Perbedaan Essence dan Toner, Jangan Pernah Keliru Lagi!

Perbedaan Essence dan Toner, Jangan Pernah Keliru Lagi!

Punya tekstur yang hampir sama, perbedaan essence dan toner emang sulit terlihat. Apalagi keduanya sama-sama populer dalam skincare routine

Nah, sebelum bahas perbedaanya, kita kenalan dulu yuk, sama beda essence dan toner!

Essence

Essence sebenarnya adalah skincare berbasis air dengan kandungan bahan-bahan aktif yang berfungsi untuk menghidrasi, melindungi, dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.

Produk ini dirancang untuk menembus lapisan kulit lebih dalam daripada toner, dan memberikan manfaat yang lebih intens.

Secara umum, essence mengandung bahan-bahan seperti berikut ini:

  • Air, yang berfungsi sebagai dasar essence dan menghidrasi kulit
  • Gliserin atau glikol, yang merupakan agen pelembab yang membantu mengikat kelembaban pada kulit
  • Hyaluronic Acid, yang membantu melembabkan lebih lanjut dan membuat kulit lebih kenyal
  • Ekstrak tumbuhan botani, yang dapat memberikan manfaat antioksidan dan antiinflamasi
  • Produk sampingan fermentasi yeast, yang memiliki berbagai manfaat, seperti perlindungan UV
  • Vitamin, mineral, dan lipid, yang semuanya berkontribusi pada kekuatan dan nutrisi sel kulit

Healthline melaporkan bahwa essence umumnya punya kandungan alami yang jarang menimbulkan efek negatif pada kulit, makanya aman digunakan semua jenis kulit.

Toner 

Toner wajah adalah cairan berbasis air yang mengandung bahan-bahan aktif seperti ekstrak tumbuhan, vitamin, dan bahan lainnya yang membantu mengatasi berbagai masalah kulit. Toner biasanya memiliki konsistensi yang ringan dan cepat meresap ke dalam kulit.

Toner membantu mengangkat sisa kotoran, minyak, dan sel-sel kulit mati di pori-pori setelah Bruver mencuci muka.  Kalau Bruver rutin menggunakannya setiap hari, toner bisa memberikan dampak positif yang besar pada penampilan dan kekencangan pori-pori. 

Ada beberapa jenis toner, tapi hydrating toner dan exfoliating toner adalah yang paling populer dan paling banyak digunakan.

  • Hydrating Toner: Mengandung bahan-bahan pelembap seperti hyaluronic acid, glycerin, dan aloe vera yang memberikan hidrasi ekstra untuk kulit kering atau dehidrasi.
  • Exfoliating Toner: Mengandung bahan-bahan eksfoliasi seperti AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid) yang membantu mengangkat sel-sel kulit mati, memperbaiki tekstur kulit, dan mengatasi masalah jerawat.

Perbedaan Essence dan Toner

bedanya essence dan toner

Setelah tau definisinya, waktunya kita bahas apa bedanya essence dan toner. Ada beberapa faktor yang jadi perbedaan essence dan toner, antara lain:

Kegunaan

Perbedaan essence dan toner yang pertama terletak pada kegunaannya. Toner digunakan untuk mengangkat sisa-sisa kotoran, minyak, dan makeup yang mungkin tertinggal setelah pembersihan. Toner juga membantu mengembalikan pH kulit dan menyiapkan kulit untuk penyerapan produk perawatan berikutnya.

Essence bertujuan untuk memberikan hidrasi dan nutrisi ke dalam kulit setelah penggunaan toner. Essence juga dapat membantu meningkatkan efektivitas produk perawatan kulit berikutnya seperti serum dan pelembap.

Manfaat

Selain kegunaan, manfaat keduanya juga jadi perbedaan essence dan toner. Berikut penjelasan lengkapnya:

Manfaat Essence:

  1. Melembapkan dan menutrisi kulit.

Essence dirancang untuk memberikan hidrasi mendalam pada kulit, yang sangat penting untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

  1. Memperbaiki Tekstur Kulit 

Essence mengandung bahan-bahan yang membantu memperbaiki tekstur kulit. Penggunaan essence bisa membuat kulit menjadi lebih halus dan lembut, serta tampilan pori-pori menjadi lebih kecil. 

  1. Meningkatkan Kecerahan

Essence biasanya mengandung bahan-bahan yang bisa membantu mencerahkan kulit, sehingga warna kulit keliatan lebih merata, glowing dan bebas dari kusam. 

  1. Membantu Penyerapan Produk Selanjutnya

Penggunaan essence sebelum serum dan pelembap meningkatkan efektivitas produk-produk tersebut, memastikan bahwa bahan aktif dapat bekerja lebih baik pada kulit.

  1. Mencegah Tanda Penuaan

Menggunakan essence bisa membantu mengurangi tampilan garis halus dan kerutan, meningkatkan elastisitas kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Manfaat Toner:

  1. Membersihkan Sisa Kotoran dan Minyak

Toner melengkapi proses pembersihan wajah. Toner dapat mengangkat sisa kotoran, bakteri, makeup, polusi, dan debu yang mungkin tertinggal setelah mencuci muka. Dengan toner, kulit Bruver bisa mendapatkan pembersihan ekstra mendalam.

  1. Menyeimbangkan pH Kulit

Dr. Alok Vij, MD, dari Cleveland Clinic berpendapat bahwa meskipun pelembab juga mengandung asam yang membantu mengatur pH kulit, toner tetap berperan penting dalam mengembalikan keseimbangan pH kulit secara optimal. Hal ini karena konsentrasi asam di dalamnya lebih tinggi dan lebih efektif dalam menetralisir alkalinitas air sadah dan produk pembersih wajah yang keras.

  1. Memberikan Hidrasi Ringan

Kandungan air yang tinggi dalam toner dapat membantu menghidrasi kulitmu. Apalagi, biasanya toner juga biasanya mengandung bahan lain yang bersifat melembapkan.

  1. Menyegarkan Kulit

Toner dapat membantu meredakan ketidaknyamanan pada kulit, terutama toner yang bersifat menenangkan dan menghidrasi. Toner juga dapat membuat kulit terasa lebih segar dan berenergi, terutama setelah beraktivitas.

  1. Melindungi Kulit

Penggunaan toner setelah mencuci muka dapat membantu menutup pori-pori, sehingga kulit lebih terlindungi dari paparan lingkungan. Ini juga membantu membuat pori-pori tampak lebih kecil.

Baca Juga: Perbedaan Moisturizer dan Pelembab serta Perbedaan Day Cream dan Moisturizer yang sangat penting untuk diketahui.

Tekstur

Perbedaan essence dan toner selanjutnya terletak pada tekstur. Essence biasanya memiliki tekstur yang lebih cair atau seperti gel ringan dibandingkan serum, namun lebih kental daripada toner. Tekstur ini bisa lebih mudah menyerap dan nggak lengket. Selain itu, tekstur essence juga bisa memberikan kelembapan yang lebih tahan lama.

Sedangkan, toner biasanya memiliki tekstur yang sangat cair dan ringan, mirip dengan air. Tekstur cair ini memungkinkan toner lebih cepat menyerap, tidak meninggalkan residu, dan menyegarkan kulit wajah. 

Urutan Pemakaian

Perbedaan essence dan toner selanjutnya dilihat dari urutan pemakaian. Toner digunakan setelah pembersihan untuk menyeimbangkan pH kulit dan memberikan hidrasi ringan, serta mempersiapkan kulit untuk penyerapan produk berikutnya. 

Essence digunakan setelah toner untuk memberikan hidrasi mendalam dan menutrisi kulit. Essence juga mempersiapkan kulit untuk penyerapan produk perawatan berikutnya, seperti serum dan pelembap.

Perbedaan Hydrating Toner dan Essence Toner

Hydrating toner dan essence toner adalah dua jenis produk skincare yang mungkin terdengar mirip, tetapi keduanya punya fungsi dan komposisi yang berbeda, lho. 

Hydrating toner adalah toner yang menghidrasi serta menenangkan kulit dan seringkali mengandung gliserin yang melembapkan. Sedangkan, essence toner berfungsi sebagai gabungan antara toner dan essence, memberikan hidrasi lebih dalam serta nutrisi bagi kulit.

Berikut adalah perbedaan lain hydrating toner dan essence toner:

  • Hydrating toner punya tekstur yang sangat cair dan mirip air, sedangkan, essence toner sedikit lebih kental dari hydrating toner.
  • Hydrating toner umumnya punya kandungan yang melembapkan, sedangkan essence toner punya kandungan bahan aktif.
  • Hydrating toner cepat meresap tanpa residu, sedangkan essence toner meresap lebih dalam dengan manfaat tambahan.

Lebih Bagus Essence atau Toner?

lebih bagus essence atau toner

Baik essence maupun toner punya manfaatnya masing-masing untuk kesehatan kulit. Kalau tujuan Bruver adalah membersihkan dan menyeimbangkan pH kulit, toner adalah pilihan yang lebih baik. Tapi, kalau Bruver ingin meningkatkan hidrasi dan memberikan nutrisi mendalam, essence mungkin lebih baik.

Penggunaan kedua produk ini secara bersamaan dapat memberikan hasil yang optimal. Pakai toner terlebih dahulu setelah membersihkan wajah, baru setelah itu aplikasikan essence untuk menghidrasi kulit dan mempersiapkan kulit untuk skincare routine selanjutnya.

Gimana? Udah paham kan, sama perbedaan essence dan toner? Nah, sebelum menggunakan keduanya, sebaiknya bersihkan dulu wajahmu dengan cara mencuci muka menggunakan face wash terbaik, Bruv Face Wash!

Sabun ini punya kandungan aktif yang juara. Ada activated bamboo charcoal yang ampuh bersihkan kotoran dan minyak di wajah, argan oil yang bikin kulit lembab dan terhidrasi, dan peppermint oil yang bikin wajah Bruver segar dan dingin. 

Selain itu, Bruv Face Wash juga aman buat semua jenis kulit. Nggak bikin kulit kering, nggak bikin iritasi, dan nggak bikin komedo. Cocok banget buat Bruver yang punya kulit sensitif.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, cobain Bruv Face Wash sekarang! Dijamin, wajah Bruver bakal makin glowing dan sehat.

Perbedaan Day Cream dan Moisturizer, dari Kandungan Hingga Waktu Pemakaian

Perbedaan Day Cream dan Moisturizer, dari Kandungan Hingga Waktu Pemakaian

Bruver, pernah nggak liat ada produk day cream sama moisturizer di rak skincare atau di online shop? Kira-kira, Bruver pilih yang mana? Atau masih bingung, apakah moisturizer dan day cream itu sama? Sebenarnya keduanya nggak sama lho. Dalam artikel ini, kita akan bahas perbedaan day cream dan moisturizer.

day cream biasanya diformulasikan khusus untuk kebutuhan skincare routine di pagi hari. Day cream umumnya punya tekstur ringan, encer, nggak berminyak, dan lebih cepat menyerap ke dalam kulit.

Kebanyakan day cream juga punya kandungan SPF yang membantu melindungi kulit dari sinar matahari, meskipun mungkin nggak cukup. Selain sunscreen, day cream juga punya kandungan lain yang punya fungsi khusus, misalnya untuk mencerahkan, atau mengatasi berbagai masalah kulit.


Kalau moisturizer atau pelembap itu adalah produk perawatan kulit yang fokus utamanya adalah menjaga kulit tetap lembab. Jenis moisturizer ini macem-macem, ada yang bentuknya krim, gel, atau lotion

Bruver juga bisa pakai moisturizer kapan aja, baik pagi, siang, sore, atau malam. Moisturizer ini ngebantu kulit biar nggak kering dan selalu terhidrasi dengan baik.

Perbedaan Day Cream dan Moisturizer

bedanya perbedaan day cream dan moisturizer

Jadi, kalau diliat dari definisinya, keduanya jelas punya fungsi utama yang berbeda ya. Terus, selain itu, apa bedanya day cream dan moisturizer? Berikut ini perbedaan day cream dan moisturizer lainnya:

Kandungan

Perbedaan yang pertama adalah diliat dari kandungannya. Kalau moisturizer fokus ke kandungan yang melembapkan kayak  hyaluronic acid, glycerin, dan ceramide. 

Sedangkan, day cream biasanya punya kandungan lain yang punya fungsi melindungi kulit di pagi dan siang hari. Salah satu kandungan yang umumnya ada di day cream adalah SPF yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Fungsi

Fungsi utama kedua skincare tersebut juga jadi perbedaan. Moisturizer punya fungsi utama untuk menjaga kelembapan kulit. 

Disisi lain, day cream nggak cuma melembapkan, tapi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Manfaat 

Ada beberapa perbedaan day cream dan moisturizer yang perlu Bruver ketahui, antara lain:

Manfaat Day Cream

  • Perlindungan dari Sinar UV: Day cream biasanya mengandung SPF yang melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.
  • Melindungi dari Polusi: Day cream juga umumnya mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dari polusi udara.
  • Melembapkan Kulit: Sama kayak moisturizer, day cream juga menjaga kelembapan kulit.
  • Mencerahkan Kulit: Banyak day cream yang mengandung bahan pencerah kayak vitamin C atau niacinamide, yang membantu meratakan warna kulit dan mengurangi hiperpigmentasi.
  • Membuat Kulit Lebih Halus dan Lembut: Kandungan emolien dalam day cream bisa membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.

