhidrasi. Selain itu, kandungan peppermint oil bisa mengatasi iritasi di wajah dengan sensasi dinginnya.

Cobain Bruv Face Wash sekarang juga dan rasakan sendiri manfaatnya!

Cara Memakai Toner ditepuk atau diusap? Ini Langkah yang Benar

Cara Memakai Toner ditepuk atau diusap? Ini Langkah yang Benar

Toner sudah dimasukan sebagai salah satu rangkaian skincare routine yang wajib digunakan. Tapi, kadang ada yang masih bingung mengenai cara memakai toner ditepuk atau diusap. Apa bedanya? Mana yang lebih baik? Yuk bahas dalam artikel ini!

Sebelum kita bahas cara menggunakan toner ditepuk atau diusap, kita kenalan dulu yuk, sama produk skincare yang satu ini. 

Toner merupakan skincare yang biasanya digunakan setelah membersihkan wajah. Teksturnya yang sangat cair dan ringan seperti air memungkinkan untuk menembus kulit lebih dalam, cepat menyerap, tidak meninggalkan residu, dan menyegarkan kulit wajah.

Manfaat Pakai Toner, Salah Satu Skincare Routin Wajib Sih!

Toner bukan cuma menghidrasi, tapi juga dilengkapi berbagai macam bahan aktif, seperti ekstrak tumbuhan, vitamin, dan bahan lainnya yang membuat toner punya manfaat lain, seperti:

  1. Menyeimbangkan Kadar pH Kulit

Kadang, ada face wash yang punya kadar pH berbeda dengan kulit, ini bisa menyebabkan kulit kering, bahkan iritasi. Toner umumnya sedikit lebih asam atau bisa menyeimbangkan kadar pH kulit.

  1. Membersihkan Kotoran dan Minyak Berlebih

Meskipun Bruver udah membersihkan wajah pakai face wash, kadang masih ada sisa-sisa kotoran yang nggak bisa dijangkau. Toner yang bisa menembus ke dalam pori-pori kulit dan lebih menyeluruh, bisa menghilangkan kotoran-kotoran tersebut.

  1. Mempersiapkan Kulit

Toner bisa dibilang sebagai ‘primer’ untuk mempersiapkan kulit sebelum menerima produk skincare selanjutnya. Ini akan membantu serum, pelembap, sampai sunscreen untuk bekerja lebih efektif.

  1. Mengecilkan Pori-pori

Dr. Vij dari Cleveland Clinic menyampaikan kalau toner yang bersifat astringent bisa menyamarkan penampilan pori-pori menjadi terlihat lebih kecil. 

  1. Menyegarkan Kulit

Toner bisa membantu meredakan ketidaknyamanan pada kulit, apalagi toner yang punya kandungan menenangkan dan menghidrasi. Toner juga bisa bikin kulit terasa lebih segar.

  1. Melindungi Kulit

Ketika Bruver menggunakan toner setelah mencuci muka, pori-pori akan tertutup, sehingga kulit lebih terlindungi dari paparan lingkungan. 

Ada beberapa jenis toner yang beredar di pasaran, antara lain:

  • Hydrating Toner: Mengandung bahan-bahan pelembap seperti hyaluronic acid, glycerin, dan aloe vera yang memberikan hidrasi ekstra untuk kulit kering atau dehidrasi.
  • Exfoliating Toner: Mengandung bahan-bahan eksfoliasi seperti AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid) yang membantu mengangkat sel-sel kulit mati, memperbaiki tekstur kulit, dan mengatasi masalah jerawat.
  • Treatment Toner: Toner ini punya kandungan dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit seperti hiperpigmentasi, komedo, dan jerawat, serta dapat meratakan warna kulit.

Kesalahan Menggunakan Toner

Bruver nggak boleh sembarangan dalam menggunakan toner! Kalau salah, bisa-bisa toner nggak akan bekerja secara efektif. Berikut ini kesalahan menggunakan toner yang biasanya terjadi:

  1. Menggunakan Toner yang Tidak Cocok

Ini adalah kesalahan yang sangat umum dilakukan pengguna toner. Perlu diingat bahwa setiap jenis kulit punya kebutuhan dan masalah kulit yang berbeda. Menggunakan produk yang salah bisa membuatnya semakin buruk, bahkan memicu masalah baru.

  1. Menggunakan Toner Terlalu Banyak

Terkadang, sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, Bruver. Salah satunya adalah menggunakan toner yang terlalu banyak. Ini bisa membuat kulit terganggu keseimbangan alaminya. Selain itu juga termasuk pemborosan.

  1. Kandungan yang Terlalu Keras

Kandungan toner yang terlalu keras, misalnya alkohol, pewangi, astringents berlebih, dan lainnya bisa membuat minyak alami menjadi berkurang dan juga merusak skin barrier.

  1. Belum Membersihkan Wajah

Mengaplikasikan toner pada wajah yang kotor itu percuma Bruver! Meskipun toner bisa mengangkat kotoran, tapi akan lebih baik jika Bruver mencuci muka terlebih dahulu. Apalagi, mencuci muka juga akan membuat kulit lembap dan toner makin efektif.

  1. Menggosok atau Menepuk Terlalu Keras

Apapun cara pemakaian toner yang Bruver lakukan, sebaiknya jangan lakukan dengan keras. Karena ini bisa mengiritasi dan merusak skin barrier.

Cara Memakai Toner ditepuk atau diusap?

cara menggunakan toner ditepuk atau diusap

Ada beberapa faktor yang bisa menentukan cara memakai toner ditepuk atau diusap, antara lain:

  1. Jenis Kulit

Beberapa sumber mengatakan kalau cara memakai toner ditentukan dari jenis kulit yang Bruver punya.

Untuk kulit normal dan kering, Bruver bisa langsung menepuknya menggunakan tangan. Lalu, untuk kulit berminyak atau kombinasi, sebaiknya ditepuk atau diusap? Bruver disarankan untuk menggunakannya dengan cara diusap menggunakan kapas. 

  1. Kelebihan

Penggunaan toner dengan cara ditepuk atau diusap punya kelebihan masing-masing.

Toner yang ditepuk bisa terasa lebih lembut dan menghidrasi, serta tidak memerlukan kapas dan mengurangi limbah.

Sedangkan, toner yang diusap lebih efektif dalam mengangkat sisa kotoran, karena memberikan sedikit efek eksfoliasi.

  1. Kekurangan 

Selain kelebihan, pastinya metode keduanya juga punya kekurangan yang beda satu sama lain.

Kekurangan dari teknik penggunaan toner yang ditepuk adalah kurang efektif untuk membantu mengangkat sisa kotoran.

Toner yang diusap punya kekurangan, yaitu berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit kering atau sensitif kalau diaplikasikan terlalu kasar. 

  1. Manfaat 

Toner yang diaplikasikan dengan cara ditepuk bisa meresap lebih dalam ke lapisan kulit, sehingga memberikan hidrasi yang cukup. Selain itu, menepuk toner bisa menghindari kemungkinan iritasi karena gesekan kapas di kulit kering.

Sedangkan, toner yang diusap menggunakan kapas bisa membantu mengangkat kotoran dan minyak berlebih. Hal ini karena kapas akan memberikan sedikit efek eksfoliasi.

Cara Menggunakan Toner Pakai Kapas dan Tanpa Kapas

Umumnya, ada dua cara memakai toner dengan tangan, yaitu menggunakan kapas dan tanpa kapas.

Cara Menggunakan Toner Pakai Kapas

  1. Bersihkan wajah dengan cara dicuci dengan face wash yang sesuai dengan jenis kulit.
  2. Pilihlah toner yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit Bruver.
  3. Tuangkan toner secukupnya ke kapas.
  4. Usap wajah dengan kapas dengan gerakan memutar secara perlahan. Hindari area mata dan mulut.
  5. Tunggu hingga toner menyerap, sebelum melanjutkan dengan produk skincare lainnya.

Cara Menggunakan Toner Tanpa Kapas

  1. Pastikan wajah sudah bersih dari makeup dan kotoran menggunakan sabun cuci muka yang sesuai dengan jenis kulit.
  2. Pilihlah toner yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit Bruver.
  3. Tuangkan toner secukupnya ke telapak tangan. Ingat, tangannya harus bersih ya, Bruver.
  4. Tepuk-tepuk toner dengan lembut ke wajah Bruver, mulai dari tengah ke arah luar. Hindari area mata dan mulut. 
  5. Biarkan toner menyerap ke dalam kulitmu selama beberapa saat, sebelum melanjutkan ke skincare routine selanjutnya.

Tips Memakai Toner yang Benar

Selain mengikuti cara memakai toner ditepuk atau diusap di atas, Bruver juga bisa mengikuti tips memakai toner yang benar di bawah ini:

  1. Gunakan Sesuai Petunjuk

Ikuti petunjuk pada kemasan toner untuk mengaplikasikan toner ke seluruh wajah Bruver. Hal ini memungkinkan penyerapan yang lebih baik dan mencegah penumpukan produk yang tidak perlu.

  1. Pastikan Sesuai Jenis Kulit

Pilih toner yang diformulasikan khusus untuk kulitmu. Untuk kulit kering dan sensitif, gunakan hydrating toner. Untuk kulit berminyak dan acne prone skin, gunakan exfoliating toner.

  1. Bersihkan Wajah Terlebih Dahulu

Kayak yang udah dibahas, membersihkan wajah bisa membantu efektivitas dan melembapkan wajah sebelum menggunakan toner. Jadi, pastikan wajahmu bersih ya.

  1. Perhatikan Reaksi Kulit

Hentikan penggunaan toner kalau Bruver mengalami gejala iritasi, kemerahan, atau sensasi perih. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk rekomendasi toner yang lebih sesuai.

Itu dia pembahasan cara memakai toner ditepuk atau diusap yang bisa Bruver lakukan, sesuai kebutuhan dan jenis kulit Bruver. 

Jangan lupa untuk membersihkan wajah sebelum menggunakan toner menggunakan Bruv For Men, face wash dengan Triple Action Repair Formula yang bantu membersihkan kulitmu, tanpa terasa kering di wajah, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit.

Sunscreen dipakai Berapa Kali Sehari? Jangan Berlebihan dan Kurang!

Sunscreen dipakai Berapa Kali Sehari? Jangan Berlebihan dan Kurang!

Di tengah aktivitas padat dan paparan sinar matahari yang semakin meningkat, melindungi kulit dengan sunscreen menjadi semakin penting. Tapi, Bruver pernah nggak sih bertanya-tanya, sebenarnya sunscreen dipakai berapa kali sehari yang ideal? Artikel ini akan membahas hal-hal yang perlu Bruver tahu tentang pemakaian sunscreen.

Sunscreen punya peranan penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan mencegah produksi melanin berlebihan. Bahkan, Skin Cancer Foundation menyarankan semua orang, baik pria maupun wanita di atas usia 6 bulan untuk menggunakan sunscreen setiap harinya.

Nggak cuma melindungi kulit, sunscreen juga punya fungsi lain, yaitu:

  1. Menghindari Terjadinya Sunburn

Sunburn biasanya terjadi kalau Bruver terlalu lama terpapar sinar matahari, ini juga sering disebut terbakar sinar matahari. Sunburn biasanya membuat kulit menjadi kemerahan, nyeri, dan rasa panas di kulit yang terkena sinar UV. Menggunakan sunscreen secara rutin akan mengurangi risiko terjadinya sunburn, karena kulit akan terlindungi.

  1. Menghindari Hiperpigmentasi

Produksi melanin berlebihan karena sinar matahari bisa menimbulkan hiperpigmentasi, atau area kulit menjadi lebih gelap. Bahkan, warna kulit juga jadi nggak rata. Dengan rutin pakai sunscreen, Bruver bisa mencegah, sekaligus memudarkan hiperpigmentasi yang sudah ada.

  1. Mencegah Munculnya Tanda Penuaan

Sinar UVA dan UVB dari matahari bisa menembus kulit dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel kulit, yang memicu munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus, keriput, dan flek hitam. Paparan sinar UV juga bisa merusak kolagen dan elastin, sehingga kulit jadi kendur dan berkerut. Sunscreen bisa melindungi kulit dan mencegah tanda-tanda penuaan dini tersebut.

  1. Mengurangi Risiko Kanker Kulit

UVA yang berasal dari paparan sinar matahari bisa menembus ke lapisan kulit terdalam dan merusak jaringan kolagen dan DNA kulit dalam jangka waktu panjang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sunscreen secara teratur bisa membantu mengurangi risiko kanker kulit.

Manfaat tersebut bisa Bruver dapatkan dengan menggunakan sunscreen secara rutin. Tapi, sebaiknya sunscreen digunakan berapa kali sehari?

Sunscreen dipakai Berapa Kali Sehari?

Berapa kali sunscreen dipakai dalam 1 hari

Jangan dipikir Bruver cukup mengaplikasikan sunscreen sekali di pagi hari sebelum beraktivitas saja ya! 

Menurut survei yang dilakukan American Academy of Dermatology, sebanyak 42% masyarakat cenderung tidak menggunakan kembali sunscreen

Ini jelas mengganggu efektivitas sunscreen. Kandungan yang ada di dalam sunscreen bisa terurai saat terkena sinar matahari atau polusi udara, sehingga mengurangi efektivitasnya setelah beberapa jam.