Manfaat Moisturizer

  • Hidrasi Maksimal: Moisturizer mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, glycerin, dan ceramide yang membantu mengunci kelembapan kulit, menjaga kulit tetap terhidrasi dan kenyal.
  • Memperbaiki Skin Barrier: Skin Barrier sangat penting untuk kesehatan kulit kita. Nah, bahan yang ada dalam moisturizer bisa membantu memperkuat lapisan skin barrier.
  • Mengurangi Kulit Kering dan Mengelupas: Moisturizer sangat efektif mengatasi kulit kering, kasar, dan mengelupas.
  • Menenangkan Kulit: Banyak moisturizer yang mengandung bahan yang menenangkan kulit seperti aloe vera, chamomile, atau calendula, yang bagus buat kulit sensitif atau iritasi.
  • Membantu Proses Regenerasi Kulit: Menggunakan moisturizer terutama pada malam hari membantu proses regenerasi kulit saat tidur, sehingga kulit terlihat lebih segar dan sehat di pagi hari.
  • Mengurangi Garis Halus dan Kerutan: Kelembapan yang cukup bisa membantu mengurangi tampilan garis halus dan kerutan, membuat kulit terlihat lebih muda.
  • Meningkatkan Elastisitas Kulit: Dengan hidrasi yang baik, elastisitas kulit meningkat, sehingga kulit terasa lebih kencang dan elastis.

Tekstur

Day cream biasanya punya tekstur yang sedikit lebih tebal karena mengandung SPF dan bahan pelindung lainnya. 

Sedangkan, moisturizer cenderung lebih ringan dan mudah meresap, terutama yang ditujukan untuk kulit berminyak atau kombinasi. Ini jadi perbedaan day cream dan moisturizer selanjutnya.

Warna 

Warna juga menjadi indikator beda moisturizer dan day cream. Kalau day cream biasanya punya warna agak putih atau kekuningan tergantung kandungan SPF-nya. Kadang, day cream juga punya efek tone-up saat diaplikasikan ke wajah Bruver.

Moisturizer punya warna yang lebih netral, yaitu transparan atau putih.

Waktu Pemakaian

Day cream umumnya dipakai di pagi hari setelah Bruver melakukan skincare routine sebelumnya. Bruver juga bisa menggunakannya di siang hari, karena kebanyakan day cream punya kandungan SPF.

Moisturizer bisa dipakai kapan aja sesuai kebutuhan, pagi, siang, atau malam.

Baca Juga: Perbedaan Moisturizer dan Pelembap.

Urutan Pemakaian Moisturizer dan Day Cream

Setelah tau perbedaan day cream dan moisturizer, timbul pertanyaan baru, ‘Apakah boleh memakai day cream dan moisturizer secara bersamaan?’

Jawabannya, boleh Bruver. Tapi, pastikan day cream dan moisturizer yang dipakai cocok dengan jenis kulit. Usahakan pakai produk yang ringan dan non-comedogenic, supaya nggak menyumbat pori-pori saat dilayer.

Terus, ketika mau dipakai bersamaan, yang mana duluan moisturizer atau day cream?

Moisturizer adalah produk yang fokusnya melembapkan dan menghidrasi kulit. Dengan mengaplikasikannya terlebih dahulu, moisturizer akan memberikan kelembapan yang dibutuhkan kulit dan mempersiapkan kulit untuk menerima produk selanjutnya.

Setelah moisturizer menyerap, Bruver bisa mengaplikasikan day cream secara merata di wajah. Day cream bisa menjadi lapisan pelindung kulit terluar dengan kandungan SPF-nya.

Tapi inget, setiap kulit punya reaksi yang beda-beda terhadap produk skincare. Kalau Bruver merasa kulit jadi iritasi atau bermasalah, coba hentikan penggunaan salah satu produk untuk lihat mana yang jadi penyebabnya.

Artikel Terkait: Ciri Ciri Wajah Rusak Akibat Cream.

Lebih Bagus Day Cream atau Moisturizer?

Sebenernya, lebih bagus yang mana tergantung dengan kebutuhan dan kondisi kulit Bruver.

Misalnya, kalau Bruver punya kulit yang super kering, kusam, sampai mengelupas, tandanya Bruver lebih butuh moisturizer. Moisturizer juga punya kelebihan lain, yaitu bisa digunakan kapan saja sesuai kebutuhan Bruver.

Sedangkan, kalau Bruver sering beraktivitas pada pagi hari dan siang hari, day cream dengan SPF mungkin lebih Bruver butuhkan sebagai perlindungan. Kelebihan day cream lainnya adalah kepraktisannya, ketika day cream sudah mengandung SPF, Bruver nggak perlu pakai sunscreen lagi.

Sebelum Day Cream dan Moisturizer, Pastikan Pakai Bruv Face Wash

Nah, sebelum pakai day cream dan moisturizer, ada satu step penting yang nggak boleh Bruver lewatin, yaitu membersihkan muka. Pastikan Bruver pakai cleanser yang cocok sama jenis kulitmu dan nggak mengandung bahan-bahan yang keras.

Salah satu sabun cuci muka favorit para pria adalah Bruv Face Wash, yang punya kandungan aktif bermanfaat, yaitu activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil.

Activated charcoal bisa membantu membersihkan pori-pori secara mendalam, mengangkat kotoran, minyak berlebih, dan mencegah jerawat.

Kandungan argan oil dalam Bruv Face Wash memberikan kelembapan ekstra buat kulit, karena kaya akan vitamin E dan asam lemak.

Peppermint oil di dalam Bruv Face Wash memberikan sensasi dingin yang menyegarkan. Nggak cuma itu, peppermint oil ini juga punya sifat antibakteri dan antiinflamasi yang baik buat kulit.

Dengan rutin cuci muka pakai Bruv Face Wash sebelum menggunakan day cream dan moisturizer, Bruver bisa memastikan kulitmu bersih, segar, dan siap menerima semua manfaat dari produk perawatan kulit yang Bruver pakai. 

Apakah Kulit Sensitif Bisa Kembali Normal? Butuh Berapa Lama Ya?

Apakah Kulit Sensitif Bisa Kembali Normal? Butuh Berapa Lama Ya?

Kulit sensitif memang bisa jadi masalah yang bikin kita nggak nyaman, apalagi kalau Bruver suka beraktivitas di luar ruangan atau punya hobi yang bikin sering terpapar sinar matahari dan polusi. Tapi, apakah kulit sensitif bisa kembali normal? Yuk kita bahas dalam artikel ini!

Sebelum kita bahas tentang apakah kulit sensitif bisa kembali normal lebih lanjut, kita perlu ngerti dulu apa itu kulit sensitif. Kulit sensitif adalah kondisi di mana kulit Bruver bereaksi berlebihan terhadap faktor-faktor tertentu. Gimana sih gejalanya? Berikut ini ciri-ciri kulit wajah sensitif:

Ciri-ciri Kulit Wajah Sensitif

  1. Kulit Kemerahan

Ciri-ciri kulit wajah sensitif yang paling umum adalah kulit yang lebih gampang kemerahan. Kemerahan ini bisa berupa ruam merah, benjolan merah, kulit memerah, atau pembuluh darah yang melebar. Kulit sensitif sering kali punya pembuluh darah yang lebih dekat ke permukaan. Jadi, saat ada iritasi atau tekanan, pembuluh darah ini cepat membesar dan menyebabkan kemerahan.

  1. Terasa Gatal dan Ruam

Orang dengan kulit sensitif lebih mudah mengalami gatal dan ruam karena pertahanan kulit mereka yang lebih lemah. Kulit yang sehat punya skin barrier yang membantu menjaga kelembapan dan mencegah iritan masuk.

  1. Kering dan Mengelupas

Biasanya, kulit sensitif punya tingkat kelembapan alami yang cukup rendah dari kulit yang normal. Makanya, kulit sensitif jadi lebih gampang kering, bersisik, bahkan mengelupas. Tentunya, kulit kering bikin nggak nyaman dan menyebabkan masalah kulit lainnya.

  1. Sensitif terhadap Sinar Matahari

Kulit sensitif cenderung punya skin barrier yang lebih lemah atau bahkan rusak. Skin barrier ini punya fungsi untuk melindungi lapisan kulit dari faktor eksternal, termasuk sinar matahari. Ketika skin barrier ini nggak berfungsi dengan baik, kulit jadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.

  1. Mudah Breakout

Kulit sensitif bisa memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak alami dari kulit. Ketika minyak diproduksi berlebihan dan bercampur dengan kotoran yang ada di permukaan kulit, lama kelamaan akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.

  1. Terasa Perih atau Terbakar

Orang yang punya kulit sensitif biasanya punya skin barrier yang lebih tipis. Makanya, ketika terpapar sinar matahari, atau menggunakan produk berbahan keras, kulit akan terasa perih atau terbakar.

Baca Juga: Ciri Ciri Sel Kulit Mati Pada Wajah.

Kulit Sensitif Disebabkan Karena Apa?

Ada beberapa faktor penyebab kulit sensitif, antara lain:

  1. Faktor Genetik

Udah pada tau kan, kalau faktor genetik punya peran penting dalam menentukan jenis kulit seseorang, termasuk apakah seseorang memiliki kulit yang sensitif. Ini karena gen-gen tertentu yang diwariskan dari orang tua dapat memengaruhi struktur, fungsi, dan respons kulit terhadap lingkungan. Jadi, kalau orang tua Bruver punya kulit sensitif, kemungkinan besar Bruver juga akan mewarisinya.

  1. Kondisi Medis

Beberapa kondisi medis seperti dermatitis atopik, rosacea, eksim, atau psoriasis seringkali terkait dengan kulit sensitif. Kondisi-kondisi ini dapat membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi dan reaksi alergi.

  1. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari dapat merusak lapisan pelindung kulit, atau skin barrier. Ketika penghalang ini rusak, kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan peradangan, yang semuanya dapat meningkatkan sensitivitas kulit.

  1. Faktor Lingkungan

Selain paparan sinar matahari, faktor lingkungan lain seperti cuaca ekstrem, udara kering, dan perubahan suhu dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan membuatnya menjadi lebih sensitif. 

Apalagi, partikel polusi udara seperti debu, asap, dan polutan lainnya dapat menempel pada kulit dan menyebabkan peradangan serta merusak skin barrier. Ini yang bisa menyebabkan kulit sensitif. 

  1. Sering Menggunakan Air Panas

Salah satu hal yang sering dianggap sepele tapi sebenarnya berdampak besar adalah suhu air saat mandi. Air panas dapat menghilangkan minyak alami dari kulit, yang berfungsi sebagai pelembap alami dan pelindung kulit. Ketika minyak ini hilang, kulit menjadi lebih kering dan lebih sensitif.

  1. Memakai Produk dengan Kandungan Tertentu

Ada beberapa kandungan yang biasanya ada di dalam produk-produk skincare yang bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif. Kandungan tersebut antara lain:

  • Retinoid

Retinoid emang efektif untuk mengatasi jerawat dan tanda-tanda penuaan, tetapi bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, dan pengelupasan kalau digunakan terlalu sering atau dalam konsentrasi yang tinggi.

  • Asam Alfa Hidroksi (AHA) dan Asam Beta Hidroksi (BHA)

AHA seperti asam glikolat dan asam laktat, serta BHA seperti asam salisilat, emang bagus untuk eksfoliasi kulit. Penggunaan berlebihan dapat mengikis lapisan pelindung kulit, menyebabkan iritasi dan meningkatkan sensitivitas terhadap sinar matahari.

  • Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan yang baik untuk kulit dan bisa bikin kulit lebih cerah, tetapi bisa menyebabkan iritasi dan kemerahan pada beberapa orang, terutama kalau digunakan dalam konsentrasi tinggi atau bersamaan dengan produk lain yang kuat.

  • Pewangi dan Alkohol

Produk skincare yang punya kandungan pewangi buatan atau alkohol bisa menyebabkan iritasi dan kulit ekstra kering, yang pada akhirnya membuat kulit lebih sensitif.

  • Pengawet

Pengawet kayak paraben dan formaldehid digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dalam produk skincare, tetapi beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi atau sensitivitas terhadapnya.

  • Bahan Aktif Lain

Bahan aktif kayak benzoil peroksida dan asam azelat digunakan untuk mengobati jerawat, tetapi bisa menyebabkan kekeringan, iritasi, dan sensitivitas jika digunakan terlalu sering atau dalam konsentrasi tinggi.

Apakah Kulit Sensitif Bisa Kembali Normal?

Nah, ini dia pertanyaan utama kita: “Apakah kulit sensitif bisa kembali normal?” Jawabannya adalah, tergantung. Ada beberapa langkah yang bisa Bruver lakukan untuk membuat kulit sensitif kembali normal, antara lain:

  1. Identifikasi Penyebab Kulit Sensitif

Langkah pertama untuk mengetahui apakah kulit sensitif bisa kembali normal adalah dengan mengidentifikasi penyebabnya. Jika penyebabnya adalah faktor dari luar, maka ada kemungkinan kulit sensitifmu bisa kembali normal dengan menghilangkan pemicunya.

  1. Perhatikan Gejalanya

Memperhatikan gejala yang ada juga bisa dijadikan patokan apakah kulit sensitif bisa kembali normal. Ketika gejala-gejala dari kulit sensitif mulai berkurang, baik dengan sendirinya atau karena perawatan tertentu, tandanya cepat atau lambat kulitmu akan kembali normal.

  1. Lakukan Perawatan yang Tepat

Ikuti rutinitas perawatan kulit yang lembut dan sesuai untuk kulit sensitif. Perubahan positif dalam kondisi kulit setelah beberapa minggu atau bulan bisa menjadi indikasi pemulihan.

  1. Konsultasi dengan Ahli

Kalau Bruver ingin lebih tepat dalam mengetahui jawaban ‘apakah kulit sensitif bisa kembali normal’, Bruver bisa berkonsultasi secara langsung dengan ahlinya. Ahli kecantikan atau dermatolog bisa memberikan diagnosis dan saran perawatan yang lebih akurat.

Bruver Harus Tahu Ini Juga: Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah.

Berapa Lama Kulit Sensitif Sembuh?

Secara umum, kulit sensitif bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk sembuh, tergantung pada penyebab dan perawatan yang diterapkan. 

Konsistensi dalam perawatan dan perubahan gaya hidup yang mendukung kesehatan kulit juga penting banget. Kalau kondisi kulit tidak membaik, sebaiknya konsultasi dengan ahli untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan spesifik.

Bagaimana Cara Agar Kulit Tidak Sensitif?

Jadi, apakah kulit sensitif bisa kembali normal? Mungkin bisa kalau Bruver melakukan cara-cara mengatasi kulit sensitif dibawah ini:

  1. Gunakan Skincare yang Lembut

Pilih produk perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Hindari produk yang mengandung alkohol, pewangi, atau bahan kimia keras lainnya. Cari produk yang mengandung bahan-bahan alami dan lembut, seperti aloe vera atau chamomile.

  1. Lakukan Patch Test

Lakukan patch test sebelum menggunakan skincare baru. Patch test sendiri adalah metode untuk menguji reaksi kulit terhadap produk baru sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah atau tubuh.

Caranya gampang, cukup oleskan sedikit produk di area kecil kulit yang mudah diamati, seperti belakang telinga atau bagian dalam pergelangan tangan. Tunggu 24-48 jam dan perhatikan reaksinya. Kalau nggak ada tanda-tanda iritasi, Bruver bisa lanjut pakai produk tersebut dengan aman.

  1. Hindari Mandi dengan Air Panas

Kayak yang udah dibahas sebelumnya, mandi pakai air panas bisa menghilangkan minyak alami yang berfungsi melembapkan kulit. Jadi, lebih baik Bruver mandi pakai air hangat atau air dingin yang bisa mencegah kulit kering dan menjaga kulit tetap kenyal dan sehat. Selain itu, air yang lebih dingin bisa mengurangi risiko kemerahan dan iritasi.

  1. Lindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

Punya kulit sensitif tandanya harus hati-hati kalau beraktivitas di bawah sinar matahari! Bruver wajib pakai sunscreen dengan SPF minimal 30 yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Aplikasikan sunscreen sekitar 15-20 menit sebelum beraktivitas dan reapply setiap 2 jam, terutama kalau Bruver berkeringat atau berenang.

  1. Jaga Kelembapan Kulit

Apakah kulit sensitif bisa kembali normal? Bruver bisa mengusahakannya dengan cara memperbaiki skin barrier yang rusak dengan bantuan pelembap. Menjaga kelembapan kulit membantu memperkuat skin barrier.

Pilih pelembap yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Cari produk yang bebas dari pewangi, alkohol, dan bahan kimia keras. Selain itu, usahakan untuk minum setidaknya 8 gelas air putih sehari untuk menjaga kelembapan kulit dari dalam.

  1. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut

Pastikan Bruver selalu membersihkan wajah dengan lembut. Gunakan pembersih yang ringan dan air hangat, bukan air panas. Kulit yang bersih dan lembab akan membantu mencegah iritasi.

  1. Perhatikan Pola Makan

Percaya atau nggak, pola makan juga bisa mempengaruhi kondisi kulit, lho. Kurangi konsumsi makanan pedas, berminyak, dan mengandung banyak gula. Perbanyak makan buah, sayur, dan minum air putih agar kulit tetap sehat.

Bruv Face Wash, Solusi Perawatan Kulit Wajah untuk Semua Jenis Kulit, Termasuk Kulit Sensitif!

Buat Bruver yang punya kulit sensitif, tenang ada solusinya! Bruv Face Wash yang diformulasikan khusus sebagai sabun muka pria untuk semua jenis kulit ini cocok dan aman digunakan segala jenis kulit, termasuk kulit sensitif, lho.

Bruv Face Wash mengandung activated bamboo charcoal yang ampuh menyerap kotoran dan minyak tanpa membuat kulit kering. Ada juga argan oil yang membantu melembabkan dan menenangkan kulit. Plus, peppermint oil yang bikin wajah terasa segar dan bersih.

Bruv Face Wash bebas dari bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit seperti parfum, alkohol, dan pewarna. Jadi, aman banget buat Bruver yang punya kulit sensitif.

Yuk, Bruver! Buktikan sendiri kehebatan Bruv Face Wash. Wajah sensitifmu nggak akan rewel lagi!

Skin Cycling Adalah? Sebuah Istilah Kekinian Skincare Enthusiast

Skin Cycling Adalah? Sebuah Istilah Kekinian Skincare Enthusiast

Semakin hari semakin banyak tren seputar skincare dan kecantikan yang beredar. Bruver pernah nggak denger istilah ‘Skin Cycling’ di media sosial? Skin cycling adalah istilah yang sempat populer waktu pandemi dan masih sering dibicarakan sampai sekarang. Sebenarnya, apa itu skin cycling?

Awalnya, skin cycling dipopulerkan oleh dermatologist asal New York yang bernama Dr. Whitney Bowe pada saat pandemi di tahun 2021. 

Skin Cycling Adalah

Skin cycling adalah metode perawatan kulit yang hanya berfokus pada satu jenis produk dalam sehari, untuk meningkatkan manfaat produk skincare tersebut.

Bowe melihat pasien-pasiennya yang mencampurkan berbagai macam produk skincare, tanpa memberikan waktu kulit untuk pulih. Akibatnya, muncul berbagai masalah kulit yang disebabkan rusaknya skin barrier.

Bowe terinspirasi dari rutinitas training fisik, dimana berfokus pada kelompok yang berbeda, untuk memberikan waktu pemulihan pada bagian lainnya.

Manfaat Skin Cycling

Manfaat skin cycling itu banyak banget, lho. Nggak heran, banyak beauty influencer yang mengikuti tren ini. Berikut ini manfaat skin cycling untuk kulit:

  1. Memperbaiki Skin Barrier

Skin barrier punya fungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai faktor berbahaya, seperti paparan polusi, radikal bebas, sampai infeksi. Selain itu, skin barrier juga berperan dalam menjaga kelembapan kulit.

Sayangnya, skin barrier memiliki potensi untuk rusak. Penyebab rusaknya skin barrier bermacam-macam. Skin barrier yang rusak biasanya terasa kering, sensitif, dan mudah mengalami masalah kulit seperti jerawat dan komedo.

Bowe mengatakan kalau hari atau malam pemulihan dalam skin cycling adalah waktu yang tepat untuk memberi nutrisi pada skin barrier yang rusak.

  1. Mencegah Iritasi dan Peradangan

Terkadang, beberapa produk skincare ataupun faktor lainnya menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit. Akibatnya, kulit jadi bersisik, kasar, gatal, kemerahan, memiliki warna yang tidak rata, perih, dan kusam. 

Wattenberg menyebut Skin cycling memberikan waktu untuk kulitmu beristirahat dan beradaptasi dengan produk tersebut. 

  1. Melindungi dari Masalah Kulit

Skin barrier yang sehat bisa melindungi kulit dan mencegah berbagai macam kulit, seperti kulit kering, kulit kusam, sampai jerawat. Skin cycling juga memungkinkan kulit untuk pulih dari masalah kulit yang sudah ada.

  1. Mencegah Kulit Kering

Eksfoliasi berlebihan bisa menghilangkan minyak alami dan membuat kulit kering. Pada saat pemulihan, skin cycling bisa membuatmu fokus untuk menghidrasi kulit dengan bahan-bahan pelembap.

  1. Meningkatkan Toleransi Terhadap Produk

Dr Ugonabo mengatakan kepada Health bahwa tujuan utama dari skin cycling adalah untuk membantu kulit dengan tolerabilitas bahan aktif, seperti AHA, BHA dan retinoid yang rendah.

Menurut Dr. Mina, skin cycling dapat membantu memaksimalkan manfaat dari produk tertentu sekaligus meminimalkan potensi efek samping negatif jika digunakan lebih sering. Ini juga dapat membantu kulit terbiasa dengan produk baru secara bertahap.

Selain skin cycling, penting juga melakukan patch test skincare untuk memaksimalkan penggunaan skincare agar hasilnya dapat terasa.

Jadwal Skin Cycling

Untuk melakukan skin cycling membutuhkan waktu sekitar 4-7 hari. Tapi, untuk basic skin cycling, hanya membutuhkan dua hari treatment dan dua hari pemulihan. Berikut ini urutan skin cycling yang bisa Bruver coba:

  1. Hari Pertama-Eksfoliasi

Step di hari pertama Bruver melakukan skin cycling adalah melakukan eksfoliasi. Tujuannya untuk mengelupas sel-sel kulit mati dari permukaan kulit. Selain itu, melakukan eksfoliasi juga akan membantu produk skincare yang lain untuk bekerja secara lebih efektif, karena bisa menembus ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Eksfoliasi terdiri dari eksfoliasi fisik/mekanik (physical exfoliation) dan eksfoliasi kimiawi (chemical exfoliation).

Eksfoliasi secara fisik menggunakan benda-benda bertekstur kasar, misalnya spons, untuk mengangkat sel kulit mati. Kelebihannya, metode ini bisa bekerja dengan lebih cepat. Tapi, kekurangannya berisiko menyebabkan kulit kering dan merusak skin barrier.

Sedangkan, eksfoliasi kimiawi adalah metode pengelupasan kulit yang menggunakan bahan kimia untuk melarutkan sel-sel kulit mati secara perlahan. Bahan-bahan yang umum digunakan dalam eksfoliasi kimiawi adalah AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid).

Pakai produk eksfoliasi yang sesuai sama kondisi dan jenis kulit Bruver supaya hasilnya maksimal. Tapi, eksfoliasi kimiawi mampu menembus lapisan kulit yang lebih dalam.

  1. Hari Kedua-Retinoid

Fokus rutinitas hari kedua skin cycling yaitu menggunakan retinoid. Retinoid merupakan bahan kimia yang berasal dari vitamin A. Cara kerjanya adalah dengan memperbarui sel kulit.

Manfaatnya antara lain untuk membuka pori-pori yang tersumbat, mencegah munculnya tanda-tanda penuaan, dan juga mengurangi peradangan. Bahkan, Medical News Today juga menyebut kalau retinoid bisa mengatasi jerawat, hiperpigmentasi, psoriasis, sampai mencegah kanker.

Karena sifatnya yang photosensitive, sebaiknya Bruver menggunakannya di malam hari dan memakai sunscreen pagi harinya. Bruver bisa menggunakan retinoid setelah membersihkan wajah. Oleskan sedikit retinoid ke area wajah. Jangan lupa gunakan pelembap untuk mencegah iritasi.

  1. Hari Ketiga dan Keempat-Pemulihan

Langkah terakhir dalam skin cycling yakni masa pemulihan. Pada malam ini, Bruver menghentikan penggunaan bahan-bahan aktif dan eksfoliasi. Berikan waktu kulitmu untuk pulih.

Sebaiknya Bruver fokus untuk memberikan nutrisi dan memperbaiki skin barrier, dengan cara melembapkan dan menghidrasi kulit.

Gunakan hydrating toner, hydrating serum, atau moisturizer yang sesuai dengan kulit Bruver.

Skin cycling routine memang dilakukan pada malam hari, tapi bukan berarti di pagi hari Bruver nggak perlu pakai skincare. Bruver bisa tetap membersihkan wajah, menggunakan serum vitamin C, moisturizer, dan juga sunscreen.

Rekomendasi Untuk Bruver: Daftar Skincare Routine untuk Kulit Muka Bruntusan dan Kusam.

Metode Skin Cycling

Untuk melakukan metode skin cycling yang efektif, sesuaikan lagi dengan jenis kulit Bruver. Karena, hasil dan efek sampingnya bisa berbeda. Berikut ini metode skin cycling untuk berbagai jenis kulit yang berbeda:

Metode Skin Cycling untuk Kulit Berminyak

  • Pilih chemical exfoliation supaya bisa menembus ke pori-pori yang lebih dalam, sehingga bisa menghilangkan minyak berlebih.
  • Jangan lupa untuk menjaga kelembapan kulit. Pilih pelembab ringan, bebas minyak dan non comedogenic.
  • Jaga kebersihan kulit dengan pembersih yang oil-free.
  • Tetap gunakan sunscreen untuk mencegah masalah kulit lainnya.

Metode Skin Cycling untuk Kulit Berjerawat

  • Hindari produk yang terlalu berat dan comedogenic untuk mencegah munculnya jerawat.
  • Bersihkan kulit secara menyeluruh, supaya pori-pori tidak tersumbat.
  • Usahakan lakukan patch test untuk memastikan kulit Bruver cocok dan tidak alergi terhadap salah satu kandungannya. 