Apalagi kalau Bruver melakukan aktivitas yang berkeringat, terkena air, bergesekan dengan pakaian atau masker wajah, dan lainnya.

Jadi, sebaiknya sunscreen dipakai berapa kali sehari supaya bekerja secara efektif?

Jika Sunscreen SPF 50

American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan untuk mengaplikasikan sunscreen SPF 50 setiap 2 jam sekali, terutama saat berada di luar ruangan dan terpapar sinar matahari secara langsung.

Jika Sunscreen SPF 30

Sama dengan SPF 50, Bruver disarankan untuk reapply sunscreen SPF 30 setiap 2 jam sekali, atau lebih sering untuk perlindungan yang lebih efektif.

Apakah Boleh Memakai Sunscreen 3 Kali Sehari?

Jawabannya boleh banget, Bruver! Sunscreen dipakai bisa bervariasi tergantung aktivitas dan kondisi kalian. Bahkan, Bruver bisa memakai lebih dari 3 kali sehari, lho. 

Berikut beberapa situasi di mana sunscreen sangat dianjurkan untuk digunakan secara maksimal:

  • Aktivitas Outdoor

Kalau Bruver sering berolahraga di luar, hiking, atau kegiatan lainnya yang membuatmu terpapar sinar matahari lebih lama, sunscreen bisa dipakai lebih dari tiga kali.

  • Paparan Matahari Intens

Bruver yang berada di daerah dengan intensitas sinar matahari yang tinggi, sunscreen bisa diaplikasikan ulang lebih sering bisa memberikan perlindungan ekstra.

  • Kulit Sensitif

Untuk Bruver yang punya kulit sensitif, aplikasi sunscreen secara sering bisa membantu melindungi kulit sekaligus mencegah terjadinya iritasi.

Jadi, berapa kali sunscreen dipakai dalam 1 hari? Jawabannya tergantung. Tapi, yang jelas boleh memakai sunscreen lebih dari tiga kali sehari.

Baca Juga: Kenapa Pakai Sunscreen Malah Kusam?

Mitos Tentang Pemakaian Sunscreen

Ada banyak banget mitos di luar sana tentang pemakaian sunscreen yang mungkin bikin kalian bingung. Berikut ini fakta-faktanya:

  1. Sunscreen Cuma Perlu Dipakai Saat Matahari Bersinar Cerah

Fakta: Sinar UV tetap bisa menembus awan, lho Bruver. Jadi, walaupun cuaca mendung atau hujan, sunscreen tetap harus dipakai setiap hari. Sinar UV bisa merusak kulit tanpa disadari.

  1. SPF Tinggi Bisa Dipakai Sekali Seharian

Fakta: Walaupun SPF tinggi memberikan perlindungan lebih lama, tetap saja Bruver harus reapply sunscreen setiap dua jam sekali, terutama kalau Bruver berkeringat atau berenang. Jadi, sunscreen dipakai berapa kali sehari tetap harus sering diulang.

  1. Kulit Gelap Nggak Butuh Sunscreen

Fakta: Semua jenis kulit, termasuk kulit gelap, bisa terkena kerusakan akibat sinar UV. Walaupun kulit gelap punya perlindungan alami, yaitu melanin yang lebih banyak, tetap saja risiko kerusakan kulit dan kanker kulit ada. Jadi, kulit gelap tetap wajib pakai sunscreen ya.

  1. Pakai Sunscreen Bikin Kulit Berjerawat

Fakta: Memang ada beberapa sunscreen yang bisa bikin jerawat, tapi sekarang banyak banget produk yang dirancang khusus buat kulit berjerawat atau sensitif. Pilih sunscreen non-comedogenic dan bebas minyak supaya kulit kalian tetap sehat dan bebas jerawat.

  1. Sunscreen Nggak Diperlukan di Dalam Ruangan

Fakta: Meskipun berada di dalam ruangan, sinar UV tetap bisa masuk melalui jendela. Kalau kalian duduk dekat jendela atau sering keluar masuk ruangan, tetap penting buat pakai sunscreen.

  1. Sunscreen Nggak Diperlukan Saat Menggunakan Pakaian Tertutup

Fakta: Meski pakaian bisa melindungi dari sinar UV, ada bagian tubuh yang tetap terpapar, seperti wajah, leher, dan tangan. Selalu aplikasikan sunscreen di area yang terpapar sinar matahari.

Jangan percaya begitu saja dengan mitos tentang pemakaian sunscreen yang beredar ya, Bruver. Tetap selalu cek fakta yang sebenarnya, supaya nggak salah.

Bacaan Lebih Lanjut: Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak?

Tips Memakai Sunscreen Agar Tidak Mudah Luntur Saat Beraktivitas

Biar kulit Bruver tetap terlindungi sepanjang hari dan sunscreen nggak cepat luntur saat beraktivitas, ada beberapa tips yang bisa kalian ikuti. Simak tips-tips berikut ini:

  1. Pilih sunscreen atau sunblock yang punya kadar perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan kulit Bruver. American Academy of Dermatology merekomendasikan penggunaan SPF minimal 30, yang bisa menghalangi 97% sinar UVB.
  2. Biar nggak terasa lengket dan tetap nyaman saat beraktivitas seharian, pilih sunscreen yang bebas minyak dan non-comedogenic.
  3. Kalau Bruver sering beraktivitas outdoor, berkeringat, atau berenang, pastikan pilih sunscreen yang water resistant. Ini akan membantu sunscreen tetap efektif walaupun berkeringat atau kena air.
  4. Pilih sunscreen yang cocok dan aman buat kulitmu, terutama kalau Bruver punya kulit sensitif. Ini bisa membantu mencegah iritasi dan menjaga kulit tetap sehat.
  5. Sunscreen tersedia dalam berbagai bentuk, seperti krim, stik, bedak, spray, dan lainnya. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Bruver.
  6. Buat Bruver yang pakai makeup, pilih sunscreen yang teksturnya ringan dan mudah menyerap. Ini supaya nggak mengganggu makeup.
  7. Pastikan Bruver mengaplikasikan sunscreen secara merata ke seluruh bagian kulit yang terpapar sinar matahari. Jangan lupa area aplikasikan juga ke telinga, leher, dan punggung tangan.
  8. Setelah mengaplikasikan sunscreen, tunggu beberapa menit agar benar-benar menyerap sebelum mulai beraktivitas atau memakai makeup. Ini akan membantu sunscreen lebih efektif melindungi kulit.
  9. Selain sunscreen, pakai juga topi, kacamata hitam, dan pakaian yang tertutup dan bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.

Dengan mengikuti tips-tips ini, kalian bisa tetap aktif beraktivitas tanpa khawatir sunscreen cepat luntur. Jadi, jangan lupa selalu pakai sunscreen dan tetap jaga kulit kalian biar tetap sehat dan keren sepanjang hari.