Metode Skin Cycling untuk Kulit Kering

  • Pilih chemical exfoliation untuk mencegah hilangnya kelembapan terlalu banyak.
  • Gunakan pelembap yang bebas bahan kimia keras dan pewangi.
  • Pertimbangkan untuk menambahkan hydrating toner atau hydrating serum untuk meningkatkan kelembapan.

Skin Cycling untuk Umur Berapa?

Skin cycling menggunakan bahan-bahan aktif yang lebih efektif digunakan kalau Bruver ada di usia 20-30 tahun, atau lebih. Apalagi, saat usia diatas 30, pergantian sel kulit secara alami akan semakin melambat, sehingga skin cycling akan membantu proses regenerasi sel.

Bagi Bruver yang punya kulit sensitif maupun eksim, skin cycling mungkin bukan hal yang baik. Memiliki dua kandungan aktif dalam rentan waktu yang berdekatan biasanya akan menyebabkan iritasi, kata Dr. Kobets.

Berapa Lama Hasil Skin Cycling Terlihat Hasilnya?

Untuk hasil sementara, biasanya akan langsung terlihat setelah dua kali Bruver melakukan skin cycling. Hasil yang terlihat adalah kulit yang lebih lembap, halus, glowing, dan noda-noda hitam mulai pudar.

Sedangkan, hasil jangka panjangnya akan terlihat setelah beberapa bulan penggunaan yang konsisten. Garis-garis halus, kerutan, jerawat, dan hiperpigmentasi akan jadi lebih baik.

Itulah penjelasan mengenai pengertian skin cycling adalah apa, manfaat, jadwal, dan informasi terkait lainnya seputar skin cycling.

Untuk memaksimalkan skin cycling, Bruver perlu menjaga kebersihan kulit. Kulit yang bersih akan membantu proses penyerapan skincare agar lebih efektif.

Bersihkan kulit dengan Bruv For Men Face Wash dengan kandungan Triple Active Skin Repair yang 3x lebih efektif untuk membersihkan kulitmu hingga ke pori-pori terdalam.

Kandungan activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil-nya punya manfaat baik untuk kulit, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit.

Tunggu apa lagi? Pastikan kulitmu tetap bersih dan sehat dengan menggunakan Bruv For Men Face Wash!

Patch Test Adalah? Pengguna Skincare Hukumnya Wajib Tahu Ini!

Patch Test Adalah? Pengguna Skincare Hukumnya Wajib Tahu Ini!

Mencoba skincare yang baru merupakan tantangan tersendiri, apalagi kalau Bruver punya kulit sensitif. Soalnya kalau salah pilih, bisa-bisa kulit malah jadi iritasi atau muncul masalah kulit lainnya. Oleh karena itu, patch test adalah solusi yang bisa Bruver coba.

Pentingnya Patch Test Produk Skincare

Saat ini, banyak sekali skincare yang beredar di pasaran. Mulai dari yang murah sampai yang high end brand. Ini bisa jadi sesuatu yang menguntungkan sekaligus merugikan kita, lho. 

Pasalnya banyaknya variasi skincare dengan berbagai kandungan dan kemasan ini membuat kita bertanya-tanya, apakah skincare ini cocok untuk kulit kita?

Kalau salah pilih skincare, bisa-bisa kulit jadi iritasi dan menyebabkan masalah-masalah kulit lainnya. Soalnya, ada beberapa bahan yang mungkin mengiritasi atau menimbulkan reaksi alergi.

Makanya, melakukan patch test adalah hal yang penting untuk dilakukan sebelum Bruver menggunakan produk baru atau ingin bergonta-ganti produk.

Patch Test Adalah

apa itu patch test skincare

Patch test adalah sebuah metode yang biasanya digunakan untuk menguji reaksi kulit terhadap produk perawatan kulit baru sebelum digunakan secara rutin.

Bahkan, menurut American Academy of Dermatology, cara mengetahui skincare cocok atau tidak yang paling akurat adalah dengan melakukan patch test.

Selain itu, patch test juga punya manfaat lain, yaitu:

  • Menghindari Reaksi Negatif

Patch test bisa membantu menentukan apakah produk tersebut terlalu keras untuk kulit Bruver. Patch test membantu mengidentifikasi bahan dalam produk yang dapat menyebabkan reaksi negatif.

  • Memastikan Efektivitas Produk

Patch test memberikan kepastian bahwa produk aman digunakan pada kulit, sebelum Bruver berkomitmen untuk menggunakannya secara rutin.

  • Mengidentifikasi Alergi

Patch test alergi adalah metode untuk mengidentifikasi apakah kulit Bruver bereaksi negatif terhadap bahan kimia tertentu, kayak pewangi, pewarna, pengawet, atau bahan aktif dalam produk skincare dan makeup.

  • Menjaga Kesehatan Kulit

Dengan mencegah reaksi alergi dan iritasi, patch test membantu menjaga kesehatan kulit. Patch test adalah solusi untuk kulit yang lebih cerah, halus, dan bebas masalah-masalah kulit.

Reaksi yang patut Bruver waspadai setelah melakukan patch test adalah gatal, kemerahan, ruam, bengkak, perih, kering sampai mengelupas. Kalau Bruver mengalami reaksi berikut sebaiknya segera hentikan penggunaan.

Baca Juga: Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal?

Skincare Apa yang Perlu Patch Test?

Sebenarnya, segala jenis skincare dan makeup bisa dilakukan patch test, apalagi kalau Bruver punya kulit yang sensitif. Tapi, skincare yang penting untuk dilakukan patch test adalah skincare yang punya bahan aktif ataupun kandungan keras. Kandungan tersebut antara lain:

  1. Retinoid

Retinoid adalah bentuk dari vitamin A yang digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, penuaan dini, dan hiperpigmentasi.

Retinoid bisa sangat iritatif terutama bagi mereka yang belum pernah menggunakannya. Patch test membantu memastikan kulit dapat mentoleransi produk tanpa mengalami reaksi negatif yang parah.

  1. AHA/BHA

AHA dan BHA adalah kelompok asam yang digunakan untuk eksfoliasi kulit. AHA bekerja di permukaan kulit, sementara BHA menembus lebih dalam ke pori-pori.

Sama seperti retinoid, AHA dan BHA dapat menyebabkan iritasi terutama pada kulit sensitif atau jika digunakan dalam konsentrasi tinggi.

  1. Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang digunakan dalam perawatan kulit untuk mencerahkan kulit dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C dalam bentuk tertentu, seperti ascorbic acid, dapat menjadi iritatif untuk kulit sensitif.

  1. Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah bahan aktif yang umum digunakan dalam pengobatan jerawat. Sayangnya, bahan ini bisa mengakibatkan efek samping seperti sensasi kering, gatal, kemerahan, pengelupasan, dan iritasi.

  1. Hydroquinone

Hydroquinone digunakan untuk mencerahkan area kulit yang hiperpigmentasi seperti bintik-bintik hitam, melasma, dan bekas jerawat.

Kalau Bruver nggak cocok dengan bahan ini, nggak cuma iritasi dan kemerahan, tapi juga berpotensi menyebabkan ochronosis atau penggelapan kulit yang jarang terjadi tetapi bisa permanen.

  1. Niacinamide

Niacinamide adalah bentuk vitamin B3 yang digunakan untuk berbagai manfaat kulit. Meskipun biasanya ringan, tetapi dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sangat sensitif.

Cara Patch Test Skincare

Melakukan patch test nggak sulit kok, Bruver. Berikut ini cara patch test skincare yang bisa Bruver lakukan di rumah:

1. Pilih Area Patch Test

Siapkan area kecil pada kulit yang lebih sensitif dan jarang terkena gesekan dan terhapus air. Area yang biasa digunakan untuk patch test adalah pada area dalam lengan, lekukan siku, belakang telinga, atau belakang leher. 

Hadley King, seorang dermatologist menyebut kalau area tersebut adalah tempat tersembunyi dan cukup halus, sehingga jika muncul reaksi tidak akan terlalu terlihat.

2. Oleskan ke Area

Setelah memastikan kalau area bersih dan siap menerima produk, oleskan produk skincare secukupnya pada area tersebut. Ikuti cara penggunaan yang tertera pada kemasan.

3. Biarkan dan Amati Reaksi

Setelah diaplikasikan, tunggu dan amati terus reaksinya. Karena reaksi tidak langsung muncul, gunakan secara konsisten selama 7-10 hari.

4. Evaluasi Hasilnya

Setelah beberapa hari, amati reaksi yang muncul. Jika muncul reaksi iritasi seperti kemerahan, gatal, hingga perih, segera hentikan penggunaan. Tandanya Bruver nggak cocok sama produk tersebut.

Tips: Untuk Bruver yang punya masalah bruntusan dan kulit kusam, bisa gunakan rangkaian skincare routine untuk kulit wajah bruntusan dan kusam.

Berapa Lama Tahu Skincare Cocok atau Tidak dengan Patch Test?

Untuk mengetahui berapa lama reaksi yang menunjukkan skincare cocok atau tidak setelah patch test, mungkin bisa berbeda, tergantung jenis kulitmu dan juga bahan skincare

Tapi, ada juga reaksi yang muncul secara langsung, jangka pendek, dan juga jangka panjang.

  • Reaksi Langsung

Beberapa reaksi seperti kemerahan atau gatal dapat terlihat dalam beberapa jam setelah aplikasi patch test.

  • Reaksi Jangka Pendek

Beberapa reaksi mungkin baru muncul setelah 24-48 jam setelah menggunakan patch test, sehingga penting untuk memantau kulit selama periode ini.

  • Penggunaan Jangka Panjang:

Meskipun patch test menunjukkan tidak ada reaksi negatif dalam 48 jam, penting untuk tetap waspada selama penggunaan pertama kali di seluruh wajah atau tubuh. Terkadang reaksi dapat muncul setelah penggunaan berulang selama beberapa hari atau minggu.

Kalau timbul iritasi atau reaksi negatif yang parah, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan ahli dermatologis atau dokter kulit untuk saran lebih lanjut.

Jadi, kesimpulannya, skin patch test adalah metode yang bisa Bruver coba sebelum menggunakan skincare baru. 

Untuk hasil yang maksimal, gunakan produk perawatan kulit yang ringan, tidak mengandung bahan-bahan berbahaya, dan aman untuk segala jenis kulit. 

Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan kulit dengan menggunakan Bruv For Men, sabun wajah multifungsi yang diformulasikan khusus untukmu!

Kandungan aktif dalam Bruv For Men bekerja secara sinergis untuk memberikan berbagai manfaat bagi kulit pria, seperti:

  • Activated bamboo charcoal: Punya fungsi untuk menyerap kotoran dan minyak berlebih yang ada di permukaan kulit, membantu membersihkan pori-pori tersumbat, dan mencegah munculnya jerawat.
  • Argan oil: Bisa digunakan untuk menjaga kelembapan kulit, membantu menjaga elastisitas kulit, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini, kayak kerutan dan garis halus.
  • Peppermint oil: Memberikan sensasi dingin dan menyegarkan pada kulit, membantu meredakan peradangan, dan mengontrol produksi minyak berlebih.

Gunakan Sabun Muka Pria dari BRUV secara rutin untuk mendapatkan kulit wajah yang bersih, segar, dan sehat!

Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal dan Terlihat Hasilnya?

Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal dan Terlihat Hasilnya?

Di artikel sebelumnya, MinBruv udah sharing tentang berapa lama skincare menyerap saat digunakan. Kali ini, MinBruv mau menjawab salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang berapa lama skincare bekerja maksimal atau seberapa lama hasil pemakaian skincare bisa terlihat.

Ketika kita baru melakukan skincare routine, mungkin muncul pertanyaan-pertanyaan seperti ‘Kapan ya, kulitku glowing?’, ‘Kenapa jerawat nggak ilang-ilang?’, ‘Kapan efek skincare mulai terlihat?’ ‘Berapa lama hasil skincare terlihat?’ sampai ‘Sebenarnya berapa lama skincare bekerja maksimal?’.

Nah, dalam artikel ini, kita akan sama-sama cari tahu terkait berapa lama skincare bekerja maksimal. Namun, sebelum masuk ke pertanyaan berapa lama skincare bekerja maksimal, penting buat Bruver untuk memahami kalau hasil penggunaan skincare itu nggak bisa instan dan ada juga faktor yang memengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal.

Apa yang Menyebabkan Skincare Tidak Bekerja Maksimal?

Berikut ini faktor yang menyebabkan skincare tidak bekerja maksimal:

  1. Jenis Kulit

Jenis kulit setiap orang berbeda, dan ini sangat memengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal. Kulit berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif semuanya memiliki kebutuhan dan respon yang berbeda terhadap produk skincare.

Misalnya, kulit berminyak butuh skincare yang punya kandungan oil control, kulit kering butuh kandungan yang melembapkan, kulit berjerawat butuh skincare non comedogenic, dan kulit sensitif yang butuh kandungan skincare yang lembut.

  1. Bahan Aktif

Komposisi produk skincare juga sangat berperan dalam menentukan berapa lama skincare bekerja maksimal. Bahan aktif seperti retinol, vitamin C, salicylic acid, dan hyaluronic acid punya cara kerja dan waktu yang berbeda untuk menunjukkan hasil. Kandungan skincare tersebut bisa jadi nggak cocok dan menyebabkan hasil yang nggak maksimal

  1. Konsistensi 

Ingat, konsisten dalam menggunakan skincare adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil yang Bruver inginkan. Gunakan sesuai aturan pakai yang tertera secara rutin. Penggunaan yang nggak konsisten bisa mengurangi efektivitas produk dan memengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal.