Sebelum memakai sunscreen, pastikan kulit wajahmu bersih dengan menggunakan Bruv Face Wash secara rutin. Sabun cuci muka ini punya formula Triple Active Skin Repair, yang terdiri dari activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil, sehingga mampu bekerja secara optimal untuk membersihkan dan mencerahkan kulit wajah.

Gunakan Bruv face wash setiap hari untuk memaksimalkan manfaat sunscreen.

Kenapa Pakai Sunscreen Malah Kusam? Keluhan Itu Bakal Terjawab Disini

Kenapa Pakai Sunscreen Malah Kusam? Keluhan Itu Bakal Terjawab Disini

Katanya sunscreen bisa mencegah produksi melanin dan menjaga kulit tetap cerah, tapi kenapa pakai sunscreen malah kusam? Kalau Bruver mengalami masalah ini, artikel ini untuk Bruver! Disini kita akan bahas keterkaitan kulit kusam dan penggunaan sunscreen.

Sunscreen adalah salah satu skincare yang wajib digunakan setiap harinya sebagai perlindungan untuk kulit dari sinar UV. Sunscreen juga bisa mencegah produksi melanin berlebihan, sehingga kulit tampak lebih cerah. Sayangnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan pakai sunscreen malah kusam, antara lain:

Kenapa Pakai Sunscreen Malah Kusam?

1. Terlambat Menggunakan Sunscreen

Alasan kenapa pakai sunscreen malah kusam yang pertama adalah ketika Bruver terlambat menggunakan sunscreen. Hayo, siapa yang baru pakai sunscreen waktu udah sampai di pantai, kolam renang, atau area outdoor lainnya?

Ini salah ya, Bruver. Sunscreen butuh waktu untuk menyerap sepenuhnya ke dalam kulit. Jadi, kalau Bruver pakai sunscreen disaat yang bersamaan dengan terpapar sinar matahari, sunscreen nggak bisa memberikan perlindungan secara penuh. Akibatnya, kulit jadi kusam deh.

2. Tidak Menggunakan Sunscreen Secara Merata

Tidak menggunakan sunscreen secara merata bisa jadi penyebab muka malah kusam setelah pakai sunscreen. Bruver wajib banget mengaplikasikan sunscreen ke seluruh area wajah dan leher secara merata. Perlu diingat, matahari nggak bisa memilih area mana yang akan terpapar olehnya.

3. Memakai Sunscreen dengan Jumlah yang Kurang

Bruver jangan pelit-pelit waktu memakai sunscreen ya. Ini bisa jadi salah satu alasan wajah kusam karena sunscreen. Pakai sesuai rekomendasi ahli dermatologi, yaitu sebanyak 2 mg/cm2, atau sebanyak dua ruas jari. Metode ini membantu memastikan cakupan menyeluruh dan mendapatkan tingkat perlindungan sinar matahari yang tercantum pada produk.

4. Tidak Mengaplikasikan Kembali

Jangan malas re-apply, soalnya kalau Bruver nggak mengaplikasikan sunscreen kembali, bisa-bisa jadi penyebab kenapa pakai sunscreen malah kusam. Kandungan yang ada dii dalam sunscreen bisa terurai saat terkena sinar matahari atau polusi udara, sehingga mengurangi efektivitasnya setelah beberapa jam. Apalagi kalau Bruver melakukan aktivitas yang berkeringat, terkena air, bergesekan dengan pakaian atau masker wajah, dan lainnya.

Biasakan aplikasikan kembali  setiap dua jam sekali, atau lebih sering kalau Bruver lagi membutuhkan perlindungan ekstra, misalnya saat melakukan kegiatan air.

5. Hanya Memakai Sunscreen Saat Matahari Terik

Siapa yang bilang kalau saat mendung atau di dalam ruangan nggak perlu pakai sunscreen? Faktanya, ini bisa jadi salah satu penyebab kulit wajah malah kusam, lho.

Soalnya, sinar UV masih bisa menembus awan dan mencapai kulit Bruver, walaupun cuaca mendung. Skin Cancer Foundation menyebut kalau sinar UV dapat menembus awan hingga 80% sepanjang waktu. Sinar UV juga bisa menembus kaca jendelamu.

6. Sunscreen Kedaluwarsa

Sunscreen yang Bruver pakai udah berubah warna, tekstur atau menimbulkan bau yang aneh? Bisa jadi ini tanda kalau kandungan sunscreen udah kedaluwarsa. Sunscreen yang kedaluwarsa tandanya kualitas dan efektivitasnya sudah berkurang..

7. Kandungan SPF Terlalu Kecil

American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk pakai sunscreen dengan SPF minimal 30, untuk memblokir 97% sinar UVB. Jadi, kalau Bruver pakai SPF yang lebih kecil dari itu, bisa-bisa menyebabkan muka kusam, karena nggak memberikan perlindungan yang cukup untuk kulit.

8. Kandungan yang Tidak Cocok

Kalau Bruver punya kulit yang sensitif, sebaiknya hindari sunscreen yang punya kandungan kayak alkohol, parfum, atau bahan kimia keras lainnya. Karena, kandungan-kandungan ini bisa bikin kulit iritasi, sehingga muncul gejala kayak perih, kemerahan, gatal, kulit kering, sampai kulit kusam.

9. Kandungannya Comedogenic

Pakai sunscreen dengan kandungan yang comedogenic bisa menyebabkan produksi minyak berlebih, pori-pori tersumbat, dan sel-sel kulit mati yang menempel. Kandungan comedogenic kayak Benzophenones, Para-aminobenzoic acid (PABA), Methoxycinnamate, dan lainnya adalah penyebab kenapa setelah pakai sunscreen muka jadi kusam dan berminyak.

Baca Juga: Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak?

Cara Agar Wajah Tidak Kusam Saat Memakai Sunscreen

kenapa pakai sunscreen muka jadi gelap dan kusam

Untuk mencegah pemakaian sunscreen bikin kusam, Bruver nggak boleh asal pakai! Berikut ini tips menggunakan sunscreen, supaya hasilnya maksimal:

  1. Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk perlindungan maksimal.
  2. Pilihlah sunblock atau physical sunscreen yang tahan air (water resistant) bagi Bruver yang sering beraktivitas luar ruangan, berkeringat, atau berenang.
  3. Gunakan sunscreen yang non-comedogenic dan nggak mengandung minyak, untuk menghindari rasa lengket dan tidak nyaman.
  4. Bagi Bruver yang punya kulit sensitif, pilih sunscreen dengan kandungan yang ringan dan aman bagi kulit, untuk mencegah iritasi.
  5. Oleskan sunscreen 15-20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan supaya sunscreen menyerap dan bisa bekerja secara efektif.
  6. Pastikan untuk mengaplikasikan ke semua area kulit yang terbuka, termasuk wajah, telinga, leher, dan tangan secara merata.
  7. Lakukan re-apply atau aplikasikan kembali sunscreen setiap 2 jam sekali, atau lebih sering.
  8. Gunakan sunscreen setiap hari, bahkan saat cuaca mendung dan di dalam ruangan.

Selain memilih dan menggunakan sunscreen dengan benar, Bruver juga harus memperhatikan cara agar wajah tidak kusam saat memakai sunscreen berikut ini:

  1. Bersihkan Wajah

Kalau Bruver nggak membersihkan wajah terlebih dahulu, sel-sel kulit mati, kotoran, dan minyak akan menumpuk dan meninggalkan residu di permukaan kulit. Ini bisa menghalangi sunscreen dan skincare lainnya untuk menyerap dan bekerja secara efektif. 

Membersihkan wajah dua kali sehari dapat membantu menghilangkan minyak dan kotoran tersebut. Gunakan face wash yang sesuai dengan jenis kulit Bruver. Usahakan pakai yang punya kandungan ringan, non comedogenic, dan tidak membuat kulit kering.

  1. Jaga Kelembapan Kulit

Kulit yang kering bisa menyebabkan kulit terlihat kusam. Makanya penting untuk Bruver menjaga kelembapan kulit. Pilih moisturizer yang sesuai dengan jenis kulitmu, perhatikan kandungan di dalamnya dan pastikan sesuai dengan kebutuhan Bruver.

  1. Rutin Lakukan Eksfoliasi

Eksfoliasi bertujuan untuk mengangkat minyak dan kotoran yang ada di wajah, termasuk sel-sel kulit mati yang menumpuk, sehingga kulit terlihat lebih cerah. 

Bruver bisa melakukan eksfoliasi fisik/mekanik (physical exfoliation) dan eksfoliasi kimiawi (chemical exfoliation), sesuaikan dengan kebutuhan Bruver.

Hindari eksfoliasi lebih sering dari sehari sekali. Dalam healthline.com, para ahli menyarankan untuk melakukan eksfoliasi dua sampai tiga kali seminggu.

  1. Hindari Penggunaan Air Panas

Air panas bisa merusak skin barrier, sehingga memicu kulit kering dan masalah kulit lain, termasuk kulit kusam. Sebaiknya Bruver menggunakan air hangat atau suhu ruang dan membatasi waktu mandi agar kulit nggak terlalu lama terpapar air yang dapat mengurangi kelembapan alaminya. 

  1. Cukupi Kebutuhan Air

Minum air putih secukupnya adalah cara menjaga kesehatan dan hidrasi kulit wajah dari dalam. Minum minimal delapan gelas per hari, atau lebih, sesuai dengan kebutuhan tubuh.

  1. Konsumsi Makanan Bernutrisi

Apa yang Bruver konsumsi ternyata punya pengaruh pada kulit, lho. Konsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan dan kaya vitamin, supaya kulit tetap cerah dan bebas kusam.

Hindari makanan yang punya kandungan gula tinggi dan lemak yang nggak sehat. Selain itu, jauhi kandungan alkohol yang bisa merusak kulit dan membuat kulit terlihat kusam.

  1. Istirahat Cukup

Saat kita beristirahat di malam hari, tubuh akan melakukan regenerasi sel kulit. Tidur yang cukup membantu proses tersebut. National Institutes of Health  melaporkan kalau orang dewasa sebaiknya tidur selama 7-9 jam setiap malamnya.

Selain itu, Bruver juga perlu menghindari stres, karena bisa memicu produksi hormon kortisol yang dapat merusak sel-sel kulit dan menyebabkan kulit menjadi kusam.

Nah, soal kenapa pakai sunscreen malah kusam sudah terjawab, ya!

Bruv For Men Face Wash, Good Bye Kulit Kusam!

Bruver punya kulit kusam? Jangan panik dulu! Ada Bruv For Men face wash yang bisa atasi masalah itu. 

Dengan formula Triple Active Skin Repair, yang terdiri dari activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil, Sabun Muka Bruv For Men face wash mampu bekerja secara optimal untuk membersihkan dan mencerahkan kulit wajah.

Activated charcoal dalam sabun ini punya sifat penyerapan yang tinggi, sehingga bisa membantu mengangkat minyak dan kotoran yang menyumbat pori-pori dan bikin wajah terlihat kusam.

Asam lemak dalam argan oil membantu menjaga kelembapan kulit, sehingga kulit nggak terasa ketarik. Kandungan antioksidannya membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Peppermint oil punya sifat antibakteri dan antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi jerawat dan peradangan pada kulit, sekaligus memberikan rasa segar setelah cuci muka.

Gunakan Bruv For Men face wash setiap hari, dan siap-siap say good bye untuk kulit kusam!

Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak atau Gak Sih? Cek Penjelasannya

Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak atau Gak Sih? Cek Penjelasannya

Sunscreen emang wajib banget digunakan setiap harinya sebagai perlindungan untuk kulit dari sinar UV. Tapi gimana kalau kita pengen pakai bedak atau produk makeup yang lain? Sebenarnya setelah pakai sunscreen boleh pakai bedak nggak sih? Bahas bareng-bareng yuk!

Sebelum bahas boleh tidaknya pakai bedak setelah pakai sunscreen, kenalan dulu yuk, sama skincare yang satu ini! Bruver udah tau kan kalau paparan sinar matahari bisa menimbulkan dampak negatif pada kulit? Makanya, kita perlu melindungi kulit dengan menggunakan sunscreen. 

Manfaat Sunscreen

Sunscreen ada dua tipe, yaitu physical sunscreen dan chemical sunscreen. Bedanya apa?

Kalau physical sunscreen bekerja dengan cara menyaring sinar UV dari matahari. Sedangkan, chemical sunscreen bekerja dengan cara menghalangi sinar matahari dan memantulkannya. Bruver bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

Ada banyak manfaat menggunakan sunscreen untuk kulit, antara lain:

  1. Mencegah Kulit Terbakar (Sunburn)

Sunburn atau terbakar sinar matahari biasanya terjadi kalau Bruver terlalu lama terpapar sinar matahari. Gejala sunburn biasanya berupa kemerahan, nyeri, dan rasa panas di kulit yang terkena sinar UV. Penggunaan sunscreen secara rutin akan melindungi kulit dari sunburn.

  1. Menghindari Hiperpigmentasi

Produksi melanin berlebihan karena sinar matahari bisa menimbulkan hiperpigmentasi, bahkan warna kulit juga jadi nggak rata. Tapi, kalau Bruver rutin pakai sunscreen, nggak cuma bisa mencegah, tapi mungkin sunscreen bisa memudarkan hiperpigmentasi yang sudah ada.