  1. Usia

Usia memainkan peran besar dalam bagaimana kulit kita bereaksi terhadap produk skincare, lho. Hal ini karena semakin bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin bisa menurun, dan proses regenerasi sel juga melambat. Sehingga, semakin tua usia kita, skincare akan memakan waktu yang lebih lama untuk bekerja secara maksimal. 

  1. Faktor Lingkungan

Lingkungan tempat kita tinggal dan bekerja memiliki dampak besar pada kesehatan kulit dan efektivitas produk skincare. Faktor-faktor seperti polusi, kelembapan, suhu, dan paparan sinar UV bisa mempengaruhi berapa lama skincare bekerja maksimal.

Selain itu, produk yang punya kualitas rendah juga mungkin membuat hasil skincare tidak bisa maksimal. Mungkin karena formulasi yang tidak stabil dan kandungan bahan aktif yang kurang baik.

Berapa Lama Skincare Bekerja Maksimal?

berapa lama hasil skincare terlihat

Sekarang, kita akan bahas secara lebih spesifik mengenai berapa lama skincare bekerja maksimal untuk berbagai jenis produk skincare yang umum digunakan oleh Bruver.

  1. Face Wash

Face wash atau produk pembersih lainnya bisa langsung bekerja secara maksimal untuk membersihkan kulit wajah sekaligus memberikan efek segar. Tapi, untuk face wash dengan manfaat khusus kayak mencegah jerawat, memperbaiki tekstur kulit, sampai mencerahkan, mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 2-6 minggu pemakaian rutin.

  1. Toner 

Toner umumnya digunakan setelah Bruver mencuci muka. Meskipun toner bersifat cair dan mudah menyerap, atau butuh sekitar 1-2 menit saja, tapi berapa lama skincare bekerja maksimal?

Untuk toner yang punya kandungan bahan aktif kayak salicylic acid atau glycolic acid, efek maksimal dalam mengurangi jerawat atau mencerahkan kulit bisa terlihat dalam 4 hingga 8 minggu.

  1. Serum 

Serum mengandung konsentrasi tinggi bahan aktif dan dirancang untuk menargetkan masalah kulit yang lebih spesifik. Berapa lama skincare bekerja maksimal, tergantung dari kandungan yang ada di dalam serum.

  • Retinoid dan Retinol

Bahan aktif ini dikenal ampuh untuk mengatasi tanda-tanda penuaan kulit seperti kerutan dan garis halus. Perlu waktu beberapa minggu hingga bulan untuk mendapatkan manfaat secara maksimal.

  • Niacinamide

Niacinamide adalah salah satu jenis vitamin B-3 yang bisa menjaga kelembapan kulit, melindungi dari paparan luar, sampai merawat jerawat. Healthline melaporkan kalau mungkin Bruver nggak bisa merasakan perubahan yang signifikan setelah menggunakannya. Berapa lama skincare bekerja maksimal biasanya membutuhkan waktu sekitar delapan minggu.

  • Vitamin C

Dikutip dari beautyaffairs.com, vitamin C bisa bekerja maksimal bisa terlihat secara bertahap dalam beberapa minggu.

Setelah pemakaian vitamin C selama empat minggu, kulit akan lebih cerah, halus, dan bintik hitam yang mulai pudar. Kemudian, setelah delapan minggu, kulit terasa lebih kencang dan elastis. 

  • Alpha Arbutin

Alpha arbutin digunakan untuk mencerahkan kulit dan memudarkan flek hitam, dengan cara mengurangi pembentukan melanin. Alpha arbutin bisa bekerja secara maksimal tidak lama setelah penggunaan. Sayangnya, manfaat alpha arbutin hanya bersifat sementara dan hanya bertahan selama beberapa minggu. Lama kelamaan, kulit Bruver akan kembali seperti sebelum menggunakan alpha arbutin.

  1. Pelembap 

Ahli dermatologis, Dr. Joshua Zeichner, menyampaikan bahwa pelembap atau moisturizer akan langsung bekerja setelah diaplikasikan. Kulit akan langsung terasa lebih terhidrasi, lembut dan kenyal. 

Tetapi, untuk melihat perubahan yang signifikan pada tekstur dan elastisitas kulit, pelembap biasanya memerlukan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu.

  1. Eksfoliasi 

Eksfoliasi bertujuan untuk membantu proses regenerasi sel kulit mati. Tujuannya adalah mendapatkan kulit yang lebih cerah dan halus. Dr. Davin Lim menyebutkan bahwa beberapa orang mungkin merasakan perubahan pada kulit beberapa hari sampai beberapa minggu setelah eksfoliasi. Bahkan, untuk tipe kulit berjerawat, mungkin butuh waktu lebih dari delapan minggu untuk kulit yang glowing dan halus.

  1. Sunscreen 

Ada dua jenis sunscreen yang beredar di pasaran, yaitu chemical sunscreen dan physical sunscreen. Physical sunscreen bisa langsung bekerja secara maksimal untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV setelah diaplikasikan. Sedangkan, chemical sunscreen bisa bekerja secara maksimal 15-30 menit setelah diaplikasikan.

Cek Juga: Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam.

Tips Agar Skincare Bekerja Maksimal

Supaya skincare bisa bekerja secara maksimal, Bruver bisa mengikuti tips-tips di bawah ini:

  1. Gunakan Secara Konsisten

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, konsistensi adalah kunci. Gunakan produk skincare sesuai dengan instruksi dan jangan melewatkan langkah-langkah penting dalam rutinitasmu.

Selain itu, hindari gonta-ganti skincare karena bisa memperlambat efektivitas. Berikan waktu bagi produk untuk bekerja, sebelum Bruver memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru.

  1. Lakukan Patch Test

Patch test adalah sebuah metode yang biasanya digunakan untuk menguji reaksi kulit terhadap produk perawatan kulit baru sebelum digunakan secara rutin.

Caranya, pilih area yang sensitif dan jarang terkena gesekan dan terhapus air, misalnya lengan, lekukan siku, belakang telinga, atau belakang leher. Oleskan produk skincare ke area tersebut, dan tunggu reaksinya. Kalau muncul reaksi iritasi seperti kemerahan, gatal, hingga perih, segera hentikan penggunaan. Tandanya Bruver nggak cocok sama produk tersebut.

  1. Jaga Kebersihan Kulit

Kalau kulit wajah Bruver bersih, maka skincare akan bekerja secara lebih maksimal. Makanya, Bruver wajib membersihkan wajah minimal dua kali sehari.

Gunakan face wash yang sesuai jenis kulit, lembut dan nggak mengandung bahan-bahan yang comedogenic. MinBruv merekomendasikan Bruv For Men face wash!

Sabun ini cocok digunakan segala jenis kulit dan nggak mengandung bahan-bahan berbahaya. Kandungan aktifnya, yang terdiri dari activated bamboo charcoal, argan oil, dan peppermint oil punya banyak manfaat penting buat kulit. 

  1. Jaga Kelembapan

Kulit yang kering akan lebih sulit menerima kandungan skincare. Menjaga kelembapan kulit juga bisa memperkuat skin barrier, dan mencegah berbagai masalah kulit, sehingga bisa memaksimalkan kerja skincare. Pakai pelembap yang tepat dan sesuai dengan jenis kulit Bruver.

  1. Hindari paparan Sinar Matahari

Beberapa skincare nggak bisa bekerja secara maksimal kalau terpapar sinar matahari langsung. Oleh karena itu, penting untuk selalu menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 sebelum menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan aktif seperti retinol, vitamin C, AHA, BHA dan lainnya. 

  1. Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat berperan penting dalam menjaga dan menyehatkan kulit. Lakukan aktivitas fisik seperti olahraga yang teratur untuk meningkatkan sirkulasi darah, membantu menghilangkan racun, dan memberikan oksigen ke sel-sel kulit.

Selain itu, istirahat yang cukup dan menghindari stres juga penting. Karena, ini bisa memberikan waktu kepada kulit untuk beregenerasi, supaya bisa menerima skincare secara maksimal.

Tanda Skincare Bekerja Maksimal

Setelah tau gimana cara memaksimalkan kerja skincare, terus gimana cara tau kalau skincare yang kita gunakan sudah bekerja secara maksimal? Berikut tanda-tandanya:

  1. Kulit Terasa Lebih Halus dan Lembut

Salah satu tanda paling jelas bahwa skincare bekerja maksimal adalah kulit yang terasa lebih halus dan lembut. Selain itu, kulit juga terasa lebih terhidrasi dan kenyal. Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya tidak kering atau mengelupas dan memiliki elastisitas yang baik.

  1. Warna Kulit Lebih Merata

Tanda lainnya adalah warna kulit yang merata. Hiperpigmentasi, bekas jerawat, dan bintik-bintik penuaan yang memudar menunjukkan bahwa produk yang Bruver gunakan efektif dalam mencerahkan kulit. Kulit jadi terlihat lebih cerah dan glowing.

  1. Berkurangnya Masalah Kulit

Bruver merasa masalah-masalah kulit kayak jerawat dan komedo jadi berkurang? Itu adalah tanda bahwa produk skincare bekerja maksimal dalam menjaga kebersihan pori-pori dan mengontrol produksi minyak.

Kalau Bruver mengalami tanda-tanda di atas, tandanya Bruver cocok dengan skincare tersebut dan bisa lanjut menggunakannya. Tapi, jika Bruver justru mengalami efek samping negatif, segera hentikan penggunaan. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan saran profesional.

Tetap konsisten dan gunakan Produk Bruv For Men face wash sebagai salah satu rangkaian perawatan kulitmu, agar mendapatkan wajah yang sehat dan glowing!

Berapa Lama Skincare Menyerap? Lakukan Ini Agar Penyerapan Maksimal

Berapa Lama Skincare Menyerap? Lakukan Ini Agar Penyerapan Maksimal

Siapa yang udah rajin pakai skincare, tapi pakainya secara sembarangan? Bruver perlu tau kalau skincare harus dipakai sesuai aturan dan jangan lupa perhatikan jarak antara skincare satu dengan yang lainnya. Kalau terlalu cepat, bisa-bisa nggak menyerap dan hasilnya kurang efektif. Sebenarnya berapa lama skincare menyerap ke kulit? 

Sebelum bahas terkait berapa lama skincare menyerap, Bruver perlu tau dulu kalau ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi berapa lama skincare menyerap, antara lain:

Faktor yang Memengaruhi Skincare Menyerap

  1. Kandungan

Beberapa kandungan skincare ada yang cepat menyerap dan susah menyerap. Skincare yang punya molekul besar biasanya susah menyerap, soalnya sulit untuk menembus skin barrier dan menyerap ke dalam kulit. Sebaliknya, skincare yang punya tekstur dan molekul yang ringan, akan lebih cepat menyerap ke kulit.

  1. Jenis Kulit

Kulit yang kering akan lebih lama dalam menyerap skincare, soalnya kurangnya hidrasi bisa mempersulit masuknya kandungan skincare. Skincare dengan kandungan minyak akan sulit diserap oleh kulit berminyak.

  1. Usia

Orang yang punya usia muda cenderung punya jenis kulit yang lebih lembab daripada orang di usia tua. Jadi, biasanya skincare akan lebih cepat menyerap pada kulit yang masih muda.

  1. Suhu dan Tingkat Kelembapan Ruangan

Suhu yang terlalu panas dan kelembapan tinggi bisa memengaruhi penyerapan produk skincare. Ketika suhu meningkat, pori-pori kulit cenderung terbuka lebih lebar, yang bisa membuat produk lebih cepat menguap sebelum benar-benar meresap. Selain itu, kelembapan tinggi dapat membuat kulit berkeringat lebih banyak, sehingga produk skincare bisa bercampur dengan keringat dan tidak terserap dengan optimal.

  1. Kelembapan Kulit

Kulit yang lembab umumnya bisa membuat skincare lebih cepat menyerap. Hal ini karena hidrasi berfungsi untuk melonggarkan hubungan antar sel di stratum korneum, sehingga meningkatkan penetrasi zat dan penyerapan kulit.

  1. Urutan Skincare

Kalau Bruver suka melayer skincare, sangat penting untuk memperhatikan urutannya dan memastikan produk bekerja dengan baik. Mulailah dari bahan yang paling encer ke yang paling kental, sehingga nggak ada produk yang menghalangi penyerapan.

Berapa Lama Skincare Menyerap?

berapa lama waktu skincare menyerap ke kulit

Setiap produk skincare punya waktu penyerapan yang berbeda-beda. Tapi secara umum, begini gambaran berapa lama skincare menyerap:

  1. Toner

Ini adalah langkah pertama setelah mencuci muka. Toner biasanya cepat banget menyerap, sekitar 1-2 menit aja. Toner berbahan dasar air seperti air yang hilang begitu saja ke dalam kulit.

  1. Serum

Produk ini biasanya lebih kental daripada toner dan punya kandungan aktif yang lebih terkonsentrasi. Serum butuh waktu sekitar 3-5 menit untuk benar-benar meresap ke dalam kulit.

  1. Pelembap

Pelembap sedikit lebih lama menyerap karena teksturnya yang lebih tebal. Rata-rata sekitar 5-10 menit sampai Bruver merasa nggak ada lapisan lengket di kulit.