  1. Mencerahkan Kulit

Beberapa kandungan yang ada di dalam sunscreen juga bisa mencerahkan kulit. Misalnya, penelitian menunjukkan kalau titanium dioxide yang biasanya ada dalam kandungan physical sunscreen punya sifat antiinflamasi dan antioksidan yang bisa membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan hiperpigmentasi.

  1. Mencegah Munculnya Tanda Penuaan

Sinar UVA dan UVB dari matahari dapat menembus kulit dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel kulit, yang memicu munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus, keriput, dan flek hitam. Kondisi ini biasanya disebut photoaging. Dengan memakai sunscreen secara rutin, Bruver akan terhindar dari penuaan dini.

  1. Mengurangi Risiko Kanker Kulit

Sinar ultraviolet (UV) dari matahari ternyata jadi penyebab utama kanker kulit, ngeri banget kan? Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sunscreen secara teratur bisa membantu mengurangi risiko kanker kulit.

Banyak kan, manfaatnya? Makanya, jangan lupa pakai sunscreen setiap hari sebelum memulai aktivitasmu, Bruver!

Gunakan sunscreen yang bebas minyak dan non-comedogenic untuk menghindari rasa lengket dan tidak nyaman. American Academy of Dermatology menganjurkan untuk menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk menghalangi 97% sinar UVB.

Jangan lupa untuk re-apply sunscreen setiap dua jam sekali sebanyak dua ruas jari. Menurut Dr. Chung, metode dua ruas jari membantu memastikan cakupan menyeluruh dan mendapatkan tingkat perlindungan sinar matahari yang tercantum pada produk.

Apakah Setelah Memakai Sunscreen Boleh Memakai Bedak?

apakah setelah memakai sunscreen boleh memakai bedak

Masuk ke pembahasan inti, apakah setelah pakai sunscreen boleh pakai bedak? 

Pertanyaan ini sering kali muncul di kalangan pengguna produk skincare.  Tenang aja, ternyata hal itu bukanlah masalah (memakai bedak setelah sunscreen), selama penggunaannya benar.

Kenapa demikian? Sunscreen berfungsi untuk melindungi kulit dari sinar UV, dan penggunaan bedak setelahnya nggak mengurangi efektivitas sunscreen

Setelah pakai sunscreen boleh pakai bedak supaya wajahmu tetap kelihatan matte dan bebas kilap. Ini juga bagus untuk membuat penampilan kulitmu tetap segar.

Tapi, penting untuk memastikan kalau sunscreen udah benar-benar menyerap ke dalam kulit sebelum mengaplikasikan bedak. Biasanya, ini butuh waktu sekitar 20 menit.

Lebih Baik Pakai Sunscreen atau Bedak Dulu?

Udah tau kan, kalau setelah pakai sunscreen nyatanya boleh juga pakai bedak? Ternyata, walaupun pertanyaan tersebut sudah terjawab, muncul pertanyaan lain seperti ‘Sunscreen dulu atau bedak?’

Sebaiknya, gunakan sunscreen terlebih dahulu sebelum bedak ya, Bruver. MinBruv punya tips untuk menggunakan bedak dan makeup lainnya setelah pakai sunscreen, antara lain:

  1. Pilih Bedak yang Tepat

Pilih bedak yang sesuai dengan jenis kulit dan non comedogenic. Bruver bisa menggunakan mineral powder atau translucent powder yang bisa membantu mengontrol minyak dan memberikan hasil akhir yang matte.

  1. Aplikasikan dengan Lembut

Aplikasikan bedak secara ringan menggunakan brush atau powder puff. Tepuk-tepuk bedak ke kulit dengan lembut, jangan digosok secara kasar, supaya nggak mengganggu sunscreen dan mengurangi perlindungannya.

  1. Fokuskan ke Area yang Berminyak

Fokus pada area yang berminyak, misalnya di T-zone atau area dahi, hidung, dan dagu. Ini berfungsi untuk mengontrol kilap pada kulit.

  1. Jangan Lupa Re-apply

Meskipun pakai bedak, Bruver tetap harus melakukan re-apply. Supaya lebih praktis, Bruver bisa menggunakan sunscreen berbentuk spray atau powder, supaya makeup Bruver nggak terganggu.

Berapa Lama Menunggu Sunscreen Meresap?

Jawaban dari pertanyaan ini tergantung dari jenis sunscreen yang Bruver gunakan.

Kalau chemical sunscreen biasanya menyerap dan aktif setelah 20-30 menit setelah diaplikasikan, physical sunscreen tidak menyerap ke dalam kulit, tapi bisa langsung aktif setelah diaplikasikan.

Setelah Memakai Sunscreen Memakai Apa?

Sunscreen sebaiknya digunakan sebagai step terakhir skincare routine Bruver. Jadi, setelah membersihkan wajah, memakai toner, memakai serum, dan moisturizer, baru Bruver bisa menggunakan sunscreen.

Kalau sunscreen udah menyerap, Bruver bisa lanjut ke tahap selanjutnya, antara lain:

  • Primer

Kalau Bruver menggunakan makeup, aplikasikan primer setelah sunscreen meresap. Primer membantu makeup lebih tahan lama dan memberikan hasil akhir yang lebih halus.

  • Foundation

Setelah primer, gunakan foundation sesuai kebutuhan. Foundation membantu meratakan warna kulit dan menyembunyikan noda atau hiperpigmentasi.

  • Bedak

Setelah memakai sunscreen boleh memakai bedak. Bedak membantu mengunci makeup dan mengontrol minyak berlebih, terutama di area T-zone. Pilih bedak yang sesuai dengan jenis kulitmu, seperti bedak tabur atau bedak padat.

  • Blush atau Bronzer

Kedua produk ini membantu memberikan dimensi pada wajah dan membuat kulit tampak lebih segar.

  • Eyeshadow, Eyeliner, dan Maskara

Jika ingin memperindah mata, aplikasikan eyeshadow, eyeliner, dan maskara sesuai dengan gaya yang diinginkan.

  • Lip Balm atau Lipstick

Jangan lupa untuk merawat bibir dengan lip balm atau lipstik. Pilih yang memiliki kandungan SPF untuk perlindungan ekstra.

  • Setting Spray

Terakhir, gunakan setting spray untuk mengunci seluruh makeup dan memastikan tahan lama sepanjang hari.

Sunscreen Tidak Boleh dicampur dengan Apa?

Meskipun bagus untuk kulit, tapi untuk menggunakannya Bruver juga harus berhati-hati. Soalnya ada beberapa hal yang sebaiknya nggak dicampur dengan sunscreen, antara lain: 

  1. Foundation 

Mencampur sunscreen dengan foundation sebaiknya dihindari. Ini bisa membuat tekstur sunscreen menjadi lebih encer dan kurang efektif. Setelah pakai sunscreen boleh pakai foundation. Tapi tunggu sunscreen menyerap terlebih dahulu.