  1. Sunscreen

Sunscreen biasanya butuh sekitar 15-30 menit untuk benar-benar meresap dan efektif bekerja. Jadi, usahakan pakai sunscreen 30 menit sebelum keluar rumah, ya.

Supaya hasilnya maksimal, beri jeda antar langkah skincare, biar produk yang Bruver pakai benar-benar meresap sebelum lanjut ke langkah berikutnya. Jadi, nggak cuma asal dilayer aja, tapi tiap lapisannya bisa bekerja secara optimal di kulit.

Bruver punya masalah kulit wajah yang bruntusan dan kusam? Yuk, coba gunakan beberapa rekomendasi skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam.

Berapa Jam Skincare Malam Bekerja?

Sebenarnya, skincare malam tidak jauh beda dengan berapa lama skincare menyerap pada pagi hari. Tapi, dr. Dennis Gross mengungkapkan kalau malam hari adalah waktunya kulit beregenerasi. 

Selama periode ini, skincare yang Bruver pakai membantu memperbaiki dan meremajakan kulit. Jadi, kalau Bruver tidur selama 6-8 jam, skincare punya waktu yang cukup untuk memberikan manfaat maksimal.

Cara Memakai Skincare yang Benar Agar Hasil Maksimal

Setelah tau berapa lama skincare menyerap, sekarang kita bahas cara pakai skincare yang benar, supaya dapetin hasil yang maksimal:

1. Membersihkan Wajah

Salah satu step penting dalam menggunakan skincare adalah membersihkan wajah dari kotoran dan minyak. Tapi, jangan asal ya, Bruver. Apalagi kalau cuma bersihin pakai air, udah nggak jaman! 

  • Lakukan Double Cleansing

Metode ini adalah pembersihan kulit menggunakan dua tahap. Tahap pertama, gunakan pembersih berbahan dasar minyak seperti cleansing oil, cleansing balm, makeup remover, micellar water, dan sejenisnya. Kemudian, pada tahap kedua gunakan pembersih berbasis air seperti facial wash, dan bilas hingga bersih.

  • Hindari Pembersih Berbahan Keras

Pembersih yang punya kandungan kimia keras bisa membuat kulit jadi lebih kering dan memicu iritasi. MinBruv merekomendasikan sabun cuci muka dengan Triple Active Skin Repair, yaitu Bruv For Men yang punya kandungan activated charcoal, argan oil, dan peppermint oil. Kandungan ini punya banyak manfaat untuk kulit, dan pastinya aman digunakan segala jenis kulit.

  • Jangan Gunakan Air Panas

Air yang terlalu panas dapat menghilangkan zat lemak yang berfungsi menahan air, sehingga kulit jadi kering. Sebaiknya, Bruver mencuci muka dengan air hangat soalnya bisa membuka pori-pori, sehingga kotoran terangkat lebih bersih.

2. Gunakan Toner

Toner punya fungsi untuk menyegarkan dan melembapkan kulit, sekaligus mengangkat sisa kotoran yang masih tertinggal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, toner harus digunakan dengan benar. Berikut ini cara memakai toner yang benar:

  • Pilih Toner Sesuai dengan Kebutuhan Kulit 

Terdapat dua jenis toner yang umum digunakan, yaitu hydrating toner dan exfoliating toner. Hydrating toner memiliki kandungan bahan-bahan humektan, yang dapat menarik air ke dalam kulit. Biasanya toner jenis ini berfungsi untuk melembapkan dan menghidrasi kulit. Exfoliating toner mengandung bahan-bahan eksfoliator, yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat kulit tampak lebih cerah.

  • Aplikasikan dengan Kapas

Sebenarnya, toner bisa diaplikasikan menggunakan jari maupun kain. Namun, untuk hasil yang maksimal dan efektif sebaiknya gunakan kapas yang bersih dan tipis.

Baca Juga: Cara Merawat Wajah Agar Tidak Kusam.

3. Gunakan Serum

Serum adalah produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif yang terkonsentrasi, dan dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, hiperpigmentasi, kulit kering, kulit berminyak, dan lainnya.

Mengaplikasikan banyak serum bukan berarti akan memberikan hasil yang lebih baik, kebiasaan ini justru akan membuat produk sulit menyerap. Bruver cukup menggunakan sebanyak 1-2 tetes atau sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan.

4. Gunakan Pelembap

Penggunaan pelembap bertujuan untuk menjaga kelembaban, mencegah kulit kering, serta mendukung elastisitas kulit untuk menghindari penuaan dini. 

Setelah menggunakan rangkaian skincare sebelumnya, Bruver bisa mengaplikasikan pelembap dengan cara mengoleskan dari sisi terluar wajah ke tengah, mulai dari dagu ke atas, hingga ke leher. 

Hindari mengoleskan dari arah dalam ke luar atau area pelipis/dekat telinga. Hal ini akan menyebabkan residu pelembap tertinggal di area tersebut dan memicu penyumbatan pori-pori.

5. Pakai Sunscreen

Sunscreen berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan menjaga kulit tetap cerah dan tidak kusam. Sebaiknya gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30.

  • Gunakan Sebanyak Dua Ruas Jari

Untuk mendapatkan proteksi yang optimal, gunakan sebanyak dua ruas jari untuk seluruh area wajah hingga leher. 

  • Lakukan Reapply

Oleskan sunscreen ke seluruh wajah dan leher 30 menit sebelum Bruver beraktivitas di luar ruangan. Aplikasikan kembali sunscreen setiap 2 jam sekali, atau lebih sering kalau Bruver berkeringat atau berenang. 

Gimana, Bruver? Semoga pembahasan terkait berapa lama skincare menyerap dan cara memakai skincare yang benar ini bisa membantu Bruver dapetin hasil yang maksimal setelah pakai skincare. Jangan lupa pakai Bruv For Men dengan Triple Active Skin Repair yang bantu merawat kulitmu!

Cara Merawat Wajah Agar Tidak Kusam, dari A-Z Harus Kamu Lakuin!

Cara Merawat Wajah Agar Tidak Kusam, dari A-Z Harus Kamu Lakuin!

Bruver punya wajah yang kusam? Hati-hati! Ini bisa jadi salah satu pertanda kalau kulitmu nggak sehat, lho. Tapi, jangan khawatir! Ada banyak cara merawat wajah agar tidak kusam. Simak dalam artikel ini ya.

Kulit wajah yang kusam biasanya mengacu ke kondisi kulit yang keliatan lelah, kering, dan nggak glowing. Biasanya, kulit kusam juga punya tekstur yang kasar dan warna kulit yang nggak rata.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kondisi ini, antara lain:

  1. Kulit Kering

Kulit kering jadi penyebab utama wajah keliatan kusam. Kalau Bruver tinggal di daerah yang kering, cuaca ekstrem, sering terpapar AC, atau jarang memakai moisturizer, Bruver mungkin jadi lebih rentan kena kulit kusam.

  1. Kulit Kasar

Kulit yang kasar dan nggak rata biasanya bikin kulit keliatan kusam. Soalnya, tekstur kulit nggak bisa memantulkan cahaya secara merata.

  1. Penumpukan Sel Kulit Mati

Sel-sel kulit mati yang nggak teregenerasi dengan baik bisa menumpuk dan membuat kulit keliatan lebih kusam, bersisik, dan warnanya nggak merata.

  1. Tanda Penuaan

Seiring bertambahnya usia, produksi senyawa-senyawa penting untuk kulit kayak kolagen dan elastin juga menurun. Kulit juga menjadi lebih kering dan kusam.

  1. Paparan Sinar Matahari dan Polusi

Faktor eksternal kayak paparan sinar matahari dan polusi juga bisa jadi salah satu penyebab utama kulit kusam. Faktor-faktor ini bisa mengakibatkan pembentukan radikal bebas yang membuat memicu kulit kusam.

  1. Dehidrasi

Kurangnya konsumsi air bisa memengaruhi kesehatan kulit, lho. Sebuah penelitian menunjukkan kalau minum lebih banyak air dapat meningkatkan hidrasi kulit, terutama bagi orang yang biasanya tidak mengonsumsi cukup air.

  1. Kurang Tidur

Walk in Dermatology melaporkan kalau kurang tidur juga bisa menyebabkan kulit kusam. Di malam hari, saat kita tidur tubuh akan melakukan regenerasi dan memperbaiki dirinya sendiri. Makanya, kalau Bruver kurang tidur, bisa-bisa sel kulit mati menumpuk dan bikin kulit kusam. Disamping itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan sirkulasi darah terhambat dan oksigen dalam darah jadi lebih rendah. Hal ini bikin kulit jadi berjerawat, hiperpigmentasi, dan jadi keabu-abuan.

Merawat wajah agar tetap sehat dan tidak kusam memang memerlukan perhatian khusus, terutama karena berbagai masalah kulit seperti komedo, minyak berlebih, jerawat, dan kekeringan juga bisa muncul bersamaan. Berikut adalah cara merawat wajah agar tidak kusam beserta masing-masing masalah tersebut:

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Berkomedo

  • Rutin Membersihkan Wajah: Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulitmu. Hindari pembersih yang terlalu keras karena bisa menyebabkan kulit iritasi dan memicu produksi minyak berlebih.
  • Eksfoliasi: Lakukan eksfoliasi dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Gunakan produk eksfoliasi yang mengandung asam salisilat atau glycolic acid.
  • Gunakan Produk Noncomedogenic: Pilih produk perawatan kulit yang berlabel noncomedogenic agar tidak menyumbat pori-pori.
  • Masker Wajah: Gunakan masker seminggu sekali untuk membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi komedo.

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Berminyak

  • Rutin Membersihkan Wajah: Gunakan pembersih yang mengandung bahan seperti salicylic acid yang bisa membantu mengontrol produksi minyak.
  • Jangan Lupakan Toner: Toner yang mengandung astringent atau bahan pengering bisa membantu mengecilkan pori-pori dan mengurangi minyak berlebih.
  • Pilih Pelembap yang Ringan: untuk kulit berminyak, sebaiknya Bruver berhati-hati. Gunakan pelembap berbahan dasar air atau gel yang ringan dan noncomedogenic.
  • Blotting Paper: Selalu bawa blotting paper atau kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih di siang hari.

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Berjerawat

  • Bersihkan Wajah Secara Rutin: Cuci muka dengan produk yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide yang membantu mengatasi jerawat.
  • Rutin Eksfoliasi: Eksfoliasi ringan dua kali seminggu untuk mencegah penyumbatan pori-pori.
  • Spot Treatment: Gunakan produk spot treatment untuk merawat jerawat secara langsung.
  • Hindari Memencet Jerawat: Memencet jerawat bisa memperparah kondisi dan meninggalkan bekas.

Cara Merawat Wajah agar Tidak Kusam dan Kering

  • Gunakan Pembersih yang Melembapkan: Pilih pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung sabun yang bisa menghilangkan kelembapan alami kulit.
  • Rutin Menggunakan Pelembap: Gunakan pelembap yang kaya akan bahan pelembap seperti hyaluronic acid dan glycerin.
  • Hindari Air Panas: Air panas bisa menghilangkan minyak alami kulit, sebaiknya cuci wajah dengan air hangat suam-suam kuku.
  • Humidifier: Gunakan humidifier di ruangan ber-AC untuk menjaga kelembapan udara dan kulit.

Dengan rutin mengikuti langkah-langkah perawatan di atas, kulit wajahmu bisa tetap sehat, cerah, dan bebas dari masalah-masalah seperti kusam, komedo, minyak berlebih, jerawat, dan kekeringan.

Selain kusam, muka kamu ada bruntusan juga? Yuk simak rekomendasi skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam.

Bahan Alami untuk Merawat Wajah Agar Tidak Kusam

Buat Bruver yang lebih suka pakai bahan-bahan alami, jangan khawatir. Ada banyak bahan alami yang bisa Bruver gunakan sebagai cara merawat wajah agar tidak kusam. Selain lebih aman digunakan, bahan-bahan ini juga gampang ditemukan di sekitar, antara lain:

  1. Oatmeal

Bukan cuma dimakan saat sarapan, oatmeal punya manfaat baik untuk kulit juga lho. Oatmeal emang udah dikenal sebagai eksfoliator yang baik, ini bisa membantu mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kusam.

Larutkan oatmeal dengan konsistensi yang tidak terlalu cair. Bruver juga bisa mencampurnya dengan madu. Oleskan pasta oatmeal ke wajah secara merata. Diamkan 15-20 menit sebelum dibilas.

  1. Yogurt

Sebagai produk olahan susu yang kaya lactic acid, yogurt punya sifat eksfoliasi yang bisa mengangkat sel-sel kulit mati, serta meningkatkan produksi kolagen. Sehingga kulit tampak lebih cerah dan nggak kusam lagi.

Bruver bisa mencampurkan yogurt dan madu, dengan perbandingan 2:1. Oleskan campuran tersebut pada wajah dan leher, diamkan selama 10 menit. Setelah itu, bilas menggunakan air hangat.

  1. Kunyit 

Kunyit punya kandungan kurkumin yang kaya akan antiinflamasi dan antioksidan. Kandungan ini bisa membantu mengurangi peradangan dan mencegah kulit kusam.

Gunakan bubuk kunyit dan larutkan dengan madu atau susu hingga membentuk pasta. Oleskan ke wajah secara merata, tunggu hingga kering. Bilas hingga bersih.

  1. Tomat 

Antioksidan yang terkandung dalam likopen yang ada di tomat bisa membantu mencerahkan kulit dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang jadi penyebab kulit kusam.

Merawat wajah agar tidak kusam dengan tomat bisa dengan membuatnya menjadi masker. Campurkan 1 sendok jus tomat dan 1 sendok makan madu. Oleskan masker ke wajah dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibilas hingga bersih.

  1. Lemon 

Kandungan vitamin C yang kaya pada buah lemon bisa membantu mengurangi produksi melanin yang bikin kulit llebih gelap. Selain itu, lemon juga punya sifat eksfoliasi yang bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Bruver bisa membuat scrub lemon dengan cara mencampurkan perasan lemon dan gula, lalu gosokkan campuran ini dengan gerakan melingkar secara lembut. Setelah beberapa menit, bilas dengan air hangat. 

  1. Bengkuang

Bengkuang adalah buah yang kaya akan vitamin C, vitamin B, serat, dan antioksidan. Vitamin C dan antioksidan dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, sedangkan serat dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Bruver bisa menggunakan bengkuang sebagai bahan alami merawat wajah agar tidak kusam dengan menghaluskan bengkuang, kemudian oleskan ke wajah selama beberapa menit. Bilas dengan air hangat.

Tips Perawatan Wajah agar Tidak Kusam

Selain melakukan cara merawat wajah agar tidak kusam yang telah disebutkan, Bruver juga bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah kulit supaya nggak kusam. Berikut ini tips perawatan wajah agar tidak kusam. Wajib diperhatikan terutama bagi kamu yang udah pakai skincare malah kusam. Bisa jadi karena hal-hal lainnya tak diperhatikan.

  • Minum Air yang Cukup

Pastikan Bruver cukup minum air setiap hari untuk menjaga hidrasi kulit dari dalam. Bruver bisa minum air putih sekitar 8 gelas per hari.

  • Makan Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan bernutrisi penting untuk mencerahkan kulit karena dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit seperti vitamin C, vitamin E, asam folat, zinc, dan lainnya, untuk tetap sehat dan cerah.

  • Tidur yang Cukup

Udah tau kan, kalau saat tidur tubuh kita melakukan perbaikan diri, termasuk memperbaiki proses regenerasi kulit. Tidur yang cukup membantu proses regenerasi kulit. Pastikan Bruver istirahat yang cukup, sekitar 7-8 jam setiap malam.

  • Olahraga Teratur

Olahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang bisa memberikan kulitmu tampilan yang lebih segar dan bercahaya.

  • Hindari Stres

Stres dapat menyebabkan produksi hormon kortisol yang dapat merusak sel-sel kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik agar kulit Bruver tetap sehat dan cerah.

Bruv For Men, Bebas Kusam dalam Semalam!

Kalau Bruver lagi cari sabun cuci muka yang bisa atasi wajah kusam dalam semalam, Bruv For Men solusinya!

Sabun wajah ini 3X lebih efektif lho buat bikin wajah Bruver cerah dan bebas kusam. 

Ada kandungan activated bamboo charcoal ampuh menyerap kotoran dan minyak berlebih di wajah, argan oil yang melembabkan dan mencerahkan kulit, dan peppermint oil yang menyegarkan dan membantu mengontrol produksi minyak.

Kandungan-kandungan alami ini pastinya aman digunakan segala jenis kulit. 

Dapatkan Bruv For Men sekarang juga dan rasakan sendiri bedanya. Wajah pasti jadi lebih cerah dan bebas kusam dalam semalam!

Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam? Cek Agar Tak Gagal Glowing Lagi

Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam? Cek Agar Tak Gagal Glowing Lagi

Bruver udah rajin membersihkan wajah, pakai toner, serum, dan pelembap sesuai urutan, tapi kok wajah malah terlihat kusam? Tunggu dulu, jangan langsung males pakai skincare!

Faktanya, ada beberapa hal yang emang bisa menyebabkan kulit Bruver nggak bisa merespon skincare dengan baik, dan justru malah bikin keliatan kusam. Yuk, kita bahas kenapa pakai skincare malah kusam dalam artikel ini!

Bagi pria maupun wanita, apapun jenis kulitnya, merawat kesehatan kulit adalah sebuah kewajiban. Bahkan, Dr. Steve Xu, seorang dermatologis menyebut bahwa melakukan perawatan kulit adalah wujud cara kita merawat diri secara keseluruhan.

Pentingnya Pakai Skincare

Skin Center of South Miami merangkum alasan kenapa skincare routine yang baik itu penting, antara lain:

  1. Membantu Kondisi Kulit Tetap Terjaga

Meskipun sel-sel kulit beregenerasi setiap hari, tapi penggunaan skincare akan membantu prosesnya dan menjaganya agar tetap dalam kondisi yang baik dan sehat.

  1. Mencegah dan Mengatasi Masalah Kulit

Produk skincare biasanya punya manfaat khusus, misalnya untuk melembapkan kulit, meredakan jerawat, mengatasi tanda-tanda penuaan, sampai menghilangkan hiperpigmentasi. 

  1. Mencegah Penuaan Dini

Menggunakan skincare routine juga biasanya bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati lebih cepat, sehingga kulit akan terlihat lebih awet muda, dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini.

  1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Ketika kita pakai skincare yang cocok dan punya kulit yang sehat dan glowing, otomatis rasa percaya diri kita juga akan meningkat.

Sayang, terkadang kenyataan nggak sesuai dengan ekspektasi kita. Alih-alih bikin muka cerah dan mulus, wajah malah kusam dan berminyak setelah pakai skincare. Kira-kira, kenapa pakai skincare malah kusam, ya?

Ciri-ciri Wajah Kusam

Sebelum bahas kenapa pakai skincare malah kusam, kita bahas terlebih dahulu tentang ciri-ciri wajah kusam. Secara umum, sk:n Clinics mendefinisikan kulit kusam sebagai kulit yang tampak lelah dan kering serta kehilangan kilau alaminya. Berikut ini ciri-ciri wajah kusam lainnya:

  1. Warna Kulit Tidak Merata

Wajah kusam seringkali ditandai dengan warna kulit yang nggak merata. Area wajah tertentu mungkin tampak lebih gelap atau lebih terang daripada area lainnya. Selain itu, adanya bintik hitam, flek, atau area hiperpigmentasi yang bikin warna kulit makin keliatan nggak rata.

  1. Kurangnya Kilau Alami

Wajah yang sehat biasanya punya kilau alami atau biasa disebut glowing. Kalau wajah Bruver keliatan pucat dan kusam, ini bisa menjadi tanda bahwa kulit Bruver nggak mendapatkan cukup hidrasi atau nutrisi.

  1. Tekstur Lebih Kasar

Kulit yang kusam akan terasa kasar atau bersisik saat disentuh. Hal ini disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit.

  1. Kering dan Dehidrasi

Kulit kusam biasanya terasa kering, kurang elastis, bahkan mengelupas. Ini menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.

  1. Pori-pori Tersumbat

Pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan kotoran dapat membuat wajah terlihat lebih kusam dan besar. Disamping itu, adanya komedo dan jerawat kecil yang menunjukkan bahwa pori-pori tersumbat.

Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam?

Nah, setelah paham tentang ciri-ciri kulit kusam, kita lanjut bahas yang bikin penasaran: kenapa pakai skincare malah kusam? Padahal udah dipakai rutin dan sesuai urutan, kok wajah masih terlihat kurang glowing, ya?

Cara Pemakaian yang Kurang Tepat

Jawaban pertama dari pertanyaan kenapa pakai skincare malah kusam adalah karena cara pemakaiannya yang kurang tepat. Misalnya ketika Bruver menggunakan terlalu banyak produk, bisa membebani kulit dan menyebabkan iritasi atau reaksi negatif.

Terlalu Sering Gonta-ganti Skincare

Ketika kita menyadari pentingnya menggunakan skincare, kadang kita jadi ingin mencoba berbagai macam produk. Padahal, kenapa awal pakai skincare muka malah kusam bisa disebabkan karena Bruver terlalu sering bergonta-ganti skincare.

Pemakaian Berlebihan Skincare Berbahan Keras

Skincare yang mengandung bahan keras emang biasanya lebih ampuh dalam mengatasi berbagai masalah kulit. Tapi, kalau Bruver memakainya secara berlebihan, bisa-bisa ini jadi alasan kenapa pakai skincare malah kusam. Berikut adalah beberapa bahan umum yang sebaiknya jangan digunakan secara berlebihan:

  • AHA & BHA

Kedua bahan ini biasanya digunakan sebagai eksfolian yang bisa membantu membuka pori-pori tersumbat dan juga membantu proses regenerasi sel kulit. Tapi, menggunakannya secara berlebihan bisa menyebabkan efek samping seperti iritasi.

  • Retinoid

Retinoid atau turunan vitamin A yang berfungsi untuk memperbaiki kerusakan akibat sinar matahari pada kulit dan mencegah penuaan dini. Penggunaannya yang berlebihan bisa bikin kulit kering, mengelupas, dan kusam.

  • Benzoyl peroxide

Bahan ini udah nggak asing lagi buat mengobati jerawat karena kemampuannya untuk membasmi bakteri. Sama kayak dua kandungan sebelumnya, benzoyl peroxide juga bisa jadi alasan kenapa pakai skincare malah kusam.

  • Hydroquinone

Hydroquinone adalah bahan pencerah kulit yang dapat membantu mengurangi munculnya bintik hitam dan hiperpigmentasi. Tapi, penggunaan secara berlebihan bisa menyebabkan okronosis atau penggelapan kulit secara bertahap menjadi biru kehitaman atau abu-abu kebiruan, meskipun kasusnya langka.

Kandungan yang Tidak Cocok

Beberapa bahan dalam skincare dapat menyebabkan iritasi atau reaksi negatif kalau nggak sesuai dengan jenis kulit Bruver. Misalnya, kalau Bruver alergi dengan bahan tertentu, atau pemilik kulit sensitif mungkin bereaksi buruk terhadap produk dengan bahan aktif yang keras.

Skin Barrier yang Rusak

Skin barrier berfungsi untuk melindungi kulit dari polusi, bakteri, dan kehilangan kelembapan. Makanya, kalau skin barrier rusak, kulit bisa tetap kusam meskipun udah pakai skincare.

Sel-sel Kulit Mati Menumpuk

Cleanser yang nggak efektif dalam membersihkan kotoran, minyak, dan makeup dapat meninggalkan residu pada kulit, yang kemudian bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan penumpukan sel-sel kulit mati. Selain itu, skincare yang comedogenic juga bisa memperlambat proses regenerasi sel kulit. Inilah yang jadi alasan kenapa pakai skincare malah kusam.

Penyebab Kenapa Pakai Skincare Malah Kusam

Terkadang, bukannya glowing, menggunakan skincare justru membuat kulit tampak lebih kusam. Berikut beberapa alasan yang bisa menjelaskan kenapa pakai skincare muka malah kusam:

  1. Reaksi Awal Terhadap Produk Baru

Kulit seringkali memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan produk baru. Pada awalnya, Bruver mungkin mengalami kulit yang tampak lebih kusam sebelum manfaat sebenarnya terlihat.

  1. Kurang Konsistensi dalam Perawatan

Hasil dari perawatan kulit membutuhkan waktu dan konsistensi. Kalau Bruver nggak melakukan perawatan secara rutin, kulit mungkin nggak menunjukkan perbaikan yang signifikan, bahkan jadi kusam.

  1. Kurangnya Hidrasi

Produk skincare yang kurang melembapkan dapat membuat kulit dehidrasi dan jadi alasan kenapa setelah pakai skincare muka kusam.

  1. Eksfoliasi Berlebihan

Meskipun eksfoliasi bagus dan penting untuk kulit, tapi terlalu sering melakukan eksfoliasi dapat merusak skin barrier, sehingga menyebabkan kulit kehilangan kelembapan dan kilau alaminya.

Tips: Selain kusam, kulit muka Bruver juga bruntusaan? Yuk bisa simak rekomendasi skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam agar bisa glowing to the max!

Apa Penyebab Wajah Tetap Kusam Padahal Sudah Pakai Skincare?

Ternyata, selain alasan diatas, ada juga faktor lain yang jadi penyebab wajah tetap kusam padahal sudah pakai skincare yang cocok dengan benar, lho. Berikut ini faktor eksternal kenapa pakai skincare malah kusam:

  1. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan seperti polusi bisa jadi salah satu penyebab kenapa pakai skincare malah kusam. Hal ini karena polusi udara mengandung partikel mikro seperti debu, asap, dan bahan kimia industri yang dapat menempel di permukaan kulit.

  1. Terpapar Sinar UV

Sinar UV merangsang produksi melanin, yang memberikan warna lebih gelap pada kulit sebagai respons perlindungan. Skincare yang kurang tepat bisa jadi alasan kenapa wajah menghitam setelah memakai skincare.

  1. Pola Makan

Meskipun skincare berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, tapi apa yang Bruver makan juga berpengaruh. Misalnya ketika Bruver kurang konsumsi vitamin dan mineral, terlalu sering mengkonsumsi makanan tinggi gula dan makanan olahan, kulit akan mengalami berbagai masalah kulit, termasuk kulit kusam.

  1. Kurang Istirahat

Udah tau kan, Bruver, kalau waktu tidur, kulit akan beregenerasi untuk memperbaiki kerusakan pada kulit. Meskipun Bruver rajin pakai skincare, tapi waktu tidurnya kurang,  kulit nggak bisa memperbaiki diri dengan optimal dan menjadi kusam.