  1. Moisturizer 

Dr. David Lortscher, seorang dermatologis menyebutkan kalau sunscreen dengan SPF tinggi sebaiknya nggak dicampurkan dengan moisturizer untuk menjaga manfaat perlindungannya.

  1. Parfum 

Pewangi atau parfum bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari, sehingga bisa bikin kulit iritasi. Jadi, mencampur sunscreen dengan parfum akan menghilangkan efektifitasnya.

  1. Skincare Berbahan Aktif

Bahan-bahan kayak  AHA (Alpha Hydroxy Acid), BHA (Beta Hydroxy Acid), dan retinoid emang punya manfaat yang baik untuk kulit. Tapi, sama kayak parfum, bahan-bahan ini juga menyebabkan photosensitivity. Sebaiknya gunakan secara terpisah dengan sunscreen.

  1. Zinc Oxide

Penelitian menemukan bahwa sunscreen yang dicampur dengan partikel zinc oxide mengalami penurunan 84 hingga 91 persen faktor perlindungan UVA setelah paparan sinar UV selama dua jam.

Sedangkan sunscreen yang tidak mengandung zinc oxide hanya mengalami penurunan 15 persen faktor perlindungan UVA dengan paparan sinar UV yang sama.

Kesimpulannya, pencampuran zinc oxide dengan bahan sunscreen lainnya dapat menurunkan efektivitas perlindungan terhadap sinar UVA.

Meskipun boleh pakai bedak setelah pengaplikasian sunscreen, tapi jangan terburu-buru, biarkan sunscreen menyerap dan bekerja terlebih dahulu. 

Jadi, nggak ada alasan lagi untuk nggak tampil maksimal, karena setelah pakai sunscreen boleh pakai bedak dan tetap terlindungi dari sinar matahari!

Selain itu, jangan lupa selalu jaga kebersihan wajahmu dengan menggunakan Bruv Face Wash. Dengan kandungan Triple Active Skin Repair yang membersihkan sampai lapisan kulit terdalam, dan nggak bikin kulit kering.

Perbedaan Cleanser dan Facial Wash, Bedanya Sebanyak Ini Ternyata!

Perbedaan Cleanser dan Facial Wash, Bedanya Sebanyak Ini Ternyata!

Tapi, dalam prakteknya, kadang kita kesulitan dalam memilih produk, saking banyaknya di pasaran. Ada yang disebut cleanser, ada juga yang disebut face wash. Nah, dalam artikel ini kita akan bahas perbedaan cleanser dan facial wash secara mudah, supaya Bruver nggak salah pilih lagi.

Perbedaan Cleanser dan Facial Wash

Ada beberapa perbedaan facial wash dan cleanser yang perlu Bruver ketahui, supaya nggak salah pilih lagi. Berikut ini perbedaannya:

Pengertian

Perbedaan cleanser dan facial wash yang pertama adalah pengertiannya. 

Cleanser adalah produk yang digunakan untuk membersihkan seluruh kotoran, makeup, dan sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan. Produk ini biasanya lebih lembut dan bisa menghidrasi kulit. 

Apakah facial cleanser itu sabun cuci muka? Jawabannya belum tentu. Cleanser punya beberapa macam bentuk, yaitu cleansing milk, cleansing balm, dan lainnya, termasuk yang berbentuk sabun cuci muka.

Sedangkan, face wash adalah produk yang berbahan dasar air. Sifat astringennya bisa membersihkan pori-pori secara lebih mendalam, sekaligus menghilangkan minyak berlebih. 

Kandungan

Meskipun sama-sama punya kandungan surfaktan, atau senyawa yang ada dalam produk pembersih, tapi ada kandungan yang jadi perbedaan cleanser dan facial wash, antara lain:

Kandungan Cleanser

Umumnya, cleanser punya kandungan yang bersifat menghidrasi dan menenangkan kulit. Beberapa kandungan utama dalam cleanser antara lain:

  • Emolien: Bahan yang membantu melembutkan dan menenangkan kulit.
  • Glycerin: Bahan yang menarik kelembapan ke dalam kulit dan menjaga kulit tetap terhidrasi.
  • Ceramides: Membantu memperbaiki dan menjaga skin barrier.
  • Hyaluronic Acid: Bahan yang mampu menjaga kulit tetap lembap.
  • Shea Butter: Bahan alami yang kaya akan lemak, memberikan kelembapan dan nutrisi pada kulit.
  • Aloe Vera: Dikenal karena sifatnya yang menenangkan dan melembapkan kulit.
  • Chamomile: Membantu mengurangi peradangan dan menenangkan kulit yang iritasi.

Kandungan Face Wash

Disisi lain, face wash punya kandungan yang bersifat eksfolian dan astringent, serta bahan aktif yang punya manfaat khusus. Beberapa kandungan utama dalam face wash antara lain:

  • AHA/BHA: Asam yang membantu mengelupas sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori.
  • Witch Hazel: Bahan alami yang berfungsi sebagai astringent, membantu mengencangkan pori-pori dan mengurangi minyak berlebih.
  • Tea Tree Oil: Bahan dengan sifat antibakteri, membantu mengatasi jerawat dan mencegahnya.
  • Vitamin C: Antioksidan yang membantu mencerahkan kulit dan melawan tanda-tanda penuaan.
  • Antioksidan: Bahan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan polusi. 

Tekstur 

cleanser dulu atau facial wash dulu

Perbedaan cleanser dan face wash yang cukup terlihat adalah dari teksturnya. Biasanya, cleanser berbentuk krim atau lotion, ada juga cleanser yang punya bahan dasar minyak atau balm. Teksturnya lebih lembut.

Sementara itu, face wash bentuknya bisa gel, cair, batangan, dan menghasilkan busa. Biasanya, setelah menggunakan face wash, kulit akan terasa bersih dan kesat.

Manfaat

Meskipun sama-sama berfungsi untuk membersihkan kulit dari segala macam kotoran, tapi ada beberapa perbedaan cleanser dan facial wash dari segi manfaat.

Manfaat Cleanser

  • Meningkatkan Hidrasi

Cleanser bisa membantu membersihkan kulit tanpa menghilangkan minyak alami pada kulit. Ini membuatnya lebih lembab dan juga terhidrasi.

  • Lebih Lembut

Cleanser punya tekstur yang lebih lembut dan bisa menenangkan kulit. Makanya cleanser cocok untuk kulit yang kering dan sensitif.

  • Menjaga Keseimbangan pH kulit

pH kulit yang ideal adalah sekitar 5,5. Cleanser bisa membantu menjaga keseimbangan pH kulit, sehingga kulit terhindar dari kekeringan dan iritasi.