  1. Stres

Ketika stres, tubuh akan melepaskan hormon stres seperti kortisol. Hormon ini dapat memengaruhi kesehatan kulit, misalnya dengan meningkatkan peradangan, mengganggu produksi sebum, termasuk bikin kulit lebih kusam.

Berapa Lama Wajah Kusam Setelah Pakai Skincare?

Berapa lama wajah akan terlihat kusam setelah menggunakan skincare tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis kulit, jenis produk yang digunakan, dan konsistensi serta teknik penggunaan skincare. Ini bisa memakan waktu beberapa hari sampai berminggu-minggu. 

Bruv Skincare, 3X Lebih Efektif Atasi Kulit Kusam!

bruv.co.id slider

Tenang aja, Bruv For Men hadir buat bantu atasi masalah itu! Sabun wajah ini 3X lebih efektif lho buat bikin wajah Bruver cerah dan bebas kusam. Kenapa gitu? 

Jawabannya ada di kandungan aktifnya, Bruver!

Sabun ini mengandung activated bamboo charcoal yang ampuh menyerap kotoran dan minyak berlebih di wajah, argan oil yang melembabkan dan mencerahkan kulit, dan peppermint oil yang menyegarkan dan membantu mengontrol produksi minyak.

Nggak cuma itu, Bruv For Men juga punya konsep shareable, jadi Bruver bisa bagi-bagi sabun ini ke temen-temen yang juga punya masalah kulit kusam. 

Yuk, Bruver! Gunakan Produk Bruv For Men dan rasakan sendiri bedanya. Wajah pasti jadi lebih cerah, bebas kusam, dan siap tampil percaya diri dimana aja!

Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam, Welcome Glowing!

Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam, Welcome Glowing!

Punya masalah kulit kayak bruntusan dan kulit yang kusam emang bisa bikin penampilan menurun dan rasa percaya diri terganggu. Makanya, nggak heran banyak yang cari skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam. Emang apa saja?

Nah sebelum bahas skincare routine untuk kulit yang bruntusan dan kusam, MinBruv kasih tau dulu pengertian keduanya.

Bruntusan merupakan salah satu masalah kulit yang cukup umum dialami kulit. Dalam istilah medis, bruntusan disebut dengan comedo acne. Saat mengalami bruntusan, kulit akan terasa kasar, tidak rata, dan muncul bintik-bintik kecil yang menonjol saat diraba.

Sedangkan, kulit kusam adalah kondisi kulit  yang keliatan lelah, kering, dan nggak glowing. Biasanya, kulit kusam juga punya tekstur yang kasar dan warna kulit yang nggak rata.

Kenapa Kulit Wajah Kusam dan Bruntusan?

Cegah Kusam dan Masalah Wajah Lainnya dengan Skincare dari Bruv!

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kulit wajah menjadi kusam dan bruntusan, antara lain:

  1. Kulit Kering

Kalau Bruver tinggal di daerah yang kering, sering terpapar AC, atau jarang pakai pelembap, kulit bisa jadi kering. Kulit kering ini penyebab utama wajah keliatan kusam karena kurangnya kelembapan bikin kulit nggak bisa memantulkan cahaya dengan baik. 

  1. Penumpukan Sel Kulit Mati

Sel-sel kulit mati yang nggak mengelupas dengan baik bisa menumpuk di permukaan kulit. Apalagi, kalau Bruver pakai cleanser yang nggak membersihkan kotoran secara menyeluruh. Ini bikin kulit keliatan kusam, bersisik, dan warnanya nggak merata. Sel kulit mati yang menumpuk juga bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan bruntusan.

  1. Tanda Penuaan

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin di kulit menurun. Kurangnya kedua senyawa ini bikin kulit jadi lebih kering, kusam, dan muncul garis-garis halus serta kerutan. 

  1. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari emang punya banyak efek negatif buat kulit. Bahkan, dalam jurnal penelitian disebutkan bahwa sinar matahari bisa memicu dan memperparah bruntusan. Selain itu, sinar UV juga bisa membuat kulit keliatan kusam. 

  1. Dehidrasi

Kurangnya konsumsi air bisa memengaruhi kesehatan kulit. Kulit yang dehidrasi biasanya keliatan kusam dan kurang bercahaya. 

  1. Kurang Tidur

Saat tidur, tubuh melakukan regenerasi dan perbaikan sel-sel kulit. Kalau Bruver kurang tidur, regenerasi sel kulit jadi terganggu dan sel kulit mati menumpuk, bikin kulit keliatan kusam. Kurang tidur juga bisa menyebabkan sirkulasi darah terhambat, bikin kulit jadi bruntusan, hiperpigmentasi, dan warnanya keabu-abuan.

  1. Iritasi atau Alergi

Kulit yang sensitif atau alergi terhadap bahan tertentu bisa menyebabkan bruntusan. Reaksi alergi terjadi sebagai respon kekebalan tubuh terhadap pemicu alergi. Reaksi ini bisa berupa bruntusan, kemerahan, kulit kering, dan kulit kusam.

  1. Hormonal

Perubahan hormon juga bisa menyebabkan bruntusan, terutama selama masa remaja, menstruasi, kehamilan, atau menopause. Hormon estrogen, progesteron, dan testosteron yang fluktuatif bisa bikin produksi minyak di kulit meningkat, bikin pori-pori tersumbat dan bruntusan.

  1. Polusi Udara

Polusi udara dari asap kendaraan, pabrik, dan pembakaran sampah bisa menyebabkan penumpukan kotoran di pori-pori kulit. Kotoran ini bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan bruntusan. Wajah yang terpapar polusi juga bisa bikin keliatan kusam.

  1. Gaya Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup yang tidak sehat ternyata punya pengaruh yang signifikan ke kulit lho. Salah satu yang wajib banget Bruver hindari adalah merokok. 

verywellhealth.com menyebutkan bahwa merokok bisa menyebabkan munculnya jerawat dan bruntusan. Selain itu, merokok juga bisa bikin kulit keliatan lebih kusam dan nggak bercahaya.

  1. Skincare Tidak Cocok

Tujuan pakai skincare adalah untuk membuat wajah lebih sehat dan terlihat glowing. Tapi, sayangnya kadang ada beberapa bahan skincare yang nggak cocok sama jenis kulit Bruver. Skincare yang nggak cocok ini bisa menyebabkan berbagai masalah kulit, termasuk kulit wajah kusam dan bruntusan. Inilah jawaban untuk sebagian orang yang resah kenapa pakai skincare malah kusam.

  1. Terlalu Sering Gonta-ganti Skincare

Biasanya, kita ingin pakai skincare dengan hasil yang cepat dan instan. Makanya, ketika ada skincare yang prosesnya lama, kadang kita jadi ingin mencoba produk lainnya. Padahal, terlalu sering bergonta-ganti skincare bisa bikin kulit jadi kusam dan muncul bruntusan.

Skincare Routine untuk Kulit Bruntusan dan Kusam

Punya kulit bruntusan dan kusam tanda kalau Bruver butuh perawatan khusus supaya nggak semakin parah! Berikut ini skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam:

Membersihkan Wajah

Skincare routine diawali dengan memastikan kulit wajah kita bersih dan terbebas dari segala kotoran, minyak berlebih, dan sel-sel kulit mati.

Bruver bisa pakai facial wash yang cocok dengan jenis kulit Bruver, usahakan pakai yang punya kandungan ringan dan non comedogenic

Pakai Toner

Toner merupakan produk perawatan kulit berbentuk cair yang digunakan pada kulit yang telah dibersihkan. Makanya, ini bagus untuk digunakan sebagai skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam.

Ada dua jenis toner yang banyak digunakan, yaitu:

  • Hydrating toner

Hydrating toner adalah jenis toner yang berfungsi untuk melembapkan kulit. Toner ini cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering dan sensitif.

  • Exfoliating toner

Exfoliating toner adalah jenis toner yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Toner ini cocok untuk kulit kusam, berminyak dan berjerawat. Tapi, Bruver sebaiknya tidak menggunakannya setiap hari, cukup 2-3 hari sekali, supaya nggak iritasi.

Pakai Serum

Serum adalah produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif yang terkonsentrasi, dan dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk bruntusan dan kusam. Serum biasanya memiliki tekstur yang ringan dan mudah meresap ke dalam kulit.

Jenis-jenis serum juga banyak banget Bruver, untuk skincare routine kulit bruntusan dan kusam, pilih skincare dengan kandungan-kandungan di bawah ini:

  • Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Alpha hydroxy acid (AHA) adalah jenis asam yang umumnya digunakan dalam produk skincare karena kemampuannya untuk eksfoliasi, atau mengangkat sel-sel kulit mati.

  • Beta Hydroxy Acid (BHA)

Beta hydroxy acid (BHA) adalah kandungan skincare yang bisa menembus minyak, sehingga efektif dalam membersihkan pori-pori dan mengangkat sel-sel kulit mati. Ini cocok banget buat mengatasi bruntusan.

  • Niacinamide

Niacinamide adalah vitamin B3 yang memiliki sifat antiinflamasi dan menyeimbangkan produksi minyak sehingga dapat dijadikan skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam. Niacinamide juga dapat membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan bekas jerawat.

  • Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah obat jerawat yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat. Benzoyl peroxide dapat membantu mengurangi jerawat dan bruntusan, serta membuka pori-pori kulit agar kotoran, minyak, dan sel kulit mati yang menyumbat pori lebih mudah dibersihkan.

  • Tea Tree Oil 

Tea tree oil adalah minyak esensial dari daun teh yang punya sifat antibakteri dan antiinflamasi. Kandungan utama dalam tea tree oil, seperti terpinen-4-ol, memiliki kemampuan untuk melawan bakteri, termasuk bakteri penyebab jerawat dan bruntusan.

  • Centella asiatica

Centella asiatica adalah tumbuhan yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Centella asiatica juga dapat membantu mengurangi produksi sebum berlebih yang dapat menyumbat pori-pori, sehingga membantu mengurangi kemungkinan bruntusan muncul.

Pelembap 

Pelembap atau moisturizer jadi skincare routine yang cukup penting. Soalnya, ketika kulit kering, masalah-masalah kulit bisa lebih gampang muncul. 

Pakai pelembap yang sesuai dengan jenis kulit dan non comedogenic. Oleskan secara merata dari sisi terluar wajah ke tengah, mulai dari dagu ke atas, hingga ke leher.

Pakai Sunscreen

Kayak yang udah dibahas, paparan sinar matahari bisa jadi penyebab kulit kusam dan bruntusan, makanya penting untuk kita melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Ada dua jenis utama sunscreen yang bisa Bruver pilih sesuai kebutuhan, antara lain:

  • Chemical sunscreen: bekerja dengan cara menyerap dan menyaring sinar UV. Chemical sunscreen biasanya lebih ringan dan mudah meresap ke dalam kulit.
  • Physical sunscreen bekerja dengan memantulkan sinar UV. Sinar UV yang dipantulkan akan kembali ke atmosfer dan tidak mencapai kulit. Physical sunscreen biasanya lebih terasa lengket dan meninggalkan whitecast.

Pakai sunscreen minimal SPF 30 sebanyak dua ruas jari ke seluruh area wajah dan leher 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Jangan lupa re-apply ya setiap 2 jam sekali, ya.

Tips Mengatasi Kulit Bruntusan dan Kusam

Disamping melakukan skincare routine untuk kulit bruntusan dan kusam seperti di atas, alangkah lebih baiknya kalau Bruver juga melakukan perawatan kulit lain. Berikut ini tips mengatasi kulit bruntusan dan kusam:

  1. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Hindari rokok dan alkohol, karena keduanya mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kulit dan memperburuk bruntusan dan kulit kusam.

  1. Makan Makanan Bergizi

Makan makanan yang bergizi seimbang bisa membantu menjaga kesehatan kulitmu. Konsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan dan vitamin yang kaya.

Hindari makanan yang punya kandungan gula tinggi dan lemak yang nggak sehat. Sebaiknya kurangi juga makanan olahan dan fast food.

  1. Cukupi Kebutuhan Air Putih

Asupan air yang cukup bisa menjaga hidrasi dari dalam, serta mengeluarkan racun yang ada dalam tubuh. Usahakan untuk minum delapan gelas air per hari, tetapi tetap sesuaikan berdasarkan kebutuhan dan tingkat aktivitas Bruver. 

Selain itu, istirahat yang cukup dan menghindari stres juga penting supaya wajah tetap terlihat sehat dan segar.

Cegah Kusam dan Masalah Wajah Lainnya dengan Skincare dari Bruv!

foto produk BRUV

Bruver, udah tau belum sih, ada sabun cuci muka yang bisa bikin wajah bebas kusam dan masalah wajah lainnya? Yap, Bruv! Sabun cuci muka ini bukan sembarang sabun, Bruv punya formula khusus yang bikin wajah jadi lebih cerah dan segar.

Bruv punya kandungan aktif yang efektif untuk merawat kulit, kayak activated bamboo charcoal yang bantu bersihin pori-pori dari kotoran dan minyak secara mendalam, argan oil yang bikin wajah lembab dan terhidrasi, dan peppermint oil yang bikin wajah seger dan dingin setelah cuci muka.

Rawat wajahmu, cegah kusam dan masalah wajah lainnya dengan skincare Face Wash Bruv sekarang juga!