  • Memperkuat Skin Barrier

Cleanser juga bisa menjaga kekuatan skin barrier yang punya fungsi menjaga lapisan kulit dari paparan sinar matahari, polusi, dan lainnya, sekaligus mencegah munculnya masalah kulit.

Manfaat Face Wash

  • Oil Control

Face wash umumnya punya kandungan astringent yang bisa membantu mengontrol produksi sebum, sehingga bisa mengurangi kilap yang mengganggu, dan mencegah pori-pori tersumbat yang jadi penyebab jerawat.

  • Deep Clean

Face wash nggak cuma membersihkan kotoran yang ada dipermukaan kulit, tapi juga bisa membersihkan kulit secara lebih mendalam. Ini juga memungkinkan skincare lainnya bisa menyerap dan bekerja lebih efektif.

  • Mencegah Jerawat

Kayak yang udah disebut sebelumnya, face wash punya fungsi untuk mencegah pori-pori tersumbat dan juga menghindari pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

  • Mencerahkan Kulit

Fash wash bisa mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk, sehingga bisa mencegah kulit kusam dan terlihat lebih cerah. Beberapa fash wash juga punya kandungan bahan pencerah tambahan.

Baca Juga: Perbedaan Essences dan Toner.

Jenis

Perbedaan cleanser dan facial wash lainnya adalah dari jenis-jenisnya. Biasanya, ini dibedakan dari bentuk atau tekstur produknya.

Jenis Cleanser

  • Milk Cleanser

Terbuat dari emulsi alami dari air dan lemak, sehingga memungkinkan adanya pembersihan tanpa mengurangi kelembapan kulit.

  • Mild Cleanser

Cleanser jenis ini tidak menghasilkan banyak busa dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

  • Micellar Water

Umumnya digunakan untuk menghapus makeup, disarankan menggunakan face wash setelahnya.

  • Cleansing Balm

Hampir sama seperti micellar water, tapi cleansing balm diklaim lebih bersih dalam menghapus makeup.

Jenis Face Wash

  • Gel Face Wash

Seperti namanya, face wash ini berbentuk gel dan umumnya berwarna transparan.

  • Cream Face Wash

Jenis ini memberikan hidrasi menyeluruh dan pembersihan secara mendalam.

  • Foam Face Wash

Ini adalah kombinasi gel dan krim, yang menghasilkan busa saat digunakan.

  • Clay Face Wash

Teksturnya memungkinkan untuk mengangkat kotoran, minyak, dan polutan dari pori-pori.

Jenis Kulit yang Cocok

Memilih produk pembersih untuk wajah juga harus menyesuaikan dengan jenis kulit Bruver. Perbedaan kecocokan dengan jenis kulit tertentu juga menjadi perbedaan cleanser dan facial wash.

Kandungan pelembap yang ada di dalam cleanser lebih cocok kalau Bruver punya kulit yang kering dan sensitif, karena bisa menghidrasi dan menenangkan kulit.

Sedangkan, kandungan astringent yang ada di dalam face wash, lebih cocok untuk pemilik kulit berminyak, atau acne prone skin. Karena bisa membersihkan pori-pori secara mendalam, sekaligus mengontrol produksi minyak, yang bisa mencegah jerawat.

Cara Pakai

Cara pakai juga jadi perbedaan cleanser dan facial wash lainnya. Dengan mengetahui cara pakai yang tepat, kamu bisa memaksimalkan manfaat dari cleanser dan facial wash.

Cara Pakai Cleanser

  • Siapkan jenis cleanser yang akan dipakai.
  • Kalau Bruver pakai cleanser dalam bentuk krim atau balm, Bruver bisa mengaplikasikan menggunakan tangan. Tapi, kalau bentuknya cair, Bruver perlu menggunakan kapas bersih.
  • Usapkan secara merata, sampai Bruver yakin kotoran terangkat seluruhnya.
  • Bilas hingga bersih. Tapi, ada juga beberapa jenis cleanser yang tidak perlu dibilas. Bruver juga bisa melakukan teknik double cleansing jika perlu.
  • Keringkan dengan handuk yang lembut.

Cara Pakai Face Wash

  • Basahi wajah dengan air terlebih dahulu.
  • Busakan face wash menggunakan tangan.
  • Aplikasikan pada wajah secara merata, pijat dengan lembut.
  • Bilas menggunakan air bersih, hindari penggunaan air panas.
  • Keringkan dengan handuk yang lembut.

Cleanser Dulu atau Facial Wash Dulu?

Kalau Bruver punya kulit yang berminyak atau acne prone skin, Bruver bisa menggunakan cleanser di pagi hari untuk mengontrol minyak dan menyegarkan wajah. 

Kemudian, Bruver bisa menggunakan facial wash di malam hari, untuk membersihkan kulit yang telah terpapar kotoran, polusi, ataupun makeup yang menempel, setelah beraktivitas seharian.

Ada juga teknik yang disebut double cleansing. Jane Wu, MD, mendefinisikannya sebagai metode membersihkan wajah dua kali dengan cara menggunakan cleanser berbahan dasar minyak, kemudian menggunakan face wash berbahan dasar air.

Pembersihan pertama berfungsi untuk membersihkan minyak berlebih, makeup, dan kotoran lainnya. Sedangkan, pembersihan kedua bermanfaat untuk mempersiapkan kulit sebelum menerima kandungan skincare selanjutnya.

Tips: Selain Cleanser dan Facial wash, penting juga untuk mengetahui perbedaan moisturizer dan pelembab!

Rekomendasi Facial Wash untuk Bikin Wajah Glowing dan Selalu Bersih

Terlepas dari perbedaan cleanser dan facial wash, Bruver nggak boleh sembarangan dalam memilih produk untuk membersihkan wajahmu ya.

Hindari kandungan SLS, SLES, paraben, alkohol, mineral oil, dan juga pewangi buatan, untuk mencegah munculnya iritasi.

MinBruv punya rekomendasi facial wash untuk bikin wajah glowing dan selalu bersih, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit, yaitu Bruv For Men!

Bruv For Men diperkaya dengan kandungan aktif alami yang bermanfaat untuk kulit, di antaranya activated bamboo charcoal yang berfungsi mengangkat kotoran dan minyak berlebih, serta membantu melawan bakteri penyebab jerawat. 

Kemudian, argan oil yang bisa melembapkan dan menutrisi kulit, sehingga wajah terasa lebih halus dan kenyal. 

Terakhir, ada peppermint oil yang memberikan sensasi dingin dan menyegarkan, serta membantu menenangkan kulit.

Tunggu apa lagi? Gunakan Bruv For Men dua kali sehari, pagi dan malam, untuk hasil terbaik.